<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>The Private Campus &#187; Internet Business</title>
	<atom:link href="http://d.metacamp.us/tag/internet-business/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://d.metacamp.us</link>
	<description>E-Agribusiness and Internet Marketing Blog</description>
	<lastBuildDate>Thu, 11 Aug 2011 10:37:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=334</generator>
		<item>
		<title>Bisnis Online Untuk Dipertimbangkan</title>
		<link>http://d.metacamp.us/832/bisnis-online-untuk-dipertimbangkan.html</link>
		<comments>http://d.metacamp.us/832/bisnis-online-untuk-dipertimbangkan.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 May 2009 00:30:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Affiliate Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Content Writing]]></category>
		<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Business]]></category>
		<category><![CDATA[Online Retailing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://d.metacamp.us/?p=832</guid>
		<description><![CDATA[Ada banyak bisnis online yang bisa diandalkan untuk mendapat penghasilan tambahan atau bahkan sebagai pengganti gaji anda sebagai karyawan. Anda juga bisa menemukan beberapa peluang bisnis online yang tidak perlu banyak biaya. Ide-ide bisnis online berikut bukan hanya memberikan penghasilan yang memadai, tapi juga sebagai sarana pengembangan keterampilan entrepreneurial. Berikut adalah sejumlah ide bisnis online <a href="http://d.metacamp.us/832/bisnis-online-untuk-dipertimbangkan.html#more-832'" class="more-link">more »</a><p><a href="http://d.metacamp.us/832/bisnis-online-untuk-dipertimbangkan.html">Bisnis Online Untuk Dipertimbangkan</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada banyak bisnis online yang bisa diandalkan untuk mendapat penghasilan tambahan atau bahkan sebagai pengganti gaji anda sebagai karyawan. Anda juga bisa menemukan beberapa peluang bisnis online yang tidak perlu banyak biaya. Ide-ide bisnis online berikut bukan hanya memberikan penghasilan yang memadai, tapi juga sebagai sarana pengembangan keterampilan entrepreneurial.</p>
<p>Berikut adalah sejumlah ide bisnis online yang paling menguntungkan yang bisa anda pertimbangkan:</p>
<h2>Online Retailing</h2>
<p>Ini adalah satu pilihan yang paling populer sejak bermunculannya situs-situs penjualan dan lelang. Anda bisa menjual hampir apapun secara online sekarang ini, dengan target pasar seluruh dunia. Kesempatannya nyaris tidak terbatas kalau anda memilih <em>online retailing</em> sebagai jalur bisnis online anda dengan peluang penghasilan yang nyaris tidak terbatas pula.<span id="more-832"></span></p>
<p>Kalau anda mengincar bisnis online jenis ini, anda harus memilih jenis produk yang akan menarik pembeli potensial terbanyak. Atau, kalaupun tidak banyak, margin keuntungannya cukup besar dari satu penjualan.</p>
<p>Bisnis jenis ini sebaiknya didukung oleh upaya marketing yang memadai, juga didukung oleh harga yang se-kompetitif mungkin. Agar bisa menjadi yang terbaik, anda harus mengetahui apa yang dicari oleh target market anda dan sediakan kebutuhan khusus yang diinginkan.</p>
<h2>Online Affiliate Marketing</h2>
<p>Ini adalah pilihan ide bisnis online terbaik lainnya, di mana pemilik/pembuat produk memanfaatkan upaya penjualan dari pihak lain yang tidak ingin pusing-pusing membuat produk mereka sendiri, atau tidak mau mengeluarkan banyak biaya untuk memulai bisnis online mereka sendiri. Affiliate marketing pada umumnya berdasarkan atas sistem komisi dan sangat berorientasi hasil. Dengan demikian, bila anda bergabung sebagai affiliate, anda akan dibayar bila ada konsumen yang membeli produk atau jasa yang anda tawarkan.</p>
<p>Banyak sekali online bisnis yang menawarkan metode affiliate ini, sehingga anda mempunyai banyak pilihan atas produk yang hendak anda tawarkan. Metode affiliate ini banyak digunakan karena dilihat dari persepsi pemilik produk metode ini adalah cara yang sangat murah untuk mendapatkan traffic pengunjung secara terarah (membutuhkan produk tertentu) ke situs penjualan mereka. Kalau anda ingin sukses dsebagai affiliate marketer, anda harus memaksimalkan penggunaan online tools yang ada untuk membantu anda menjual sebanyak mungkin produk dan jasa yang bisa anda tawarkan.</p>
<h2>Web Content Writing</h2>
<p>Ini adalah satu ide bisnis online yang kurang dilirik karena tidak memberikan potensi penghasilan sebanyak retailing atau affiliate marketing. Meski demikian pilihan ini tetap bisa menjadi pilihan bisnis yang menguntungkan khususnya bagi mereka yang tidak memiliki modal untuk memulai bisnis mereka sendiri. Pilihan ini juga disukai oleh mereka yang tidak memiliki keterampilan dalam pemasaran dan penjualan, tapi memiliki kelebihan dalam menulis beragam topik.</p>
<p><a title="Dibayar untuk menulis artikel" href="http://d.metacamp.us/41/blog-dibayar-untuk-menulis-artikel.html">Web content writer</a> yang baik sangat dibutuhkan para pebisnis online dari dua jenis yang pertama, biasanya untuk menulis review tentang produk dan jasa yang mereka tawarkan. Ini adalah iklan dalam bentuk yang sangat halus, tapi memiliki pengaruh besar terhadap pembeli potensial, karena review ini memberikan informasi yang aktual tentang sesuatu yang sedang dipertimbangkan untuk dibeli.</p>
<p>Ternyata bisnis online tidak harus mahal agar bisa menguntungkan. Ada jalur yang sangat mudah untuk mendapat penghasilan tanpa anda harus menjadi marketer atau penjual yang hebat. Kuncinya adalah pahami kekuatan/kelebihan yang anda miliki dan temukan wilayah yang bisa anda kuasai.</p>
<div id="br_pdf_link">
	     <a href="http://d.metacamp.us/832/bisnis-online-untuk-dipertimbangkan.html.pdf">
	     <span>Bisnis Online Untuk Dipertimbangkan</span>
	     </a>
	     </div><p><a href="http://d.metacamp.us/832/bisnis-online-untuk-dipertimbangkan.html">Bisnis Online Untuk Dipertimbangkan</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d.metacamp.us/832/bisnis-online-untuk-dipertimbangkan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memahami Audiens: Pendataan &amp; Analisa</title>
		<link>http://d.metacamp.us/434/memahami-audiens-pendataan-analisa.html</link>
		<comments>http://d.metacamp.us/434/memahami-audiens-pendataan-analisa.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Feb 2009 14:22:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Business]]></category>
		<category><![CDATA[Statistics]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://d.metacamp.us/?p=434</guid>
		<description><![CDATA[Internet adalah lingkungan yang bergerak cepat. Orang bisa datang ke website anda setiap saat dari berbagai lokasi dengan tujuan dan kebutuhan masing-masing. Tidak seperti toko fisik, anda tidak bisa melihat siapa yang sedang berkunjung. anda tidak tahu banyak tentang orang-orang yang membaca isi website anda. Bagaimana anda bisa mengembangkan profil audiens?<p><a href="http://d.metacamp.us/434/memahami-audiens-pendataan-analisa.html">Memahami Audiens: Pendataan &#038; Analisa</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Internet adalah lingkungan yang bergerak cepat. Orang bisa datang ke <em>website </em>anda setiap saat dari berbagai lokasi dengan tujuan dan kebutuhan masing-masing. Tidak seperti toko fisik, anda tidak bisa melihat siapa yang sedang berkunjung. anda tidak tahu banyak tentang orang-orang yang membaca isi <em>website </em>anda. Bagaimana anda bisa mengembangkan profil audiens?  Anda mendapat gambaran sekilas dari interaksi mereka dengan situs web anda. Beberapa orang mendaftar untuk sebuah <em>account</em>, meninggalkan komentar atau mengirim email.<strong> Tetapi lebih banyak yang &#8216;tidak terlihat&#8217;</strong>. Mereka sampai ke situs anda, melihat sejenak apa yang anda tulis, klik pada tautan keluar dan menghilang.  Apa yang anda ketahui ini berasal dari tindakan kasat mata (komentar/email) dan angka statistik (frekuensi/lama kunjungan). Apakah ini cukup untuk sebagian besar pemilik situs/blog? Ya. Tapi saya rasa akan sangat berguna untuk mempelajari audiens anda lebih lanjut.<span id="more-434"></span> Dalam pemasaran dan periklanan, kita menetapkan target pemirsa secara proaktif. Diawali dengan tujuan akhir, kemudian kita buat struktur situs/iklan dengan bahasa, <em>pitch</em>, gaya, kata kunci dan sudut/<em>angle </em>yang tepat untuk membidik orang yang ingin kita tarik sebagai konsumen/pengguna/pembaca. Mengumpulkan informasi mengenai pengunjung situs membuat kita menjadi <strong><em>marketer </em>yang lebih efektif</strong>.  Menganalisis dan membuat profil audiens adalah hal penting, karena menyediakan informasi yang memungkinkan anda untuk meningkatkan lingkup konten, <em>site usability, conversion rate</em> dan efektifitas kampanye pemasaran. Mari kita bagi proses ini ke dalam dua bagian: analisis statistik dan pengumpulan data.</p>
<h3>Analisis Statistik: Bekerja Dengan Data Yang Ada</h3>
<p>Tergantung pada <em>tool </em>statistik yang digunakan, anda bisa mendapat banyak informasi tentang bagaimana pengunjung menggunakan situs web anda, dari mana mereka datang, dan apa yang mereka lihat. Jelas ada banyak metrik yang bisa dilihat dan mungkin ini membingungkan, tetapi saya buat daftar yang saya pikir relevan untuk memahami pengunjung secara umum:</p>
<ol>
<li><strong><em>Visitor loyalty, bounce rate, recency</em>, lama kunjungan.</strong> Ukuran-ukuran ini mengukur satu hal penting: tingkat ketertarikan. Metrik ini menyatakan seberapa sering orang mengunjungi situs anda, kapan terakhir kali mereka berkunjung, dan &#8220;kedalaman&#8221; kunjungan mereka. Meskipun angka ini tidak memberikan interpretasi lengkap dari aktivitas pengunjung selama berada di situs kita, tapi setidaknya kita bisa mendapat gambaran seberapa antusias audiens selama berada di situs kita.</li>
<li><strong>Lokasi pengunjung. </strong>Hal ini memungkinkan anda untuk membuat asumsi tentang budaya dan bahasa pengunjung. Jika anda tahu bahwa anda secara konstan menerima banyak audiens dari negara-negara tertentu, anda mungkin ingin membuat <em>landing pages</em> atau menawarkan konten dengan fokus pada geografis tertentu.</li>
<li><strong><em>Visitor search terms</em>/kata kunci</strong>. Baik pada mesin pencari dan fasilitas pencarian lokal pada situs web anda. Ini adalah indikator paling jelas tentang minat pengunjung. <em>Search terms</em> menunjukkan apa yang mereka ingin peroleh dari situs anda dan menunjukkan gap informasi yang perlu anda lengkapi. Di sini pengumpulan data mulai spesifik. Jika anda sering mendapat banyak permintaan untuk frase tertentu, anda dapat berasumsi bahwa akan ada audiens yang berminat dalam konten atau penawaran yang terkait dengannya.</li>
<li><strong>Sumber <em>traffic</em>.</strong> Meliputi mesin pencari, <em>referer sites</em>, <em>bookmark </em>pribadi atau diketik langsung pada <em>browser</em>, dan kampanye iklan. Perhatikan <em>referer sites</em>: ia menyatakan apa yang sebelumnya dibaca atau dilihat pengunjung. Sumber <em>traffic </em>memberitahu bagian mana yang perlu ditingkatkan agar situs web anda dapat terlihat secara maksimum (<em>maximum visibility</em>).</li>
</ol>
<p>Luangkan waktu untuk melihat statistik ini. Alih-alih hanya melihat sekali-kali tanpa patokan dan periode yang jelas, lebih baik anda lihat dan pelajari secara teratur untuk melihat bagaimana angka-angka tersebut membentuk tren selama jangka hidup situs atau selama kampanye pemasaran/promosi iklan. Secara keseluruhan, statistik ini akan memberikan gambaran yang bagus dari apa yang audiens inginkan dan apa yang menarik perhatian mereka.</p>
<h3>Mengumpulkan Data: Poll, Survey, dan Fitur Situs</h3>
<p>Sekarang bagian yang menyenangkan: pengumpulan informasi audiens secara aktif. Bukan hanya memantau statistik, anda menciptakan kesempatan bagi pengunjung untuk secara sukarela mengungkapkan data pribadi dan opini mereka. Hal ini dapat dicapai dengan beberapa cara:</p>
<ol>
<li><em><strong>Poll</strong></em>. Cara informal yang sangat baik untuk memperoleh informasi tentang preferensi, <em>poll </em>ini sangat mudah dibuat dan diatur di setiap situs web. Pertanyaan yang ditanyakan bisa beragam dan merupakan cara yang baik untuk secara bertahap mengumpulkan banyak informasi tanpa harus mengganggu. Jalankan <em>poll </em>selama dua minggu lalu ganti pertanyaan untuk menarik lebih banyak informasi. <em>Poll </em>atau jajak pendapat ini bisa diintegrasikan di sebelah artikel atau dapat ditempatkan di sudut <em>website</em>.</li>
<li><strong>Survei</strong>. Tergantung pada seberapa panjang dan bagaimana dibuatnya, survei mungkin perlu lebih banyak tenaga. Beberapa pengunjung akan menghindarinya kalau terlalu panjang dan memakan waktu untuk mengisinya. Metode ini idealnya digabungkan dengan penawaran khusus atau kompetisi yang memberikan insentif untuk yang menyelesaikannya. Survei singkat dapat digunakan untuk audiens yang meninggalkan situs web atau sebagai <em>follow up</em> setelah mereka melakukan pembelian atau melakukan <em>subscription</em>.</li>
<li><strong>Fitur <em>On-Site</em></strong>. Jika anda memiliki komunitas, layanan media sosial atau layanan blog, anda dapat memperoleh informasi lebih lanjut, yaitu dengan menawarkan lebih banyak lagi fitur pengguna (cara dimana pengguna dapat berinteraksi satu sama lain dan dengan situs anda). Misalnya, memungkinkan pengguna untuk memasukkan info biografi yang lebih lengkap di profil mereka atau memberikan pilihan favorit untuk menilai <em>posting </em>blog anda dan kontribusi audiens lain. Berpikirlah strategis tentang data apa yang anda inginkan, dan buatlah fitur yang memungkinkan pengguna untuk langsung menggunakannya. Facebook adalah contoh yang baik dari sebuah situs dengan fitur yang menghasilkan banyak data yang bisa diolah. Tentu saja, anda harus memiliki kebijakan privasi yang sesuai dan memungkinkan pengguna untuk dengan mudah keluar (<em>unsubscribe</em>) dari fitur tersebut.</li>
<li><strong>Tanggapan audiens</strong>. Untuk memahami pengunjung, anda harus memantau saluran <em>feedback </em>yang ada. Komentar, email, tautan masuk, pembahasan pada komunitas <em>online </em>dan bahkan <em>tweet </em>memungkinkan anda untuk secara intuitif merasakan apa yang orang pikirkan tentang <em>website </em>anda. Berlanggananlah pada saluran umpanbalik yang tepat (Google alert, blogsearch, dll) dan pantau secara harian. Ini bisa dilakukan sendiri atau meminta seseorang untuk melakukannya. Audiens sering tidak diminta tanggapan, meskipun anda dapat dengan mudah mendapatkan lebih banyak komentar/email dengan secara khusus meminta mereka untuk memberikannya. Tanggapan ini memberi anda input yang tepat agar dapat memperlakukan target audiens anda secara lebih baik.</li>
</ol>
<p>Walaupun ini bukan daftar lengkap, beberapa metode ini dapat diterapkan secara bersamaan baik <em>online </em>maupun <em>offline</em>. Untuk survei dan <em>poll</em>, anda dapat menggunakan <em>plugin </em>atau perangkat lunak yang tersedia untuk <em>platform</em> situs anda. Atau anda bisa menggunakan layanan <em>online </em>eksternal seperti <a href="http://www.surveymonkey.com/" target="_blank">SurveyMonkey</a>, <a href="http://www.polldaddy.com/" target="_blank">PollDaddy</a>, <a href="http://4q.iperceptions.com/" target="_blank">4Q</a> dan <a href="http://wufoo.com/" target="_blank">Wufoo</a>.  Setelah mendapatkan data ini, buatlah sistem yang dapat digunakan untuk mengelompokkan dan membandingkan temuan anda selama jangka waktu tertentu. Bisa berupa lembar kerja/<em>spreadsheet </em>sederhana atau sesuatu yang lebih canggih. Ketika dikombinasikan dengan statistik pengunjung yang sudah anda miliki, maka akan mudah untuk memahami audiens anda, memungkinkan anda untuk lebih mengakomodasi kebutuhan dan kepentingan mereka.  Ada ide lain untuk mendapatkan lebih banyak data audiens?</p>
<div id="br_pdf_link">
	     <a href="http://d.metacamp.us/434/memahami-audiens-pendataan-analisa.html.pdf">
	     <span>Memahami Audiens: Pendataan & Analisa</span>
	     </a>
	     </div><p><a href="http://d.metacamp.us/434/memahami-audiens-pendataan-analisa.html">Memahami Audiens: Pendataan &#038; Analisa</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d.metacamp.us/434/memahami-audiens-pendataan-analisa.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>5 No&#8217;s You Shouldn&#8217;t Do To Making Money Success In Blogging</title>
		<link>http://d.metacamp.us/267/5-no-s-you-shouldn-t-do-to-making-money-success-in-blogging.html</link>
		<comments>http://d.metacamp.us/267/5-no-s-you-shouldn-t-do-to-making-money-success-in-blogging.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 Nov 2008 06:24:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[In English]]></category>
		<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Business]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fundkitchen.com/?p=267</guid>
		<description><![CDATA[1. Too lazy to update your blog Blog is identic with a site that periodically must have something new. If you have decided to make money with blog, then the first thing you must deeply consider is how to make your blog always have fresh content. You can do it either by yourself, or hire <a href="http://d.metacamp.us/267/5-no-s-you-shouldn-t-do-to-making-money-success-in-blogging.html#more-267'" class="more-link">more »</a><p><a href="http://d.metacamp.us/267/5-no-s-you-shouldn-t-do-to-making-money-success-in-blogging.html">5 No&#8217;s You Shouldn&#8217;t Do To Making Money Success In Blogging</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>1. <strong>Too lazy to update your blog</strong></p>
<p>Blog is identic with a site that periodically must have something new. If you have decided to make money with blog, then the first thing you must deeply consider is how to make your blog always have fresh content. You can do it either by yourself, or hire someone to write the content for you. It&#8217;s just about consistency and your persistence to take care of it. But please avoid unethical ways like simply copy &amp; paste.</p>
<p>2. <strong>Don&#8217;t want to know anything about SEO</strong></p>
