<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>The Private Campus &#187; Internet Marketing</title>
	<atom:link href="http://d.metacamp.us/tag/internet-marketing/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://d.metacamp.us</link>
	<description>E-Agribusiness and Internet Marketing Blog</description>
	<lastBuildDate>Thu, 11 Aug 2011 10:37:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=251</generator>
		<item>
		<title>Kesalahan AdWords Paling Besar</title>
		<link>http://d.metacamp.us/857/kesalahan-adwords-paling-besar.html</link>
		<comments>http://d.metacamp.us/857/kesalahan-adwords-paling-besar.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 May 2009 23:47:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[AdWords]]></category>
		<category><![CDATA[CTR]]></category>
		<category><![CDATA[Google]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Sponsored Ads]]></category>
		<category><![CDATA[Traffic]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://d.metacamp.us/?p=857</guid>
		<description><![CDATA[<a href="http://d.metacamp.us/857/kesalahan-adwords-paling-besar.html"><img align="left" hspace="5" width="110" height="110" src="http://d.metacamp.us/wp-content/uploads/search_hard-150x150.jpg" class="alignleft wp-post-image tfe" alt="search_hard" title="search_hard" /></a>Banyak pengiklan di internet yang menggunakan Adwords sebagai sarana beriklan mereka. Berikut ini adalah kesalahan yang sering dilakukan dan harus anda hindari bila hendak menggunakan Adwords. Memasang Initial Bids Terlalu Tinggi - Kebanyakan marketer memulai penawaran (bid) dari $0,50 atau $1.00+ per keyword dan juga mengeset daily bid terlalu tinggi. Ini adalah kesalahan terbesar bila <a href="http://d.metacamp.us/857/kesalahan-adwords-paling-besar.html#more-857'" class="more-link">more »</a><p><a href="http://d.metacamp.us/857/kesalahan-adwords-paling-besar.html">Kesalahan AdWords Paling Besar</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://d.metacamp.us/wp-content/uploads/search_hard.jpg" class="alignleft size-full wp-image-861" title="search_hard" alt="search_hard" width="400" height="254" />Banyak pengiklan di internet yang menggunakan <strong>Adwords </strong>sebagai sarana beriklan mereka. Berikut ini adalah <strong>kesalahan </strong>yang sering dilakukan dan harus anda hindari bila hendak menggunakan Adwords.</p>
<p><strong>Memasang Initial Bids Terlalu Tinggi -</strong> Kebanyakan marketer memulai penawaran (bid) dari $0,50 atau $1.00+ per keyword dan juga mengeset daily bid terlalu tinggi. Ini adalah kesalahan terbesar bila anda baru saja memulai. Pertama-tama anda harus me-listing keyword apa saja yang menguntungkan (keywords yang akan menghasilkan uang) kemudian fokus hanya pada keywords itu saja.</p>
<p><strong>Content Network -</strong> Saat membuat campaign baru, <span id="more-857"></span>kebanyakan lupa mematikan &#8220;content network&#8221;. Aktifnya pilihan ini bisa membuat iklan Adwords anda tampil di situs apapun yang relevan dan memasang AdSense. Ini tidak bagus karena iklan anda mendapat banyak view tapi TIDAK mendapat banyak klik. Membuat Click-Through-Ratio (CTR) dan Quality Score anda drop, menjatuhkan rank iklan anda dan akibatnya perlu bid yang lebih tinggi untuk mengaktifkan keywords pilihan anda. Content Network ini menguntungkan bila anda tahu cara menggunakannya dengan benar.</p>
<p><strong>Memilih Niche Yang Salah -</strong> Niche/segmen &#8220;internet marketing&#8221; dan &#8220;health&#8221; adalah niche yang dianggap sebagai ladang emas, akibatnya persaingan di niche ini terlalu keras dan perlu biaya tinggi. Coba saja search di Google menggunakan keyword tersebut, anda bisa lihat banyaknya sponsored ads yang muncul. Peluang anda untuk mendapat peringkat tinggi di niche tersebut sangat rendah, atau anda harus mem-bid cukup mahal agar iklan anda muncul di halaman pertama.</p>
<p><strong>Keyword Yang Salah dan Tidak Terarah -</strong> Beriklan di niche yang sudah jenuh seperti &#8220;internet marketing&#8221; dan &#8220;health&#8221; bisa saja dilakukan kalau anda tahu keywords apa saja yang harus digunakan. Kesalahan terbesar adalah menggunakan keywords &#8211; yang terkait &#8211; sebanyak-banyaknya. Melakukan hal ini sama artinya anda akan mendapat banyak klik di iklan anda, tapi tidak banyak yang menghasilkan penjualan. Karena klik tersebut bukan berasal dari pengunjung yang tepat/terarah untuk iklan anda. Anda hanya membuat Google semakin kaya tanpa menghasilkan keuntungan untuk anda sendiri.</p>
<p><strong>Iklan yang Salah dan Tidak Menarik -</strong> Alasan anda mendapat CTR yang rendah adalah karena iklan yang anda buat tidak memberikan apa yang diinginkan para pencari. Iklan anda harus unik dan sesuai tepat dengan apa yang dicari.</p>
<p><strong>Tidak Menggunakan Landing Page -</strong> Menggunakan tautan langsung (direct linking) adalah kesalahan berikutnya, karena Google hanya mengizinkan satu iklan per domain. Jadi bila banyak pengiklan AdWords untuk satu domain (misal domain yang menyediakan affiliate program) maka hanya penawar tertinggi yang akan muncul untuk domain tersebut.</p>
<p><strong>Sales Copy yang Buruk Pada Landing Page -</strong> Landing page memang dibutuhkan, namun sales copy pada landing page tersebut juga harus bagus. Banyak landing page yang saya lihat tidak bisa meyakinkan pengunjung bahwa produk yang dipromosikan bisa menjadi solusi bagi masalah mereka. Kalau anda mau belajar membuat landing page yang baik, maka anda sudah memenangkan sebagian dari penjualan itu sendiri.</p>
<p><strong>Produk dengan Nilai Konversi yang Rendah -</strong> Tidak peduli sebagus apapun iklan anda, semenguntungkan apapun keywords yang anda gunakan atau sebaik apapun landing page yang anda buat. Kalau anda mempromosikan produk dengan nilai konversi yang rendah, anda tidak akan menghasilkan uang. Jangan susah-susah mempromosikan produk dengan nilai konversi kurang dari 3%. Konversi 3% artinya dari 100 pengunjung, 3 orang akan membeli produk yang dipromosikan. Ada produk-produk di Clickbank, PayDotCom dan 7DollarOffers yang memiliki nilai konversi sampai 30%.</p>
<p><span style="text-decoration: underline;">Hindari kesalahan-kesalahan ini</span>, dan anda akan menikmati penghasilan yang melimpah secara cepat dari Google Adwords.</p>
<div id="br_pdf_link">
	     <a href="http://d.metacamp.us/857/kesalahan-adwords-paling-besar.html.pdf">
	     <span>Kesalahan AdWords Paling Besar</span>
	     </a>
	     </div><p><a href="http://d.metacamp.us/857/kesalahan-adwords-paling-besar.html">Kesalahan AdWords Paling Besar</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d.metacamp.us/857/kesalahan-adwords-paling-besar.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Email Marketing &#8211; Maksimalkan Hasil Anda &#8211; Part 2</title>
		<link>http://d.metacamp.us/802/email-marketing-maksimalkan-hasil-anda-part-2.html</link>
		<comments>http://d.metacamp.us/802/email-marketing-maksimalkan-hasil-anda-part-2.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 May 2009 18:03:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Affiliate Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Communication]]></category>
		<category><![CDATA[Cross Sell]]></category>
		<category><![CDATA[Email Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Marketing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://d.metacamp.us/?p=802</guid>
		<description><![CDATA[Di bagian dua (terakhir) ini kita akan melanjutkan pada masalah yang dihadapi hampir semua email marketer saat mereka baru mulai berusaha menghasilkan uang dari list yang mereka bangun: bagaimana meng-konversi daftar tersebut menjadi konsumen yang mau membayar. 7. Beri Saran yang Bernilai Pelihara hubungan baik dengan list anda dengan memberi mereka saran berkualitas secara berkala. <a href="http://d.metacamp.us/802/email-marketing-maksimalkan-hasil-anda-part-2.html#more-802'" class="more-link">more »</a><p><a href="http://d.metacamp.us/802/email-marketing-maksimalkan-hasil-anda-part-2.html">Email Marketing &#8211; Maksimalkan Hasil Anda &#8211; Part 2</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di bagian dua (terakhir) ini kita akan melanjutkan pada masalah yang dihadapi hampir semua <em>email marketer</em> saat mereka baru mulai berusaha menghasilkan uang dari <em>list </em>yang mereka bangun: bagaimana meng-konversi daftar tersebut menjadi konsumen yang mau membayar.</p>
<h2>7. Beri Saran yang Bernilai</h2>
<p>Pelihara hubungan baik dengan <em>list </em>anda dengan memberi mereka saran berkualitas secara berkala. Ini adalah hal paling penting untuk membangun list yang sukses dan menguntungkan.</p>
<p>Cara terbaik lainnya untuk berinteraksi dengan list anda adalah dengan mengajukan pertanyaan yang terkait dengan topik list anda pada email berikutnya. Selalu pastikan bahwa mereka dapat menghubungi anda. Ingat, ini adalah proses dua arah; tujuannya adalah untuk membangun hubungan yang hangat.<span id="more-802"></span></p>
