<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>The Private Campus &#187; Technicals</title>
	<atom:link href="http://d.metacamp.us/tag/technicals/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://d.metacamp.us</link>
	<description>E-Agribusiness and Internet Marketing Blog</description>
	<lastBuildDate>Thu, 11 Aug 2011 10:37:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=315</generator>
		<item>
		<title>Analisa Fundamental vs Teknikal</title>
		<link>http://d.metacamp.us/69/analisa-fundamental-vs-teknikal.html</link>
		<comments>http://d.metacamp.us/69/analisa-fundamental-vs-teknikal.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Jan 2008 14:17:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Finance]]></category>
		<category><![CDATA[Day Trading]]></category>
		<category><![CDATA[Forex Trading]]></category>
		<category><![CDATA[Fundamentals]]></category>
		<category><![CDATA[Stock Market]]></category>
		<category><![CDATA[Technicals]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fundkitchen.com/2008/01/analisa-fundamental-vs-teknikal/</guid>
		<description><![CDATA[<a href="http://d.metacamp.us/69/analisa-fundamental-vs-teknikal.html"><img align="left" hspace="5" width="110" height="110" src="http://d.metacamp.us/wp-content/uploads/2008/01/fibopip21-150x150.gif" class="alignleft wp-post-image tfe" alt="Fibopip21" title="Fibopip21" /></a>Analisa teknikal berfokus pada studi tentang market action (bedakan dengan price action), sedangkan di sisi lain, analisa fundamental berfokus pada studi tentang kekuatan penawaran dan permintaan (demand and supply) yang menyebabkan harga bergerak naik, turun, atau menyamping (sideway/ranging). Pendekatan fundamental mempelajari faktor-faktor yang dapat mempengaruhi harga dalam rangka menentukan nilai sesungguhnya (nilai intrinsik). Nilai intrinsik <a href="http://d.metacamp.us/69/analisa-fundamental-vs-teknikal.html#more-69'" class="more-link">more »</a><p><a href="http://d.metacamp.us/69/analisa-fundamental-vs-teknikal.html">Analisa Fundamental vs Teknikal</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://d.metacamp.us/wp-content/uploads/2008/01/fibopip21.gif" width="500" height="198" title="Fibopip21" alt="Fibopip21" /></p>
<p>Analisa teknikal berfokus pada studi tentang <em>market action</em> (bedakan dengan price action), sedangkan di sisi lain, analisa fundamental berfokus pada studi tentang kekuatan penawaran dan permintaan (demand and supply) yang menyebabkan harga bergerak naik, turun, atau menyamping (sideway/ranging). Pendekatan fundamental mempelajari faktor-faktor yang dapat mempengaruhi harga dalam rangka menentukan nilai sesungguhnya (<span style="text-decoration: underline;">nilai intrinsik</span>). Nilai intrinsik yang dihasilkan dari pendekatan fundamental berdasarkan pada hukum <em>supply-demand</em> ini. Jika nilai intrinsik lebih rendah daripada harga pasar, maka harga pasar dinilai sebagai <em>overpriced </em>dan tindakan logisnya adalah &#8220;jual&#8221;. Jika harga pasar yang berada di bawah nilai intrinsik, maka dinilai sebagai <em>underpriced </em>dan tindakan logisnya adalah &#8220;beli&#8221;<span id="more-69"></span></p>
<p>Kedua pendekatan (fundamental dan teknikal) sama-sama berupaya memecahkan masalah yang sama, yaitu menentukan ke arah mana kecenderungan harga akan bergerak, hanya pendekatannya saja yang berbeda. Fundamentalis mempelajari <span style="text-decoration: underline;">penyebab</span> dari gerakan harga, sedangkan <em>technician </em>mempelajari <span style="text-decoration: underline;">efeknya</span> (akibat). <em>Technician </em>meyakini bahwa hanya &#8220;akibat&#8221; saja yang dia perlukan, sedangkan &#8220;sebab&#8221; sama sekali tidak perlu. Sebaliknya para fundamentalis selalu harus tahu &#8220;kenapa&#8221;.</p>
<p>Banyak trader mengklasifikasikan dirinya sebagai <em>technician </em>atau fundamentalis. Pada kenyataannya, ada banyak tumpang tindih. Banyak fundamentalis memiliki basis yang kuat dalam hal <em>chart analysis</em>. Di sisi lain, banyak <em>technician </em>memiliki kepedulian juga tentang aspek-aspek fundamental.</p>