<p>Whatever the reason, if you have a web site or blog, SEO remains an important thing for you to learn. Of course community (see 3rd point below) is also important, but SEO is the cheapest (while also most effective) way to search and attract candidate for your community. You may have hundred thousand dollars to put the campaign in newspapers or other media, but in term of community membership, conversion value of visitors that come from the campaign is less than they who come through the search engine. You don&#8217;t have to believe me, just prove it by yourself.</p>
<p>3. <strong>Don&#8217;t want to build a community</strong></p>
<p>To build a community is necessary. Even it tends to be a must. If you are still thinking that a site or blog that most of the visitors based on community is less gaining than they who come from search engine then you must be brainwashed. <img src='http://d.metacamp.us/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Yeah&#8230; just think why.</p>
<p>4. <strong>Don&#8217;t want to try new things</strong></p>
<p>Adsense is not the only way to gain money from blog. Open your eyes and believe the fact. If you feel Adsense don&#8217; bring you luck, then stop and try new things. There are so many PPC&#8217;s other than Adsense. It could be local PPC that might be more suitable to your content. That, if you still want to deal with PPC thing. Have you ever thought about paid review, direct ads, etc? It&#8217;s your choice.</p>
<p>5. <strong>No Action Learn Only</strong></p>
<p>Currently there&#8217;s so many information about internet businesses. Free, paid, and even pirated infos. The bright side is that you have many choices to learn from. The dark side is, too many information makes you hesitate to be a man of action. You just move back and forth, going nowhere.</p>
<div id="br_pdf_link">
	     <a href="http://d.metacamp.us/267/5-no-s-you-shouldn-t-do-to-making-money-success-in-blogging.html.pdf">
	     <span>5 No's You Shouldn't Do To Making Money Success In Blogging</span>
	     </a>
	     </div><p><a href="http://d.metacamp.us/267/5-no-s-you-shouldn-t-do-to-making-money-success-in-blogging.html">5 No&#8217;s You Shouldn&#8217;t Do To Making Money Success In Blogging</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d.metacamp.us/267/5-no-s-you-shouldn-t-do-to-making-money-success-in-blogging.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bounce Rate: Cara Analisa dan Memperbaikinya</title>
		<link>http://d.metacamp.us/116/bounce-rate-cara-analisa-dan-memperbaikinya.html</link>
		<comments>http://d.metacamp.us/116/bounce-rate-cara-analisa-dan-memperbaikinya.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 26 Jul 2008 11:46:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[Bounce Rate]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Business]]></category>
		<category><![CDATA[Statistics]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fundkitchen.com/2008/07/bounce-rate-cara-analisa-dan-memperbaikinya/</guid>
		<description><![CDATA[<a href="http://d.metacamp.us/116/bounce-rate-cara-analisa-dan-memperbaikinya.html"><img align="left" hspace="5" width="110" height="110" src="http://d.metacamp.us/wp-content/uploads/2008/07/bbc-150x150.jpg" class="alignleft wp-post-image tfe" alt="Bbc" title="Bbc" /></a>Mendapat user/pengunjung yang terikat dengan konten situs/blog akan menghasilkan penjualan, subscription, bookmark dan kunjungan berulang. Cara terbaik untuk meningkatkan keterikatan user adalah dengan membuat desain/struktur situs yang memiliki interlinks yang terkait konten dan menampilkannya dengan cara yang mendorong user untuk meng-klik-nya. Logika sederhananya, kalau artikel pertama tidak menghasilkan subscription, maka artikel kedua yang akan menghasilkannya. <a href="http://d.metacamp.us/116/bounce-rate-cara-analisa-dan-memperbaikinya.html#more-116'" class="more-link">more »</a><p><a href="http://d.metacamp.us/116/bounce-rate-cara-analisa-dan-memperbaikinya.html">Bounce Rate: Cara Analisa dan Memperbaikinya</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mendapat user/pengunjung yang terikat dengan konten situs/blog akan menghasilkan penjualan, subscription, bookmark dan kunjungan berulang. Cara terbaik untuk meningkatkan keterikatan user adalah dengan membuat desain/struktur situs yang memiliki interlinks yang terkait konten dan menampilkannya dengan cara yang mendorong user untuk meng-klik-nya. Logika sederhananya, kalau artikel pertama tidak menghasilkan subscription, maka artikel kedua yang akan menghasilkannya.</p>
<p>Istilah yang biasa digunakan oleh para webmaster adalah <strong>bounce rate</strong>, yaitu <span id="more-116"></span>persentase pengunjung yang meninggalkan situs setelah melihat entry page (halaman yang pertama kali dikunjungi). Mereka adalah visitor yang &#8220;bounce away&#8221; dan tidak melihat halaman lainnya pada situs. Anda bisa dengan mudah melihat statistik bounce rate situs anda dengan menggunakan tool seperti <a href="http://www.google.com/analytics/" target="_blank">Google Analytics</a>.</p>
<p>Low bounce rate berarti bahwa pengunjung menjelajahi situs secara lebih detil. Ini dapat diartikan bahwa mereka lebih terikat dengan konten situs. Dalam artikel terbarunya, Jakob Nielsen mengutarakan bahwa <a href="http://www.useit.com/alertbox/bounce-rates.html" target="_blank">bounce rate remains an important metric</a>.</p>
<blockquote><p>Given growing bounce rates, we must stop using “unique visitors” as a metric for site success. Site tourists who leave a site immediately ratchet up the unique visitor count, but don’t contribute long-term value. On the contrary, bouncers should be considered a negative statistic: the site failed to engage them enough to entice even a second pageview.</p></blockquote>
<p>Nielsen menyarankan agar menganalisa bounce rate secara terpisah untuk masing-masing empat sumber pengunjung yang berbeda: <strong>low-value referrers, direct links from other sites, search engine traffic, dan loyal users</strong>. Alasannya sederhana: pengunjung mendatangi situs anda dengan kepentingan yang berbeda-beda, tergantung apa kebutuhannya. Sumber asal datangnya pengunjung dapat dijadikan indikator pola perilaku yang dapat diamati.</p>
<p>Seorang loyal user bisa datang ke situs melalui feed reader dan pergi setelah membaca artikel/posting terbaru karena dia memang memantau situs tersebut dan telah membaca (hampir) semua artikel/arsip pada situs tersebut. Seorang pengunjung yang membutuhkan pengetahuan/informasi tertentu akan mampir melalui mesin pencari (search engine) dan dapat dengan mudah dipengaruhi untuk meng-klik-klik tautan pada situs. Casual visitor bisa &#8216;nyangkut&#8217; di situs setelah menjelajahi social sites seperti StumbleUpon misalnya.</p>
<p>Penting untuk dicatat bahwa <strong>bounce rate akan sangat bervariasi tergantung dari sumber datangnya pengunjung</strong> dan oleh karena itu harus diperbandingkan dengan data yang serupa, bukannya terhadap sumber yang berbeda. Misal kinerja pengunjung yang masuk melalui search engine referrals harus diperbandingkan dengan bounce rate sebelumnya yang berasal dari sumber yang sama, bukan diperbandingkan dengan sumber pengunjung lain, seperti dari Digg.</p>
<p><strong>Mengukur Bounce Rate Terhadap Overall Site Goals</strong></p>
<p>Meski demikian, membandingkan history bounce rate terhadap sumber pengunjung yang berbeda akan menunjukkan value dari traffic yang anda terima. Dengan berasumsi bahwa bounce rate yang rendah akan menghasilkan pembelian, subscription atau kunjungan berulang, anda dapat menemukan sumber yang memberikan traffic terbaik. Anda harus mem-plot bounce rate untuk tiap sumber dengan overall site goals.</p>
<p>Selain referrer source, ada beberapa hal lain yang mempengaruhi variasi bounce rate. Misalnya tujuan situs anda, desain yang digunakan, dan tujuan masing-masing entry page. Cukup sulit menentukan standar bounce rate yang dapat diterima. Avinash Kausik memberikan <a href="http://www.kaushik.net/avinash/2007/08/standard-metrics-revisited-3-bounce-rate.html" target="_blank">sejumlah patokan dalam artikelnya</a>.</p>
<blockquote><p>Bounce rate is a metric you’ll easily find in all web analytics tools… It won’t have all the answers for you, but it will help you focus very quickly on what’s important, show where you are wasting money and what content on your site needs revisiting. As a benchmark from my own personal experience over the years it is hard to get a bounce rate under 20%. Anything over 35% is a cause for concern and anything above 50% is worrying.</p></blockquote>
<p>Blog sedikit berbeda dengan situs-situs statik lainnya, Avinash menyebutkan bahwa bounce rate sebesar 50% untuk blog itu cukup normal sedangkan 75% harus diwaspadai.</p>
<p>Patokan yang diberikan memang berguna, tapi jangan hanya memantau bounce rate sebagai satu aspek tunggal saja, perhatikan juga pergerakan dan akibatnya pada overall goal tertentu seperti conversion ratio (misal konversi pengunjung biasa menjadi pembeli). Karena anda tidak akan mengetahui bounce rate kompetitor anda, maka anda perlu lebih fokus pada kinerja masa lalu (historical performance) situs anda sendiri dan mempelajari kecenderungannya untuk memahami pola pengunjung.</p>
<p>Apakah bounce rate yang lebih rendah memang menghasilkan lebih banyak pembelian atau subscription? Jenis pengunjung mana yang sering menghasilkan bounce rate yang tinggi dan apakah ada cara untuk mengubahnya dengan memanipulasi elemen-elemen on-the-page seperti penempatan tautan? Halaman mana pada situs anda yang menghasilkan pengunjung terbanyak dan bagaimana cara mengalihkan pengunjung halaman tersebut ke halaman lain yang lebih conversion-friendly pada situs anda?</p>
<p><strong>Memperbaiki Bounce Rate dan Mendapat Lebih Banyak Pageviews</strong></p>
<p>Ini bukan topik yang sederhana. Tiap website punya goal atau kebutuhan yang berbeda. Saya tidak akan bicara mendetil, hanya strategi secara menyeluruh. Yang terpenting, bounce rate adalah metrik yang sangat dipengaruhi oleh <strong>apa yang kelihatan oleh pengunjung</strong>. Pengunjung akan lebih jarang menutup halaman situs anda pada browser mereka bila mereka diberi tautan, call to actions, atau informasi yang sangat relevan.</p>
<p>Intinya adalah tentang optimalisasi halaman situs dan menghubungkan semua isinya ke dalam sebuah kesatuan yang menambah value bagi loyal reader dan pengunjung &#8220;buta&#8221; yang datang dari sembarang referral site atau search engine. Asumsikan pengunjung tidak tahu apa-apa tentang situs anda. Asumsikan bahwa mereka menginginkan lebih banyak informasi. Buat titik-titik navigasi yang mudah diakses, tempatkan tautan di sekitar konten anda.</p>
<p>Nielsen menyarankan program 2 langkah berikut untuk menurunkan bounce rate:</p>
<ol>
<li><strong>Test your site</strong> with a group of users. Ask them to enter your site from specific pages. Get feedback based on their experiences. This will give you ways to improve.</li>
<li><strong>Expose next steps</strong>. Give visitors actions to take if they are interested in the current page. Add links to more information at the bottom of the copy or within content.</li>
</ol>
<p>Ada banyak cara untuk mengarahkan pengunjung anda dan hal yang paling penting adalah dengan membuat tautan yang highly visible dan relevan dengan halaman yang sedang dilihat. Coba kita lihat contoh pada situs BBC, sebuah situs berita yang telah melakukan interlinking dengan baik. Perhatikan tautan-tautan yang ditempatkan dengan baik pada sidebar.</p>
<p><img src="http://d.metacamp.us/wp-content/uploads/2008/07/bbc.jpg" class="alignnone" title="Bbc" alt="Bbc" width="500" height="466" /></p>
<p><img src="http://d.metacamp.us/wp-content/uploads/2008/07/bbc2.jpg" title="Bbc2" alt="Bbc2" width="500" height="466" /></p>
<p>Model konten yang dimiliki BBC menunjukkan bagaimana halaman-halaman situs bisa diintegrasikan dalam satu unit yang menyatu, mendorong pengunjung untuk menjelajah dari entry page ke halaman lainnya. Dari contoh terlihat bahwa content producer dapat menambahkan:</p>
<ol>
<li>Tautan ke feature articles yang berisi in-depth analysis</li>
<li>Tautan ke artikel-artikel berita lainnya dengan topik yang sama</li>
<li>Tautan ke halaman khusus berisi referensi tentang topik terkait</li>
<li>Tautan ke halaman komentar/forum yang mengundang pembaca untuk berpartisipasi</li>
<li>Tautan ke Back story atau informasi latar belakang umum</li>
<li>Tautan ke presentasi multi-media (audio/video)</li>
</ol>
<p>Anda bisa melakukan hal yang sama untuk situs-situs statik yang bukan berisi materi publikasi. Hanya perlu diingat bahwa tujuan utamanya adalah untuk <strong>mengantisipasi minat dan kebutuhan pengunjung</strong> dengan membuat halaman-halaman web yang secara kontinyu mengarahkan mereka dari entry page ke bagian lain dari situs anda.</p>
<p>Untuk mendapat hasil terbaik, anda harus menganalisa bounce rate secara berkala, sambil mempelajari kompetitor dan menguji situs anda pada kelompok pengunjung tertentu. Setelah diperoleh data yang cukup, terapkan perubahan pada situs anda dan lihat apakah bounce rate-nya membaik. Tentukan bagaimana perubahan tersebut mempengaruhi overall goals situs anda.</p>
<p>Kalau anda belum memperhatikan bounce rate sebelumnya, coba sekarang. Aspek ini  bisa meningkatkan kinerja situs anda secara signifikan.</p>
<p>Untuk mendapat update artikel terbaru <a href="http://feedburner.google.com/fb/a/mailverify?uri=dmetacampus&amp;loc=en_US" target="_blank">langganan sekarang</a>.</p>
<div id="br_pdf_link">
	     <a href="http://d.metacamp.us/116/bounce-rate-cara-analisa-dan-memperbaikinya.html.pdf">
	     <span>Bounce Rate: Cara Analisa dan Memperbaikinya</span>
	     </a>
	     </div><p><a href="http://d.metacamp.us/116/bounce-rate-cara-analisa-dan-memperbaikinya.html">Bounce Rate: Cara Analisa dan Memperbaikinya</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d.metacamp.us/116/bounce-rate-cara-analisa-dan-memperbaikinya.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bagaimana Anda Mengukur Kesuksesan Blog Anda?</title>
		<link>http://d.metacamp.us/94/bagaimana-anda-mengukur-kesuksesan-blog-anda.html</link>
		<comments>http://d.metacamp.us/94/bagaimana-anda-mengukur-kesuksesan-blog-anda.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 Feb 2008 17:15:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Business]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fundkitchen.com/2008/02/bagaimana-anda-mengukur-kesuksesan-blog-anda/</guid>
		<description><![CDATA[Berdasarkan kalender editorial saya (oh&#8230; punya ya? ) tulisan ini seharusnya diposting pada minggu yang lalu, namun karena aktivitas pekerjaan utama yang belakangan ini sangat menyita waktu, membuat artikel ini baru bisa sedikit dipoles (agar layak dibaca) sekarang ini. Apa sebetulnya definisi sukses? Sukses yaitu sesuatu yang dicapai saat anda menemukan atau melebihi gol/target yang <a href="http://d.metacamp.us/94/bagaimana-anda-mengukur-kesuksesan-blog-anda.html#more-94'" class="more-link">more »</a><p><a href="http://d.metacamp.us/94/bagaimana-anda-mengukur-kesuksesan-blog-anda.html">Bagaimana Anda Mengukur Kesuksesan Blog Anda?</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berdasarkan kalender editorial saya (oh&#8230; punya ya? <img src='http://d.metacamp.us/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  ) tulisan ini seharusnya diposting pada minggu yang lalu, namun karena aktivitas pekerjaan utama yang belakangan ini sangat menyita waktu, membuat artikel ini baru bisa sedikit dipoles (agar layak dibaca) sekarang ini.</p>
<p>Apa sebetulnya definisi sukses? <strong>Sukses yaitu sesuatu yang dicapai saat anda menemukan atau melebihi gol/target yang telah ditentukan</strong>. Definisi kesuksesan ini sering dipengaruhi aspek-aspek sosial.</p>
<p>Dalam konteks blogging, barangkali respek dari rekan dan pelaku lainnya dalam segmen (niche) yang sama dengan bog anda dapat memberi rasa sukses ini. Mungkin anda merasa sukses karena blog tersebut memberi apa yang anda inginkan. Misalnya, blog tersebut membantu anda mendapatkan lebih banyak klien baru atau membuat anda terhubung dengan orang lain yang memiliki minat yang sama.<span id="more-94"></span></p>
<p>Pertanyaan utama yang perlu anda jawab adalah: <em>Apa yang ingin saya peroleh dari mengurus blog ini?</em></p>
<p>Sebagian orang memiliki ukuran sukses dari blog nya berupa <strong>income</strong>. Bagi jenis orang ini pelanggan feed, jumlah komentar, tautan balik, dan jumlah pageview memang angka statistik yang menyenangkan, namun income langsung dan tidak langsung yang dihasilkan blognya adalah yang terpenting baginya karena orang tersebut membuat blog memang ditujukan untuk menjadi sumber penghasilan, dalam rangka mengejar tujuan lainnya.</p>
<p>Income secara langsung juga menunjukkan kemampuan. Tidak mungkin menghasilkan banyak uang dari blog jika tidak terampil dalam menghasilkan traffic dan mengkonversinya menjadi income melalui suatu skema/rencana monetisasi. Uang dihasilkan karena blog tersebut terurut pada posisi yang baik untuk kata kunci (keywords) yang tepat dan tentu karena pemiliknya mampu membangun komunitas untuk situsnya.</p>
<p>Income tidak bohong. Pageview dapat dibengkakkan melalui traffic dari berbagai social media. Menulis sesuatu yang kontroversial bisa menghasilkan banyak tautan balik. Pelanggan newsletter/feed dapat ditingkatkan dengan membeli targeted advertising. Namun <span style="text-decoration: underline;">secara menyeluruh</span>, income yang didapat dari sebuah situs adalah cara yang bagus untuk mengukur kesuksesannya bagi jenis orang ini.</p>
<p>Sebagian orang lagi blogging hanya untuk kesenangan dan oleh karena itu, income bukanlah patok ukur yang tepat. Pilih apapun yang cocok dengan tujuan anda. Tidak usah mencoba selalu mengukur dalam angka, anda bisa saja mencontoh pada blogger lainnya yang menjadi panutan atau pahlawan yang anda kagumi dan arahkan upaya anda sampai menyamai level kompetensi dan popularitasnya. Cara ini memiliki persepsi yang lebih samar dibandingkan angka-angka, namun sekaligus lebih fleksibel.</p>
<p>Jadi, <strong>bagaimana anda mengukur kesuksesan blog anda</strong>?</p>
