<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>The Private Campus &#187; Communication</title>
	<atom:link href="http://d.metacamp.us/tag/communication/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://d.metacamp.us</link>
	<description>E-Agribusiness and Internet Marketing Blog</description>
	<lastBuildDate>Thu, 11 Aug 2011 10:37:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=499</generator>
		<item>
		<title>Email Marketing &#8211; Maksimalkan Hasil Anda &#8211; Part 2</title>
		<link>http://d.metacamp.us/802/email-marketing-maksimalkan-hasil-anda-part-2.html</link>
		<comments>http://d.metacamp.us/802/email-marketing-maksimalkan-hasil-anda-part-2.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 May 2009 18:03:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Affiliate Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Communication]]></category>
		<category><![CDATA[Cross Sell]]></category>
		<category><![CDATA[Email Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Marketing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://d.metacamp.us/?p=802</guid>
		<description><![CDATA[Di bagian dua (terakhir) ini kita akan melanjutkan pada masalah yang dihadapi hampir semua email marketer saat mereka baru mulai berusaha menghasilkan uang dari list yang mereka bangun: bagaimana meng-konversi daftar tersebut menjadi konsumen yang mau membayar. 7. Beri Saran yang Bernilai Pelihara hubungan baik dengan list anda dengan memberi mereka saran berkualitas secara berkala. <a href="http://d.metacamp.us/802/email-marketing-maksimalkan-hasil-anda-part-2.html#more-802'" class="more-link">more »</a><p><a href="http://d.metacamp.us/802/email-marketing-maksimalkan-hasil-anda-part-2.html">Email Marketing &#8211; Maksimalkan Hasil Anda &#8211; Part 2</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di bagian dua (terakhir) ini kita akan melanjutkan pada masalah yang dihadapi hampir semua <em>email marketer</em> saat mereka baru mulai berusaha menghasilkan uang dari <em>list </em>yang mereka bangun: bagaimana meng-konversi daftar tersebut menjadi konsumen yang mau membayar.</p>
<h2>7. Beri Saran yang Bernilai</h2>
<p>Pelihara hubungan baik dengan <em>list </em>anda dengan memberi mereka saran berkualitas secara berkala. Ini adalah hal paling penting untuk membangun list yang sukses dan menguntungkan.</p>
<p>Cara terbaik lainnya untuk berinteraksi dengan list anda adalah dengan mengajukan pertanyaan yang terkait dengan topik list anda pada email berikutnya. Selalu pastikan bahwa mereka dapat menghubungi anda. Ingat, ini adalah proses dua arah; tujuannya adalah untuk membangun hubungan yang hangat.<span id="more-802"></span></p>
<h2>8. Tawarkan Gratisan</h2>
<p>Anda bisa menjaga hubungan dengan memberi beberapa ebook dan mungkin kursus gratis.</p>
<p>Dengan gratisan ini, anda bisa menawarkan <em>paid upgrade</em>. Jika mereka menyukai apa yang anda berikan, mereka akan meng-<em>upgrade </em>dengan senang hati.</p>
<p>Pada tahap awal, pertahankan harga serendah mungkin. Dengan menawarkan <em>upgrade </em>misal sekitar $7.00, anda akan mendapat kepercayaan lebih. Hal ini juga sebagai sarana pembuktian anda bahwa anda memiliki list yang bersedia mengeluarkan uang.</p>
<h2>9. Jangan Lakukan <em>Cross-Sell</em></h2>
<p>Satu hal yang sangat penting adalah anda harus tetap menjaga list anda pada topiknya. Jangan tergoda untuk menawarkan sesuatu diluar topik list (<em>cross-sell</em>).</p>
<p>Misal, anda mempunyai list yang tertarik pada topik fotografi. Anda juga mungkin punya list kedua dimana anggotanya tertarik pada topik <em>weight loss</em>. Jangan tergoda menjual produk <em>weight loss</em> ke list fotografi anda. List fotografi harus tetap di-supply email-email tentang fotografi, dan begitu pula list <em>weight loss</em> harus dikirimi materi yang berkaitan dengan <em>weight loss</em>.</p>