<p>Kadang gambar (chart) dan fundamental saling bertentangan. Biasanya pada tahap awal pergerakan besar, analisa fundamental tidak menjelaskan atau mendukung apa yang terlihat. Pada fase awal ini pertentangan fundamental dan teknikal biasanya sangat kuat. Beberapa lama kemudian mereka terlihat sejalan dan saling menguatkan lagi, namun pada tahap ini biasanya sudah terlambat bagi <em>trader </em>untuk masuk/bertindak.</p>
<p>Gerakan harga seringkali mendahului faktor-faktor fundamental yang sudah teridentifikasi pasar (known fundamentals). Harga bertindak sebagai <em>leading indicator</em> dari <em>known fundamentals</em>. Saat <em>known fundamentals</em> ini menggerakkan harga (ingat premis &#8220;market action discounts everything&#8221; nya para technician), maka gerakan harga selanjutnya hanyalah sebagai reaksi terhadap faktor fundamental yang belum diketahui (unknown fundamentals). Beberapa gerakan <em>bull </em>atau <em>bear </em>paling besar yang pernah terjadi diawali dengan sedikit atau bahkan tanpa perubahan persepsi dalam hal fundamental. Pada saat penyebab perubahan itu kemudian diketahui, maka trend baru sedang berlangsung dan banyak fundamentalis yang terlambat menyadarinya.</p>
<p>Klik <a href="http://forexfactory.com/calendar.php" target="_blank">di sini</a> untuk melihat <em>known fundamentals</em> dalam forex selama satu minggu.</p>
<p>Fundamentalis cenderung terlambat karena sering menunggu berita pendukung atas apa yang kira-kira mereka ketahui, sementara para <em>technician </em>yang cukup percaya diri dengan kemampuan <em>charting</em>-nya menyadari bahwa <span style="text-decoration: underline;">alasan</span> suatu <em>market action</em> akhirnya akan diketahui publik secara umum, hanya saja mereka tidak bersedia menunggu sampai alasan itu diketahui. Karena itu <em>technician </em>dapat melakukan eksekusi lebih cepat.</p>
<p>Dengan menerima premis-premis utama <em>technical analysis</em> (lihat dua artikel sebelumnya), maka seharusnya sekarang kita mulai bisa paham kenapa para <em>technician </em>percaya bahwa metode yang mereka gunakan lebih superior daripada yang digunakan para fundamentalis. Kalau <em>trader </em>hanya bisa memilih satu dari dua metode yang boleh dipakai, maka pilihan yang logis adalah menggunakan metode teknikal. Karena, secara definisi, pendekatan teknikal sudah meliputi fundamental juga. Jika faktor fundamental tercermin dalam harga pasar, maka apa gunanya melakukan studi fundamental lagi? Membaca grafik/<em>chart </em>adalah jalan pintas dari analisa fundamental. Namun tidak berlaku sebaliknya. Studi fundamental tidak melibatkan studi tentang <em>price action</em> (bedakan dengan market action).</p>
<p>Sangat mungkin untuk memasuki pasar keuangan hanya dengan menggunakan pendekatan teknikal. Sebaliknya, diragukan bahwa trader dapat memasuki pasar hanya berbekal analisa fundamental, tanpa mempertimbangkan sisi teknikal dari pasar.</p>
<p>Bagaimana menurut anda?</p>
<p><small>Gambar dari : http://fiboandpip.fxstreet.com/</small></p>
<div id="br_pdf_link">
	     <a href="http://d.metacamp.us/69/analisa-fundamental-vs-teknikal.html.pdf">
	     <span>Analisa Fundamental vs Teknikal</span>
	     </a>
	     </div><p><a href="http://d.metacamp.us/69/analisa-fundamental-vs-teknikal.html">Analisa Fundamental vs Teknikal</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d.metacamp.us/69/analisa-fundamental-vs-teknikal.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Analisa Teknikal &#8211; Filosofi &#8211; Part 2</title>
		<link>http://d.metacamp.us/67/analisa-teknikal-filosofi-part-2.html</link>
		<comments>http://d.metacamp.us/67/analisa-teknikal-filosofi-part-2.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Jan 2008 11:57:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Finance]]></category>
		<category><![CDATA[Day Trading]]></category>
		<category><![CDATA[Forex Trading]]></category>