<div id="br_pdf_link">
	     <a href="http://d.metacamp.us/94/bagaimana-anda-mengukur-kesuksesan-blog-anda.html.pdf">
	     <span>Bagaimana Anda Mengukur Kesuksesan Blog Anda?</span>
	     </a>
	     </div><p><a href="http://d.metacamp.us/94/bagaimana-anda-mengukur-kesuksesan-blog-anda.html">Bagaimana Anda Mengukur Kesuksesan Blog Anda?</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d.metacamp.us/94/bagaimana-anda-mengukur-kesuksesan-blog-anda.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Mendapat Pembaca Baru untuk Blog</title>
		<link>http://d.metacamp.us/92/cara-mendapat-pembaca-baru-untuk-blog.html</link>
		<comments>http://d.metacamp.us/92/cara-mendapat-pembaca-baru-untuk-blog.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Feb 2008 09:01:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Business]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fundkitchen.com/2008/02/cara-mendapat-pembaca-baru-untuk-blog/</guid>
		<description><![CDATA[Cara yang pasti untuk menarik pembaca baru adalah dengan keluar dari segmen yang selama ini anda miliki. Sebagian orang mungkin hanya tertarik dengan satu atau dua jenis topik, namun banyak orang yang memiliki cakupan minat yang luas dan bisa menerima konten yang anda tawarkan sampai batas tertentu. Jangan terjebak pada anggapan bahwa anda harus amat <a href="http://d.metacamp.us/92/cara-mendapat-pembaca-baru-untuk-blog.html#more-92'" class="more-link">more »</a><p><a href="http://d.metacamp.us/92/cara-mendapat-pembaca-baru-untuk-blog.html">Cara Mendapat Pembaca Baru untuk Blog</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Cara yang pasti untuk menarik pembaca baru adalah dengan keluar dari segmen yang selama ini anda miliki. Sebagian orang mungkin hanya tertarik dengan satu atau dua jenis topik, namun banyak orang yang memiliki cakupan minat yang luas dan bisa menerima konten yang anda tawarkan sampai batas tertentu.</p>
<p>Jangan terjebak pada anggapan bahwa anda harus amat <strong>sangat fokus pada segmen tertentu</strong>. Situs/blog anda bisa menarik lebih banyak pengunjung daripada yang anda duga.<span id="more-92"></span></p>
<p>Misalkan, kalau anda memiliki blog tentang yoga, maka anda ingin menyasar setiap demografi yang ada. Ini artinya termasuk orang-orang yang menggunakan mesin pencari dan forum-forum untuk mengakses situs anda.</p>
<p>Bagaimana caranya? Yaitu dengan <strong>membuat konten secara strategis</strong> dan menghubungkan segmen topik atau produk anda (yoga) dengan <strong>berbagai profil audien</strong>. Misal, orang-orang yang tertarik dengan yoga adalah para spiritualis, eksekutif perusahaan, penari, aktor, penggemar fitnes, dll.</p>
<p>Berikut ini formula yang bisa anda gunakan: Topik segmen + Profil + Benefit</p>
<ol>
<li>Yoga untuk Penyanyi: Latihan Pernapasan untuk Meningkatkan Kemampuan Vokal</li>
<li>Yoga untuk Pelajar: Latihan-latihan untuk Meningkatkan Daya Ingat dan Kemampuan Belajar</li>
<li>Yoga untuk CEO: 100 Cara Mudah untuk Mengurangi Stres dan Meningkatkan Kejelasan Komunikasi</li>
<li>Yoga untuk Angkat Berat: Teknik-teknik untuk Meningkatkan Hasil Latihan Jongkok secara Drastis</li>
<li>Yoga untuk Aktor: Trik-trik untuk Mengembangkan Bahasa Tubuh</li>
<li>Yoga Lanjutan: Cara untuk Mengembangkan Rutinitas Yoga yang Efektif untuk Jangka Panjang</li>
</ol>
<p>Saat orang diperkenalkan pada sesuatu yang baru di luar minat yang sudah terbentuk, maka mereka biasanya akan mempertimbangkan sebelum memutuskan apakah mereka akan meluangkan waktu atau membeli atau mempelajari topik tersebut lebih lanjut.</p>
<p>Penggunaan <strong>profil </strong>(penyanyi/CEO) meningkatkan kemungkinan untuk dapat diterima, karena kebanyakan orang mengidentifikasikan diri sebagai partisipan atau bagian dari profesi tertentu. Mereka melambangkan dirinya dengan profesi tersebut.</p>
<p>Profil yang eksplisit juga memudahkan anda untuk menembus berbagai komunitas online, karena ada <strong>keterkaitan yang jelas</strong> antara topik, segmen, dan manfaat (benefit).  Anda tidak perlu lagi menjelaskan kenapa blog yoga anda relevan dengan komunitas atlit angkat berat: artikel-artikel anda sudah bicara dengan sendirinya. Hal ini memudahkan anda untuk menjangkau audien baru dan menarik mereka ke situs anda.</p>
<p>Strategi untuk menarik <em>multiple audience</em> ini tentunya bukan hal baru di dunia <em>advertising</em>. Anda pasti sering melihatnya di berbagai publikasi dagang.</p>
<p>Berikut ini beberapa cara yang bisa anda terapkan untuk blog/situs anda:</p>
<ol>
<li>Luangkan waktu dan terapkan formula &#8220;Topik segmen + Profil + Benefit&#8221; untuk situs anda.</li>
<li>Pilih beberapa ide yang muncul dan masukkan mereka dalam kalender editorial anda.</li>
<li><em>Publish </em>ide tersebut dan promosikan pada saluran yang tepat.</li>
<li>Ulangi siklus di atas dengan fokus pada profil-benefit yang sama atau buat yang baru.</li>
</ol>
<p>Seiring waktu, anda akan memiliki kumpulan artikel yang akan menarik sejumlah pengunjung dari berbagai tempat seperti<em> social networks</em>, forum, <em>mailing list</em> (milis), dan blog lainnya. Pengulangan kata kunci utama (core keywords) yang tersebar pada berbagai artikel dan terminologi yang luas ini juga berguna dalam hal <em>rating </em>pada SERP (Search Engine Result Page)  dan pada gilirannya menghasilkan <strong><em>traffic </em>yang relevan dan banyak dari mesin pencari</strong>.</p>
<p>Nah, mungkin anda punya ide lain dalam menarik pengunjung baru ke situs/blog anda? Silakan tuliskan pada komentar.</p>
<div id="br_pdf_link">
	     <a href="http://d.metacamp.us/92/cara-mendapat-pembaca-baru-untuk-blog.html.pdf">
	     <span>Cara Mendapat Pembaca Baru untuk Blog</span>
	     </a>
	     </div><p><a href="http://d.metacamp.us/92/cara-mendapat-pembaca-baru-untuk-blog.html">Cara Mendapat Pembaca Baru untuk Blog</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d.metacamp.us/92/cara-mendapat-pembaca-baru-untuk-blog.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membuat Daftar Prospek, Cara Cerdas Mendapat Tautan dan Traffic Pengunjung</title>
		<link>http://d.metacamp.us/47/membuat-daftar-prospek-cara-cerdas-mendapat-tautan-dan-traffic-pengunjung.html</link>
		<comments>http://d.metacamp.us/47/membuat-daftar-prospek-cara-cerdas-mendapat-tautan-dan-traffic-pengunjung.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Dec 2007 16:31:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Business]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fundkitchen.com/2007/12/membuat-daftar-prospek-cara-cerdas-mendapat-tautan-dan-traffic-pengunjung/</guid>
		<description><![CDATA[<a href="http://d.metacamp.us/47/membuat-daftar-prospek-cara-cerdas-mendapat-tautan-dan-traffic-pengunjung.html"><img align="left" hspace="5" width="110" height="110" src="http://d.metacamp.us/wp-content/uploads/2008/01/netvibes-150x150.jpg" class="alignleft wp-post-image tfe" alt="netvibes" title="Netvibes" /></a>Sedang berusaha mendapat tautan dan traffic pengunjung dari blog yang sudah mapan? Ingin mempromosikan konten atau bisnis anda? Berpikir bahwa anda berhak mendapat audience yang lebih banyak dengan kualitas konten yang anda miliki? Atau mungkin ingin memperoleh penghasilan dari bisnis online dan mendapat referal sebanyak mungkin? Namun anda merasa tidak bisa membuat siapapun mereferensikan, mempengaruhi <a href="http://d.metacamp.us/47/membuat-daftar-prospek-cara-cerdas-mendapat-tautan-dan-traffic-pengunjung.html#more-47'" class="more-link">more »</a><p><a href="http://d.metacamp.us/47/membuat-daftar-prospek-cara-cerdas-mendapat-tautan-dan-traffic-pengunjung.html">Membuat Daftar Prospek, Cara Cerdas Mendapat Tautan dan Traffic Pengunjung</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sedang berusaha mendapat tautan dan traffic pengunjung dari blog yang sudah mapan? Ingin mempromosikan konten atau bisnis anda? Berpikir bahwa anda berhak mendapat audience yang lebih banyak dengan kualitas konten yang anda miliki? Atau mungkin ingin memperoleh penghasilan dari bisnis online dan mendapat referal sebanyak mungkin?</p>
<p>Namun anda merasa tidak bisa membuat siapapun mereferensikan,  mempengaruhi dan membuat tautan kepada anda. Para blogger mengabaikan pesan anda dan tidak membalasnya.</p>
<p>Anda pikir mereka terlalu sibuk, anda merasa konten serta tawaran yang diberikan tidaklah sehebat yang anda duga.<span id="more-47"></span></p>
<p>Pernahkah terpikir bahwa anda sebetulnya bisa mendapat hasil yang jauh lebih baik jika saja memiliki hubungan yang dekat dan bersifat pribadi dengan blogger yang bersangkutan.</p>
<p>Tidak sulit mendapat tautan jika anda betul-betul memiliki sesuatu yang relevan dan menarik. Juga akan jauh lebih mudah mendapat rekomendasi jika anda pernah membuat kontak dan/atau hubungan yang lebih dekat dengan blogger tersebut.</p>
<p>Ada artikel tentang cara tepat mendekati jurnalis (<a href="http://www.ducttapemarketing.com/blog/2007/10/07/the-proper-way-to-stalk-a-journalist/" target="_blank">the proper way to stalk a journalist</a>) oleh John Jantsch:</p>
<blockquote><p>You know you need to get your story told in the media, but you can’t seem to get anyone interested. The problem is you need to look at journalists as a target market &#8211; you need to get them to know, like and trust you just like you would a customer.</p>
<p>Here’s the thing, if you can prove yourself a reliable resource for a journalist you will be looked upon as a friend, until then, you’re just a pest to an overworked, often underpaid, reporter.</p></blockquote>
<p>Anda perlu mendekati blogger dan membuat daftar blogger yang memiliki kemungkinan tertarik, anda pantau tulisannya dan berlangganan atau mengomentari blog mereka sambil secara sistematis mengangkat konten berkualitas anda yang berkaitan dengan artikel yang mereka tulis.</p>
<p>Sekarang saya akan memaparkan tentang mengapa dan bagaimana membuat daftar prospek para blogger dan menggunakannya untuk membangun hubungan yang saling menguntungkan.</p>
<p><strong>Membuat Daftar Prospek &#8211; </strong><strong>Pengantar</strong></p>
<p>Pelaku pemasaran mendefinisikan prospek sebagai calon pelanggan, klien, atau pembeli. Prospek yang bernilai biasanya dicirikan melalui kesetiaan, daya beli atau tingkat ketertarikannya terhadap suatu produk atau jasa.</p>
<p>Saat anda mempromosikan situs anda pada komunitas blogger, anda harus mencari prospek yang mampu <span style="text-decoration: underline;">mengembangkan &#8220;merek&#8221;</span> anda sekaligus  dapat menghasilkan <span style="text-decoration: underline;">targeted traffic</span>. Berhubung membangun prospek biasanya memerlukan upaya yang melelahkan, saya sarankan untuk melakukannya hanya pada sekelompok blogger sebagai kelompok utama, masing-masing memiliki lingkaran pengaruh yang sudah mapan.</p>
<p>Daripada mengincar banyak blogger, lebih baik fokus pada sedikit saja tapi yang memiliki pengaruh besar. Anda tidak bisa menyenangkan semua orang, itu sudah pasti mustahil, tapi anda bisa mendapatkan hati sedikit blogger. Biar mereka ini yang <span style="text-decoration: underline;">merekomendasikan anda pada para audience-nya</span>.</p>
<p>Ini jauh lebih mudah, apalagi bila anda betul-betul &#8220;anak baru&#8221;.</p>
<p><strong>Bagaimana Cara Membuat Daftar Prospek?</strong></p>
<p>Ambil beberapa kata kunci (keyword) untuk website atau segmen anda dan lakukan pencarian di Technorati, yang akan memberikan hasil pencarian berdasarkan Technorati authority.</p>
<p>Authority ini merupakan indikasi secara garis besar atas popularitas blog, yang ditentukan melalui jumlah tautan yang diterima dari blog lainnya. Berikut ini adalah contoh hasil pencarian untuk <a href="http://technorati.com/blogs/tag/marketing" target="_blank">marketing</a> dan <a href="http://technorati.com/blogs/tag/web+design" target="_blank">web design</a>.</p>
<p>Alternatif lainnya adalah menggunakan daftar peringkat berdasar faktor tertentu seperti Alexa.  Anda juga bisa blogwalking di komunitas blog seperti MyBlogLog, Bumpzee, atau BlogCatalog. Carilah blogger yang aktif dengan reputasi kuat.</p>
<p>Setelah anda membuat daftar blog, berlanggananlah melalui <a href="http://thegadget.wordpress.com/apa-itu-rss/" target="_blank">RSS feed</a> blog-blog tersebut. Saya sarankan anda menyimpannya pada folder khusus pada feed reader yang anda gunakan, atau manfaatkan halaman muka (start page) untuk mengorganisir prospek anda. Untuk yang terakhir ini, tulisan lengkapnya di bawah.</p>
<p><strong>Kenapa Anda Harus Membuat Daftar Prospek Blogger?</strong></p>
<p>Pertama, untuk secara bertahap membuat blogger tersebut mengirimkan anda qualified traffic atau merekomendasikan anda pada para audience-nya, ini penting untuk mengembangkan bisnis, maupun image pribadi anda.</p>
<p>Daftar prospek adalah sistem yang diarahkan untuk membantu anda dalam rangka mendapat respon yang diharapkan dari blogger yang masuk pada daftar tersebut. Anda dapat menilai waktu dan energi yang dikeluarkan pada masing-masing prospek.</p>
<p>Kedua, saling berbalas (<a href="http://www.thefreedictionary.com/reciprocation" target="_blank">reciprocation</a>). Seseorang membantu anda karena anda pernah membantu dia.</p>
<p>Reciprocation ini adalah aspek dasar dari budaya dan masyarakat. Terlihat pada semua jenis hubungan antar manusia. Kita melakukan sesuatu untuk orang lain dengan harapan (disadari ataupun tidak) bahwa seseorang akan membantu kita di masa yang akan datang.</p>
<p>Sekilas tentang <a href="http://www.wanderings.net/notebook/Main/InfluenceByRobertCialdini#toc2" target="_blank">rule of reciprocity</a>:</p>
<blockquote><p>This rule requires that one person try to repay what another person has provided. By obligating the recipient to an act of repayment in the future–the rule for reciprocation allows one individual to give something to another with the confidence that it is not being lost.</p>
<p>The decision to comply with someone’s request is frequently based upon the Rule of Reciprocity. Again, a possible and profitable tactic to gain probable compliance would be to give something to someone before asking for a favor in return.</p></blockquote>
<p>Membuat daftar prospek membantu anda secara sistematis mencatat dan membalas tindakan yang pernah dilakukan untuk anda. Ini diarahkan untuk meningkatkan kualitas hubungan menjadi lebih baik.</p>
<p>Daftar ini membantu anda untuk secara bertahap mengubah seorang regular blogger menjadi <span style="text-decoration: underline;">teman</span> dan <span style="text-decoration: underline;">aset masa depan</span> yang dapat mengangkat bisnis/website anda.</p>
<p><strong>Mengadopsi Cara Berpikir (Mindset) yang Tepat</strong></p>
<p>Anda harus memantau prospek anda dengan sikap yang ingin mengangkat konten yang mereka miliki, dalam rangka membangun hubungan secara pribadi dan memiliki nilai yang lebih baik.</p>
<p>Trik nya adalah dengan menganggap diri anda sebagai pendukung dan penggemar hasil karyanya, bukan sekedar pembaca biasa. Nah, di mana perbedaan kedua jenis cara berpikir ini?</p>
<p>Mindset yang pertama bersifat <span style="text-decoration: underline;">aktif</span>, menyerap konten, menyuarakan opini, lalu mempromosikannya pada orang lain yang kira-kira akan mendapat manfaat darinya. Anda memberikan reaksi pada konten blogger tersebut sambil menggunakannya sebagai platform untuk terhubung pada level yang lebih personal.</p>
<p>Mindset yang kedua itu <span style="text-decoration: underline;">pasif</span>, menyerap informasi dan tidak sungguh-sungguh melakukan sesuatu atas informasi tersebut. Pembaca biasa ini akan mudah tenggelam dalam &#8220;keramaian&#8221; dan tidak terlihat lebih penting daripada pembaca lainnya. Pembaca biasa hanya seseorang yang mencari pengetahuan atau hiburan dari blog orang lain dan &#8230; ya sudah cuma itu. Tidak lebih.</p>
<p>Semakin &#8220;kelihatan&#8221; diri anda, semakin besar dampaknya untuk image anda dan lebih mudah untuk selanjutnya membangun hubungan yang lebih menguntungkan.</p>
<p><strong>Bagaimana Cara Membuat Daftar Prospek?</strong></p>
<p>Filosofi dasar dalam hal networking baik itu online maupun offline sebetulnya sama saja dan tidak sulit: <span style="text-decoration: underline;">cari kawan sebanyak mungkin, hindari mencari musuh, hindari kebohongan dan cari cara untuk menghasilkan win-win outcome</span>.</p>
<p>Blogger adalah orang juga dengan emosi yang sama seperti kita. Mereka akan bersikap lebih hangat dan lebih positif pada sahabat dekat atau orang yang mereka kenal baik. Alamiah saja.</p>
<p>Berteman dan mencoba kenal lebih dekat dengan pemilik blog adalah hal yang penting. Gunakan saluran komunikasi langsung seperti IM atau bahkan telepon dan kopdar (kopi darat &#8211; bertemu langsung), khususnya bila anda telah cukup lama berada dalam &#8220;jangkauan radar&#8221; blogger tersebut.</p>
<p>Jangan pernah lupa bantuan dan dukungan yang pernah diberikan. Cobalah membalasnya kapanpun memungkinkan.</p>
<p>Reciprocation adalah kunci untuk membina hubungan yang lebih dekat karena hal tersebut menunjukkan dengan jelas minat anda yang tidak hanya tertarik untuk menguntungkan diri sendiri tapi juga pihak lainnya. Hal ini membuat orang tersebut akan lebih bersedia untuk meluangkan waktu dan sumberdayanya untuk anda.</p>
<p>1. <strong>Manajemen Daftar Prospek</strong></p>
<p>Anda bisa mulai dengan menggunakan <a href="http://netvibes.com/" target="_blank">Netvibes</a>, ini termasuk cara yang paling efisien untuk mengelola daftar prospek. Pisahkan para blogger dalam beberapa tab seperti di bawah.</p>
<p style="text-align: center"><img src="http://d.metacamp.us/wp-content/uploads/2008/01/netvibes.jpg" title="Netvibes" alt="netvibes" width="540" height="287" /></p>
<p>Arti masing-masing Tab:</p>
<blockquote>
<ol>
<li><strong>New prospects. </strong>Berisi blog yang masih perlu banyak perhatian. Konsentrasi pada upaya relationship building, menangkan perhatian dan dukung penuh blogger yang bersangkutan. Anda harus &#8220;kelihatan&#8221;.</li>
<li><strong>Maintenance.</strong> Daftar blogger yang sudah pernah berhubungan langsung. Sudah saling mengenal lebih dekat. Tidak perlu banyak upaya untuk memperoleh atensi. Pelihara terus hubungan yang sudah terbina.</li>