<p>Tentu saja tidak ada salahnya untuk sesekali mempromosikan topik lainnya di suatu list. Misal, anda bisa mendapat member baru untuk list <em>weight loss</em> dari list fotografi anda dengan menyebutkan sesuatu tentang <em>weight loss</em>. Namun perhatikan cara komunikasi anda. Lakukan ini sesekali saja dan dengan cara bahwa anda sedang berbincang dengan mereka.</p>
<p>Kemudian sebutkan bahwa jika mereka tertarik, mereka bisa <em>signup </em>untuk <em>newsletter </em>atau ebook <em>weight loss</em> anda secara gratis. Buat promosi ini sebagai catatan samping atau NB, bukan bagian utama dari email.</p>
<h2>10. Hindari Topik Tentang <em>Internet Marketing</em></h2>
<p>Saat anda baru saja mulai dengan <em>email marketing</em>, saya sangat sarankan agar anda menghindari topik <em>internet marketing</em>. Sering terjadi saat anda membangun list kemudian menawarkan sebuah produk dan ternyata anggota list anda sudah ditawari produk yang sama dengan yang anda tawarkan oleh 20 orang lainnya.</p>
<p>Agar bisa sukses di segmen <em>internet marketing</em>, anda harus memiliki <em>skill email marketing</em> yang baik dan akses ke bonus-bonus yang luar biasa. Anda harus dapat menawarkan member <em>list </em>anda sesuatu yang tidak bisa ditawarkan <em>marketer </em>lainnya. Jadi, hindari segmen <em>internet marketing</em> sampai anda bisa mengembangkan komponen-komponen tambahan ini agar dapat sukses berkompetisi.</p>
<h2>11. Cari Segmen/<em>Niche </em>Yang Anda Kenal</h2>
<p>Jauh lebih mudah mengasah <em>skill </em>anda di segmen/bidang yang anda kenal baik. Memiliki pengetahuan pada segmen tersebut memungkinkan anda untuk mentapkan posisi anda sebagai <em>expert </em>dengan cepat. Dan orang akan cenderung mengikuti saran dan rekomendasi dari seorang ahli, sehingga menjual di <em>list </em>tersebut akan lebih mudah.</p>
<p>Jangan pernah coba-coba untuk &#8216;menggertak&#8217; list anda. Hampir bisa dipastikan akan ada orang di <em>list </em>yang tahu lebih banyak!</p>
<h2>12. Memulai</h2>
<p>Hal pertama yang harus anda lakukan adalah menulis 10 <em>newsletter</em>/email atau lebih dengan isi tentang <em>general advice</em> dan tips pada topik tertentu. Kemudian tambahkan pesan-pesan tersebut ke <em>autoresponder </em>yang anda gunakan.</p>
<h2>13. Tetapkan Jadwal, Jaga Agar Mereka Tetap Tertarik</h2>
<p>Tentukan berapa sering anda ingin pesan-pesan tersebut akan dikirimkan ke anggota <em>list </em>anda dan set <em>autoresponder</em> untuk mengirim pesan-pesan ini sesuai jadwal yang anda tetapkan. Saran saya, seminggu sekali adalah frekuensi yang baik untuk memulai. Pada email-email awal ini, berikan bantuan dan saran sebanyak mungkin. Kalau anda membuat member tetap tertarik pada tahap ini, maka mereka akan tetap menjadi anggota list anda untuk waktu yang lama.</p>
<p>Sekarang kita loncat pada minggu 10 (pesan ke-10). Anda bisa mulai mengirimkan <em>newsletter </em>mingguan yang sudah anda buat sebelumnya. Anda bisa berbicara tentang pengembangan dan penemuan terbaru pada sektor tersebut dan memberi saran yang lebih <em>up-to-date</em>.</p>
<p>Pada saat ini juga bisa jadi waktu yang bagus untuk memberi <em>list </em>anda penawaran CPA (<em>cost per action</em>) yang baik dan terkait dengan topik, idealnya penawaran yang bersifat gratis. Misal, kalau anda memiliki <em>list </em>tentang golf, anda bisa mencari tawaran CPA yang bisa memberi member anda bola golf gratis. Beri mereka detail tentang tawaran ini dan cantumkan <em>affiliate link</em> anda.</p>
<p>Tawaran CPA gratis seperti ini adalah <em>win-win solution</em>. Anggota <em>list </em>anda mendapat bola golf gratis, dan anda mendapat <em>income</em>. Plus, anda baru saja membuktikan nilai <em>newsletter </em>anda kepada para anggota <em>list</em>, dan anda berada pada jalur yang tepat dalam mengelola <em>list </em>yang <em>profitable</em>.</p>