		<category><![CDATA[Stock Market]]></category>
		<category><![CDATA[Technicals]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fundkitchen.com/2008/01/analisa-teknikal-filosofi-part-2/</guid>
		<description><![CDATA[<a href="http://d.metacamp.us/67/analisa-teknikal-filosofi-part-2.html"><img align="left" hspace="5" width="110" src="http://d.metacamp.us/wp-content/uploads/2008/01/uptrend1-150x150.gif" class="alignleft wp-post-image tfe" alt="Uptrend" title="Uptrend1" /></a>Menyambung tulisan sebelumnya. Kali ini saya akan membahas premis kedua dan ketiga; Prices Move In Trends (Harga Bergerak Berdasarkan Trend) dan History Repeats Itself (Sejarah Akan Berulang). Prices Move In Trends &#8220;The trend is your friend, until it bends&#8221; Konsep harga adalah sesuatu yang sangat esensial dalam metode teknikal. Tujuan utama melakukan studi harga (charting) <a href="http://d.metacamp.us/67/analisa-teknikal-filosofi-part-2.html#more-67'" class="more-link">more »</a><p><a href="http://d.metacamp.us/67/analisa-teknikal-filosofi-part-2.html">Analisa Teknikal &#8211; Filosofi &#8211; Part 2</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menyambung <a href="http://d.metacamp.us/65/analisa-teknikal-technical-analysis-filosofi.html">tulisan sebelumnya</a>. Kali ini saya akan membahas premis kedua dan ketiga; <em>Prices Move In Trends</em> (Harga Bergerak Berdasarkan Trend) dan <em>History Repeats Itself </em>(Sejarah Akan Berulang).</p>
<p><strong>Prices Move In Trends</strong></p>
<blockquote><p><em>&#8220;The trend is your friend, until it bends&#8221;</em></p></blockquote>
<p>Konsep harga adalah sesuatu yang sangat esensial dalam metode teknikal. Tujuan utama melakukan studi harga (charting) adalah untuk mengidentifikasi trend pada tahap awal pembentukannya dalam rangka memperoleh posisi yang paling menguntungkan, searah dengan trend yang akan terjadi.<span id="more-67"></span></p>
<p>Sebagian besar teknik analisa yang ada bersifat <em>trend-following</em>, artinya bahwa teknik tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengikuti trend yang <span style="text-decoration: underline;">sedang terjadi</span>.</p>
<p><a title="Uptrend" href="http://d.metacamp.us/wp-content/uploads/2008/01/uptrend1.gif"><img src="http://d.metacamp.us/wp-content/uploads/2008/01/uptrend1-150x150.gif" title="Uptrend1" alt="Uptrend" width="250" height="189" /></a></p>
<p>Pernyataan bahwa harga bergerak berdasarkan trend adalah adaptasi dari Hukum Newton yang pertama. Yaitu bahwa gaya (trend) yang sedang berlangsung akan terus berlanjut dalam arah yang sama sampai ada gaya yang menghentikan atau membelokkannya. Semua pendekatan <em>trend-following</em> bersifat &#8220;menumpang&#8221; trend yang ada sampai muncul tanda-tanda berbalik arah.</p>
<p><strong>History Repeats Itself</strong></p>
<p>Sebagian atau bahkan seluruh studi tentang <em>market action</em> dalam metode teknikal selalu berhubungan dengan psikologi manusia. Misal dalam pola grafik (chart pattern) yang sudah diidentifikasi dan dikategorisasi selama lebih dari <span style="text-decoration: underline;">empat ratus tahun</span>, mencerminkan gambaran yang jelas tentang apa yang terjadi di pasar. Gambaran ini mengungkapkan psikologi market yang sedang <em>bullish </em>atau <em>bearish </em>(tentang dua istilah ini silakan lihat artikel sebelumnya). Karena pola-pola ini cenderung memberikan hasil yang konsisten, maka diasumsikan bahwa pola tersebut akan memberikan hasil yang sama di masa yang akan datang.</p>
<p>Pola ini terbentuk karena psikologi manusia selalu tetap dan tidak berubah. Dua emosi dasar yang menguasai manusia adalah <em><span style="text-decoration: underline;">greed</span> </em>(serakah ingin untung sebanyak-banyaknya) dan <em><span style="text-decoration: underline;">fear</span> </em>(takut kehilangan profit yang didapat atau modal yang dimiliki). Tentang premis terakhir ini &#8211; bahwa sejarah akan berulang &#8211; dapat disimpulkan bahwa kunci untuk memahami masa yang akan datang terletak pada pemahaman tentang masa lalu, atau bahwa masa depan hanyalah pengulangan dari masa lalu.</p>