<li><strong>Reciprocate.</strong> Blogger yang pernah melakukan sesuatu untuk anda atau sudah jelas menunjukkan dukungannya terhadap anda atau bisnis anda. Fokus diarahkan pada memantau konten mereka dan temukan kesempatan untuk membalasnya dengan memberi tautan, mempromosikannya pada situs <a href="http://d.metacamp.us/23/the-power-of-social-media-optimization.html">social media</a> atau merekomendasikannya ke orang lain.</li>
<li><strong>Friends.</strong> Berisi para blogger yang telah berhubungan selama beberapa bulan. Sama-sama memiliki opini yang disukai satu sama lain dan bisa dipertimbangkan untuk bekerja sama pada suatu proyek. Idealnya, blogger yang mengisi Tab Maintenance dipindahkan ke Tab ini setelah beberapa lama.</li>
<li><strong>Social Websites.</strong> Tab ini berisi koleksi feed untuk memantau pengiriman artikel oleh blogger tertentu ke situs-situs sosial. Feed ini diikuti untuk vote up artikel yang menarik. Termasuk juga to-do list dan notepad untuk mengingatkan tentang apa yang harus dilakukan.</li>
</ol>
</blockquote>
<p>2. <strong>Tindak Lanjut Daftar Prospek</strong></p>
<p>Setelah mengklasifikasikan daftar prospek, ada beberapa cara untuk melakukan tindakan sesuai dengan konten yang sedang anda pantau:</p>
<blockquote>
<ul>
<li><strong>Kirimkan konten mereka ke situs-situs sosial.</strong> Pada saat seorang blogger memposting artikel baru, cobalah untuk mempromosikannya melalui situs sosial seperti <a href="http://www.stumbleupon.com" target="_blank">StumbleUpon</a> atau <a href="http://digg.com" target="_blank">Digg</a>. Berapa sering? Tergantung pada nilai sang prospek dan kualitas konten.</li>
<li><strong>Kumpulkan artikel.</strong> Kualitas konten masih tetap penting, namun prioritaskan perhatian pada situs yang belum pernah diberi tautan. Bookmark artikel blog-blog tersebut pada <a href="http://del.icio.us/" target="_blank">del.icio.us</a> dan referensikan dalam posting blog anda.</li>
<li><strong>Menulis komentar.</strong> Komentar adalah senjata networking yang ampuh dan usahakan untuk tidak mempromosikan situs apapun pada isian komentar sebuah blog kecuali anda sudah beberapa kali menulis komentar (dan diterima bila dimoderasi) pada blog tersebut. Isi komentar lebih sering pada prospek baru dan silakan komentari blog teman just for fun.</li>
<li><strong>Berbagi tautan. </strong>Berbagi tautan yang mengarah pada artikel tertentu untuk pembaca adalah cara yang baik untuk menunjukkan bahwa anda adalah sumber referensi yang baik, juga untuk menunjukkan bahwa anda tidak egois untuk selalu mengangkat konten anda sendiri.</li>
<li><strong>Terlibat dalam diskusi.</strong> Terlibat dalam diskusi tentang artikel seorang blogger adalah cara yang sangat tepat untuk menunjukkan bahwa anda memberi perhatian. Anda bisa juga berdiskusi tentang topik tertentu melalui email atau IM. Jangan lupakan bertemu langsung kalau bisa.</li>
</ul>
</blockquote>
<p>Anda bisa menggunakan cara manajemen prospek lainnya yang disukai, selama anda merasa cara tersebut dapat mengelola daftar prospek secara efektif.</p>
<p>Networking adalah faktor penting menuju sukses, seorang blogger akan menyadari betapa pentingnya mendapat kelompok pendukung yang bersedia memberi perhatian sejak awal blognya berkibar.</p>
<div id="br_pdf_link">
	     <a href="http://d.metacamp.us/47/membuat-daftar-prospek-cara-cerdas-mendapat-tautan-dan-traffic-pengunjung.html.pdf">
	     <span>Membuat Daftar Prospek, Cara Cerdas Mendapat Tautan dan Traffic Pengunjung</span>
	     </a>
	     </div><p><a href="http://d.metacamp.us/47/membuat-daftar-prospek-cara-cerdas-mendapat-tautan-dan-traffic-pengunjung.html">Membuat Daftar Prospek, Cara Cerdas Mendapat Tautan dan Traffic Pengunjung</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d.metacamp.us/47/membuat-daftar-prospek-cara-cerdas-mendapat-tautan-dan-traffic-pengunjung.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Strategi Membangun Core Audience</title>
		<link>http://d.metacamp.us/45/strategi-membangun-core-audience.html</link>
		<comments>http://d.metacamp.us/45/strategi-membangun-core-audience.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 01 Dec 2007 07:49:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[Branding]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Business]]></category>
		<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[PR]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fundkitchen.com/2007/12/strategi-membangun-core-audience/</guid>
		<description><![CDATA[Kita asumsikan bahwa anda telah membuat artikel dengan kualitas A+. Langkah berikutnya adalah fokus pada mengembangkan saluran distribusi dan audience utama (core audience). Poin-poin yang akan dibahas adalah bagian dari satu aktivitas utama yaitu: membangun hubungan untuk mendukung distribusi materi. Fokus diarahkan pada mengembangkan beneficial relationship dalam rangka menciptakan lingkaran pendukung. 1. Power networking dan <a href="http://d.metacamp.us/45/strategi-membangun-core-audience.html#more-45'" class="more-link">more »</a><p><a href="http://d.metacamp.us/45/strategi-membangun-core-audience.html">Strategi Membangun Core Audience</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kita asumsikan bahwa anda telah membuat artikel dengan kualitas A+. Langkah berikutnya adalah fokus pada mengembangkan saluran distribusi dan <em>audience </em>utama (core audience).</p>
<p>Poin-poin yang akan dibahas adalah bagian dari satu aktivitas utama yaitu: <span style="text-decoration: underline;">membangun hubungan untuk mendukung distribusi materi</span>. Fokus diarahkan pada mengembangkan <em>beneficial relationship</em> dalam rangka menciptakan lingkaran pendukung.</p>
<p><strong>1. <em>Power networking</em> dan Keterikatan Emosi</strong></p>
<p>Penting diingat bahwa hubungan/<em>networking </em>yang baik selalu diawali dengan memberi tanpa pamrih. Tunjukkan bahwa anda memang tertarik pada karakter atau karya orang tersebut. Jangan pernah meminta apapun pada tahap awal ini.<span id="more-45"></span></p>
<p>Cara paling efektif adalah dengan menawarkan sesuatu yang bermanfaat tanpa meminta apapun sebagai imbalan (setidaknya jangan langsung). Ambil contoh pada teknik menulis komentar. Alih-alih mempromosikan diri anda sendiri, lebih baik tulis sesuatu yang dapat menjadi bahan obrolan antara anda dan pemilik blog.</p>
<p><em>Traffic </em>yang didapat bukan hal utama pada fase ini. Faktor yang harus diprioritaskan saat memulai <em>networking </em>yaitu menunjukkan <strong>komitmen</strong> anda pada pihak kedua.</p>
<p>Berikut adalah poin-poin yang harus anda perhatikan:</p>
<p>1. <strong><em>Visibility</em>.</strong> Semakin kelihatan dukungan yang anda berikan terhadap blogger lain, semakin baik. Idealnya anda ingin mereka mengingat anda sesering mungkin. Tetaplah berada dalam ingatan mereka dengan meninggalkan komentar-komentar yang relevan dan lakukan percakapan/hubungan di luar media blog.</p>
<p>Buat mereka sadar akan keberadaan anda dengan membuat tautan, promosi, dan membicarakan (konteks positif) mereka pada blog anda sendiri atau pada situs-situs sosial.</p>
<p>2. <strong>Komunikasi Alternatif.</strong> Jangan hanya menjadi komentator dan <em>email-pitcher</em>. Lakukan komunikasi yang lebih <em>casual</em> dengan blogger lainnya. Misal, anda dapat berhubungan via email, telepon, atau Internet Messenger.</p>
<p>Komunikasi alternatif yang dilakukan ini berperan sebagai katalis/pengikat hubungan. Media alternatif ini dapat memecah kendala dialek dan menghasilkan penyesuaian dalam proses pertemanan dan <em>peer dynamic</em>. Menggunakan hanya satu saluran komunikasi adalah strategi <em>networking </em>yang buruk dan sebaiknya dihindari.</p>
<p>3. <strong>Komunitas sebagai magnet.</strong> Mendorong interaksi pembaca dan melakukan diskusi grup adalah cara yang bagus untuk menarik orang ke dalam &#8216;lingkaran&#8217; anda dan mengubah mereka menjadi pendukung sebagai akibat dari keterikatan emosi.</p>
<p>Ada banyak cara untuk mengembangkan komunitas seputar blog anda. Namun ingat: Apa yang dilakukan ini <span style="text-decoration: underline;">bukan untuk meningkatkan jumlah komentar atau aktivitas kasat mata lainnya</span>. Ini adalah tentang membangun hubungan dengan sejumlah <em>persuader </em>yang akan mengangkat konten anda karena mereka menyukai pribadi atau blog anda.</p>
<p><strong>2. Sindikasi Artikel dan <em>Editorial Submission</em></strong></p>
<p>Memperluas saluran distribusi juga memerlukan upaya aktif yang harus anda lakukan sendiri. Misal, mengizinkan situs lain untuk melakukan sindikasi terhadap artikel anda secara lengkap adalah cara mudah untuk mendapat ekspos tambahan.</p>
<p>Menerjemahkan artikel ke dalam bahasa lain juga membuat artikel anda dapat diakses oleh segmen pasar yang lebih luas.</p>
<p>Metode lainnya agar konten anda sampai ke lebih banyak <em>audience </em>adalah dengan mempraktekkan <em><span style="text-decoration: underline;">guest blogging</span></em>. Melakukan <em>guest blogging</em> berarti membina <span style="text-decoration: underline;">hubungan lebih lanjut</span> dengan blogger yang mana anda menulis untuknya.</p>
<p>Keinginan yang hanya mengharapkan pelanggan (subscriber), <em>traffic</em>, atau tautan adalah pemikiran jangka pendek saja. Filosofinya, bila anda berpikir pendek, maka anda hanya mendapatkan jangka pendek, bila anda berpikir panjang maka anda mendapat jangka panjang sekaligus jangka pendek. <em>Halah </em>&#8230;</p>
<p><em>Guest blogging</em> adalah cara untuk mendapat <span style="text-decoration: underline;">rekomendasi dan tautan di masa yang akan datang</span>. Jauh lebih mudah dan enak untuk &#8216;mengangkat&#8217; blogger yang pernah mempublikasikan artikel anda di situsnya. Kalau anda punya artikel bagus dan perlu segera dipublikasikan, maka anda dapat dengan cepat mendapatkannya karena sudah mendapat kepercayaan.</p>
<p>Lakukan <em>guest blogging</em> secara strategis dan yang terpenting fokuslah pada <em>relationship building</em>.</p>
<p><strong>3. Manfaatkan Saluran <em>Social Media</em> untuk Mendapat Atensi</strong></p>
<p>Saya pernah menulis tentang <em><a href="http://d.metacamp.us/23/the-power-of-social-media-optimization.html">social media marketing</a></em> dan saya pikir media ini adalah saluran distribusi yang baik untuk menyebarluaskan artikel anda. <em>Article marketing</em> yang tepat dapat menarik pengunjung yang sangat banyak, pengunjung ini sebagian akan menjadi pengunjung tetap dan kemudian menjadi suporter blog anda.</p>
<p>Dalam konteks membangun <em>core audience</em>, situs <em>social media</em> berperan sebagai &#8216;<em>mak comblang</em>&#8216;. Situs tersebut menampilkan tautan pada spot-spot penting dan menunjukkan blog anda kepada orang-orang yang mungkin belum pernah mengunjunginya. Di sini <em>social media</em> melakukan fungsi perkenalan, selanjutnya adalah tugas anda untuk meyakinkan pengunjung bahwa blog anda adalah blog yang tepat untuk mereka.</p>
<p>Strategi <em>marketing </em>menggunakan <em>social media</em> ini tidak sulit; Pilih topik yang relevan dengan tema blog anda dan berpotensi untuk populer pada saluran yang anda incar. Jangan pernah menganggap bahwa semua yang anda tulis adalah emas. Pengunjung yang tertarik akan menjadi <em>subscriber</em>, sementara yang lain akan berlalu. Walaupun anda tidak bisa memuaskan semua pengunjung, namun anda tetap harus membuat tulisan yang bisa<span style="text-decoration: underline;"> mendapat atensi seluas-luasnya</span>.</p>
<p>Anda bisa juga menggunakan <em>social media</em> untuk membangun <em>core audience</em> dengan melakukan publikasi pada komunitas berita seperti <a href="http://newsvine.com/" target="_blank">Newsvine</a> dan melakukan <em>networking </em>pada komunitas sosial seperti <a href="http://www.bumpzee.com/" target="_blank">Bumpzee</a>, <a href="http://blogcatalog.com/" target="_blank">Blog Catalog</a> atau <a href="http://mybloglog.com/" target="_blank">MyBlogLog</a>. Komunitas pada situs-situs ini kebanyakan adalah para <em>webmaster</em>/blogger yang cenderung akan mengikuti blog anda.</p>
<p>Forum-forum <em>webmaster </em>atau forum pada segmen/<em>niche </em>tertentu juga berpotensi untuk menyalurkan <em>traffic </em>yang relevan dalam jumlah banyak, terutama bila anda aktif berpartisipasi pada diskusi.</p>
<p><strong><em>Blog Readership</em> = Marketing dari Mulut ke Mulut</strong></p>
<p>Saat orang membicarakan blog anda, maka anda akan mendapat <em>traffic </em>dan pembaca baru. Kualitas tulisan memang harus bagus, ini penting, namun <span style="text-decoration: underline;">tidak lebih penting</span> daripada memiliki <em>core audience</em> yang akan membantu anda mengangkat konten dan membentuk <em>image</em>.</p>
<p>Anda harus aktif mengembangkan komunitas, upaya ini tidak akan sia-sia; Bayangkan pada kesempatan berikutnya anda menulis artikel yang sangat bagus, maka anda akan menjangkau pembaca yang sangat banyak sebagai hasil dari saluran distribusi yang luas.</p>
<p>Untuk mendapat <span style="text-decoration: underline;">strategi </span><em><span style="text-decoration: underline;">blogging</span> </em>yang efektif, silakan <a href="http://www.feedburner.com/fb/a/emailverifySubmit?feedId=1119044&amp;loc=en_US" target="_blank">subscribe via email</a>.</p>
<div id="br_pdf_link">
	     <a href="http://d.metacamp.us/45/strategi-membangun-core-audience.html.pdf">
	     <span>Strategi Membangun Core Audience</span>
	     </a>
	     </div><p><a href="http://d.metacamp.us/45/strategi-membangun-core-audience.html">Strategi Membangun Core Audience</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d.metacamp.us/45/strategi-membangun-core-audience.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rahasia Membuat Blog Populer, Pengantar</title>
		<link>http://d.metacamp.us/44/rahasia-membuat-blog-populer-pengantar.html</link>
		<comments>http://d.metacamp.us/44/rahasia-membuat-blog-populer-pengantar.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Nov 2007 17:13:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[Branding]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Business]]></category>
		<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[PR]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fundkitchen.com/2007/11/rahasia-membuat-blog-populer-pengantar/</guid>
		<description><![CDATA[Agak bombastis ya judulnya? Hehehe &#8230; Terus terang saja, sejauh yang sudah saya amati, menembus sebuah segmen/niche dan mengumpulkan masa pengunjung untuk sebuah blog bukanlah urusan yang mudah. Tidak ada software bantu yang dapat melakukannya dengan satu kali klik. Keberhasilan blog banyak ditentukan oleh jumlah audience yang dimiliki. Semakin banyak orang yang membaca blog anda <a href="http://d.metacamp.us/44/rahasia-membuat-blog-populer-pengantar.html#more-44'" class="more-link">more »</a><p><a href="http://d.metacamp.us/44/rahasia-membuat-blog-populer-pengantar.html">Rahasia Membuat Blog Populer, Pengantar</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Agak bombastis ya judulnya? Hehehe &#8230;</p>
<p>Terus terang saja, sejauh yang sudah saya amati, menembus sebuah segmen/<em>niche </em>dan mengumpulkan masa pengunjung untuk sebuah blog bukanlah urusan yang mudah. Tidak ada <em>software </em>bantu yang dapat melakukannya dengan satu kali klik.</p>
<p>Keberhasilan blog banyak ditentukan oleh jumlah <em>audience </em>yang dimiliki. Semakin banyak orang yang membaca blog anda secara rutin, maka konten yang anda miliki akan lebih banyak tersebar luas, yang pada gilirannya akan mengembangkan blog/<em>website </em>anda lebih besar lagi.</p>
<p>Jadi apa rahasia membuat blog populer dengan pembaca/<em>traffic </em>yang banyak? <span id="more-44"></span><strong>Penyebarluasan materi </strong>(content dissemination) dan membangun <strong><em>audience </em>utama</strong> (core audience). Itulah jawabannya. Bukan cuma tentang kualitas materi/artikel. Menurut saya kualitas materi ini nomor dua, walaupun penting. Inti dari kunci tadi adalah memiliki saluran distribusi yang luas.</p>
<p>Sekali lagi saya tekankan, pertumbuhan <em>readership </em>bukan hanya dipengaruhi kualitas artikel, namun lebih ditentukan oleh jangkauan sirkulasi dan distribusi. Jadi sekali lagi masalah utamanya adalah <span style="text-decoration: underline;">berapa banyak</span> atensi yang diperoleh blog tersebut.</p>
<p>Mengapa kualitas artikel ditempatkan pada nomor dua?</p>
<p>Jawabannya karena nilai sebuah konten itu subjektif, tergantung pada siapa yang membacanya, dampak yang sesungguhnya dari sebuah tulisan ditentukan oleh <span style="text-decoration: underline;">distribusi</span>. Sebuah tulisan dengan kualitas terbaik menjadi impoten jika hanya tiga orang yang melihatnya. Sedangkan artikel yang biasa-biasa saja dapat menjadi sangat populer jika ada 100 blogger yang membacanya, lalu membuat artikel balasan tentang tulisan tersebut di blognya masing-masing.</p>
<p>Memiliki orang yang melihat dan dapat mendistribusikan konten blog anda adalah hal yang amat sangat <span style="text-decoration: underline;">penting untuk mengembangkan <em>readership</em></span>.</p>
<p>Jika anda berhasil mengembangkan saluran distribusi maka selanjutnya tidak sulit bagi anda untuk membangun <em>perceived authority </em>dan <em>brand strength</em>, keunggulan ini diperoleh karena anda &#8216;bisa ditemukan&#8217; di mana-mana. Orang biasanya membicarakan sesuatu yang biasa mereka lihat atau merasa familier, jarang sekali orang bicara tentang sesuatu yang tidak dikenal atau diketahui. Hal ini disebut <em><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Mind_share" target="_blank">mindshare</a></em>.</p>
<p>Dengan memahami yang sudah dijelaskan di atas, sekarang kita telusuri manfaat memiliki <em>audience </em>utama dan bagaimana mengembangkan jaringan <em>audience </em>seperti itu untuk memperluas jalur distribusi yang sudah anda miliki.</p>
<p><strong>Pentingnya Memiliki Audience Utama </strong></p>