<h2>8. Tawarkan Gratisan</h2>
<p>Anda bisa menjaga hubungan dengan memberi beberapa ebook dan mungkin kursus gratis.</p>
<p>Dengan gratisan ini, anda bisa menawarkan <em>paid upgrade</em>. Jika mereka menyukai apa yang anda berikan, mereka akan meng-<em>upgrade </em>dengan senang hati.</p>
<p>Pada tahap awal, pertahankan harga serendah mungkin. Dengan menawarkan <em>upgrade </em>misal sekitar $7.00, anda akan mendapat kepercayaan lebih. Hal ini juga sebagai sarana pembuktian anda bahwa anda memiliki list yang bersedia mengeluarkan uang.</p>
<h2>9. Jangan Lakukan <em>Cross-Sell</em></h2>
<p>Satu hal yang sangat penting adalah anda harus tetap menjaga list anda pada topiknya. Jangan tergoda untuk menawarkan sesuatu diluar topik list (<em>cross-sell</em>).</p>
<p>Misal, anda mempunyai list yang tertarik pada topik fotografi. Anda juga mungkin punya list kedua dimana anggotanya tertarik pada topik <em>weight loss</em>. Jangan tergoda menjual produk <em>weight loss</em> ke list fotografi anda. List fotografi harus tetap di-supply email-email tentang fotografi, dan begitu pula list <em>weight loss</em> harus dikirimi materi yang berkaitan dengan <em>weight loss</em>.</p>
<p>Tentu saja tidak ada salahnya untuk sesekali mempromosikan topik lainnya di suatu list. Misal, anda bisa mendapat member baru untuk list <em>weight loss</em> dari list fotografi anda dengan menyebutkan sesuatu tentang <em>weight loss</em>. Namun perhatikan cara komunikasi anda. Lakukan ini sesekali saja dan dengan cara bahwa anda sedang berbincang dengan mereka.</p>
<p>Kemudian sebutkan bahwa jika mereka tertarik, mereka bisa <em>signup </em>untuk <em>newsletter </em>atau ebook <em>weight loss</em> anda secara gratis. Buat promosi ini sebagai catatan samping atau NB, bukan bagian utama dari email.</p>
<h2>10. Hindari Topik Tentang <em>Internet Marketing</em></h2>
<p>Saat anda baru saja mulai dengan <em>email marketing</em>, saya sangat sarankan agar anda menghindari topik <em>internet marketing</em>. Sering terjadi saat anda membangun list kemudian menawarkan sebuah produk dan ternyata anggota list anda sudah ditawari produk yang sama dengan yang anda tawarkan oleh 20 orang lainnya.</p>
<p>Agar bisa sukses di segmen <em>internet marketing</em>, anda harus memiliki <em>skill email marketing</em> yang baik dan akses ke bonus-bonus yang luar biasa. Anda harus dapat menawarkan member <em>list </em>anda sesuatu yang tidak bisa ditawarkan <em>marketer </em>lainnya. Jadi, hindari segmen <em>internet marketing</em> sampai anda bisa mengembangkan komponen-komponen tambahan ini agar dapat sukses berkompetisi.</p>
<h2>11. Cari Segmen/<em>Niche </em>Yang Anda Kenal</h2>
<p>Jauh lebih mudah mengasah <em>skill </em>anda di segmen/bidang yang anda kenal baik. Memiliki pengetahuan pada segmen tersebut memungkinkan anda untuk mentapkan posisi anda sebagai <em>expert </em>dengan cepat. Dan orang akan cenderung mengikuti saran dan rekomendasi dari seorang ahli, sehingga menjual di <em>list </em>tersebut akan lebih mudah.</p>
<p>Jangan pernah coba-coba untuk &#8216;menggertak&#8217; list anda. Hampir bisa dipastikan akan ada orang di <em>list </em>yang tahu lebih banyak!</p>
<h2>12. Memulai</h2>
<p>Hal pertama yang harus anda lakukan adalah menulis 10 <em>newsletter</em>/email atau lebih dengan isi tentang <em>general advice</em> dan tips pada topik tertentu. Kemudian tambahkan pesan-pesan tersebut ke <em>autoresponder </em>yang anda gunakan.</p>
<h2>13. Tetapkan Jadwal, Jaga Agar Mereka Tetap Tertarik</h2>
<p>Tentukan berapa sering anda ingin pesan-pesan tersebut akan dikirimkan ke anggota <em>list </em>anda dan set <em>autoresponder</em> untuk mengirim pesan-pesan ini sesuai jadwal yang anda tetapkan. Saran saya, seminggu sekali adalah frekuensi yang baik untuk memulai. Pada email-email awal ini, berikan bantuan dan saran sebanyak mungkin. Kalau anda membuat member tetap tertarik pada tahap ini, maka mereka akan tetap menjadi anggota list anda untuk waktu yang lama.</p>
<p>Sekarang kita loncat pada minggu 10 (pesan ke-10). Anda bisa mulai mengirimkan <em>newsletter </em>mingguan yang sudah anda buat sebelumnya. Anda bisa berbicara tentang pengembangan dan penemuan terbaru pada sektor tersebut dan memberi saran yang lebih <em>up-to-date</em>.</p>
<p>Pada saat ini juga bisa jadi waktu yang bagus untuk memberi <em>list </em>anda penawaran CPA (<em>cost per action</em>) yang baik dan terkait dengan topik, idealnya penawaran yang bersifat gratis. Misal, kalau anda memiliki <em>list </em>tentang golf, anda bisa mencari tawaran CPA yang bisa memberi member anda bola golf gratis. Beri mereka detail tentang tawaran ini dan cantumkan <em>affiliate link</em> anda.</p>
<p>Tawaran CPA gratis seperti ini adalah <em>win-win solution</em>. Anggota <em>list </em>anda mendapat bola golf gratis, dan anda mendapat <em>income</em>. Plus, anda baru saja membuktikan nilai <em>newsletter </em>anda kepada para anggota <em>list</em>, dan anda berada pada jalur yang tepat dalam mengelola <em>list </em>yang <em>profitable</em>.</p>
<h2>14. Hasil Akhir: Penjualan</h2>
<p>Kita telah melihat bahwa dengan menjaga hubungan baik, anda bisa yakin bahwa <em>list </em>anda reponsif terhadap penawaran anda saat anda menawarkannya. Ingat, jangan perlakukan <em>list </em>anda sebagai target penjualan dan sekedar angka, perlakukan mereka sebagai teman yang butuh bantuan dan saran anda, dan anda dengan senang hati akan memberikannya. Anda lakukan ini, dan anda akan terus menghasilkan penjualan untuk tahun-tahun berikutnya.</p>
<p>Pengalaman pertama kebanyakan <em>affiliate marketer</em> tentang <em>email marketing</em> adalah saat mereka menjadi <em>member list</em> seorang &#8216;<em>marketing guru</em>&#8216;. Mereka mendapat kesan yang salah bahwa <em>email marketing</em> adalah tentang mengirimkan tiga atau empat email per minggu, menawarkan setiap produk baru yang muncul.</p>
<p>Semoga, setelah membaca dua artikel ini, anda sekarang tahu bahwa <em>email marketing</em> tidak seperti itu. <em>Email marketing</em> bagi kita adalah tentang membangun hubungan berdasarkan rasa percaya.</p>
<div id="br_pdf_link">
	     <a href="http://d.metacamp.us/802/email-marketing-maksimalkan-hasil-anda-part-2.html.pdf">
	     <span>Email Marketing - Maksimalkan Hasil Anda - Part 2</span>
	     </a>
	     </div><p><a href="http://d.metacamp.us/802/email-marketing-maksimalkan-hasil-anda-part-2.html">Email Marketing &#8211; Maksimalkan Hasil Anda &#8211; Part 2</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d.metacamp.us/802/email-marketing-maksimalkan-hasil-anda-part-2.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Email Marketing &#8211; Maksimalkan Hasil Anda &#8211; Part 1</title>
		<link>http://d.metacamp.us/796/email-marketing-maksimalkan-hasil-anda-part-1.html</link>
		<comments>http://d.metacamp.us/796/email-marketing-maksimalkan-hasil-anda-part-1.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 May 2009 19:03:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Communication]]></category>
		<category><![CDATA[Email Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Marketing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://d.metacamp.us/?p=796</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin anda sering atau pernah mendengar istilah &#8216;the money is in the list.&#8217; Peribahasa yang sering dikutip ini ( dan sekali lagi dikutip di sini) sebenarnya menyesatkan karena tidak lengkap. Seharusnya istilah ini berbunyi &#8216;the money is in a well-managed and highly responsive list.&#8216; Pada dua artikel ini kita akan melihat keseluruhan proses &#8211; mulai <a href="http://d.metacamp.us/796/email-marketing-maksimalkan-hasil-anda-part-1.html#more-796'" class="more-link">more »</a><p><a href="http://d.metacamp.us/796/email-marketing-maksimalkan-hasil-anda-part-1.html">Email Marketing &#8211; Maksimalkan Hasil Anda &#8211; Part 1</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin anda sering atau pernah mendengar istilah &#8216;<em>the money is in the list</em>.&#8217; Peribahasa yang sering dikutip ini ( dan sekali lagi dikutip di sini) sebenarnya menyesatkan karena tidak lengkap. Seharusnya istilah ini berbunyi &#8216;<em>the money is in a well-managed and highly responsive list.</em>&#8216;</p>
<p>Pada dua artikel ini kita akan melihat keseluruhan proses &#8211; mulai dari memperoleh daftar nama (<em>list</em>) sampai mengkonversi list tersebut menjadi <em>valuable clients</em>.</p>
<p>Kita mulai&#8230;<span id="more-796"></span></p>
<h2>1. Tawarkan Insentif</h2>
<p>Langkah pertama membangun list adalah dengan membuat pengunjung (blog/situs anda) agar mau mendaftar. Anda bisa melakukannya dengan banyak cara. Cara yang biasa digunakan adalah dengan membuat <em>signup box </em>pada situs/blog anda dan meminta pengunjung untuk mendaftar agar mendapat berita terbaru yang anda posting-kan. Namun, ada metode yang lebih efektif. Anda bisa menawarkan insentif seperti ebook gratis, panduan video, atau mungkin kursus gratis 7 hari.</p>