<p>Saya pribadi kurang setuju dengan dalil terakhir ini, karena ada kecenderungan mesin akan menggantikan manusia dalam melakukan eksekusi, contoh; penggunaan EA &#8211; <em>Expert Advisor</em> dan AI &#8211; <em>Artificial Intelligenc</em>e yang semakin luas di dunia trading sebagai dampak dari daya komputasi yang makin hebat. Walaupun tentu saja ini akan terjadi dalam waktu yang lama dan juga tidak semua jenis eksekusi akan menggunakan mesin. Alasan lain ketidak setujuan saya, yaitu <em>trader </em>yang persisten cenderung semakin <em>educated </em>dan cerdas menyikapi pasar. Walaupun tentu saja akan selalu ada pelaku baru dengan membawa psikologi yang sama.</p>
<div id="br_pdf_link">
	     <a href="http://d.metacamp.us/67/analisa-teknikal-filosofi-part-2.html.pdf">
	     <span>Analisa Teknikal - Filosofi - Part 2</span>
	     </a>
	     </div><p><a href="http://d.metacamp.us/67/analisa-teknikal-filosofi-part-2.html">Analisa Teknikal &#8211; Filosofi &#8211; Part 2</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d.metacamp.us/67/analisa-teknikal-filosofi-part-2.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Analisa Teknikal (Technical Analysis) &#8211; Filosofi</title>
		<link>http://d.metacamp.us/65/analisa-teknikal-technical-analysis-filosofi.html</link>
		<comments>http://d.metacamp.us/65/analisa-teknikal-technical-analysis-filosofi.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Jan 2008 13:40:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Finance]]></category>
		<category><![CDATA[Day Trading]]></category>
		<category><![CDATA[Forex Trading]]></category>
		<category><![CDATA[Stock Market]]></category>
		<category><![CDATA[Technicals]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fundkitchen.com/2008/01/analisa-teknikal-technical-analysis-filosofi/</guid>
		<description><![CDATA[<a href="http://d.metacamp.us/65/analisa-teknikal-technical-analysis-filosofi.html"><img align="left" hspace="5" width="110" height="110" src="http://d.metacamp.us/wp-content/uploads/2008/01/fibopip1-150x150.gif" class="alignleft wp-post-image tfe" alt="Fibopip1" title="Fibopip1" /></a>Sebelum mulai studi tentang teknik-teknik dan tools yang digunakan dalam analisa teknikal (technical analysis), sepertinya kita perlu mendefinisikan dulu apa yang dimaksud dengan analisa teknikal dan apa yang menjadi filosofi utamanya agar dapat menarik benang merah tentang perbedaan antara analisa teknikal dan fundamental (fundamental analysis), sekaligus untuk memahami kritik yang sering ditujukan terhadap metode analisa <a href="http://d.metacamp.us/65/analisa-teknikal-technical-analysis-filosofi.html#more-65'" class="more-link">more »</a><p><a href="http://d.metacamp.us/65/analisa-teknikal-technical-analysis-filosofi.html">Analisa Teknikal (Technical Analysis) &#8211; Filosofi</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://d.metacamp.us/wp-content/uploads/2008/01/fibopip1.gif" width="500" height="199" title="Fibopip1" alt="Fibopip1" /></p>
<p>Sebelum mulai studi tentang teknik-teknik dan <em>tools </em>yang digunakan dalam analisa teknikal (technical analysis), sepertinya kita perlu mendefinisikan dulu apa yang dimaksud dengan analisa teknikal dan apa yang menjadi filosofi utamanya agar dapat menarik benang merah tentang perbedaan antara analisa teknikal dan fundamental (fundamental analysis), sekaligus untuk memahami kritik yang sering ditujukan terhadap metode analisa teknikal.<span id="more-65"></span></p>
<p>Pertama, kita definisikan dulu apa itu <em>technical analysis</em>. Analisa teknikal adalah studi tentang <em>market action</em>, lazimnya dengan menggunakan <em>chart</em>/grafik (pelakunya disebut sebagai <em>chartist </em>atau <em>technician</em>), untuk kepentingan memprediksi trend harga di masa yang akan datang. Istilah &#8220;market action&#8221; melibatkan tiga  sumber informasi utama yaitu; harga (price), volume, dan <em>open interest</em> (<em>open interest</em> ini hanya digunakan dalam <em>futures </em>dan <em>option</em>). Dalam <em>forex </em>tidak digunakan informasi <em>open interest</em> ini secara langsung.</p>