<h2>14. Hasil Akhir: Penjualan</h2>
<p>Kita telah melihat bahwa dengan menjaga hubungan baik, anda bisa yakin bahwa <em>list </em>anda reponsif terhadap penawaran anda saat anda menawarkannya. Ingat, jangan perlakukan <em>list </em>anda sebagai target penjualan dan sekedar angka, perlakukan mereka sebagai teman yang butuh bantuan dan saran anda, dan anda dengan senang hati akan memberikannya. Anda lakukan ini, dan anda akan terus menghasilkan penjualan untuk tahun-tahun berikutnya.</p>
<p>Pengalaman pertama kebanyakan <em>affiliate marketer</em> tentang <em>email marketing</em> adalah saat mereka menjadi <em>member list</em> seorang &#8216;<em>marketing guru</em>&#8216;. Mereka mendapat kesan yang salah bahwa <em>email marketing</em> adalah tentang mengirimkan tiga atau empat email per minggu, menawarkan setiap produk baru yang muncul.</p>
<p>Semoga, setelah membaca dua artikel ini, anda sekarang tahu bahwa <em>email marketing</em> tidak seperti itu. <em>Email marketing</em> bagi kita adalah tentang membangun hubungan berdasarkan rasa percaya.</p>
<div id="br_pdf_link">
	     <a href="http://d.metacamp.us/802/email-marketing-maksimalkan-hasil-anda-part-2.html.pdf">
	     <span>Email Marketing - Maksimalkan Hasil Anda - Part 2</span>
	     </a>
	     </div><p><a href="http://d.metacamp.us/802/email-marketing-maksimalkan-hasil-anda-part-2.html">Email Marketing &#8211; Maksimalkan Hasil Anda &#8211; Part 2</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d.metacamp.us/802/email-marketing-maksimalkan-hasil-anda-part-2.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Email Marketing &#8211; Maksimalkan Hasil Anda &#8211; Part 1</title>
		<link>http://d.metacamp.us/796/email-marketing-maksimalkan-hasil-anda-part-1.html</link>
		<comments>http://d.metacamp.us/796/email-marketing-maksimalkan-hasil-anda-part-1.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 May 2009 19:03:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Communication]]></category>
		<category><![CDATA[Email Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Marketing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://d.metacamp.us/?p=796</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin anda sering atau pernah mendengar istilah &#8216;the money is in the list.&#8217; Peribahasa yang sering dikutip ini ( dan sekali lagi dikutip di sini) sebenarnya menyesatkan karena tidak lengkap. Seharusnya istilah ini berbunyi &#8216;the money is in a well-managed and highly responsive list.&#8216; Pada dua artikel ini kita akan melihat keseluruhan proses &#8211; mulai <a href="http://d.metacamp.us/796/email-marketing-maksimalkan-hasil-anda-part-1.html#more-796'" class="more-link">more »</a><p><a href="http://d.metacamp.us/796/email-marketing-maksimalkan-hasil-anda-part-1.html">Email Marketing &#8211; Maksimalkan Hasil Anda &#8211; Part 1</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin anda sering atau pernah mendengar istilah &#8216;<em>the money is in the list</em>.&#8217; Peribahasa yang sering dikutip ini ( dan sekali lagi dikutip di sini) sebenarnya menyesatkan karena tidak lengkap. Seharusnya istilah ini berbunyi &#8216;<em>the money is in a well-managed and highly responsive list.</em>&#8216;</p>
<p>Pada dua artikel ini kita akan melihat keseluruhan proses &#8211; mulai dari memperoleh daftar nama (<em>list</em>) sampai mengkonversi list tersebut menjadi <em>valuable clients</em>.</p>
<p>Kita mulai&#8230;<span id="more-796"></span></p>
<h2>1. Tawarkan Insentif</h2>
<p>Langkah pertama membangun list adalah dengan membuat pengunjung (blog/situs anda) agar mau mendaftar. Anda bisa melakukannya dengan banyak cara. Cara yang biasa digunakan adalah dengan membuat <em>signup box </em>pada situs/blog anda dan meminta pengunjung untuk mendaftar agar mendapat berita terbaru yang anda posting-kan. Namun, ada metode yang lebih efektif. Anda bisa menawarkan insentif seperti ebook gratis, panduan video, atau mungkin kursus gratis 7 hari.</p>