<p>Semakin bagus tawaran anda, semakin banyak <em>signup </em>yang anda peroleh. Banyak pengunjung yang cukup senang mendaftar hanya untuk mendapat berita terbaru saja. Meski demikian, dengan menawarkan insentif, anda meningkatkan jumlah pendaftar yang berpotensi meningkatkan pendapatan anda dari list tersebut.</p>
<h2>2. Dapatkan <em>Customer </em>Melalui Forum</h2>
<p>Sekarang anda sudah memutuskan bagaimana anda akan memikat pengunjung untuk mendaftar (<em>signup</em>), waktunya untuk membuat mereka melihat dan mengetahui apa yang anda tawarkan.</p>
<p>Kalau kita ingin membangun email list yang fokus pada fotografi, maka kita bisa mendaftar pada forum fotografi dan mulai mengirimkan pesan. Sebagai member baru, jangan berjualan apapun! Dengan konsisten menjawab pertanyaan dan membantu mengatasi permasalahan yang dilontarkan di forum tersebut, maka kita akan segera dikenal sebagai orang yang punya keahlian (<em>authority</em>) di bidang tersebut.</p>
<p>Setelah cukup dikenal kemudian kita bisa menambahkan detail tentang blog/situs kita pada <em>signature</em>. Metode ini walaupun cukup efektif, masih bisa ditambahkan satu langkah lagi yang bisa membantu meningkatkan jumlah pendaftar kita.</p>
<h2>3. Dapatkan Testimonial</h2>
<p>Seperti halnya anda memberi insentif untuk pendaftar situs/blog anda, anda juga bisa menawarkan insentif secara langsung untuk member forum. Dengan sedikit perbedaan dari insentif pertama untuk pendaftar situs/blog.</p>
<p>Di sini anda bukan menawarkan panduan gratis untuk anggota forum, anda membuat ebook panduan dan membuat <em>posting </em>yang menyatakan bahwa anda akan segera menjual ebook tersebut di ClickBank (atau menjual sendiri menggunakan metode <em>affiliate</em>). Anda jelaskan bahwa anda akan memberi <em>copy</em>-an gratis dari ebook tersebut kepada anggota forum apabila mereka mau memberi testimonial.</p>
<p>Dengan cara ini saya pernah melihat seseorang dengan segera mendapat 500 anggota baru di <em>mailing </em>listnya, semuanya tertarik pada topik yang sama.</p>
<p>Dia memang kehilangan sebagian penjualan ebooknya, tapi justru mendapat profit jangka panjang dari penjualan tambahan, dan dari <em>affiliate sales</em>, karena banyaknya member yang mempromosikan ebook yang dirilisnya. Banyak orang justru tidak akan memberi secara gratis produk yang akan dijualnya.</p>
<p>Tapi jangan lupa, fokus anda di sini bukanlah menjual ebook, tapi untuk membangun list anda.</p>
<h2>4. Jangan Jualan&#8230; Dulu</h2>
<p>Setelah kita mendapat list, kita harus memberi para anggota <em>value </em>yang menjadi alasan mereka mendaftar, bahkan lampaui ekspektasi mereka kalau bisa. Para anggota kemungkinan besar mendaftar untuk mendapat bantuan dan saran, dan mereka sudah memperkirakan kalau anda akan menjual sesuatu ke mereka. Hei, semua orang menawarkan sesuatu bukan? Di sini anda justru membuat kejutan dengan memberi mereka apa yang mereka inginkan dan tidak menjual sesuatu ke mereka&#8230; dulu!</p>
<h2>5. Bangun Dulu Hubungan</h2>
<p>Jangan coba menjual apapun di list anda sebelum memiliki hubungan yang baik dengan para anggota. Ini memang perlu waktu, bisa berminggu-minggu bahkan bulanan. Malah saya pernah dengar katanya jangan pernah mencoba menjual apapun ke list anda selama tahun pertama.</p>
<p>Secara pribadi saya rasa itu terlalu lama. <img src='http://d.metacamp.us/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Tapi pernyataan tersebut menunjukkan bahwa sebuah list perlu &#8216;dimatangkan&#8217; dulu sebelum anda menawarkan sesuatu untuk dibeli. Cobalah untuk tidak menawarkan sesuatu sampai setidaknya mereka mendapat 10-15 email bersifat informatif dari anda.</p>
<h2>6. Jangan Ngotot</h2>
<p>Orang bergabung dengan list anda untuk mendapat informasi. Kalau anda ingin mereka tetap terdaftar sebagai member list anda, jangan sering-sering menjual sesuatu. Anda mungkin memperhatikan bahwa kebanyakan pemilik list mengirimkan dua atau tiga penawaran per minggu. <em>Conversion rate</em> (tingkat penjualan &#8211; persentase anggota list yang membeli) pada list seperti ini biasanya sangat rendah, dan pemilik list seperti ini biasanya mengandalkan kuantitas pengunjung baru yang secara konstan menggantikan anggota lama yang memilih <em>unsubscribe</em>.</p>
<p>Saya pernah melihat sebuah list dengan anggota kurang dari 60 orang, dan saat sesuatu ditawarkan di list tersebut <em>conversion rate</em>-nya bisa lebih dari 20-25%. List ini baru saja meluncurkan satu penawaran penjualan, itupun sekitar 6 bulan yang lalu.</p>
<p>Satu list kecil ini menyumbangkan $500 penghasilan berulang setiap bulan kepada pemiliknya. Saya memberikan fakta ini untuk menunjukkan dua hal. Pertama, anda tidak membutuhkan list dengan banyak anggota. Dan kedua, <em>a well managed list can be very profitable</em>.</p>
<div id="br_pdf_link">
	     <a href="http://d.metacamp.us/796/email-marketing-maksimalkan-hasil-anda-part-1.html.pdf">
	     <span>Email Marketing - Maksimalkan Hasil Anda - Part 1</span>
	     </a>
	     </div><p><a href="http://d.metacamp.us/796/email-marketing-maksimalkan-hasil-anda-part-1.html">Email Marketing &#8211; Maksimalkan Hasil Anda &#8211; Part 1</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d.metacamp.us/796/email-marketing-maksimalkan-hasil-anda-part-1.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bagaimana Hukum Newton Ketiga Membuat Marketing Plan Berantakan</title>
		<link>http://d.metacamp.us/784/bagaimana-hukum-newton-ketiga-membuat-marketing-plan-berantakan.html</link>
		<comments>http://d.metacamp.us/784/bagaimana-hukum-newton-ketiga-membuat-marketing-plan-berantakan.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 May 2009 08:18:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Communication]]></category>
		<category><![CDATA[Email Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[PR]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media]]></category>
		<category><![CDATA[Strategic Planning]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://d.metacamp.us/?p=784</guid>
		<description><![CDATA[<a href="http://d.metacamp.us/784/bagaimana-hukum-newton-ketiga-membuat-marketing-plan-berantakan.html"><img align="left" hspace="5" width="110" height="110" src="http://d.metacamp.us/wp-content/uploads/newton_law-150x150.jpg" class="alignleft wp-post-image tfe" alt="hukum newton dan marketing" title="hukum newton dan marketing" /></a>Masih ingat pelajaran SMP tentang Hukum Newton ketiga yang menyatakan bahwa setiap tindakan (action) memiliki reaksi (reaction) berlawanan yang sama besar/kekuatannya. Praktisi direct marketing sudah memanfaatkan kaidah ini selama bertahun-tahun untuk menghasilkan penjualan. Mereka mengirim brosur, katalog, kartu pos, dan email. Kemudian pelanggan/konsumen mengirim uang. Hehe&#8230; harus saya akui ini adalah &#8216;terjemahan bebas&#8217; dari Hukum <a href="http://d.metacamp.us/784/bagaimana-hukum-newton-ketiga-membuat-marketing-plan-berantakan.html#more-784'" class="more-link">more »</a><p><a href="http://d.metacamp.us/784/bagaimana-hukum-newton-ketiga-membuat-marketing-plan-berantakan.html">Bagaimana Hukum Newton Ketiga Membuat Marketing Plan Berantakan</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://d.metacamp.us/wp-content/uploads/newton_law-270x300.jpg" class="alignleft size-medium wp-image-785" title="hukum newton dan marketing" alt="hukum newton dan marketing" width="270" height="300" />Masih ingat pelajaran SMP tentang Hukum Newton ketiga yang menyatakan bahwa setiap tindakan (<em>action</em>) memiliki reaksi (<em>reaction</em>) berlawanan yang sama besar/kekuatannya. Praktisi <em>direct marketing</em> sudah memanfaatkan kaidah ini selama bertahun-tahun untuk menghasilkan penjualan. Mereka mengirim brosur, katalog, kartu pos, dan email. Kemudian pelanggan/konsumen mengirim uang. Hehe&#8230; harus saya akui ini adalah &#8216;terjemahan bebas&#8217; dari Hukum Newton 3 versi saya, tapi pasti anda <em>ngerti </em>maksudnya.</p>
<p>Namun ada sisi gelapnya saat anda menggabungkan teori ini dengan <em>marketing</em>.<span id="more-784"></span> Sebagian konsumen bereaksi dengan melakukan pembelian, sebagian lagi justru merasa tidak suka. Dan, semakin keras anda sebagai <em>marketer </em>mencoba, semakin golongan yang terakhir ini melawan (baca: tidak suka). Ada batas tipis antara &#8220;Saya tidak mau lagi menerima email dari perusahaan/orang ini jadi saya <em>unsubscribe/opt out</em> saja dari <em>mailing list</em>&#8221; dan &#8220;Saya capek dengan email seperti ini/yang begini banyaknya. Saya laporkan saja sebagai <em>spam</em>.&#8221;</p>
<h2>Konsumen punya suara dan suara mereka KERAS!</h2>