<p>Jika anda ingin membuat <em>readership </em>yang luas dan memiliki otoritas (perceived authority) pada segmen tertentu maka anda perlu terlebih dulu membangun kelompok <em>audience </em>utama. Hal ini penting karena orang-orang ini yang akan membuat blog anda berkembang <span style="text-decoration: underline;">di luar readership yang sudah anda miliki</span>.</p>
<p>Kelompok <em>audience </em>utama harus mempunyai syarat berikut :</p>
<blockquote>
<ul>
<li>Seorang blogger, masing-masing mempunyai <em>audience</em>-nya sendiri.</li>
<li>Mempunyai pengaruh dalam segmen-nya.</li>
<li>Mampu menghasilkan <em>traffic</em>.</li>
<li><em>Loyal reader </em>yang dapat menghargai konten dan opini anda.</li>
<li>Memantau blog anda dan membaca sebagian besar yang anda tulis.</li>
<li>Bisa jadi termasuk sebagai target pembaca yang anda tuju.</li>
</ul>
</blockquote>
<p>Saat anda mempublikasikan artikel, orang-orang inilah yang akan membagikannya dengan <em>audience </em>yang mereka miliki. Membawa pengunjung yang terarah (targeted visitor) untuk blog anda, di mana sebagian pengunjung baru ini akan berlangganan dan memantau blog anda, sebelum akhirnya menjadi <em>audience </em>utama juga.</p>
<p>Dengan membuat artikel bermutu (atau pantas untuk dibicarakan) yang disebarkan melalui <em>audience </em>utama yang <span style="text-decoration: underline;">mampu menghasilkan tautan (link) dan mengarahkan pembaca</span> adalah strategi yang sangat penting untuk memapankan dan mengembangkan readership blog anda.</p>
<p><strong><em>Value of Core Audience</em>: Contoh <em>Content Dissemination</em></strong></p>
<p>Di sini saya akan memberikan contoh bagaimana <em>core audience</em> mampu menghasilkan <em>traffic</em>.</p>
<p>Kebanyakan <em>breaking news</em> di situs Techcrunch mendapat <em><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Trackback" target="_blank">trackback</a></em> dan tautan dari banyak blog dan website yang lebih kecil, di mana setiap blog ini mengarahkan pembaca ke sumber aslinya &#8211; yaitu Techcrunch &#8211; saat mereka menulis artikel tentang berita tersebut.</p>
<p>Contoh lain, Andy Beard adalah blogger pertama yang menulis tentang <a href="http://andybeard.eu/2007/10/pagerank-update.html" target="_blank">penurunan Google Page Rank</a> yang terjadi baru-baru ini. Penemuan yang dia publikasikan dengan cepat diikuti banjir tautan yang mengarah pada blognya. Sebagian tautan dibuat hanya berselang beberapa jam setelah artikelnya dipublikasikan. Ia mendapat lebih dari 190 tautan di mana sebagian berasal dari blog-blog besar.</p>
<p>Andy memiliki lebih dari 1500 <em>subscriber </em>dan <em>loyal reader</em> saat ia mempublikasikan artikel tersebut.</p>
<p>Pertanyaannya, apakah artikel tersebut akan cepat menyebar (atau bahkan diketahui orang) jika ditulis pada blog baru? Ya, mungkin saja, namun meskipun topiknya &#8216;<em>hot</em>&#8216;, blog besar biasanya tidak membuat tautan pada materi yang tidak dikenalnya. Kalaupun ceritanya dikenal, apakah mereka akan begitu saja membuat tautan pada sumber/blogger yang tidak mereka ketahui kredibilitasnya?</p>
<p>Kepercayaan terhadap sumber informasi adalah hal penting.</p>
<p>Tentu saja sebuah blog yang baru berjalan dapat menggunakan jalur <em><a href="http://d.metacamp.us/23/the-power-of-social-media-optimization.html">social media</a></em> seperti Digg untuk mengatasi keterbatasan akibat <em>image </em>yang belum dikenal.</p>
<p>Di sisi lain blog yang sudah mapan dapat dengan mudah me-<span style="text-decoration: underline;">monopoli tautan</span> dengan menulis opini atau versinya sendiri tentang suatu berita. Karena situs besar seperti ini mempunyai pembaca yang banyak sehingga tautan dan traffic melewatkan sumber aslinya dan mengarah langsung pada blog besar tersebut.</p>
<p>Artikel selanjutnya tentang tiga strategi membangun Core Audience.</p>
<p>Ada masukan, saran, dan pertanyaan? Silakan tinggalkan komentar.</p>
<div id="br_pdf_link">
	     <a href="http://d.metacamp.us/44/rahasia-membuat-blog-populer-pengantar.html.pdf">
	     <span>Rahasia Membuat Blog Populer, Pengantar</span>
	     </a>
	     </div><p><a href="http://d.metacamp.us/44/rahasia-membuat-blog-populer-pengantar.html">Rahasia Membuat Blog Populer, Pengantar</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d.metacamp.us/44/rahasia-membuat-blog-populer-pengantar.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>24</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kenapa Harus Punya Blog?</title>
		<link>http://d.metacamp.us/36/kenapa-harus-punya-blog.html</link>
		<comments>http://d.metacamp.us/36/kenapa-harus-punya-blog.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Nov 2007 16:55:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[Branding]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Business]]></category>
		<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[PR]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fundkitchen.com/2007/11/kenapa-harus-punya-blog/</guid>
		<description><![CDATA[Kita mulai dengan pertanyaan tentang kenapa anda harus punya blog meskipun tidak berencana untuk menghasilkan income dari blog tersebut. Dalam keseharian, anda sudah terkategorisasi, mulai dari cara berpakaian, cara bicara, dan banyak visible factor lainnya. Penampilan fisik, sifat dan kepribadian yang terpancar merupakan platform berperilaku saat berinteraksi dengan orang lain. Di dunia maya, seseorang tidak <a href="http://d.metacamp.us/36/kenapa-harus-punya-blog.html#more-36'" class="more-link">more »</a><p><a href="http://d.metacamp.us/36/kenapa-harus-punya-blog.html">Kenapa Harus Punya Blog?</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kita mulai dengan pertanyaan tentang kenapa anda harus punya blog meskipun tidak berencana untuk menghasilkan<em> income</em> dari blog tersebut.</p>
<p>Dalam keseharian, anda sudah terkategorisasi, mulai dari cara berpakaian, cara bicara, dan banyak <em>visible factor</em> lainnya. Penampilan fisik, sifat dan kepribadian yang terpancar merupakan <em>platform </em>berperilaku saat berinteraksi dengan orang lain.</p>
<p>Di dunia maya, seseorang tidak memiliki wujud fisik atau kepribadian yang dapat dirasakan dan dilihat kecuali dia menunjukannya. Sebuah situs yang terkait dengan nama anda adalah <em><strong>home base</strong></em>. Suatu platform yang menampilkan kepribadian virtual anda. Memungkinkan anda untuk mengembangkan gaya, wujud dan pribadi yang dapat dirasakan.<span id="more-36"></span></p>
<p>Dengan wujud tersebut anda dapat dikenal, dikategorikan, dan di-apresiasi. Blog dan profil pribadi pada berbagai situs <em>social networking</em> menyediakan pemenuhan atas kebutuhan ini. Memberikan <strong>identitas online</strong>, suatu home base di mana anda memulai agar dapat dikenal dan dapat membangun hubungan/<em>relationship.</em> Membuat orang lain tahu tentang anda.</p>
<p>Mungkin saja suatu saat anda memperoleh ide yang brilian dan perlu dukungan untuk menjadikannya kenyataan. Relationship yang sudah dibangun inilah yang akan berperan dan memberikan kontribusi (<strong>future profitability</strong>).</p>
<p><strong>Blog adalah Disiplin Dasar untuk Menghasilkan Uang<br />
</strong></p>
<p>Jika seseorang bertanya kepada saya tentang bagaimana cara memulai bisnis online, saya tidak akan ragu memberi saran untuk mulai <em>ngeblog </em>dengan menggunakan nama domain sendiri.</p>
<p>Menurut saya, blog adalah <strong>jalan pembuka</strong> yang memberikan keterampilan dasar untuk membuat bisnis di internet.</p>
<p>Proses memulai dan membangun blog mengarahkan seseorang untuk memiliki keterampilan <em>webmaster </em>dasar dan keterampilan bisnis <em>online</em>. Seorang <em>blogger </em>level awal harus mengurus sendiri berbagai hal yang berkaitan dengan blognya. Ia dipaksa mempelajari hal-hal yang diperlukan agar dapat sukses.</p>
<p>Dengan mengelola blog, seseorang akan:</p>
<p>1. Terdorong untuk menjalin hubungan (secara online).<br />
2. Mendapat keterampilan manajemen <em>server </em>dasar dan lanjutan.<br />
3. Mengembangkan keterampilan menulis dan  <em>personal style</em>.<br />
4. Belajar tentang <em>branding </em>pribadi dan non-pribadi (barang/jasa).<br />
5. Belajar tentang pilihan-pilihan monetisasi dan penjualan ruang iklan.<br />
6. Belajar membangun <em>link </em>dan membuat situs agar <em>search engine friendly</em>.<br />
7. Meningkatkan keterampilan <em>marketing </em>pada berbagai platform.</p>
<p>Setelah mengembangkan kemampuan ini sampai ke tingkat lanjut, tidak akan sulit untuk mengeset dan mengelola bisnis dan situs yang bukan blog.</p>
<p>Jika saya tertarik pada sebuah <a title="Apa Itu Blog Niche?" href="http://d.metacamp.us/29/apa-itu-blog-niche.html">segmen/niche</a> atau suatu bidang, saya akan membuat sebuah blog sederhana untuk &#8216;mengetes pasar&#8217; dan mempelajari persaingannya. Seringkali apa yang tadinya dimulai sebagai blog hobi berkembang menjadi lebih menguntungkan saat belajar lebih dan lebih tentang bidang tersebut.</p>
<p><strong>Semuanya berawal dari sesuatu</strong>. Jelajahi minat anda. Buatlah blog di mana anda akan menikmatinya sebagai pembaca. Siapa tahu, suatu saat blog tersebut akan memberikan income.</p>
<div id="br_pdf_link">
	     <a href="http://d.metacamp.us/36/kenapa-harus-punya-blog.html.pdf">
	     <span>Kenapa Harus Punya Blog?</span>
	     </a>
	     </div><p><a href="http://d.metacamp.us/36/kenapa-harus-punya-blog.html">Kenapa Harus Punya Blog?</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d.metacamp.us/36/kenapa-harus-punya-blog.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apakah Ngeblog Bisa Menghasilkan Uang?</title>
		<link>http://d.metacamp.us/34/apakah-ngeblog-bisa-menghasilkan-uang.html</link>
		<comments>http://d.metacamp.us/34/apakah-ngeblog-bisa-menghasilkan-uang.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Nov 2007 10:16:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Business]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fundkitchen.com/2007/11/apakah-ngeblog-bisa-menghasilkan-uang/</guid>
		<description><![CDATA[San Francisco Gate baru-baru ini menerbitkan artikel mengenai profil sejumlah blog dengan penghasilan yang menggiurkan seperti PopSugar, TechCrunch dan GigaOM. Techcrunch dimiliki oleh Michael Arrington, memiliki penghasilan $240 ribu per bulan hanya dari iklan saja, belum termasuk income lainnya. Nampaknya media tradisional masih terkesan dengan keberadaan blog yang terus berkembang. Profitabilitas blog merupakan cara lain <a href="http://d.metacamp.us/34/apakah-ngeblog-bisa-menghasilkan-uang.html#more-34'" class="more-link">more »</a><p><a href="http://d.metacamp.us/34/apakah-ngeblog-bisa-menghasilkan-uang.html">Apakah Ngeblog Bisa Menghasilkan Uang?</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>San Francisco Gate baru-baru ini <a href="http://www.sfgate.com/cgi-bin/article.cgi?f=/c/a/2007/10/21/BUVJSNSTC.DTL" target="_blank">menerbitkan artikel</a> mengenai profil sejumlah blog dengan penghasilan yang menggiurkan seperti PopSugar, TechCrunch dan GigaOM. Techcrunch dimiliki oleh Michael Arrington, memiliki penghasilan <strong>$240 ribu</strong> per bulan hanya dari iklan saja, belum termasuk <em>income </em>lainnya.</p>
<p>Nampaknya media tradisional masih terkesan dengan keberadaan blog yang terus berkembang.</p>
<p>Profitabilitas blog merupakan cara lain untuk mengukuhkan keberadaannya, faktor profit mengangkat pamor blog dari sekedar trend sesaat (bukan sesat) menjadi sebuah <em>business venture</em> yang bernilai tinggi.<span id="more-34"></span></p>
<p>Koran dan media selalu memperhatikan &#8216;pemain&#8217; yang berada di puncak &#8216;rantai makanan&#8217; karena orang yang berada di puncak mewakili impian semua orang dan menunjukkan bahwa hal tersebut dapat dicapai. Siapa yang tidak mau mendapat penghasilan <em>full time</em> dari menulis beberapa artikel blog setiap hari hanya dari rumah atau dari manapun selama ada akses internet?</p>
<p>Keuntungan moneter <em>ngeblog </em>secara profesional terus menginspirasi banyak orang, khususnya para <em>entrepreneur </em>yang telah mengidentifikasi keuntungan ekonomis blog:</p>
<blockquote><p>An increasing number of blogs are bringing in cash faster than they’re<br />
spending it after only a few years of existence. That’s in sharp contrast with the dot-coms of several years ago, many of which lived off the proceeds of stock offerings and never succeeded in generating significant sales.</p>
<p>The economics of blogging is so strong that entrepreneurs often can self-finance, which lets them tell potential investors to take a hike. TechCrunch’s Arrington said he’s walked away from venture capital deals four separate times.</p></blockquote>
<p><strong>Blog memiliki Model Bisnis yang Mudah, <em>Simple</em>, Ongkos Murah dengan Penghasilan Langsung</strong></p>
<p>Blog adalah <strong>usaha berbiaya rendah</strong>. Biasanya seorang <em>blogger </em>hanya perlu membayar untuk <em>domain name</em>, koneksi internet, dan <em>web-hosting</em>. Hambatan masuk (barrier to entry) nya bisa ditekan lagi jika memilih untuk meng-host blog tersebut pada layanan blog gratis.</p>
<p><strong>Mudah dikembangkan (scalable)</strong> pula. Blogger bisa dengan mudah mengembangkan blognya karena semuanya faktornya dapat dikendalikan. Misal, seandainya <em>traffic </em>telah melebihi kapasitas maka yang perlu dilakukan tinggal mengalokasi <em>revenue </em>untuk <em>upgrade </em>biaya hosting. Mau meliput lebih banyak topik? Tinggal ngeblog lebih sering, rekrut blogger tamu atau sewa staf penulis yang bisa dipercaya. Techcrunch memiliki 8 staf full time, meski Arrington awalnya memulai seorang diri hanya karena hobi.</p>
<p>Profit betul-betul hanya dipengaruhi oleh satu faktor: <strong>Traffic</strong>. Semakin banyak orang yang mengunjungi blog tersebut, makin tinggi harga yang bisa ditawarkan untuk iklan dan semakin mudah untuk membangun <em>income </em>dari sumber lainnya. Bentuk seperti ini merupakan model penghasilan langsung (direct revenue model); Blogger tidak perlu menjual/memiliki produk atau jasanya sendiri. Tentu saja bisa kalau memang menginginkannya.</p>
<p>Pada dasarnya blog dibuat untuk memenuhi celah (gap) informasi yang dibiarkan terbuka oleh media tradisional. Blogger memiliki pengetahuan khusus dan fokus segmen (niche) yang mereka isi dapat menyediakan pemenuhan untuk kebutuhan khusus audiennya.</p>
<p>Tentu saja hal ini bisa menghasilkan uang. Internet marketer sering membuat blog dan menggunakan strategi <em>loss-leader</em> yaitu dengan menawarkan konten atau layanan secara gratis agar mendapat pembaca yang dapat mereka konversi untuk bisnis berbayarnya.</p>
<p>Yang lainnya seperti TechCrunch, memperluas jangkauan dan mendapat audiennya dengan mengorganisir berbagai konferensi dan membuat berbagai cabang, menjadi sebuah jaringan yang terdiri dari blog-blog kecil. Ada banyak cara lainnya, yang pasti blog hanyalah sebuah <strong>titik awal</strong>.</p>
<div id="br_pdf_link">
	     <a href="http://d.metacamp.us/34/apakah-ngeblog-bisa-menghasilkan-uang.html.pdf">
	     <span>Apakah Ngeblog Bisa Menghasilkan Uang?</span>
	     </a>
	     </div><p><a href="http://d.metacamp.us/34/apakah-ngeblog-bisa-menghasilkan-uang.html">Apakah Ngeblog Bisa Menghasilkan Uang?</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d.metacamp.us/34/apakah-ngeblog-bisa-menghasilkan-uang.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>5 Langkah Mudah Memilih Nama Domain untuk Blog Niche</title>
		<link>http://d.metacamp.us/31/5-langkah-mudah-memilih-nama-domain-untuk-blog-niche.html</link>
		<comments>http://d.metacamp.us/31/5-langkah-mudah-memilih-nama-domain-untuk-blog-niche.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Nov 2007 06:12:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Business]]></category>
		<category><![CDATA[Web Hosting]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fundkitchen.com/2007/11/5-langkah-mudah-memilih-nama-domain-untuk-blog-niche/</guid>
		<description><![CDATA[Memilih nama domain yang tepat adalah proses yang sederhana, namun sering melibatkan berbagai pertimbangan antara preferensi pribadi dan pembentukan image publik. Sebagaimana telah saya bahas pada artikel tentang apa itu blog niche, konsentrasi pada materi yang terbatas dan fokus adalah hal yang sangat penting. Nama domain akan mencerminkan komitmen menyeluruh, baik melalui relevansi keyword atau <a href="http://d.metacamp.us/31/5-langkah-mudah-memilih-nama-domain-untuk-blog-niche.html#more-31'" class="more-link">more »</a><p><a href="http://d.metacamp.us/31/5-langkah-mudah-memilih-nama-domain-untuk-blog-niche.html">5 Langkah Mudah Memilih Nama Domain untuk Blog Niche</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Memilih nama domain yang tepat adalah proses yang sederhana, namun sering melibatkan berbagai pertimbangan antara preferensi pribadi dan pembentukan image publik.</p>
<p>Sebagaimana telah saya bahas pada artikel tentang <a title="Apa Itu Blog Niche" href="http://d.metacamp.us/29/apa-itu-blog-niche.html">apa itu blog niche</a>, konsentrasi pada materi yang terbatas dan fokus adalah hal yang sangat penting. Nama domain akan mencerminkan komitmen menyeluruh, baik melalui relevansi keyword atau melalui <em>effective branding</em>.</p>
<p>Dalam konteks blog niche (niche blogging), memilih nama domain sebetulnya hanya perlu menyelaraskan nama domain dengan keseluruhan <a title="Masterplan Blog Niche Untuk Profit Jangka Panjang" href="http://d.metacamp.us/30/masterplan-blog-niche-untuk-profit-jangka-panjang.html">masterplan blog niche</a>.</p>
<p>Apakah anda berencana membangun sebuah blog flagship dengan audien yang luas? Atau akan membuat banyak blog kecil dengan fokus utama pada <em>traffic </em>dari <em>search engine</em>? Pilihan pada metode <strong>flagship</strong> atau <strong>brute force</strong> akan menentukan nama domain yang dipilih.<span id="more-31"></span></p>
<p>Banyak artikel tentang pemilihan nama domain dengan fokus pada beberapa poin penting seperti panjang nama, <em>keyword vs. brand</em>, <em>top level domain</em> (TLD) yang sesuai, juga registrasi <em>multiple domain name</em>. Ada artikel bagus tentang <a href="http://www.problogger.net/archives/2006/02/16/choosing-the-domain-name-for-your-blog/" target="_blank">pemilihan nama domain</a> ini yang secara detil mencakup faktor-faktor di atas.</p>