<p>Semakin bagus tawaran anda, semakin banyak <em>signup </em>yang anda peroleh. Banyak pengunjung yang cukup senang mendaftar hanya untuk mendapat berita terbaru saja. Meski demikian, dengan menawarkan insentif, anda meningkatkan jumlah pendaftar yang berpotensi meningkatkan pendapatan anda dari list tersebut.</p>
<h2>2. Dapatkan <em>Customer </em>Melalui Forum</h2>
<p>Sekarang anda sudah memutuskan bagaimana anda akan memikat pengunjung untuk mendaftar (<em>signup</em>), waktunya untuk membuat mereka melihat dan mengetahui apa yang anda tawarkan.</p>
<p>Kalau kita ingin membangun email list yang fokus pada fotografi, maka kita bisa mendaftar pada forum fotografi dan mulai mengirimkan pesan. Sebagai member baru, jangan berjualan apapun! Dengan konsisten menjawab pertanyaan dan membantu mengatasi permasalahan yang dilontarkan di forum tersebut, maka kita akan segera dikenal sebagai orang yang punya keahlian (<em>authority</em>) di bidang tersebut.</p>
<p>Setelah cukup dikenal kemudian kita bisa menambahkan detail tentang blog/situs kita pada <em>signature</em>. Metode ini walaupun cukup efektif, masih bisa ditambahkan satu langkah lagi yang bisa membantu meningkatkan jumlah pendaftar kita.</p>
<h2>3. Dapatkan Testimonial</h2>
<p>Seperti halnya anda memberi insentif untuk pendaftar situs/blog anda, anda juga bisa menawarkan insentif secara langsung untuk member forum. Dengan sedikit perbedaan dari insentif pertama untuk pendaftar situs/blog.</p>
<p>Di sini anda bukan menawarkan panduan gratis untuk anggota forum, anda membuat ebook panduan dan membuat <em>posting </em>yang menyatakan bahwa anda akan segera menjual ebook tersebut di ClickBank (atau menjual sendiri menggunakan metode <em>affiliate</em>). Anda jelaskan bahwa anda akan memberi <em>copy</em>-an gratis dari ebook tersebut kepada anggota forum apabila mereka mau memberi testimonial.</p>
<p>Dengan cara ini saya pernah melihat seseorang dengan segera mendapat 500 anggota baru di <em>mailing </em>listnya, semuanya tertarik pada topik yang sama.</p>
<p>Dia memang kehilangan sebagian penjualan ebooknya, tapi justru mendapat profit jangka panjang dari penjualan tambahan, dan dari <em>affiliate sales</em>, karena banyaknya member yang mempromosikan ebook yang dirilisnya. Banyak orang justru tidak akan memberi secara gratis produk yang akan dijualnya.</p>
<p>Tapi jangan lupa, fokus anda di sini bukanlah menjual ebook, tapi untuk membangun list anda.</p>
<h2>4. Jangan Jualan&#8230; Dulu</h2>
<p>Setelah kita mendapat list, kita harus memberi para anggota <em>value </em>yang menjadi alasan mereka mendaftar, bahkan lampaui ekspektasi mereka kalau bisa. Para anggota kemungkinan besar mendaftar untuk mendapat bantuan dan saran, dan mereka sudah memperkirakan kalau anda akan menjual sesuatu ke mereka. Hei, semua orang menawarkan sesuatu bukan? Di sini anda justru membuat kejutan dengan memberi mereka apa yang mereka inginkan dan tidak menjual sesuatu ke mereka&#8230; dulu!</p>
<h2>5. Bangun Dulu Hubungan</h2>
<p>Jangan coba menjual apapun di list anda sebelum memiliki hubungan yang baik dengan para anggota. Ini memang perlu waktu, bisa berminggu-minggu bahkan bulanan. Malah saya pernah dengar katanya jangan pernah mencoba menjual apapun ke list anda selama tahun pertama.</p>
<p>Secara pribadi saya rasa itu terlalu lama. <img src='http://d.metacamp.us/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Tapi pernyataan tersebut menunjukkan bahwa sebuah list perlu &#8216;dimatangkan&#8217; dulu sebelum anda menawarkan sesuatu untuk dibeli. Cobalah untuk tidak menawarkan sesuatu sampai setidaknya mereka mendapat 10-15 email bersifat informatif dari anda.</p>