<p>Memang sejak dulu konsumen &#8216;punya suara&#8217;, tapi sekarang ini suara mereka makin keras karena sudah dilengkapi &#8216;megafon&#8217; (corong suara&#8230; halo&#8230;halo&#8230;) untuk memperkeras &#8216;suara&#8217; mereka. Kalau email anda terlalu banyak dilaporkan sebagai spam, maka email anda akan masuk <em>blacklist </em>dan anda dicap sebagai <em>spammer</em>. Kalau anda terlalu sering mengirimkan katalog, maka suara-suara negatif mulai bermunculan di internet dan mungkin surat pembaca di koran. Ya, konsumen punya suara dan mereka tahu bagaimana menggunakannya.</p>
<p>Namun sebagai <em>marketer </em>anda tidak usah takut, kalau dilakukan secara &#8216;benar&#8217; dan beretika. <em>Marketing campaign </em>yang anda lakukan akan menjangkau lebih banyak calon konsumen yang bereaksi dengan membeli, bukannya melawan. Berikut ini sebagian taktik untuk meyakinkan bahwa anda tidak mem-<em>push </em>konsumen dan calon prospek secara berlebihan:</p>
<ul>
<li>Selalu yakinkan agar calon konsumen menerima email atas kehendak mereka sendiri dengan menyediakan <em>form opt-in</em> dan sediakan cara yang mudah agar mereka dapat keluar/<em>opt out</em> saat mereka menginginkannya.</li>
<li>Tanyakan konsumen dan calon prospek anda bagaimana mereka ingin berkomunikasi dengan anda atau dapat dihubungi oleh anda. Ikuti kemauan mereka.</li>
<li>Tingkatkan strategi pengiriman email anda dengan mempelajari perilaku konsumen untuk menentukan kapan dan apa yang hendak di-email-kan.</li>
<li>Terlibatlah dengan konsumen dan calon prospek anda dengan menggabungkan <em>social media</em> dan <em>marketing</em> tradisional.</li>
<li>&#8216;Bersihkan rumah&#8217; dengan meng-<em>update preferences</em> dan menghapus informasi yang sudah usang. Mudahkan diri anda sendiri dan buat konsumen merasa diperhatikan.</li>
<li>Perhatikan detail. Konsumen dan calon konsumen sangat mungkin berubah pikiran hanya karena satu detail kecil yang tidak anda perhatikan sebelumnya.</li>
</ul>
<p>Kalau anda fokus pada keinginan konsumen, maka sisi gelap Hukum Newton ketiga akan lenyap. Segalanya akan menjadi lebih baik untuk bisnis anda. (Dan tidak membuat kepala anda pening karena kejatuhan apel. <img src='http://d.metacamp.us/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  )</p>
<div id="br_pdf_link">
	     <a href="http://d.metacamp.us/784/bagaimana-hukum-newton-ketiga-membuat-marketing-plan-berantakan.html.pdf">
	     <span>Bagaimana Hukum Newton Ketiga Membuat Marketing Plan Berantakan</span>
	     </a>
	     </div><p><a href="http://d.metacamp.us/784/bagaimana-hukum-newton-ketiga-membuat-marketing-plan-berantakan.html">Bagaimana Hukum Newton Ketiga Membuat Marketing Plan Berantakan</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d.metacamp.us/784/bagaimana-hukum-newton-ketiga-membuat-marketing-plan-berantakan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Back In Business!</title>
		<link>http://d.metacamp.us/684/back-in-business.html</link>
		<comments>http://d.metacamp.us/684/back-in-business.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 May 2009 07:06:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Marketing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://d.metacamp.us/?p=684</guid>
		<description><![CDATA[Sekian lama blog ini jadi &#8216;jablay&#8217; karena aktivitas lain terutama pekerjaan rutin (uh&#8230; dongeng basi), akhirnya rasa rindu untuk menulis akan mulai tersalurkan lagi. Ide-ide yang selama ini terpendam akan mendapatkan ekspresinya kembali. Halah&#8230; Hal pertama yang akan saya pusatkan dalam hari-hari berikutnya (semoga besok lusa belum kiamat) adalah tentang online market research. Kemudian sambil <a href="http://d.metacamp.us/684/back-in-business.html#more-684'" class="more-link">more »</a><p><a href="http://d.metacamp.us/684/back-in-business.html">Back In Business!</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sekian lama blog ini jadi &#8216;jablay&#8217; karena aktivitas lain terutama pekerjaan rutin (uh&#8230; dongeng basi), akhirnya rasa rindu untuk menulis akan mulai tersalurkan lagi. Ide-ide yang selama ini terpendam akan mendapatkan ekspresinya kembali. Halah&#8230; <img src='http://d.metacamp.us/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Hal pertama yang akan saya pusatkan dalam hari-hari berikutnya (semoga besok lusa belum kiamat) adalah tentang <em>online market research</em>. Kemudian sambil berjalan saya akan mulai membuat beberapa situs <em>online marketing</em> dan catatan perjalanan dalam bidang online marketing ini, baik itu dasar pemikiran, teknis, hasil, dan sebagainya akan saya <em>publish </em>di sini.</p>
<p>Hal-hal mendasar masih tetap akan saya <em>publish </em>selama waktu dan kesempatannya ada. Tentang <em>forex trading</em> sementara saya <em>suspend </em>dulu. Bukannya pensiun. Pandangan dan konsentrasi saya saat ini fokus pada <em>internet marketing</em> (<em>ethically</em>).</p>
<p>Namun bagi anda yang menjadi pembaca setia karena tertarik pada <em>forex trading</em> tidak usah kecewa. Karena saya tetap akan posting topik ini. Saya masih melihat <em>trading</em>, terutama <em>forex trading</em>, sebagai bidang yang sangat menarik dan <em>lucrative</em>. Hanya saya juga ingin memperluas cakrawala pemahaman saya pada bidang lain yang juga sangat menyenangkan dan menguntungkan.</p>
<p>Mungkin minat anda cukup luas juga, seperti saya <img src='http://d.metacamp.us/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  jadi kita tetap bisa belajar.</p>
<p><em>Oke, see you soon.</em></p>
<div id="br_pdf_link">
	     <a href="http://d.metacamp.us/684/back-in-business.html.pdf">
	     <span>Back In Business!</span>
	     </a>
	     </div><p><a href="http://d.metacamp.us/684/back-in-business.html">Back In Business!</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d.metacamp.us/684/back-in-business.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Masterplan Blog Niche untuk Profit Jangka Panjang</title>
		<link>http://d.metacamp.us/30/masterplan-blog-niche-untuk-profit-jangka-panjang.html</link>
		<comments>http://d.metacamp.us/30/masterplan-blog-niche-untuk-profit-jangka-panjang.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Nov 2007 12:34:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Affiliate Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Business]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[PPC]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media]]></category>
		<category><![CDATA[Strategic Planning]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fundkitchen.com/2007/11/masterplan-blog-niche-untuk-profit-jangka-panjang/</guid>
		<description><![CDATA[Tulisan sebelumnya adalah tentang apa itu blog niche dan sekarang saya akan menulis tentang proses membuat masterplan blog niche yang bisa anda buat sendiri. Tujuan pedoman ini adalah menghasilkan koordinasi yang efisien dan sukses secara menyeluruh. Pertama anda harus menyadari bahwa anda memerlukan tujuan yang jelas, hal ini memudahkan upaya selanjutnya pada saat menemukan faktor-faktor <a href="http://d.metacamp.us/30/masterplan-blog-niche-untuk-profit-jangka-panjang.html#more-30'" class="more-link">more »</a><p><a href="http://d.metacamp.us/30/masterplan-blog-niche-untuk-profit-jangka-panjang.html">Masterplan Blog Niche untuk Profit Jangka Panjang</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tulisan sebelumnya adalah tentang <a title="Apa Itu Blog Niche" href="http://d.metacamp.us/29/apa-itu-blog-niche.html">apa itu blog </a><em><a href="http://d.metacamp.us/2007/11/apa-itu-blog-niche/">niche</a> </em>dan sekarang saya akan menulis tentang proses membuat <em>masterplan </em>blog niche yang bisa anda buat sendiri. Tujuan pedoman ini adalah menghasilkan koordinasi yang efisien dan sukses secara menyeluruh.</p>
<p>Pertama anda harus menyadari bahwa anda memerlukan tujuan yang jelas, hal ini memudahkan upaya selanjutnya pada saat menemukan faktor-faktor yang bukan prioritas.</p>
<p>Mempunyai perspektif jangka panjang sama pentingnya jika ingin membuat blog niche ini sebagai sumber penghasilan yang menguntungkan.<span id="more-30"></span></p>
<p><strong>Membuat Masterplan Blog Niche</strong></p>
<p>Di sini anda perlu memutuskan satu dari dua pilihan penting : <strong>Kualitas atau Kuantitas</strong>. Pilihan ini akan menentukan dua alur yang berbeda, masing-masing dengan pola pertumbuhannya, teknik pemasarannya, dan strategi monetisasinya.</p>
<p>Sekarang kita coba <em>split up</em> dan melihat kedua pilihan ini lebih dekat.</p>
<p><strong>Kuantitas (Metode <em>Brute Force</em>)</strong></p>
<p>Di sini anda membuat sebanyak mungkin blog niche (sampai batas yang masih bisa ditangani) dan menulis satu artikel per hari atau pada hari-hari tertentu di semua blog tersebut. Strategi profitnya sederhana saja: Membuat banyak blog, berharap satu dari blog tersebut mendapat <em>search traffic</em> dan menghasilkan klik pada iklan.</p>