<p>Meski ada banyak opini yang berbeda tentang faktor yang melingkupi pemilihan nama domain, proses memilih nama domain untuk bog niche sebetulnya mudah dan tidak berbelit-belit.</p>
<p><strong>Lima Langkah Mudah Memilih Nama Domain yang Bagus</strong></p>
<p>Berikut ini lima langkah mudah yang saya pakai dalam memilih nama domain. Sebelum melanjutkan membaca sebaiknya anda sudah menentukan niche apa yang hendak dimasuki.</p>
<p><strong>1. Tentukan strategi blog niche.</strong> Jika anda fokus pada search traffic dan banyak blog kecil, pilih nama domain yang mengandung keyword. Jika anda membuat flagship atau blog ukuran sedang, pilih nama domain yang <em>brandable</em>, singkat dan dapat diingat.</p>
<p><strong>2. Buat daftar keyword.</strong> Jika anda membuat keyword sebagai nama domain, buat 10 variasi keyword yang berbeda. Misal jika anda menulis tentang ipod, anda bisa mencoba <em>ipodlove, ipodreviews, ipodmania</em> dan <em>ipodjunkie.com</em>. Cara lainnya masukkan keyword-keyword primer dan sekunder pada <a href="http://www.google.com/search?hl=en&amp;q=domain+name+generator&amp;btnG=Google+Search&amp;meta=" target="_blank">generator nama domain</a>.</p>
<p><strong>3. Brainstorm branding nama domain.</strong> Saya biasanya menggunakan <a href="http://www.urbandictionary.com/" target="_blank">Urban Dictionary</a> jika hendak melakukan branding karena mereka menawarkan banyak variasi <em>slang</em> (termasuk bahasa Indonesia) dari keyword yang biasanya menarik, brandable, dan <em>search engine friendly</em>.</p>
<p><strong>4. Periksa ketersediaan domain.</strong> Setelah selesai membuat daftar keyword coba masuk ke <a href="http://www.ajaxwhois.com/" target="_blank">AjaxWhois</a> atau <a href="http://www.domainsbot.com/" target="_blank">DomainsBot</a> untuk melihat apakah nama domain tersebut sudah dipakai. <em>Domain checker</em> yang saya sebutkan tadi menggunakan teknologi Ajax dan cara tercepat untuk melihat ketersediaan dari semua nama domain yang anda buat sebelumnya.</p>
<p><strong>5. Registrasikan nama domain.</strong> Lanjutkan dengan mendaftar di <em>domain name registrar</em> dan pesan domain yang anda inginkan. Jika anda mengambil jalur flagship pertimbangkan membeli TLD lainnya untuk nama tersebut (.org, .info, dsb).</p>
<p>Selesai! Tidak perlu banyak waktu untuk membuat nama domain bagi banyak blog sekaligus. Meluangkan waktu lebih  banyak untuk urusan ini tidaklah produktif karena hal lainnya seperti men-set blog akan lebih memakan waktu dan energi.</p>
<p>Sebagian orang akan menyarankan membeli <em>domain name research tool</em> tapi menurut saya anda tidak memerlukannya. Hasilnya tidak sepadan dengan uang yang dikeluarkan, kecuali anda memang berencana untuk secara serius berinvestasi pada nama domain (domain name investing).</p>
<p>Tool gratis yang saya sebutkan di atas sudah mencukupi. Kelebihan <em>searching </em>yang ditawarkan <em>domain name tools</em> berbayar dapat dengan mudah disaingi melalui <em>on </em>dan <em>off site SEO</em> yang efektif.</p>
<p>Bagaimana menurut anda? Silakan berkomentar.</p>
<div id="br_pdf_link">
	     <a href="http://d.metacamp.us/31/5-langkah-mudah-memilih-nama-domain-untuk-blog-niche.html.pdf">
	     <span>5 Langkah Mudah Memilih Nama Domain untuk Blog Niche</span>
	     </a>
	     </div><p><a href="http://d.metacamp.us/31/5-langkah-mudah-memilih-nama-domain-untuk-blog-niche.html">5 Langkah Mudah Memilih Nama Domain untuk Blog Niche</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d.metacamp.us/31/5-langkah-mudah-memilih-nama-domain-untuk-blog-niche.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Masterplan Blog Niche untuk Profit Jangka Panjang</title>
		<link>http://d.metacamp.us/30/masterplan-blog-niche-untuk-profit-jangka-panjang.html</link>
		<comments>http://d.metacamp.us/30/masterplan-blog-niche-untuk-profit-jangka-panjang.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Nov 2007 12:34:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Affiliate Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Business]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[PPC]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media]]></category>
		<category><![CDATA[Strategic Planning]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fundkitchen.com/2007/11/masterplan-blog-niche-untuk-profit-jangka-panjang/</guid>
		<description><![CDATA[Tulisan sebelumnya adalah tentang apa itu blog niche dan sekarang saya akan menulis tentang proses membuat masterplan blog niche yang bisa anda buat sendiri. Tujuan pedoman ini adalah menghasilkan koordinasi yang efisien dan sukses secara menyeluruh. Pertama anda harus menyadari bahwa anda memerlukan tujuan yang jelas, hal ini memudahkan upaya selanjutnya pada saat menemukan faktor-faktor <a href="http://d.metacamp.us/30/masterplan-blog-niche-untuk-profit-jangka-panjang.html#more-30'" class="more-link">more »</a><p><a href="http://d.metacamp.us/30/masterplan-blog-niche-untuk-profit-jangka-panjang.html">Masterplan Blog Niche untuk Profit Jangka Panjang</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tulisan sebelumnya adalah tentang <a title="Apa Itu Blog Niche" href="http://d.metacamp.us/29/apa-itu-blog-niche.html">apa itu blog </a><em><a href="http://d.metacamp.us/2007/11/apa-itu-blog-niche/">niche</a> </em>dan sekarang saya akan menulis tentang proses membuat <em>masterplan </em>blog niche yang bisa anda buat sendiri. Tujuan pedoman ini adalah menghasilkan koordinasi yang efisien dan sukses secara menyeluruh.</p>
<p>Pertama anda harus menyadari bahwa anda memerlukan tujuan yang jelas, hal ini memudahkan upaya selanjutnya pada saat menemukan faktor-faktor yang bukan prioritas.</p>
<p>Mempunyai perspektif jangka panjang sama pentingnya jika ingin membuat blog niche ini sebagai sumber penghasilan yang menguntungkan.<span id="more-30"></span></p>
<p><strong>Membuat Masterplan Blog Niche</strong></p>
<p>Di sini anda perlu memutuskan satu dari dua pilihan penting : <strong>Kualitas atau Kuantitas</strong>. Pilihan ini akan menentukan dua alur yang berbeda, masing-masing dengan pola pertumbuhannya, teknik pemasarannya, dan strategi monetisasinya.</p>
<p>Sekarang kita coba <em>split up</em> dan melihat kedua pilihan ini lebih dekat.</p>
<p><strong>Kuantitas (Metode <em>Brute Force</em>)</strong></p>
<p>Di sini anda membuat sebanyak mungkin blog niche (sampai batas yang masih bisa ditangani) dan menulis satu artikel per hari atau pada hari-hari tertentu di semua blog tersebut. Strategi profitnya sederhana saja: Membuat banyak blog, berharap satu dari blog tersebut mendapat <em>search traffic</em> dan menghasilkan klik pada iklan.</p>
<p>Metode ini banyak digunakan pada blog atau website yang bersifat <a title="Made for Adsense" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Made_for_adsense">&#8216;Made for Adsense</a>&#8216;, di mana blog/website tersebut mengagregasi atau melakukan <em>scrap content</em> dari blog feed atau mesin-mesin pencari (search engine) seperti Google Blog Search.</p>
<p>Saya <span style="text-decoration: underline;">tidak menyarankan</span> anda memilih jenis ini karena tipe blog seperti ini kurang <em>profitable</em>, meskipun sepenuhnya otomatis.</p>
<p><strong>* Sumber traffic</strong> : Perhatian utama tercurah pada upaya memperoleh search traffic melalui pengembangan bertahap dari banyaknya penggunaan kata kunci yang saling terkait.</p>
<p><strong>* Rencana pengembangan :</strong> Buat konten/artikel dengan jadwal tetap untuk membuatnya tetap segar.</p>
<p><strong>* Tujuan monetisasi :</strong> Mendapat sebanyak mungkin klik pada iklan atau link afiliasi melalui traffic yang terarah (targeted traffic).</p>
<p><strong>* Link building/Strategi Pemasaran : </strong>Mengirimkan artikel atau <em>press release</em> ke banyak direktori artikel (article directory) untuk mendapatkan link balik (backlink) dan juga iklan Pay Per Click (PPC) jika blog tersebut banyak menggunakan program afiliasi sebagai sumber <em>income</em>.</p>
<p><strong>* Keuntungan :</strong> Lebih sedikit upaya proaktif yang diperlukan. Anda perlu lebih sering dan konsisten dalam membuat materi blog. Tidak terlalu membutuhkan usaha <em>networking </em>dan <em>blog marketing</em>.</p>
<p><strong>* Kerugian :</strong> Sulit dikelola dan memakan banyak waktu kecuali menyewa banyak <em>blogger </em>atau penulis untuk membuat isi blog tersebut secara jangka panjang.</p>
<p><strong>Kualitas (Metode <em>Flagship</em>)</strong></p>
<p>Di sini anda membuat satu atau dua blog niche dan lebih banyak meluangkan waktu untuk membangun <em>brand image</em> dan reputasi. Tujuannya adalah untuk menjadi <em>expert </em>pada topik tersebut, sehingga dapat menarik <em>referral traffic</em> dan <em>inbound links</em>.</p>
<p><strong>* Sumber traffic :</strong> Perhatian dicurahkan pada search traffic dan melalui <em>referral traffic</em> dari berbagai situs-situs <a title="The Power Of Social Media Optimization" href="http://d.metacamp.us/23/the-power-of-social-media-optimization.html"><em>social networking</em></a>, forum, dsb.</p>
<p><strong>* Rencana pengembangan</strong> : Membentuk pengunjung setia. Hal penting yang harus dilakukan adalah mengintegrasikan blog tersebut ke dalam komunitas, artinya bersosialisasi sebanyak mungkin dengan teman-teman blogger lainnya. Minimum satu posting/artikel per hari dapatlah dibilang optimal.</p>
<p><strong>* Tujuan monetisasi :</strong> Bisa menggunakan berbagai cara yang umum termasuk Adsense dan program afiliasi lain. Tidak banyak berbeda dengan metode Brute Force. Metode ini juga mempunyai potensi untuk penjualan dari iklan langsung (direct ad).</p>
<p><strong>* Link building/Strategi Pemasaran :</strong> Perhatian dicurahkan pada membangun hubungan dengan blogger lainnya dalam komunitas niche tersebut atau sesekali membuat tautan pada berbagai social network.</p>
<p><strong>* Keuntungan :</strong> Dapat membuat cabang pada niche yang lebih kecil lagi dan membawa audien yang ada bersama anda, tidak lagi membangun audien dari awal. Potensi yang lebih tinggi dari keseluruhan traffic, ujung-ujungnya penghasilan jika blog flagship tersebut menjadi populer.</p>
<p><strong>* Kerugian</strong> : Blog flagship membutuhkan energi yang lebih tinggi karena anda perlu melakukan lebih banyak upaya marketing untuk artikel anda sendiri sambil berinteraksi secara umum.</p>
<p><strong>Memilih Strategi Blog Niche (Blogging Strategy) yang Tepat</strong></p>
<p>Saya pikir hal penting untuk mendasari pemilihan strategi blog niche adalah berdasarkan faktor-faktor berikut ini.</p>
<p><strong>* Waktu.</strong> Berapa banyak waktu yang anda miliki dalam sehari untuk &#8220;ngeblog&#8221;.</p>
<p><strong>* Minat.</strong> Apakah anda setidaknya cukup berminat pada topik blog tersebut.</p>
<p><strong>* Kepribadian.</strong> Apakah anda suka berinteraksi dengan blogger lainnya dan mempopulerkan materi anda sendiri. Atau lebih suka terfokus pada materi dan membiarkan search engine menemukan artikel anda secara bertahap.</p>
<p><strong>* Pertumbuhan jangka panjang.</strong> Apakah anda cukup sabar dalam jangka panjang atau lebih tertarik secepatnya menghasilkan uang walaupun sedikit?</p>
<p><strong>* Budget. </strong>Apakah anda bersedia menginvestasikan modal untuk mengembangkan blog anda atau hendak menekan biaya sekecil mungkin?</p>
<p>Sesungguhnya ada cukup celah untuk menggabungkan yang terbaik dari kedua metode ini.</p>
<p>Artikel-artikel selanjutnya akan membahas tentang bagaimana cara memilih blog niche dan nama domain/blog yang tepat. Hal ini biasanya menjadi masalah utama pada saat membuat blog baru.</p>
<div id="br_pdf_link">
	     <a href="http://d.metacamp.us/30/masterplan-blog-niche-untuk-profit-jangka-panjang.html.pdf">
	     <span>Masterplan Blog Niche untuk Profit Jangka Panjang</span>
	     </a>
	     </div><p><a href="http://d.metacamp.us/30/masterplan-blog-niche-untuk-profit-jangka-panjang.html">Masterplan Blog Niche untuk Profit Jangka Panjang</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d.metacamp.us/30/masterplan-blog-niche-untuk-profit-jangka-panjang.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apa Itu Blog Niche?</title>
		<link>http://d.metacamp.us/29/apa-itu-blog-niche.html</link>
		<comments>http://d.metacamp.us/29/apa-itu-blog-niche.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Nov 2007 13:00:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Business]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fundkitchen.com/2007/11/apa-itu-blog-niche/</guid>
		<description><![CDATA[Apa yang dimaksud blog niche (niche blogging)? Secara sederhana, yang dimaksud blog niche adalah blog yang khusus dan terfokus pada sub-kategori yang lebih spesifik (segmen) dari sebuah topik umum. Misalkan, gadget dan teknologi adalah topik umum, sedangkan blog yang secara eksklusif membahas tentang Podcasting dapat disebut sebagai niche blog. Contoh lainnya, makanan Jepang (Japanese food) <a href="http://d.metacamp.us/29/apa-itu-blog-niche.html#more-29'" class="more-link">more »</a><p><a href="http://d.metacamp.us/29/apa-itu-blog-niche.html">Apa Itu Blog Niche?</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apa yang dimaksud blog niche (niche blogging)? Secara sederhana, yang dimaksud blog niche adalah blog yang khusus dan terfokus pada sub-kategori yang lebih spesifik (segmen) dari sebuah topik umum.</p>
<p>Misalkan, <em>gadget </em>dan teknologi adalah topik umum, sedangkan blog yang secara eksklusif membahas tentang Podcasting dapat disebut sebagai niche blog.</p>
<p>Contoh lainnya, makanan Jepang (Japanese food) adalah topik umum dan blog yang khusus membahas tentang <em>bento box design</em> atau <em>Japanese set lunch</em> adalah blog niche. Agar lebih jelas, saya buatkan daftar dari poin-poin kunci yang menentukan kesuksesan sebuah blog niche.<span id="more-29"></span></p>
<p><strong>Lima Sifat Blog Niche yang Sukses </strong></p>
<p><strong>1. Materi yang amat-sangat Fokus.</strong> Blog niche memiliki materi dengan fokus yang sangat sempit dan semua artikel/postingnya sangat terkait dengan ceruk (niche) tertentu, di mana materi yang umum hanya sangat sedikit dibahas.</p>
<p><strong>2. Cakupan (Scope) yang Sangat Terbatas.</strong> Blog niche memiliki cakupan yang sangat terbatas. Hal ini memungkinkan blog tersebut dapat masuk dengan mudah ke dalam pembahasan yang sangat mendalam atas topik tertentu dan menjadi blog dominan atas topik tersebut.</p>
<p><strong>3. Materi yang Unik.</strong> Blog niche bisa saja dibuat dengan menggunakan agregasi berbasis <em>feed </em>melalui search engine atau blog lainnya, yang penting bagi pengunjung, blog tersebut memiliki nilai jangka panjang jika menawarkan isi/konten yang unik dan tidak ada di website lainnya.</p>
<p><strong>4. Template Blog yang &#8216;Monetization-Friendly&#8217;.</strong> Prinsipnya anda membutuhkan template blog yang unik, mudah di-kustomisasi dan cukup fleksibel untuk mengakomodasi monetisasi penuh.</p>
<p><strong>5. Memiliki audien.</strong> Yang terpenting adalah memilih niche yang mempunyai audien, tidak masalah walaupun sedikit. Idealnya niche tersebut secara jangka panjang harus memiliki pengunjung yang secara alamiah berasal dari search engine.</p>
<p><strong>Bagaimana Cara Menghasilkan Uang dengan Blog Niche</strong></p>
<p>Camkan, bahwa kekuatan monetisasi (monetization strength) dari blog niche terletak pada fokusnya yang <span style="text-decoration: underline;">mendalam</span> dan eksklusif tentang suatu topik. That&#8217;s all.</p>
<p>Blog niche dapat dengan mudah menghasilkan uang dan <em>profitable </em>dalam artian penghasilan melalui iklan. Contoh, blog yang terfokus pada produk tertentu sangat sesuai untuk digabungkan dengan jaringan iklan yang berorientasi produk dan &#8216;tindakan&#8217; seperti Chitika dan Auction Ads.</p>
<p>Fokus khusus pada gilirannya akan membuka banyak peluang dari berbagai program afiliasi yang berujung pada <em>recursive income</em>.</p>
<p>Jaringan iklan ini bisa dan biasanya dibarengi dengan Google Adsense. Siapa yang tidak kenal Adsense? Solusi advertising kontekstual yang sesuai untuk melengkapi materi yang penuh keyword/frase. Jenis iklan yang umum ditemukan pada semua blog niche.</p>
<p>Google Adsense adalah cara yang sangat mudah untuk menghasilkan uang dari situs jenis apapun. Tidak terkecuali blog niche. Beberapa alasan mengapa Adsense dan blog niche merupakan pasangan yang sangat serasi:</p>
<p><strong>* Relevansi</strong>. Adsense biasanya memberikan advertising terarah (targeted advertising) yang sangat sesuai dengan konten, terutama jika artikel blog tersebut padat keyword dan tidak menyimpang dari topik blog.</p>
<p><strong>* Efektivitas.</strong> Adsense adalah salah satu cara terbaik untuk menghasilkan uang, tergantung pada penempatan dan &#8216;blending&#8217; iklan pada blog. Pengunjung blog adalah orang yang sedang membutuhkan informasi tertentu, dan Adsense menyediakan solusi kebutuhan tersebut dengan baik.</p>
<p><strong>* Pasif Income. </strong>Adsense cenderung bersifat &#8216;set-and-forget&#8217;, di mana hal ini memudahkan anda untuk berkonsentrasi pada membuat konten untuk menarik dan mempertahankan pengunjung blog anda. Adsense menyediakan level monetisasi dasar yang dapat disempurnakan oleh program <em>advertising </em>lainnya.</p>
<p>Artikel selanjutnya tentang cara membuat Masterplan Blog Niche untuk Profit Jangka Panjang.</p>
<p>Ada masukan, saran, dan pertanyaan? Silakan tinggalkan komentar.</p>
<div id="br_pdf_link">
	     <a href="http://d.metacamp.us/29/apa-itu-blog-niche.html.pdf">
	     <span>Apa Itu Blog Niche?</span>
	     </a>
	     </div><p><a href="http://d.metacamp.us/29/apa-itu-blog-niche.html">Apa Itu Blog Niche?</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d.metacamp.us/29/apa-itu-blog-niche.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>10 Langkah Ranking Top 10 di Google &#8211; Part 3</title>
		<link>http://d.metacamp.us/28/10-langkah-ranking-top-10-di-google-part-3.html</link>