<h2>6. Jangan Ngotot</h2>
<p>Orang bergabung dengan list anda untuk mendapat informasi. Kalau anda ingin mereka tetap terdaftar sebagai member list anda, jangan sering-sering menjual sesuatu. Anda mungkin memperhatikan bahwa kebanyakan pemilik list mengirimkan dua atau tiga penawaran per minggu. <em>Conversion rate</em> (tingkat penjualan &#8211; persentase anggota list yang membeli) pada list seperti ini biasanya sangat rendah, dan pemilik list seperti ini biasanya mengandalkan kuantitas pengunjung baru yang secara konstan menggantikan anggota lama yang memilih <em>unsubscribe</em>.</p>
<p>Saya pernah melihat sebuah list dengan anggota kurang dari 60 orang, dan saat sesuatu ditawarkan di list tersebut <em>conversion rate</em>-nya bisa lebih dari 20-25%. List ini baru saja meluncurkan satu penawaran penjualan, itupun sekitar 6 bulan yang lalu.</p>
<p>Satu list kecil ini menyumbangkan $500 penghasilan berulang setiap bulan kepada pemiliknya. Saya memberikan fakta ini untuk menunjukkan dua hal. Pertama, anda tidak membutuhkan list dengan banyak anggota. Dan kedua, <em>a well managed list can be very profitable</em>.</p>
<div id="br_pdf_link">
	     <a href="http://d.metacamp.us/796/email-marketing-maksimalkan-hasil-anda-part-1.html.pdf">
	     <span>Email Marketing - Maksimalkan Hasil Anda - Part 1</span>
	     </a>
	     </div><p><a href="http://d.metacamp.us/796/email-marketing-maksimalkan-hasil-anda-part-1.html">Email Marketing &#8211; Maksimalkan Hasil Anda &#8211; Part 1</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d.metacamp.us/796/email-marketing-maksimalkan-hasil-anda-part-1.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bagaimana Hukum Newton Ketiga Membuat Marketing Plan Berantakan</title>
		<link>http://d.metacamp.us/784/bagaimana-hukum-newton-ketiga-membuat-marketing-plan-berantakan.html</link>
		<comments>http://d.metacamp.us/784/bagaimana-hukum-newton-ketiga-membuat-marketing-plan-berantakan.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 May 2009 08:18:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Communication]]></category>
		<category><![CDATA[Email Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[PR]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media]]></category>
		<category><![CDATA[Strategic Planning]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://d.metacamp.us/?p=784</guid>
		<description><![CDATA[<a href="http://d.metacamp.us/784/bagaimana-hukum-newton-ketiga-membuat-marketing-plan-berantakan.html"><img align="left" hspace="5" width="110" height="110" src="http://d.metacamp.us/wp-content/uploads/newton_law-150x150.jpg" class="alignleft wp-post-image tfe" alt="hukum newton dan marketing" title="hukum newton dan marketing" /></a>Masih ingat pelajaran SMP tentang Hukum Newton ketiga yang menyatakan bahwa setiap tindakan (action) memiliki reaksi (reaction) berlawanan yang sama besar/kekuatannya. Praktisi direct marketing sudah memanfaatkan kaidah ini selama bertahun-tahun untuk menghasilkan penjualan. Mereka mengirim brosur, katalog, kartu pos, dan email. Kemudian pelanggan/konsumen mengirim uang. Hehe&#8230; harus saya akui ini adalah &#8216;terjemahan bebas&#8217; dari Hukum <a href="http://d.metacamp.us/784/bagaimana-hukum-newton-ketiga-membuat-marketing-plan-berantakan.html#more-784'" class="more-link">more »</a><p><a href="http://d.metacamp.us/784/bagaimana-hukum-newton-ketiga-membuat-marketing-plan-berantakan.html">Bagaimana Hukum Newton Ketiga Membuat Marketing Plan Berantakan</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://d.metacamp.us/wp-content/uploads/newton_law-270x300.jpg" class="alignleft size-medium wp-image-785" title="hukum newton dan marketing" alt="hukum newton dan marketing" width="270" height="300" />Masih ingat pelajaran SMP tentang Hukum Newton ketiga yang menyatakan bahwa setiap tindakan (<em>action</em>) memiliki reaksi (<em>reaction</em>) berlawanan yang sama besar/kekuatannya. Praktisi <em>direct marketing</em> sudah memanfaatkan kaidah ini selama bertahun-tahun untuk menghasilkan penjualan. Mereka mengirim brosur, katalog, kartu pos, dan email. Kemudian pelanggan/konsumen mengirim uang. Hehe&#8230; harus saya akui ini adalah &#8216;terjemahan bebas&#8217; dari Hukum Newton 3 versi saya, tapi pasti anda <em>ngerti </em>maksudnya.</p>