<p>Metode ini banyak digunakan pada blog atau website yang bersifat <a title="Made for Adsense" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Made_for_adsense">&#8216;Made for Adsense</a>&#8216;, di mana blog/website tersebut mengagregasi atau melakukan <em>scrap content</em> dari blog feed atau mesin-mesin pencari (search engine) seperti Google Blog Search.</p>
<p>Saya <span style="text-decoration: underline;">tidak menyarankan</span> anda memilih jenis ini karena tipe blog seperti ini kurang <em>profitable</em>, meskipun sepenuhnya otomatis.</p>
<p><strong>* Sumber traffic</strong> : Perhatian utama tercurah pada upaya memperoleh search traffic melalui pengembangan bertahap dari banyaknya penggunaan kata kunci yang saling terkait.</p>
<p><strong>* Rencana pengembangan :</strong> Buat konten/artikel dengan jadwal tetap untuk membuatnya tetap segar.</p>
<p><strong>* Tujuan monetisasi :</strong> Mendapat sebanyak mungkin klik pada iklan atau link afiliasi melalui traffic yang terarah (targeted traffic).</p>
<p><strong>* Link building/Strategi Pemasaran : </strong>Mengirimkan artikel atau <em>press release</em> ke banyak direktori artikel (article directory) untuk mendapatkan link balik (backlink) dan juga iklan Pay Per Click (PPC) jika blog tersebut banyak menggunakan program afiliasi sebagai sumber <em>income</em>.</p>
<p><strong>* Keuntungan :</strong> Lebih sedikit upaya proaktif yang diperlukan. Anda perlu lebih sering dan konsisten dalam membuat materi blog. Tidak terlalu membutuhkan usaha <em>networking </em>dan <em>blog marketing</em>.</p>
<p><strong>* Kerugian :</strong> Sulit dikelola dan memakan banyak waktu kecuali menyewa banyak <em>blogger </em>atau penulis untuk membuat isi blog tersebut secara jangka panjang.</p>
<p><strong>Kualitas (Metode <em>Flagship</em>)</strong></p>
<p>Di sini anda membuat satu atau dua blog niche dan lebih banyak meluangkan waktu untuk membangun <em>brand image</em> dan reputasi. Tujuannya adalah untuk menjadi <em>expert </em>pada topik tersebut, sehingga dapat menarik <em>referral traffic</em> dan <em>inbound links</em>.</p>
<p><strong>* Sumber traffic :</strong> Perhatian dicurahkan pada search traffic dan melalui <em>referral traffic</em> dari berbagai situs-situs <a title="The Power Of Social Media Optimization" href="http://d.metacamp.us/23/the-power-of-social-media-optimization.html"><em>social networking</em></a>, forum, dsb.</p>
<p><strong>* Rencana pengembangan</strong> : Membentuk pengunjung setia. Hal penting yang harus dilakukan adalah mengintegrasikan blog tersebut ke dalam komunitas, artinya bersosialisasi sebanyak mungkin dengan teman-teman blogger lainnya. Minimum satu posting/artikel per hari dapatlah dibilang optimal.</p>
<p><strong>* Tujuan monetisasi :</strong> Bisa menggunakan berbagai cara yang umum termasuk Adsense dan program afiliasi lain. Tidak banyak berbeda dengan metode Brute Force. Metode ini juga mempunyai potensi untuk penjualan dari iklan langsung (direct ad).</p>
<p><strong>* Link building/Strategi Pemasaran :</strong> Perhatian dicurahkan pada membangun hubungan dengan blogger lainnya dalam komunitas niche tersebut atau sesekali membuat tautan pada berbagai social network.</p>
<p><strong>* Keuntungan :</strong> Dapat membuat cabang pada niche yang lebih kecil lagi dan membawa audien yang ada bersama anda, tidak lagi membangun audien dari awal. Potensi yang lebih tinggi dari keseluruhan traffic, ujung-ujungnya penghasilan jika blog flagship tersebut menjadi populer.</p>
<p><strong>* Kerugian</strong> : Blog flagship membutuhkan energi yang lebih tinggi karena anda perlu melakukan lebih banyak upaya marketing untuk artikel anda sendiri sambil berinteraksi secara umum.</p>
<p><strong>Memilih Strategi Blog Niche (Blogging Strategy) yang Tepat</strong></p>
<p>Saya pikir hal penting untuk mendasari pemilihan strategi blog niche adalah berdasarkan faktor-faktor berikut ini.</p>
<p><strong>* Waktu.</strong> Berapa banyak waktu yang anda miliki dalam sehari untuk &#8220;ngeblog&#8221;.</p>
<p><strong>* Minat.</strong> Apakah anda setidaknya cukup berminat pada topik blog tersebut.</p>
<p><strong>* Kepribadian.</strong> Apakah anda suka berinteraksi dengan blogger lainnya dan mempopulerkan materi anda sendiri. Atau lebih suka terfokus pada materi dan membiarkan search engine menemukan artikel anda secara bertahap.</p>
<p><strong>* Pertumbuhan jangka panjang.</strong> Apakah anda cukup sabar dalam jangka panjang atau lebih tertarik secepatnya menghasilkan uang walaupun sedikit?</p>
<p><strong>* Budget. </strong>Apakah anda bersedia menginvestasikan modal untuk mengembangkan blog anda atau hendak menekan biaya sekecil mungkin?</p>
<p>Sesungguhnya ada cukup celah untuk menggabungkan yang terbaik dari kedua metode ini.</p>
<p>Artikel-artikel selanjutnya akan membahas tentang bagaimana cara memilih blog niche dan nama domain/blog yang tepat. Hal ini biasanya menjadi masalah utama pada saat membuat blog baru.</p>
<div id="br_pdf_link">
	     <a href="http://d.metacamp.us/30/masterplan-blog-niche-untuk-profit-jangka-panjang.html.pdf">
	     <span>Masterplan Blog Niche untuk Profit Jangka Panjang</span>
	     </a>
	     </div><p><a href="http://d.metacamp.us/30/masterplan-blog-niche-untuk-profit-jangka-panjang.html">Masterplan Blog Niche untuk Profit Jangka Panjang</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d.metacamp.us/30/masterplan-blog-niche-untuk-profit-jangka-panjang.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>10 Langkah Ranking Top 10 di Google &#8211; Part 3</title>
		<link>http://d.metacamp.us/28/10-langkah-ranking-top-10-di-google-part-3.html</link>
		<comments>http://d.metacamp.us/28/10-langkah-ranking-top-10-di-google-part-3.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Nov 2007 07:42:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Google]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Business]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[PPC]]></category>
		<category><![CDATA[SEO]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fundkitchen.com/2007/11/10-langkah-ranking-top-10-di-google-part-3/</guid>
		<description><![CDATA[Sudah baca Bagian 1 dan 2? Kalau belum, lihat dulu deh. Bagian 1 membahas hal-hal yang perlu diketahui tentang cara menentukan kata kunci (keyword) yang baik dan kesalahan terbesar dalam memilih keyword. Bagian 2 membahas tentang On Page Optimization, penggunaan keyword, dll. 6. Gunakan &#8216;modul&#8217; traffic Teknik yang bekerja dengan sempurna di Google adalah dengan <a href="http://d.metacamp.us/28/10-langkah-ranking-top-10-di-google-part-3.html#more-28'" class="more-link">more »</a><p><a href="http://d.metacamp.us/28/10-langkah-ranking-top-10-di-google-part-3.html">10 Langkah Ranking Top 10 di Google &#8211; Part 3</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sudah baca Bagian 1 dan 2? Kalau belum, lihat dulu deh. <a title="10 Langkah Ranking Top 10 di Google - Part 1" href="http://d.metacamp.us/25/10-langkah-ranking-top-10-di-google-part-1.html">Bagian 1</a> membahas hal-hal yang perlu diketahui tentang cara menentukan kata kunci (keyword) yang baik dan kesalahan terbesar dalam memilih <em>keyword</em>. <a title="10 Langkah Ranking Top 10 di Google - Part 2" href="http://d.metacamp.us/27/10-langkah-ranking-top-10-di-google-part-2.html">Bagian 2</a> membahas tentang <em>On Page Optimization</em>, penggunaan <em>keyword</em>, dll.</p>
<p><strong>6. Gunakan &#8216;modul&#8217; <em>traffic</em></strong></p>
<p>Teknik yang bekerja dengan sempurna di Google adalah dengan membuat kluster/pecahan topik yang saling terkait ke dalam seksi-seksi terpisah. Contoh, jika anda mempunyai situs <em>marketing</em>, anda bisa membuat seksi tersendiri tentang <em>article marketing</em>, pada seksi ini anda mungkin membuat 50 sampai 100 halaman yang padat dengan <em>keyword </em>terkait subjek. Misal, artikel tentang penulisan artikel, <em>formatting</em>, <em>submitting</em>, <em>software </em>pembuatan artikel, dll. Tempatkan menu yang terkait dengan <em>keyword </em>(sebagai <em>Anchor Text</em> &#8211; scroll ke bawah) pada tiap halaman untuk menyatukan semua halaman.<span id="more-28"></span></p>
<p>Ingat, tujuan utama anda adalah menyediakan informasi bermutu untuk pengunjung situs anda. Alasan penting kenapa struktur ini disukai Google yaitu karena mereka menginginkan materi berkualitas ditampilkan pada <em>Search Engine Return Page</em> (SERP).</p>
<p><strong>7. <em>Article Marketing</em></strong></p>
<p><em>Article marketing</em> adalah menulis informasi singkat tentang topik-topik utama yang sesuai dengan tema situs anda. Anda mengirimkan artikel ini ke direktori <em>ezine </em>(electronic magazine) di internet, saat artikel anda digunakan oleh situs-situs yang sesuai maka anda mendapat <em>one-way incoming link</em>. Semakin bagus kualitas artikel anda, makin banyak <em>one way incoming link</em> yang didapatkan.</p>