		<comments>http://d.metacamp.us/28/10-langkah-ranking-top-10-di-google-part-3.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Nov 2007 07:42:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Google]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Business]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[PPC]]></category>
		<category><![CDATA[SEO]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fundkitchen.com/2007/11/10-langkah-ranking-top-10-di-google-part-3/</guid>
		<description><![CDATA[Sudah baca Bagian 1 dan 2? Kalau belum, lihat dulu deh. Bagian 1 membahas hal-hal yang perlu diketahui tentang cara menentukan kata kunci (keyword) yang baik dan kesalahan terbesar dalam memilih keyword. Bagian 2 membahas tentang On Page Optimization, penggunaan keyword, dll. 6. Gunakan &#8216;modul&#8217; traffic Teknik yang bekerja dengan sempurna di Google adalah dengan <a href="http://d.metacamp.us/28/10-langkah-ranking-top-10-di-google-part-3.html#more-28'" class="more-link">more »</a><p><a href="http://d.metacamp.us/28/10-langkah-ranking-top-10-di-google-part-3.html">10 Langkah Ranking Top 10 di Google &#8211; Part 3</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sudah baca Bagian 1 dan 2? Kalau belum, lihat dulu deh. <a title="10 Langkah Ranking Top 10 di Google - Part 1" href="http://d.metacamp.us/25/10-langkah-ranking-top-10-di-google-part-1.html">Bagian 1</a> membahas hal-hal yang perlu diketahui tentang cara menentukan kata kunci (keyword) yang baik dan kesalahan terbesar dalam memilih <em>keyword</em>. <a title="10 Langkah Ranking Top 10 di Google - Part 2" href="http://d.metacamp.us/27/10-langkah-ranking-top-10-di-google-part-2.html">Bagian 2</a> membahas tentang <em>On Page Optimization</em>, penggunaan <em>keyword</em>, dll.</p>
<p><strong>6. Gunakan &#8216;modul&#8217; <em>traffic</em></strong></p>
<p>Teknik yang bekerja dengan sempurna di Google adalah dengan membuat kluster/pecahan topik yang saling terkait ke dalam seksi-seksi terpisah. Contoh, jika anda mempunyai situs <em>marketing</em>, anda bisa membuat seksi tersendiri tentang <em>article marketing</em>, pada seksi ini anda mungkin membuat 50 sampai 100 halaman yang padat dengan <em>keyword </em>terkait subjek. Misal, artikel tentang penulisan artikel, <em>formatting</em>, <em>submitting</em>, <em>software </em>pembuatan artikel, dll. Tempatkan menu yang terkait dengan <em>keyword </em>(sebagai <em>Anchor Text</em> &#8211; scroll ke bawah) pada tiap halaman untuk menyatukan semua halaman.<span id="more-28"></span></p>
<p>Ingat, tujuan utama anda adalah menyediakan informasi bermutu untuk pengunjung situs anda. Alasan penting kenapa struktur ini disukai Google yaitu karena mereka menginginkan materi berkualitas ditampilkan pada <em>Search Engine Return Page</em> (SERP).</p>
<p><strong>7. <em>Article Marketing</em></strong></p>
<p><em>Article marketing</em> adalah menulis informasi singkat tentang topik-topik utama yang sesuai dengan tema situs anda. Anda mengirimkan artikel ini ke direktori <em>ezine </em>(electronic magazine) di internet, saat artikel anda digunakan oleh situs-situs yang sesuai maka anda mendapat <em>one-way incoming link</em>. Semakin bagus kualitas artikel anda, makin banyak <em>one way incoming link</em> yang didapatkan.</p>
<p>Taktik lainnya; jika anda baru saja memulai, situs anda pastinya memiliki nilai Google PageRank (PR) yang rendah. Dengan mendaftarkan artikel anda pada direktori ezine yang memiliki PR tinggi maka artikel anda akan segera diambil oleh Google dan terdaftar pada posisi <em>top </em>10 untuk keyword yang anda incar. Tentu saja URL pada SERP yang ditampilkan Google adalah URL direktori <em>ezine</em>, tapi tautan dalam artikel adalah URL situs anda. Seiring waktu, teknik <em>article marketing</em> ini akan meningkatkan <em>ranking </em>situs anda untuk keyword-keyword yang dimaksud. Mudah dan efektif.</p>
<p><strong>8. <em>Anchor Text</em> dan Tautan Satu Arah</strong></p>
<p>Optimalisasi off-page (off page optimization) penting untuk mendapat ranking Google. Usahakan untuk mendapat Tautan Satu Arah (One Way Link), terutama dari situs lain yang memiliki topik yang relevan dengan situs anda. <em>Anchor Text</em> adalah teks yang di-klik pada sebuah link. Banyak webmaster mencantumkan <em>keyword </em>mereka sebagai <em>Anchor Text</em> karena cara ini memberitahu mesin pencari dengan tepat tentang link apakah itu gerangan.</p>
<p><strong>9. <em>Tags</em>, <em>Blogging</em>, dan Web 2.0</strong></p>
<p>Ambil keuntungan dari Web 2.0 dengan Blog, <em>RSS feed</em> dan situs-situs <em><a title="The Power of Social Media Optimization" href="http://d.metacamp.us/23/the-power-of-social-media-optimization.html">social bookmarking</a></em> seperti Reddit dan Digg sebagai cara yang efektif untuk meningkatkan ranking. Coba AddThis.com sebagai sistem <em>social bookmarking</em> sederhana. Untuk memanfaatkan media baru ini setidaknya situs anda harus memiliki blog dan RSS feed.</p>
<p>Tags saat ini harus diperhitungkan untuk mendongkrak <em>ranking</em>. Catatan, pada <em>software </em>blog gratis seperti WordPress sebelum versi 2.3, <em>categories </em>akan otomatis dilihat sebagai tag. Blogger.com yang sekarang dimiliki oleh Google memiliki <em>form </em>di mana anda mencantumkan <em>keyword </em>(sebagai tags) untuk untuk setiap posting yang dibuat.</p>
<p><strong>10. PPC vs Organik</strong></p>
<p>Tentu saja cara tercepat untuk menampilkan <em>link </em>di Google adalah dengan membayar mereka melalui program Google Adwords. Iklan dan link yang anda bayar akan tampil berdampingan dengan link organik. Pada iklan Pay Per Click (PPC) anda menawar atau membayar seharga tertentu untuk setiap klik yang dilakukan pencari (atau pengunjung dari situs yang &#8216;kebetulan&#8217; memasang link anda pada situs mereka melalui program Adsense). Tentu saja <em>marketer </em>yang cerdas juga menyadari bahwa ribuan bahkan jutaan impresi yang diperoleh dari cara PPC merupakan nilai tambah besar dalam memperoleh <em>name recognition</em> dan <em>branding</em>.</p>
<p>Namun kebanyakan <em>webmaster </em>akan berpendapat bahwa link organik menghasilkan <em>traffic </em>yang lebih baik daripada <em>paid link</em> atau <em>advertising</em>. Dalam banyak hal pendapat ini ada benarnya karena <em>ranking </em>organik dari Google semakin dihargai dan lebih dipercaya oleh pencari informasi. Kebanyakan <em>surfer </em>lebih menyukai link organik untuk pencarian mereka.</p>
<p>Tentu saja kenyataan ini lebih menegaskan lagi pentingnya memperoleh <em>ranking </em>top 10 di Google untuk <em>keyword </em>yang anda incar. Tergantung pada persaingannya, memperoleh posisi untuk <em>listing </em>pada halaman pertama atau bahkan posisi nomor satu merupakan hal yang sebetulnya bisa dilakukan tiap webmaster.  Hasilnya sepadan dengan usaha yang dilakukan.</p>
<div id="br_pdf_link">
	     <a href="http://d.metacamp.us/28/10-langkah-ranking-top-10-di-google-part-3.html.pdf">
	     <span>10 Langkah Ranking Top 10 di Google - Part 3</span>
	     </a>
	     </div><p><a href="http://d.metacamp.us/28/10-langkah-ranking-top-10-di-google-part-3.html">10 Langkah Ranking Top 10 di Google &#8211; Part 3</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d.metacamp.us/28/10-langkah-ranking-top-10-di-google-part-3.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>10 Langkah Ranking Top 10 di Google &#8211; Part 2</title>
		<link>http://d.metacamp.us/27/10-langkah-ranking-top-10-di-google-part-2.html</link>
		<comments>http://d.metacamp.us/27/10-langkah-ranking-top-10-di-google-part-2.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 29 Oct 2007 13:37:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Google]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Business]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[PPC]]></category>
		<category><![CDATA[SEO]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fundkitchen.com/2007/10/10-langkah-ranking-top-10-di-google-part-2/</guid>
		<description><![CDATA[Bagian kedua ini akan menjabarkan langkah demi langkah secara tepat apa yang perlu anda lakukan untuk mencapai ranking top 10 di Google untuk kata kunci (keyword) yang anda incar. Sebelum meneruskan membaca Bagian 2 ini sebaiknya baca dulu Bagian 1 yang membahas hal-hal utama yang perlu diketahui tentang bagaimana cara menentukan keyword yang baik dan <a href="http://d.metacamp.us/27/10-langkah-ranking-top-10-di-google-part-2.html#more-27'" class="more-link">more »</a><p><a href="http://d.metacamp.us/27/10-langkah-ranking-top-10-di-google-part-2.html">10 Langkah Ranking Top 10 di Google &#8211; Part 2</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagian kedua ini akan menjabarkan langkah demi langkah secara tepat apa yang perlu anda lakukan untuk mencapai <span style="text-decoration: underline;">ranking top 10 di Google</span> untuk kata kunci (keyword) yang anda incar. Sebelum meneruskan membaca Bagian 2 ini sebaiknya baca dulu <a title="10 Langkah Ranking Top 10 di Google - Part 1" href="http://d.metacamp.us/25/10-langkah-ranking-top-10-di-google-part-1.html">Bagian 1</a> yang membahas hal-hal utama yang perlu diketahui tentang bagaimana cara menentukan <em>keyword </em>yang baik dan kesalahan terbesar dalam memilih <em>keyword</em>.</p>
<p>Sudah siap? Let&#8217;s get it on &#8230;</p>
<p><strong>1. Buat Daftar <em>Keyword </em>Utama</strong></p>
<p>Langkah pertama anda adalah membuat sebuah daftar utama (master list) dari berbagai <em>keyword </em>yang ingin anda incar. Tentu saja apa yang dibuat ini harus berkaitan dengan topik situs anda. <span id="more-27"></span>Seperti yang sudah anda ketahui dari <a title="10 Langkah Ranking Top 10 di Google - Part 1" href="http://d.metacamp.us/25/10-langkah-ranking-top-10-di-google-part-1.html">Bagian 1</a> sebelumnya bahwa yang &#8220;ditembak&#8221; sebaiknya <em>keyword </em>dengan persaingan rendah sampai sedang. Periksa persaingan <em>keyword </em>dengan melihat berapa banyak situs yang terdaftar pada hasil pencarian atas <em>keyword </em>tersebut. Sebagai <em>webmaster </em>anda juga perlu melihat Google PageRank (PR) situs-situs yang terdaftar pada posisi top 10. Jika semua situs tersebut memiliki PR6 atau lebih maka perjuangan anda akan sangat berat.</p>
<p><strong>Note :</strong> Google PageRank mencakup range 0-10, semakin dekat ke 10 semakin bagus dan sulit dijatuhkan. PageRank sebuah situs ditentukan dari banyaknya tautan yang mengarah pada situs tersebut (inbound link) dan relevansi antara situs/halaman yang memberi tautan dan menerima tautan.</p>
<p><strong>2. Pilih <em>Keyword </em>yang Terkait</strong></p>
<p>Setelah membuat master list, temukan <a title="10 Langkah Ranking Top 10 di Google - Part 1" href="http://d.metacamp.us/25/10-langkah-ranking-top-10-di-google-part-1.html"><em>Keyword</em> Panjang</a> yang berkaitan dengan <em>keyword </em>yang sedang diincar. Lalu cek lagi persaingan dan pencarian harian yang dilakukan dengan menggunakan <em>keyword </em>tersebut.</p>
<p><strong>3. Buat Tulisan Bermutu untuk <em>Keyword </em>tesebut</strong></p>
<p>Membuat materi berkualitas harus selalu mendapat prioritas. Tulisan ditujukan untuk pengunjung yang akan membacanya. Jangan menulis untuk robot, jika ini dilakukan, cepat atau lambat Google akan mem-ban situs anda. Anda harus mempunyai konten yang bagus dan bermanfaat di mana para pembaca akan menggunakannya sendiri atau merekomendasikannya ke teman-teman mereka. Padukan materi berkualitas ini dengan <em>keyword </em>terpilih.</p>
<p><strong>4. Gunakan <em>Keyword </em>pada Nama <em>Domain</em>, Judul, dan URL</strong></p>
<p>Mempunyai <em>domain </em>yang sama dengan <em>keyword </em>akan menghasilkan poin besar. Selain itu halaman harus mengandung <em>keyword </em>pada judul dan <em>meta tag</em>. Banyak ahli SEO (saya bukan ahli <img src='http://d.metacamp.us/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  ) juga akan menyarankan agar keyword terkandung pada URL dan gunakan <em>hyphen </em>untuk memisahkan <em>keyword</em>. Tapi menurut saya (dari pengalaman) bisa juga menggunakan <em>underscore </em>dan .htm pada URL.<br />
Misal : <span>http://d.metacamp.us/ketauan_jiplak_gue_kemplang.htm</span></p>
<p><strong>5. Lakukan On Page Optimization</strong></p>
<p>Keyword ratio akan disarankan para ahli (ahli SEO lah..). Anda menempatkan <em>keyword </em>sebagai H1 atau judul <em>headline</em>. Sebar <em>keyword </em>dan berbagai variasinya pada halaman yang dibuat. Tidak usah berlebihan tapi buatlah agar robot/<em>spider </em>dapat menangkap maksud dan isi halaman tersebut. Kebanyakan <em>webmaster </em>akan memasukkan berbagai <em>keyword </em>utama mereka pada 25 kata pertama dan terakhir.</p>
<p>To be continued and will be finished on <a title="10 Langkah Ranking Top 10 di Google - Part 3" href="http://d.metacamp.us/28/10-langkah-ranking-top-10-di-google-part-3.html">Part 3</a> &#8230; <img src='http://d.metacamp.us/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<div id="br_pdf_link">
	     <a href="http://d.metacamp.us/27/10-langkah-ranking-top-10-di-google-part-2.html.pdf">
	     <span>10 Langkah Ranking Top 10 di Google - Part 2</span>
	     </a>
	     </div><p><a href="http://d.metacamp.us/27/10-langkah-ranking-top-10-di-google-part-2.html">10 Langkah Ranking Top 10 di Google &#8211; Part 2</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d.metacamp.us/27/10-langkah-ranking-top-10-di-google-part-2.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>5 Tips Sukses Email Marketing &#8211; Part 2</title>
		<link>http://d.metacamp.us/26/5-tips-sukses-email-marketing-part-2.html</link>
		<comments>http://d.metacamp.us/26/5-tips-sukses-email-marketing-part-2.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Oct 2007 10:24:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Email Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Business]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Marketing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fundkitchen.com/2007/10/5-tips-sukses-email-marketing-part-2/</guid>
		<description><![CDATA[Okay menyambung tulisan sebelumnya, sekarang kita lanjutkan pada point 3 sampai 5 &#8230; 3. HTML atau Plain Text? Walaupun penting, banyak email marketer yang kurang memperhitungkan hal ini. Kebanyakan autoresponder memberikan opsi untuk memilih antara HTML atau plain text. Hal ini penting karena walaupun internet dan perangkat lunak terus berkembang dengan sangat pesat, masih banyak <a href="http://d.metacamp.us/26/5-tips-sukses-email-marketing-part-2.html#more-26'" class="more-link">more »</a><p><a href="http://d.metacamp.us/26/5-tips-sukses-email-marketing-part-2.html">5 Tips Sukses Email Marketing &#8211; Part 2</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Okay menyambung <a title="5 Tips Sukses Email Marketing - Part 1" href="http://d.metacamp.us/24/5-tips-sukses-email-marketing-part-1.html">tulisan sebelumnya</a>, sekarang kita lanjutkan pada point 3 sampai 5 &#8230;</p>
<p><strong>3. HTML atau Plain Text?</strong></p>
<p>Walaupun penting, banyak <em>email marketer</em> yang kurang memperhitungkan hal ini. Kebanyakan <em>autoresponder </em>memberikan opsi untuk memilih antara HTML atau <em>plain text</em>. Hal ini penting karena walaupun internet dan perangkat lunak terus berkembang dengan sangat pesat, masih banyak <em>email client</em> yang hanya bisa membaca format <em>plain text</em>, sehingga saat <em>email client</em> ini menerima pesan dengan format HTML, maka seluruh kode HTML akan ditampilkan. Hal ini membuat email kelihatan tidak profesional, dan lebih parah lagi, email tersebut tidak bisa dibaca manusia. Saran saya, sebaiknya anda memilih format <em>plain text</em>, toh kalaupun ingin menampilkan sesuatu yang <em>fancy </em>anda dapat mencantumkan tautan pada isi email tersebut.<span id="more-26"></span></p>
<p><strong>4. Sudah punya <em>Opt-In Form</em>?</strong></p>
<p>Sering saya temukan masih banyak website yang belum mempunyai fasilitas <em>email opt-in</em>. Bila anda membaca tulisan ini, dan anda seorang (calon) <em>webmaster</em>/blogger, saya ingatkan untuk selalu memasang formulir <em>email opt-in</em> pada <em>website </em>yang anda buat, meskipun tidak punya apapun untuk dijual pada saat itu. Anda harus mulai membangun <em>email list</em>. Lebih cepat lebih baik.</p>
<p><strong>5. Kirim ulang email yang Tidak Dibuka</strong></p>
<p>Nah, kita sampai pada bagian terakhir, dan ini adalah poin yang jarang dibahas dalam bidang <em>internet marketing</em>, yaitu menganalisis email yang tidak dibuka oleh penerima. Layanan <em>autoresponder </em>yang baik memiliki fasilitas untuk memberikan laporan tentang siapa pada <em>list </em>anda yang tidak membuka emailnya. Harus diperhitungkan bahwa meskipun menggunakan <em>Subject line</em> yang paling <em>eye-catching</em> selalu ada kemungkinan email tersebut terlewatkan, terutama jika sang penerima bergabung dengan banyak <em>mailing list</em>, atau mungkin sedang liburan, atau mungkin awalnya hanya iseng saja mendaftarkan emailnya.<br />
Coba kirimkan sekali lagi. Banyak <em>online marketer</em> yang berpikir untuk <em>just skip</em> dan lanjut ke promosi berikutnya. Jangan menyerah dulu, jika email anda tidak dibuka pada kesempatan pertama, coba lagi. Kalaupun anda hanya dapat membuat satu &#8220;penjualan&#8221; dengan melakukannya, <em>then it was worth doing</em>.</p>
<p>Nah, semoga tulisan ini bisa memberi ide tentang apa yang bisa dikerjakan dengan <em>email marketing</em>.</p>
<div id="br_pdf_link">
	     <a href="http://d.metacamp.us/26/5-tips-sukses-email-marketing-part-2.html.pdf">
	     <span>5 Tips Sukses Email Marketing - Part 2</span>
	     </a>
	     </div><p><a href="http://d.metacamp.us/26/5-tips-sukses-email-marketing-part-2.html">5 Tips Sukses Email Marketing &#8211; Part 2</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d.metacamp.us/26/5-tips-sukses-email-marketing-part-2.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>10 Langkah Ranking Top 10 di Google &#8211; Part 1</title>
		<link>http://d.metacamp.us/25/10-langkah-ranking-top-10-di-google-part-1.html</link>