<p>Istilah &#8220;<em>price action</em>&#8221; yang sering dipertukarkan dengan <em>&#8220;market action</em>&#8221; nampaknya terlalu sempit, karena banyak <em>technician </em>yang memasukkan volume dan <em>open interest</em> sebagai bagian dalam menganalisa pasar (market). Meski demikian kedua istilah ini sering dipertukarkan untuk mendefinisikan hal yang sama, yaitu pergerakan naik turunnya harga.</p>
<p><strong>Filosofi</strong></p>
<p>Terdapat tiga premis yang menjadi landasan dari pendekatan teknikal:</p>
<ol>
<li><em>Market action discounts everything.</em></li>
<li><em>Price move in trends.</em></li>
<li><em>History repeats itself.</em></li>
</ol>
<p>Pada artikel ini akan saya uraikan tentang poin pertama dan yang paling penting. Poin berikutnya akan menyusul dalam artikel selanjutnya.</p>
<p><em><strong>Market Action Discounts Everything</strong></em></p>
<p>Pernyataan &#8220;<em>market action discounts everythin</em>g&#8221; menjadi pondasi utama dari analisa teknikal. Ini penting untuk dipahami, karena kalau tidak, maka semua penjelasan dan teknik yang digunakan dalam metode teknikal ini akan menjadi kurang masuk di akal.</p>
<p>Para <em>technician </em>percaya bahwa apapun yang dapat mempengaruhi harga; baik itu fundamental, politis, psikologis, dan aspek lainnya sudah tercermin dalam harga. Oleh karena itu <em>technician </em>meyakini bahwa yang diperlukan hanya studi tentang <em>price action</em>.</p>
<p>Dalam pandangan ini <em>price action</em> mencerminkan pergeseran dalam hal permintaan dan penawaran (demand &amp; supply). Jika <em>demand </em>melebihi <em>supply</em>, maka harga akan naik, dan sebaliknya jika <em>supply </em>melebihi <em>demand </em>maka harga akan turun. Kondisi ini adalah basis dari berbagai proyeksi dan prediksi ekonomi maupun fundamental.</p>
<p>Bagi para <em>technician</em>, cara membacanya dibalik; jika harga naik, apapun alasannya, maka permintaan telah melebihi penawaran, sehingga fundamental berada pada kondisi <em>bullish </em>(bull/banteng &#8211; menanduk ke atas). Jika harga turun, maka fundamental berada pada kondisi <em>bearish </em>(bear/beruang &#8211; menerkam ke bawah).  Dari sini kelihatan bahwa semua <em>technician </em>sebenarnya belajar tentang fundamental juga, walaupun tidak secara langsung.</p>
<p>Biasanya <em>chartist </em>tidak peduli dengan alasan kenapa harga naik atau turun. Sering pada tahap awal trend, atau pada titik balik puncak, tidak seorang <em>technician </em>pun yang tahu kenapa pasar berperilaku demikian.</p>
<p>Kalau benar bahwa apapun yang mempengaruhi pasar tercermin dalam harga, maka yang diperlukan cukup informasi tentang harga itu sendiri. Dengan menggunakan grafik harga dan sejumlah indikator teknikal, maka <em>chartist </em>membiarkan pasar yang memberitahu dirinya tentang kondisi pasar dan ke arah mana pasar kemungkinan akan bergerak.</p>
<p><em>Chartist </em>tidak merasa perlu mencoba bersikap <em>outsmart </em>dan <em>outguess </em>terhadap pasar. <em>Chartist </em>tahu bahwa ada alasan kenapa harga di pasar bergerak naik atau turun. Hanya saja, dalam proses prediksinya mereka tidak merasa perlu tahu alasan apa yang melatari pergerakan tersebut.</p>
<p><small>Gambar dari http://fiboandpip.fxstreet.com/</small><small></small></p>
<div id="br_pdf_link">
	     <a href="http://d.metacamp.us/65/analisa-teknikal-technical-analysis-filosofi.html.pdf">
	     <span>Analisa Teknikal (Technical Analysis) - Filosofi</span>
	     </a>
	     </div><p><a href="http://d.metacamp.us/65/analisa-teknikal-technical-analysis-filosofi.html">Analisa Teknikal (Technical Analysis) &#8211; Filosofi</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d.metacamp.us/65/analisa-teknikal-technical-analysis-filosofi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