<p>Taktik lainnya; jika anda baru saja memulai, situs anda pastinya memiliki nilai Google PageRank (PR) yang rendah. Dengan mendaftarkan artikel anda pada direktori ezine yang memiliki PR tinggi maka artikel anda akan segera diambil oleh Google dan terdaftar pada posisi <em>top </em>10 untuk keyword yang anda incar. Tentu saja URL pada SERP yang ditampilkan Google adalah URL direktori <em>ezine</em>, tapi tautan dalam artikel adalah URL situs anda. Seiring waktu, teknik <em>article marketing</em> ini akan meningkatkan <em>ranking </em>situs anda untuk keyword-keyword yang dimaksud. Mudah dan efektif.</p>
<p><strong>8. <em>Anchor Text</em> dan Tautan Satu Arah</strong></p>
<p>Optimalisasi off-page (off page optimization) penting untuk mendapat ranking Google. Usahakan untuk mendapat Tautan Satu Arah (One Way Link), terutama dari situs lain yang memiliki topik yang relevan dengan situs anda. <em>Anchor Text</em> adalah teks yang di-klik pada sebuah link. Banyak webmaster mencantumkan <em>keyword </em>mereka sebagai <em>Anchor Text</em> karena cara ini memberitahu mesin pencari dengan tepat tentang link apakah itu gerangan.</p>
<p><strong>9. <em>Tags</em>, <em>Blogging</em>, dan Web 2.0</strong></p>
<p>Ambil keuntungan dari Web 2.0 dengan Blog, <em>RSS feed</em> dan situs-situs <em><a title="The Power of Social Media Optimization" href="http://d.metacamp.us/23/the-power-of-social-media-optimization.html">social bookmarking</a></em> seperti Reddit dan Digg sebagai cara yang efektif untuk meningkatkan ranking. Coba AddThis.com sebagai sistem <em>social bookmarking</em> sederhana. Untuk memanfaatkan media baru ini setidaknya situs anda harus memiliki blog dan RSS feed.</p>
<p>Tags saat ini harus diperhitungkan untuk mendongkrak <em>ranking</em>. Catatan, pada <em>software </em>blog gratis seperti WordPress sebelum versi 2.3, <em>categories </em>akan otomatis dilihat sebagai tag. Blogger.com yang sekarang dimiliki oleh Google memiliki <em>form </em>di mana anda mencantumkan <em>keyword </em>(sebagai tags) untuk untuk setiap posting yang dibuat.</p>
<p><strong>10. PPC vs Organik</strong></p>
<p>Tentu saja cara tercepat untuk menampilkan <em>link </em>di Google adalah dengan membayar mereka melalui program Google Adwords. Iklan dan link yang anda bayar akan tampil berdampingan dengan link organik. Pada iklan Pay Per Click (PPC) anda menawar atau membayar seharga tertentu untuk setiap klik yang dilakukan pencari (atau pengunjung dari situs yang &#8216;kebetulan&#8217; memasang link anda pada situs mereka melalui program Adsense). Tentu saja <em>marketer </em>yang cerdas juga menyadari bahwa ribuan bahkan jutaan impresi yang diperoleh dari cara PPC merupakan nilai tambah besar dalam memperoleh <em>name recognition</em> dan <em>branding</em>.</p>
<p>Namun kebanyakan <em>webmaster </em>akan berpendapat bahwa link organik menghasilkan <em>traffic </em>yang lebih baik daripada <em>paid link</em> atau <em>advertising</em>. Dalam banyak hal pendapat ini ada benarnya karena <em>ranking </em>organik dari Google semakin dihargai dan lebih dipercaya oleh pencari informasi. Kebanyakan <em>surfer </em>lebih menyukai link organik untuk pencarian mereka.</p>
<p>Tentu saja kenyataan ini lebih menegaskan lagi pentingnya memperoleh <em>ranking </em>top 10 di Google untuk <em>keyword </em>yang anda incar. Tergantung pada persaingannya, memperoleh posisi untuk <em>listing </em>pada halaman pertama atau bahkan posisi nomor satu merupakan hal yang sebetulnya bisa dilakukan tiap webmaster.  Hasilnya sepadan dengan usaha yang dilakukan.</p>
<div id="br_pdf_link">
	     <a href="http://d.metacamp.us/28/10-langkah-ranking-top-10-di-google-part-3.html.pdf">
	     <span>10 Langkah Ranking Top 10 di Google - Part 3</span>
	     </a>
	     </div><p><a href="http://d.metacamp.us/28/10-langkah-ranking-top-10-di-google-part-3.html">10 Langkah Ranking Top 10 di Google &#8211; Part 3</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d.metacamp.us/28/10-langkah-ranking-top-10-di-google-part-3.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>10 Langkah Ranking Top 10 di Google &#8211; Part 2</title>
		<link>http://d.metacamp.us/27/10-langkah-ranking-top-10-di-google-part-2.html</link>
		<comments>http://d.metacamp.us/27/10-langkah-ranking-top-10-di-google-part-2.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 29 Oct 2007 13:37:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Google]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Business]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[PPC]]></category>
		<category><![CDATA[SEO]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fundkitchen.com/2007/10/10-langkah-ranking-top-10-di-google-part-2/</guid>
		<description><![CDATA[Bagian kedua ini akan menjabarkan langkah demi langkah secara tepat apa yang perlu anda lakukan untuk mencapai ranking top 10 di Google untuk kata kunci (keyword) yang anda incar. Sebelum meneruskan membaca Bagian 2 ini sebaiknya baca dulu Bagian 1 yang membahas hal-hal utama yang perlu diketahui tentang bagaimana cara menentukan keyword yang baik dan <a href="http://d.metacamp.us/27/10-langkah-ranking-top-10-di-google-part-2.html#more-27'" class="more-link">more »</a><p><a href="http://d.metacamp.us/27/10-langkah-ranking-top-10-di-google-part-2.html">10 Langkah Ranking Top 10 di Google &#8211; Part 2</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagian kedua ini akan menjabarkan langkah demi langkah secara tepat apa yang perlu anda lakukan untuk mencapai <span style="text-decoration: underline;">ranking top 10 di Google</span> untuk kata kunci (keyword) yang anda incar. Sebelum meneruskan membaca Bagian 2 ini sebaiknya baca dulu <a title="10 Langkah Ranking Top 10 di Google - Part 1" href="http://d.metacamp.us/25/10-langkah-ranking-top-10-di-google-part-1.html">Bagian 1</a> yang membahas hal-hal utama yang perlu diketahui tentang bagaimana cara menentukan <em>keyword </em>yang baik dan kesalahan terbesar dalam memilih <em>keyword</em>.</p>
<p>Sudah siap? Let&#8217;s get it on &#8230;</p>
<p><strong>1. Buat Daftar <em>Keyword </em>Utama</strong></p>
<p>Langkah pertama anda adalah membuat sebuah daftar utama (master list) dari berbagai <em>keyword </em>yang ingin anda incar. Tentu saja apa yang dibuat ini harus berkaitan dengan topik situs anda. <span id="more-27"></span>Seperti yang sudah anda ketahui dari <a title="10 Langkah Ranking Top 10 di Google - Part 1" href="http://d.metacamp.us/25/10-langkah-ranking-top-10-di-google-part-1.html">Bagian 1</a> sebelumnya bahwa yang &#8220;ditembak&#8221; sebaiknya <em>keyword </em>dengan persaingan rendah sampai sedang. Periksa persaingan <em>keyword </em>dengan melihat berapa banyak situs yang terdaftar pada hasil pencarian atas <em>keyword </em>tersebut. Sebagai <em>webmaster </em>anda juga perlu melihat Google PageRank (PR) situs-situs yang terdaftar pada posisi top 10. Jika semua situs tersebut memiliki PR6 atau lebih maka perjuangan anda akan sangat berat.</p>
<p><strong>Note :</strong> Google PageRank mencakup range 0-10, semakin dekat ke 10 semakin bagus dan sulit dijatuhkan. PageRank sebuah situs ditentukan dari banyaknya tautan yang mengarah pada situs tersebut (inbound link) dan relevansi antara situs/halaman yang memberi tautan dan menerima tautan.</p>
<p><strong>2. Pilih <em>Keyword </em>yang Terkait</strong></p>
<p>Setelah membuat master list, temukan <a title="10 Langkah Ranking Top 10 di Google - Part 1" href="http://d.metacamp.us/25/10-langkah-ranking-top-10-di-google-part-1.html"><em>Keyword</em> Panjang</a> yang berkaitan dengan <em>keyword </em>yang sedang diincar. Lalu cek lagi persaingan dan pencarian harian yang dilakukan dengan menggunakan <em>keyword </em>tersebut.</p>
<p><strong>3. Buat Tulisan Bermutu untuk <em>Keyword </em>tesebut</strong></p>
<p>Membuat materi berkualitas harus selalu mendapat prioritas. Tulisan ditujukan untuk pengunjung yang akan membacanya. Jangan menulis untuk robot, jika ini dilakukan, cepat atau lambat Google akan mem-ban situs anda. Anda harus mempunyai konten yang bagus dan bermanfaat di mana para pembaca akan menggunakannya sendiri atau merekomendasikannya ke teman-teman mereka. Padukan materi berkualitas ini dengan <em>keyword </em>terpilih.</p>
<p><strong>4. Gunakan <em>Keyword </em>pada Nama <em>Domain</em>, Judul, dan URL</strong></p>
<p>Mempunyai <em>domain </em>yang sama dengan <em>keyword </em>akan menghasilkan poin besar. Selain itu halaman harus mengandung <em>keyword </em>pada judul dan <em>meta tag</em>. Banyak ahli SEO (saya bukan ahli <img src='http://d.metacamp.us/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  ) juga akan menyarankan agar keyword terkandung pada URL dan gunakan <em>hyphen </em>untuk memisahkan <em>keyword</em>. Tapi menurut saya (dari pengalaman) bisa juga menggunakan <em>underscore </em>dan .htm pada URL.<br />