		<comments>http://d.metacamp.us/25/10-langkah-ranking-top-10-di-google-part-1.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Oct 2007 13:35:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Google]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Business]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[PPC]]></category>
		<category><![CDATA[SEO]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fundkitchen.com/2007/10/10-langkah-ranking-top-10-di-google-part-1/</guid>
		<description><![CDATA[Traffic yang banyak (dan qualified) adalah impian tiap webmaster yang memiliki situs yang terbuka untuk umum. Ada alasannya kenapa Google saat ini menjadi mesin pencari (search engine) yang paling dominan, dan karena posisinya inilah Google merupakan sarana penyalur traffic terbesar. Para webmaster yang memiliki posisi ke-1 di tiga mesin pencari utama pasti akan mengatakan bahwa <a href="http://d.metacamp.us/25/10-langkah-ranking-top-10-di-google-part-1.html#more-25'" class="more-link">more »</a><p><a href="http://d.metacamp.us/25/10-langkah-ranking-top-10-di-google-part-1.html">10 Langkah Ranking Top 10 di Google &#8211; Part 1</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Traffic yang banyak (dan qualified) adalah impian tiap webmaster yang memiliki situs yang terbuka untuk umum. Ada alasannya kenapa Google saat ini menjadi mesin pencari (search engine) yang paling dominan, dan karena posisinya inilah Google merupakan sarana penyalur traffic terbesar. Para webmaster yang memiliki posisi ke-1 di tiga mesin pencari utama pasti akan mengatakan bahwa Google adalah yang paling banyak memberikan traffic ke situs mereka.</p>
<p>Mereka pasti mengatakan bahwa ranking top ten di Google membuat situs mereka sangat menguntungkan.<br />
Hambatan utama dalam membangun situs bisnis online adalah memperoleh pengunjung yang terarah (targeted traffic). Dengan kata lain, hampir mustahil tidak menghasilkan uang jika bisa mendapat ranking top 10 di Google untuk kata kunci (keyword) yang tepat/bagus dan relatif banyak digunakan pencari (searchable).<span id="more-25"></span></p>
<p><strong>Basic</strong></p>
<p>Pertama, anda sebagai webmaster harus tahu dasar-dasar utama tentang bagaimana cara kerja keyword. Keyword dan frase keyword adalah kata yang secara tepat diketikkan oleh seorang pencari ke dalam mesin pencari atas apa yang sedang mereka cari secara online. Jika anda memiliki sebuah situs tentang pelatihan anjing (dog training) maka tujuan anda adalah memperoleh ranking top 10 untuk keyword &#8220;dog training&#8221;.</p>
<p>Nah, jika ternyata tidak seorang pun yang menggunakan keyword &#8220;dog training&#8221; maka keyword tersebut tidak ada gunanya. Situs anda tidak akan mendapatkan traffic tidak peduli sesempurna apapun optimasi yang anda lakukan untuk keyword tersebut.</p>
<p><strong>Bagaimana Kita Tahu Jika Sebuah Keyword itu Bagus?</strong></p>
<p>Untuk menemukan jawabannya anda harus melakukan riset untuk keyword yang hendak digunakan (keyword research). Banyak pemasar online (online marketer) profesional yang menggunakan perangkat lunak bantu seperti Keyword Elite. Namun anda bisa saja menggunakan keyword suggestion tool yang disediakan Google Adwords atau Overture.</p>
<p>SEOBook menyediakan juga jasa ini, silakan masukkan keyword yang hendak dicari dengan mengisi form di bawah :</p>
<blockquote><form action="http://tools.seobook.com/general/keyword/" method="post"><strong><span>Keyword Suggestions for:</span></strong></p>
<input name="c" type="hidden" value="1" />
<input name="keyword" size="30" type="text" />
<select name="mkt">
<option value="US">USA </option>
<option value="UK">UK </option>
<option value="AU">Australia </option>
<option value="AT">Austria </option>
<option value="DK">Denmark </option>
<option value="FI">Finland </option>
<option value="FR">France </option>
<option value="DE">Germany </option>
<option value="IT">Italy </option>
<option value="NL">Netherlands </option>
<option value="NO">Norway </option>
<option value="SC">Scotland </option>
<option value="ES">Spain </option>
<option value="SE">Sweden </option>
<option value="CH">Switzerland </option>
</select>
<input type="submit" value="Suggest!" /><span>By <a href="http://www.seobook.com/" target="_blank">Aaron Wall&#8217;s SEO Book</a></span> </form>
</blockquote>
<p><strong>Kesalahan Terbesar dalam Memilih Keyword</strong></p>
<p>Kesalahan terbesar kebanyakan webmaster pemula adalah mengincar keyword yang terlalu kompetitif. Singkatnya, bila anda adalah webmaster pemula, anda tidak akan menang. Situs-situs yang sudah mapan dan bisnis dengan modal yang lebih besar pasti memiliki sumberdaya yang lebih banyak untuk menguasai keyword tersebut.</p>
<p>Walaupun tidak sepenuhnya sia-sia untuk berkonsentrasi pada keyword yang sangat kompetitif, tapi akan lebih mungkin untuk sukses jika mengincar keyword dengan kompetisi rendah atau sedang.</p>
<p><strong>Gunakan Keyword Panjang</strong></p>
<p>Frase keyword yang panjang lebih baik dan terbukti sangat menguntungkan. Keyword panjang seperti ini dapat menghasilkan traffic yang lebih terarah (targeted traffic) dan lebih kuat kemampuannya dalam mengkonversi pengunjung untuk membeli apa yang ditawarkan. &#8220;Dog hunting training&#8221; yang menghasilkan 100 pencarian per hari akan lebih targeted daripada frase umum &#8220;dog training&#8221;, sehingga kalau situs anda adalah tentang pelatihan anjing pemburu, maka dengan frase ini pengunjung akan sangat terarah dan tingkat konversi lebih tinggi. Selain itu persaingannya tidak terlalu berat sehingga sangat memungkinkan tercapainya ranking top 10.</p>
<p>Selalu ingat strategi &#8216;Keyword Panjang&#8217; ini pada saat menerapkan 10 langkah yang akan dijelaskan dalam <a title="10 Langkah Ranking Top 10 di Google - Part 2" href="http://d.metacamp.us/27/10-langkah-ranking-top-10-di-google-part-2.html">posting selanjutnya</a>.</p>
<div id="br_pdf_link">
	     <a href="http://d.metacamp.us/25/10-langkah-ranking-top-10-di-google-part-1.html.pdf">
	     <span>10 Langkah Ranking Top 10 di Google - Part 1</span>
	     </a>
	     </div><p><a href="http://d.metacamp.us/25/10-langkah-ranking-top-10-di-google-part-1.html">10 Langkah Ranking Top 10 di Google &#8211; Part 1</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d.metacamp.us/25/10-langkah-ranking-top-10-di-google-part-1.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>5 Tips Sukses Email Marketing &#8211; Part 1</title>
		<link>http://d.metacamp.us/24/5-tips-sukses-email-marketing-part-1.html</link>
		<comments>http://d.metacamp.us/24/5-tips-sukses-email-marketing-part-1.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Oct 2007 11:12:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Email Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Business]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Marketing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fundkitchen.com/2007/10/5-tips-sukses-email-marketing-part-1/</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu faktor utama agar dapat sukses berbisnis online adalah dengan melalui mailing list. Mungkin anda pernah mendengar istilah : &#8220;The money is in the list&#8220; Istilah ini ada benarnya bila anda memiliki database sebesar 100.000 alamat email (subscriber). Tapi daftar sepanjang ini tidak ada gunanya jika subscriber tidak melakukan tindakan yang diharapkan dari pesan <a href="http://d.metacamp.us/24/5-tips-sukses-email-marketing-part-1.html#more-24'" class="more-link">more »</a><p><a href="http://d.metacamp.us/24/5-tips-sukses-email-marketing-part-1.html">5 Tips Sukses Email Marketing &#8211; Part 1</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Salah satu faktor utama agar dapat sukses berbisnis <em>online </em>adalah dengan melalui <em>mailing list</em>. Mungkin anda pernah mendengar istilah :</p>
<blockquote><p>&#8220;<em>The money is in the list</em>&#8220;</p></blockquote>
<p>Istilah ini ada benarnya bila anda memiliki database sebesar 100.000 alamat email (subscriber). Tapi daftar sepanjang ini tidak ada gunanya jika <em>subscriber </em>tidak melakukan tindakan yang diharapkan dari pesan yang dikirimkan, atau bahkan tidak mendapat pesannya sama sekali. Betul-betul membuang waktu.<span id="more-24"></span></p>
<p><strong>1. Gunakan Autoresponder berbayar</strong></p>
<p>Ini adalah hal yang sangat penting dalam bisnis <em>online </em>anda, khususnya dalam menjalankan email marketing. Memang banyak hal gratis di internet yang memiliki kelebihan bahkan dibandingkan dengan saingannya yang berbayar, namun layanan <em>autoresponder </em>tidak termasuk di sini. Anda sangat tidak disarankan menggunakan autoresponder gratisan. <em>Subscriber </em>mau membuka emailnya berarti satu masalah terselesaikan, namun jaminan bahwa email akan masuk ke <em>inbox</em> mereka adalah masalah lain yang sebaiknya diserahkan pada <em>autoresponder </em>dengan reputasi yang baik.<br />
Masalah <em>spam </em>yang semakin meningkat setiap tahun membuat banyak penyedia jasa email seperti Yahoo dan lainnya menyediakan fasilitas penyaringan untuk melindungi penggunanya. Hal ini positif dari sisi pengguna email. Di lain pihak, penyedia <em>autoresponder </em>dengan reputasi yang baik memiliki kerjasama dengan pihak penyedia email yang akan membantu penyampaian pesan agar dapat lolos dari <em>spam filter</em>. Jasa <em>autoresponder </em>yang baik juga memiliki fungsi di mana anda bisa melakukan uji picu-<em>spam</em> (untuk mengetes apakah email tersebut akan tersaring) sebelum anda mengirimkannya.<br />
Terakhir, pastikan bahwa jasa <em>autoresponder </em>tersebut memiliki fasilitas <em>double opt-in</em> yang memungkinkan anda untuk mengatur agar para <em>subscriber </em>harus meng-konfirmasi dan mem-verifikasi keanggotaan mereka dalam <em>list </em>anda. Biasanya melalui <em>link </em>yang harus di-klik pada email atau dengan membalas email.</p>
<p><strong>2.  Uji <em>Subject Line</em></strong></p>
<p>Hal pertama yang akan dilihat para <em>subscriber </em>saat mereka mengecek email adalah <em>subject</em>-nya. Hal yang perlu dilakukan anda sebagai <em>email marketer</em> adalah membuat <em>subject </em>semenarik mungkin agar para <em>subscriber </em>bersedia atau bahkan tertarik untuk membukanya, khususnya jika email tersebut berisi promosi.<br />
Salah satu cara untuk mendapatkan gambaran tentang berapa banyak email anda yang dibuka adalah dengan menguji <em>subject line</em> yang berbeda. Dalam cara ini anda mengirimkan email promosi tersebut ke sebagian kecil dari <em>list</em>. Misal, jika anda memiliki <em>list </em>sebanyak 10.000, maka anda dapat mengirim pada 500 orang dulu. 250 orang (kelompok A) untuk satu subjek dan sisanya (kelompok B) dengan subjek yang berbeda. Anda dapat melihat kelompok mana yang paling banyak merespon email yang anda kirim. <em>Subject line</em> yang dikirim pada kelompok tersebutlah yang digunakan untuk seluruh <em>list </em>anda.<br />
Ada banyak teknik untuk melakukan uji ini, tergantung pada besarnya <em>list </em>yang dimiliki. Misal, anda bisa menguji variasi <em>subject </em>lebih banyak atau mengirimkannya pada persentase penerima yang lebih besar.</p>
<p><a title="5 Tips Sukses Email Marketing - Part 2" href="http://d.metacamp.us/26/5-tips-sukses-email-marketing-part-2.html">Baca Part-2</a></p>
<div id="br_pdf_link">
	     <a href="http://d.metacamp.us/24/5-tips-sukses-email-marketing-part-1.html.pdf">
	     <span>5 Tips Sukses Email Marketing - Part 1</span>
	     </a>
	     </div><p><a href="http://d.metacamp.us/24/5-tips-sukses-email-marketing-part-1.html">5 Tips Sukses Email Marketing &#8211; Part 1</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d.metacamp.us/24/5-tips-sukses-email-marketing-part-1.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>The Power of Social Media Optimization</title>
		<link>http://d.metacamp.us/23/the-power-of-social-media-optimization.html</link>
		<comments>http://d.metacamp.us/23/the-power-of-social-media-optimization.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Oct 2007 07:14:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[In English]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Business]]></category>
		<category><![CDATA[SEO]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fundkitchen.com/2007/10/the-power-of-social-media-optimization/</guid>
		<description><![CDATA[<a href="http://d.metacamp.us/23/the-power-of-social-media-optimization.html"><img align="left" hspace="5" width="110" src="http://d.metacamp.us/wp-content/uploads/2008/01/social_bookmarking.png" class="alignleft wp-post-image tfe" alt="Social Bookmarking" title="Social Bookmarking" /></a>What is it? Generally Social Media Optimization (SMO) is a form of search engine optimization (SEO) targetting popular user-driven content bookmarking sites such as digg.com as sources of both traffic and inbound linkage. In more traditional terms, this type of SEO strategy can be described as an agressive viral marketing campaign where user-driven content forms <a href="http://d.metacamp.us/23/the-power-of-social-media-optimization.html#more-23'" class="more-link">more »</a><p><a href="http://d.metacamp.us/23/the-power-of-social-media-optimization.html">The Power of Social Media Optimization</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://d.metacamp.us/wp-content/uploads/2008/01/social_bookmarking.png" title="Social Bookmarking" alt="Social Bookmarking" width="276" height="145" align="left" /><strong>What is it?</strong> Generally <span style="text-decoration: underline;">Social Media Optimization (SMO)</span> is a form of <span style="text-decoration: underline;">search engine optimization (SEO)</span> targetting popular user-driven <span style="text-decoration: underline;">content bookmarking</span> sites such as digg.com as sources of both <span style="text-decoration: underline;">traffic</span> and <span style="text-decoration: underline;">inbound linkage</span>. In more traditional terms, this type of SEO strategy can be described as an agressive <span style="text-decoration: underline;">viral marketing</span> campaign where user-driven content forms the <span style="text-decoration: underline;">word of mouth</span> to create buzz regarding a particular website in the <span style="text-decoration: underline;">online community</span>.</p>
<p>Still don&#8217;t get it? For our purpose social media can be defined as any website in which the content is primarily user-driven. In other words, the owners of the site don&#8217;t create the content, but the users do. Some examples might be facebook.com, blogger.com, myspace.com, and other similar sites. It would also include social <span style="text-decoration: underline;">boomarking site</span>, which becomes more popular these days.<span id="more-23"></span></p>
<p>Social bookmarking site such as digg.com generally operate as a way to store <span style="text-decoration: underline;">internet bookmarks</span> online, like &#8220;Favorites&#8221; or &#8220;Bookmarks&#8221; folder in your browser. <span style="text-decoration: underline;">Social bookmarking</span> sites do the same thing, but take it a step further. First it allows a user to post his/her favorite articles, stories, or websites online &#8211; which means visible to every internet users, as opposed to on their local machine &#8211; which means visible only to themselves. Secondly, as mentioned above that these bookmarks are public, so that anyone can browse them and find sites that have been bookmarked by other people. Finally, many bookmarking sites offer additional functions such as user-driven ranking and voting and also public comments to each bookmark.</p>
<p><strong>How can this be any good for SEO purposes?</strong> Well, it is important to remember that the proper goal of SEO is not just rankings, but traffic, and not just any traffic, but <span style="text-decoration: underline;">qualified traffic</span>. It brings no good for your business to be number 1 for terms not relevant to your site, or have loads of unqualified traffic that will not result in conversion to sale. Start to make more sense huh?</p>
<p>SMO involves a number of things. However, generally speaking, the bookmarking of your site&#8217;s content to social bookmarking sites creates both inbound linkage, traffic, and a buzz. It is a wonderful way to &#8220;get the word&#8221; out about your site.</p>
<p>The other advantage is that it creates its own sort of internal quality control. Those who spam a site with low quality posts will generally get voted down by the community. Of course bad publicity is better than no publicity, but given the choice, we would rather have a <span style="text-decoration: underline;">positive buzz</span>.</p>
<p>SMO involves more than just bookmarking your site. It also making your site easy for others to bookmark as well. This usually is accomplished by a series of <span style="text-decoration: underline;">bookmarking icons</span> (shown on the top of this post) placed somewhere within each page of the site, which allow users or visitors to post/bookmark your content to a social media site with a single click of the mouse.</p>
<p>Ethically, SMO also requires quality content as previously mentioned. The community will not tolerate useless posts, and the user-driven model of social media fosters a spirit of creativity and originality to generate a quality, relevan, and <span style="text-decoration: underline;">informational experience</span> for the netizen.</p>
<p>There are absolutely much more to SMO than this, however this thumbnail article should enlight you with key terms and processes.</p>
<div id="br_pdf_link">
	     <a href="http://d.metacamp.us/23/the-power-of-social-media-optimization.html.pdf">
	     <span>The Power of Social Media Optimization</span>
	     </a>
	     </div><p><a href="http://d.metacamp.us/23/the-power-of-social-media-optimization.html">The Power of Social Media Optimization</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d.metacamp.us/23/the-power-of-social-media-optimization.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