<p>Namun ada sisi gelapnya saat anda menggabungkan teori ini dengan <em>marketing</em>.<span id="more-784"></span> Sebagian konsumen bereaksi dengan melakukan pembelian, sebagian lagi justru merasa tidak suka. Dan, semakin keras anda sebagai <em>marketer </em>mencoba, semakin golongan yang terakhir ini melawan (baca: tidak suka). Ada batas tipis antara &#8220;Saya tidak mau lagi menerima email dari perusahaan/orang ini jadi saya <em>unsubscribe/opt out</em> saja dari <em>mailing list</em>&#8221; dan &#8220;Saya capek dengan email seperti ini/yang begini banyaknya. Saya laporkan saja sebagai <em>spam</em>.&#8221;</p>
<h2>Konsumen punya suara dan suara mereka KERAS!</h2>
<p>Memang sejak dulu konsumen &#8216;punya suara&#8217;, tapi sekarang ini suara mereka makin keras karena sudah dilengkapi &#8216;megafon&#8217; (corong suara&#8230; halo&#8230;halo&#8230;) untuk memperkeras &#8216;suara&#8217; mereka. Kalau email anda terlalu banyak dilaporkan sebagai spam, maka email anda akan masuk <em>blacklist </em>dan anda dicap sebagai <em>spammer</em>. Kalau anda terlalu sering mengirimkan katalog, maka suara-suara negatif mulai bermunculan di internet dan mungkin surat pembaca di koran. Ya, konsumen punya suara dan mereka tahu bagaimana menggunakannya.</p>
<p>Namun sebagai <em>marketer </em>anda tidak usah takut, kalau dilakukan secara &#8216;benar&#8217; dan beretika. <em>Marketing campaign </em>yang anda lakukan akan menjangkau lebih banyak calon konsumen yang bereaksi dengan membeli, bukannya melawan. Berikut ini sebagian taktik untuk meyakinkan bahwa anda tidak mem-<em>push </em>konsumen dan calon prospek secara berlebihan:</p>
<ul>
<li>Selalu yakinkan agar calon konsumen menerima email atas kehendak mereka sendiri dengan menyediakan <em>form opt-in</em> dan sediakan cara yang mudah agar mereka dapat keluar/<em>opt out</em> saat mereka menginginkannya.</li>
<li>Tanyakan konsumen dan calon prospek anda bagaimana mereka ingin berkomunikasi dengan anda atau dapat dihubungi oleh anda. Ikuti kemauan mereka.</li>
<li>Tingkatkan strategi pengiriman email anda dengan mempelajari perilaku konsumen untuk menentukan kapan dan apa yang hendak di-email-kan.</li>
<li>Terlibatlah dengan konsumen dan calon prospek anda dengan menggabungkan <em>social media</em> dan <em>marketing</em> tradisional.</li>
<li>&#8216;Bersihkan rumah&#8217; dengan meng-<em>update preferences</em> dan menghapus informasi yang sudah usang. Mudahkan diri anda sendiri dan buat konsumen merasa diperhatikan.</li>
<li>Perhatikan detail. Konsumen dan calon konsumen sangat mungkin berubah pikiran hanya karena satu detail kecil yang tidak anda perhatikan sebelumnya.</li>
</ul>
<p>Kalau anda fokus pada keinginan konsumen, maka sisi gelap Hukum Newton ketiga akan lenyap. Segalanya akan menjadi lebih baik untuk bisnis anda. (Dan tidak membuat kepala anda pening karena kejatuhan apel. <img src='http://d.metacamp.us/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  )</p>
<div id="br_pdf_link">
	     <a href="http://d.metacamp.us/784/bagaimana-hukum-newton-ketiga-membuat-marketing-plan-berantakan.html.pdf">
	     <span>Bagaimana Hukum Newton Ketiga Membuat Marketing Plan Berantakan</span>
	     </a>