Misal : <span>http://d.metacamp.us/ketauan_jiplak_gue_kemplang.htm</span></p>
<p><strong>5. Lakukan On Page Optimization</strong></p>
<p>Keyword ratio akan disarankan para ahli (ahli SEO lah..). Anda menempatkan <em>keyword </em>sebagai H1 atau judul <em>headline</em>. Sebar <em>keyword </em>dan berbagai variasinya pada halaman yang dibuat. Tidak usah berlebihan tapi buatlah agar robot/<em>spider </em>dapat menangkap maksud dan isi halaman tersebut. Kebanyakan <em>webmaster </em>akan memasukkan berbagai <em>keyword </em>utama mereka pada 25 kata pertama dan terakhir.</p>
<p>To be continued and will be finished on <a title="10 Langkah Ranking Top 10 di Google - Part 3" href="http://d.metacamp.us/28/10-langkah-ranking-top-10-di-google-part-3.html">Part 3</a> &#8230; <img src='http://d.metacamp.us/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<div id="br_pdf_link">
	     <a href="http://d.metacamp.us/27/10-langkah-ranking-top-10-di-google-part-2.html.pdf">
	     <span>10 Langkah Ranking Top 10 di Google - Part 2</span>
	     </a>
	     </div><p><a href="http://d.metacamp.us/27/10-langkah-ranking-top-10-di-google-part-2.html">10 Langkah Ranking Top 10 di Google &#8211; Part 2</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d.metacamp.us/27/10-langkah-ranking-top-10-di-google-part-2.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>5 Tips Sukses Email Marketing &#8211; Part 2</title>
		<link>http://d.metacamp.us/26/5-tips-sukses-email-marketing-part-2.html</link>
		<comments>http://d.metacamp.us/26/5-tips-sukses-email-marketing-part-2.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Oct 2007 10:24:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Email Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Business]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Marketing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fundkitchen.com/2007/10/5-tips-sukses-email-marketing-part-2/</guid>
		<description><![CDATA[Okay menyambung tulisan sebelumnya, sekarang kita lanjutkan pada point 3 sampai 5 &#8230; 3. HTML atau Plain Text? Walaupun penting, banyak email marketer yang kurang memperhitungkan hal ini. Kebanyakan autoresponder memberikan opsi untuk memilih antara HTML atau plain text. Hal ini penting karena walaupun internet dan perangkat lunak terus berkembang dengan sangat pesat, masih banyak <a href="http://d.metacamp.us/26/5-tips-sukses-email-marketing-part-2.html#more-26'" class="more-link">more »</a><p><a href="http://d.metacamp.us/26/5-tips-sukses-email-marketing-part-2.html">5 Tips Sukses Email Marketing &#8211; Part 2</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Okay menyambung <a title="5 Tips Sukses Email Marketing - Part 1" href="http://d.metacamp.us/24/5-tips-sukses-email-marketing-part-1.html">tulisan sebelumnya</a>, sekarang kita lanjutkan pada point 3 sampai 5 &#8230;</p>
<p><strong>3. HTML atau Plain Text?</strong></p>
<p>Walaupun penting, banyak <em>email marketer</em> yang kurang memperhitungkan hal ini. Kebanyakan <em>autoresponder </em>memberikan opsi untuk memilih antara HTML atau <em>plain text</em>. Hal ini penting karena walaupun internet dan perangkat lunak terus berkembang dengan sangat pesat, masih banyak <em>email client</em> yang hanya bisa membaca format <em>plain text</em>, sehingga saat <em>email client</em> ini menerima pesan dengan format HTML, maka seluruh kode HTML akan ditampilkan. Hal ini membuat email kelihatan tidak profesional, dan lebih parah lagi, email tersebut tidak bisa dibaca manusia. Saran saya, sebaiknya anda memilih format <em>plain text</em>, toh kalaupun ingin menampilkan sesuatu yang <em>fancy </em>anda dapat mencantumkan tautan pada isi email tersebut.<span id="more-26"></span></p>
<p><strong>4. Sudah punya <em>Opt-In Form</em>?</strong></p>
<p>Sering saya temukan masih banyak website yang belum mempunyai fasilitas <em>email opt-in</em>. Bila anda membaca tulisan ini, dan anda seorang (calon) <em>webmaster</em>/blogger, saya ingatkan untuk selalu memasang formulir <em>email opt-in</em> pada <em>website </em>yang anda buat, meskipun tidak punya apapun untuk dijual pada saat itu. Anda harus mulai membangun <em>email list</em>. Lebih cepat lebih baik.</p>
<p><strong>5. Kirim ulang email yang Tidak Dibuka</strong></p>
<p>Nah, kita sampai pada bagian terakhir, dan ini adalah poin yang jarang dibahas dalam bidang <em>internet marketing</em>, yaitu menganalisis email yang tidak dibuka oleh penerima. Layanan <em>autoresponder </em>yang baik memiliki fasilitas untuk memberikan laporan tentang siapa pada <em>list </em>anda yang tidak membuka emailnya. Harus diperhitungkan bahwa meskipun menggunakan <em>Subject line</em> yang paling <em>eye-catching</em> selalu ada kemungkinan email tersebut terlewatkan, terutama jika sang penerima bergabung dengan banyak <em>mailing list</em>, atau mungkin sedang liburan, atau mungkin awalnya hanya iseng saja mendaftarkan emailnya.<br />
Coba kirimkan sekali lagi. Banyak <em>online marketer</em> yang berpikir untuk <em>just skip</em> dan lanjut ke promosi berikutnya. Jangan menyerah dulu, jika email anda tidak dibuka pada kesempatan pertama, coba lagi. Kalaupun anda hanya dapat membuat satu &#8220;penjualan&#8221; dengan melakukannya, <em>then it was worth doing</em>.</p>
<p>Nah, semoga tulisan ini bisa memberi ide tentang apa yang bisa dikerjakan dengan <em>email marketing</em>.</p>
<div id="br_pdf_link">
	     <a href="http://d.metacamp.us/26/5-tips-sukses-email-marketing-part-2.html.pdf">
	     <span>5 Tips Sukses Email Marketing - Part 2</span>
	     </a>
	     </div><p><a href="http://d.metacamp.us/26/5-tips-sukses-email-marketing-part-2.html">5 Tips Sukses Email Marketing &#8211; Part 2</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d.metacamp.us/26/5-tips-sukses-email-marketing-part-2.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>10 Langkah Ranking Top 10 di Google &#8211; Part 1</title>
		<link>http://d.metacamp.us/25/10-langkah-ranking-top-10-di-google-part-1.html</link>
		<comments>http://d.metacamp.us/25/10-langkah-ranking-top-10-di-google-part-1.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Oct 2007 13:35:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Google]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Business]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[PPC]]></category>
		<category><![CDATA[SEO]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fundkitchen.com/2007/10/10-langkah-ranking-top-10-di-google-part-1/</guid>
		<description><![CDATA[Traffic yang banyak (dan qualified) adalah impian tiap webmaster yang memiliki situs yang terbuka untuk umum. Ada alasannya kenapa Google saat ini menjadi mesin pencari (search engine) yang paling dominan, dan karena posisinya inilah Google merupakan sarana penyalur traffic terbesar. Para webmaster yang memiliki posisi ke-1 di tiga mesin pencari utama pasti akan mengatakan bahwa <a href="http://d.metacamp.us/25/10-langkah-ranking-top-10-di-google-part-1.html#more-25'" class="more-link">more »</a><p><a href="http://d.metacamp.us/25/10-langkah-ranking-top-10-di-google-part-1.html">10 Langkah Ranking Top 10 di Google &#8211; Part 1</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Traffic yang banyak (dan qualified) adalah impian tiap webmaster yang memiliki situs yang terbuka untuk umum. Ada alasannya kenapa Google saat ini menjadi mesin pencari (search engine) yang paling dominan, dan karena posisinya inilah Google merupakan sarana penyalur traffic terbesar. Para webmaster yang memiliki posisi ke-1 di tiga mesin pencari utama pasti akan mengatakan bahwa Google adalah yang paling banyak memberikan traffic ke situs mereka.</p>
<p>Mereka pasti mengatakan bahwa ranking top ten di Google membuat situs mereka sangat menguntungkan.<br />
Hambatan utama dalam membangun situs bisnis online adalah memperoleh pengunjung yang terarah (targeted traffic). Dengan kata lain, hampir mustahil tidak menghasilkan uang jika bisa mendapat ranking top 10 di Google untuk kata kunci (keyword) yang tepat/bagus dan relatif banyak digunakan pencari (searchable).<span id="more-25"></span></p>
<p><strong>Basic</strong></p>
<p>Pertama, anda sebagai webmaster harus tahu dasar-dasar utama tentang bagaimana cara kerja keyword. Keyword dan frase keyword adalah kata yang secara tepat diketikkan oleh seorang pencari ke dalam mesin pencari atas apa yang sedang mereka cari secara online. Jika anda memiliki sebuah situs tentang pelatihan anjing (dog training) maka tujuan anda adalah memperoleh ranking top 10 untuk keyword &#8220;dog training&#8221;.</p>
<p>Nah, jika ternyata tidak seorang pun yang menggunakan keyword &#8220;dog training&#8221; maka keyword tersebut tidak ada gunanya. Situs anda tidak akan mendapatkan traffic tidak peduli sesempurna apapun optimasi yang anda lakukan untuk keyword tersebut.</p>
<p><strong>Bagaimana Kita Tahu Jika Sebuah Keyword itu Bagus?</strong></p>
<p>Untuk menemukan jawabannya anda harus melakukan riset untuk keyword yang hendak digunakan (keyword research). Banyak pemasar online (online marketer) profesional yang menggunakan perangkat lunak bantu seperti Keyword Elite. Namun anda bisa saja menggunakan keyword suggestion tool yang disediakan Google Adwords atau Overture.</p>
<p>SEOBook menyediakan juga jasa ini, silakan masukkan keyword yang hendak dicari dengan mengisi form di bawah :</p>
<blockquote><form action="http://tools.seobook.com/general/keyword/" method="post"><strong><span>Keyword Suggestions for:</span></strong></p>
<input name="c" type="hidden" value="1" />
<input name="keyword" size="30" type="text" />
<select name="mkt">
<option value="US">USA </option>
<option value="UK">UK </option>
<option value="AU">Australia </option>
<option value="AT">Austria </option>
<option value="DK">Denmark </option>
<option value="FI">Finland </option>
<option value="FR">France </option>
<option value="DE">Germany </option>
<option value="IT">Italy </option>
<option value="NL">Netherlands </option>
<option value="NO">Norway </option>
<option value="SC">Scotland </option>
<option value="ES">Spain </option>
<option value="SE">Sweden </option>
<option value="CH">Switzerland </option>
</select>
<input type="submit" value="Suggest!" /><span>By <a href="http://www.seobook.com/" target="_blank">Aaron Wall&#8217;s SEO Book</a></span> </form>
</blockquote>
<p><strong>Kesalahan Terbesar dalam Memilih Keyword</strong></p>
<p>Kesalahan terbesar kebanyakan webmaster pemula adalah mengincar keyword yang terlalu kompetitif. Singkatnya, bila anda adalah webmaster pemula, anda tidak akan menang. Situs-situs yang sudah mapan dan bisnis dengan modal yang lebih besar pasti memiliki sumberdaya yang lebih banyak untuk menguasai keyword tersebut.</p>
<p>Walaupun tidak sepenuhnya sia-sia untuk berkonsentrasi pada keyword yang sangat kompetitif, tapi akan lebih mungkin untuk sukses jika mengincar keyword dengan kompetisi rendah atau sedang.</p>
<p><strong>Gunakan Keyword Panjang</strong></p>
<p>Frase keyword yang panjang lebih baik dan terbukti sangat menguntungkan. Keyword panjang seperti ini dapat menghasilkan traffic yang lebih terarah (targeted traffic) dan lebih kuat kemampuannya dalam mengkonversi pengunjung untuk membeli apa yang ditawarkan. &#8220;Dog hunting training&#8221; yang menghasilkan 100 pencarian per hari akan lebih targeted daripada frase umum &#8220;dog training&#8221;, sehingga kalau situs anda adalah tentang pelatihan anjing pemburu, maka dengan frase ini pengunjung akan sangat terarah dan tingkat konversi lebih tinggi. Selain itu persaingannya tidak terlalu berat sehingga sangat memungkinkan tercapainya ranking top 10.</p>
<p>Selalu ingat strategi &#8216;Keyword Panjang&#8217; ini pada saat menerapkan 10 langkah yang akan dijelaskan dalam <a title="10 Langkah Ranking Top 10 di Google - Part 2" href="http://d.metacamp.us/27/10-langkah-ranking-top-10-di-google-part-2.html">posting selanjutnya</a>.</p>
<div id="br_pdf_link">
	     <a href="http://d.metacamp.us/25/10-langkah-ranking-top-10-di-google-part-1.html.pdf">
	     <span>10 Langkah Ranking Top 10 di Google - Part 1</span>
	     </a>
	     </div><p><a href="http://d.metacamp.us/25/10-langkah-ranking-top-10-di-google-part-1.html">10 Langkah Ranking Top 10 di Google &#8211; Part 1</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d.metacamp.us/25/10-langkah-ranking-top-10-di-google-part-1.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>5 Tips Sukses Email Marketing &#8211; Part 1</title>
		<link>http://d.metacamp.us/24/5-tips-sukses-email-marketing-part-1.html</link>
		<comments>http://d.metacamp.us/24/5-tips-sukses-email-marketing-part-1.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Oct 2007 11:12:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Email Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Business]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Marketing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fundkitchen.com/2007/10/5-tips-sukses-email-marketing-part-1/</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu faktor utama agar dapat sukses berbisnis online adalah dengan melalui mailing list. Mungkin anda pernah mendengar istilah : &#8220;The money is in the list&#8220; Istilah ini ada benarnya bila anda memiliki database sebesar 100.000 alamat email (subscriber). Tapi daftar sepanjang ini tidak ada gunanya jika subscriber tidak melakukan tindakan yang diharapkan dari pesan <a href="http://d.metacamp.us/24/5-tips-sukses-email-marketing-part-1.html#more-24'" class="more-link">more »</a><p><a href="http://d.metacamp.us/24/5-tips-sukses-email-marketing-part-1.html">5 Tips Sukses Email Marketing &#8211; Part 1</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Salah satu faktor utama agar dapat sukses berbisnis <em>online </em>adalah dengan melalui <em>mailing list</em>. Mungkin anda pernah mendengar istilah :</p>
<blockquote><p>&#8220;<em>The money is in the list</em>&#8220;</p></blockquote>
<p>Istilah ini ada benarnya bila anda memiliki database sebesar 100.000 alamat email (subscriber). Tapi daftar sepanjang ini tidak ada gunanya jika <em>subscriber </em>tidak melakukan tindakan yang diharapkan dari pesan yang dikirimkan, atau bahkan tidak mendapat pesannya sama sekali. Betul-betul membuang waktu.<span id="more-24"></span></p>
<p><strong>1. Gunakan Autoresponder berbayar</strong></p>
<p>Ini adalah hal yang sangat penting dalam bisnis <em>online </em>anda, khususnya dalam menjalankan email marketing. Memang banyak hal gratis di internet yang memiliki kelebihan bahkan dibandingkan dengan saingannya yang berbayar, namun layanan <em>autoresponder </em>tidak termasuk di sini. Anda sangat tidak disarankan menggunakan autoresponder gratisan. <em>Subscriber </em>mau membuka emailnya berarti satu masalah terselesaikan, namun jaminan bahwa email akan masuk ke <em>inbox</em> mereka adalah masalah lain yang sebaiknya diserahkan pada <em>autoresponder </em>dengan reputasi yang baik.<br />
Masalah <em>spam </em>yang semakin meningkat setiap tahun membuat banyak penyedia jasa email seperti Yahoo dan lainnya menyediakan fasilitas penyaringan untuk melindungi penggunanya. Hal ini positif dari sisi pengguna email. Di lain pihak, penyedia <em>autoresponder </em>dengan reputasi yang baik memiliki kerjasama dengan pihak penyedia email yang akan membantu penyampaian pesan agar dapat lolos dari <em>spam filter</em>. Jasa <em>autoresponder </em>yang baik juga memiliki fungsi di mana anda bisa melakukan uji picu-<em>spam</em> (untuk mengetes apakah email tersebut akan tersaring) sebelum anda mengirimkannya.<br />
Terakhir, pastikan bahwa jasa <em>autoresponder </em>tersebut memiliki fasilitas <em>double opt-in</em> yang memungkinkan anda untuk mengatur agar para <em>subscriber </em>harus meng-konfirmasi dan mem-verifikasi keanggotaan mereka dalam <em>list </em>anda. Biasanya melalui <em>link </em>yang harus di-klik pada email atau dengan membalas email.</p>
<p><strong>2.  Uji <em>Subject Line</em></strong></p>
<p>Hal pertama yang akan dilihat para <em>subscriber </em>saat mereka mengecek email adalah <em>subject</em>-nya. Hal yang perlu dilakukan anda sebagai <em>email marketer</em> adalah membuat <em>subject </em>semenarik mungkin agar para <em>subscriber </em>bersedia atau bahkan tertarik untuk membukanya, khususnya jika email tersebut berisi promosi.<br />
Salah satu cara untuk mendapatkan gambaran tentang berapa banyak email anda yang dibuka adalah dengan menguji <em>subject line</em> yang berbeda. Dalam cara ini anda mengirimkan email promosi tersebut ke sebagian kecil dari <em>list</em>. Misal, jika anda memiliki <em>list </em>sebanyak 10.000, maka anda dapat mengirim pada 500 orang dulu. 250 orang (kelompok A) untuk satu subjek dan sisanya (kelompok B) dengan subjek yang berbeda. Anda dapat melihat kelompok mana yang paling banyak merespon email yang anda kirim. <em>Subject line</em> yang dikirim pada kelompok tersebutlah yang digunakan untuk seluruh <em>list </em>anda.<br />
Ada banyak teknik untuk melakukan uji ini, tergantung pada besarnya <em>list </em>yang dimiliki. Misal, anda bisa menguji variasi <em>subject </em>lebih banyak atau mengirimkannya pada persentase penerima yang lebih besar.</p>
<p><a title="5 Tips Sukses Email Marketing - Part 2" href="http://d.metacamp.us/26/5-tips-sukses-email-marketing-part-2.html">Baca Part-2</a></p>
<div id="br_pdf_link">
	     <a href="http://d.metacamp.us/24/5-tips-sukses-email-marketing-part-1.html.pdf">
	     <span>5 Tips Sukses Email Marketing - Part 1</span>
	     </a>
	     </div><p><a href="http://d.metacamp.us/24/5-tips-sukses-email-marketing-part-1.html">5 Tips Sukses Email Marketing &#8211; Part 1</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d.metacamp.us/24/5-tips-sukses-email-marketing-part-1.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