	     </div><p><a href="http://d.metacamp.us/784/bagaimana-hukum-newton-ketiga-membuat-marketing-plan-berantakan.html">Bagaimana Hukum Newton Ketiga Membuat Marketing Plan Berantakan</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d.metacamp.us/784/bagaimana-hukum-newton-ketiga-membuat-marketing-plan-berantakan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Indosat Huawei E620 Pada Linux Ubuntu 7.10 (Gutsy Gibbon)</title>
		<link>http://d.metacamp.us/55/indosat-huawei-e620-pada-linux-ubuntu-7-10-gutsy-gibbon.html</link>
		<comments>http://d.metacamp.us/55/indosat-huawei-e620-pada-linux-ubuntu-7-10-gutsy-gibbon.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 23 Dec 2007 07:19:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[Communication]]></category>
		<category><![CDATA[Computer]]></category>
		<category><![CDATA[Hardware]]></category>
		<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Software]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fundkitchen.com/2007/12/indosat-huawei-e620-pada-linux-ubuntu-7-10-gutsy-gibbon/</guid>
		<description><![CDATA[<a href="http://d.metacamp.us/55/indosat-huawei-e620-pada-linux-ubuntu-7-10-gutsy-gibbon.html"><img align="left" hspace="5" width="110" height="110" src="http://d.metacamp.us/wp-content/uploads/2008/01/huawei_e620_download_speed_on_linux-150x150.png" class="alignleft wp-post-image tfe" alt="E620 on Linux Download Speed" title="Huawei E620 Download Speed On Linux" /></a>Setelah puas oprek dan test drive modem 3G Huawei E620 pada OS Windows, kali ini saya penasaran buat menjajalnya pada Linux. Distro Linux yang saya pakai adalah Ubuntu versi 7.10 dengan kode Gutsy Gibbon. Kenapa Ubuntu? Hehe&#8230; yang praktis-praktis aja lah, biarpun praktis ini juga relatif. Buat yang jago &#38; hardcore mania, Slackware dan Gentoo <a href="http://d.metacamp.us/55/indosat-huawei-e620-pada-linux-ubuntu-7-10-gutsy-gibbon.html#more-55'" class="more-link">more »</a><p><a href="http://d.metacamp.us/55/indosat-huawei-e620-pada-linux-ubuntu-7-10-gutsy-gibbon.html">Indosat Huawei E620 Pada Linux Ubuntu 7.10 (Gutsy Gibbon)</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah puas <em>oprek</em> dan <em>test drive</em> modem 3G Huawei E620 pada OS Windows, kali ini saya penasaran buat menjajalnya pada <a href="http://www.linux.org" target="_blank">Linux</a>.</p>
<p>Distro Linux yang saya pakai adalah Ubuntu versi 7.10 dengan kode Gutsy Gibbon. Kenapa <a href="http://www.ubuntu.com" target="_blank">Ubuntu?</a> Hehe&#8230; yang praktis-praktis aja lah, biarpun praktis ini juga relatif. Buat yang jago &amp; <em>hardcore mania</em>, Slackware dan Gentoo bisa dibilang praktis. Kalo saya sih bukan jagoan biarpun kadang-kadang <em>hardcore</em>. <img src='http://d.metacamp.us/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Tadinya saya pikir bakal sulit dan harus <em>compile</em> berbagai <em>source code</em> untuk mengaktifkan modem 3G ini pada Linux, karena dari pengalaman yang sudah-sudah, saya jadi merasa segan kalau harus berurusan dengan hardware baru untuk dapat dikenali Linux.<span id="more-55"></span></p>
<p>Namun rupanya dugaan saya salah, sama sekali tidak diperlukan urusan <em>compile</em> dan <em>utak-atik source code</em>. Setidaknya untuk distro Ubuntu terbaru ini.</p>
<p>Ok&#8230; cut the chit chat.</p>
<p><strong>1. </strong>Pantau file log dengan perintah &#8220;dmesg&#8221; atau&#8221;tail -f /var/log/messages&#8221;, atau gunakan program System Log bawaan Ubuntu dari menu &#8220;System &#8211; Administration&#8221;.</p>
<p><strong>2. </strong>Tancapkan modem 3G pada slot PCMCIA (E620 adalah tipe PC Card, sedangkan E220 adalah versi USB).</p>
<p><strong>3. </strong>Perhatikan output dari log sistem, yang isinya seperti berikut:</p>
<blockquote><p>[  119.336000] pccard: CardBus card inserted into slot 0<br />
[  119.524000] ohci_hcd: 2006 August 04 USB 1.1 &#8216;Open&#8217; Host Controller (OHCI) Driver<br />
[  119.524000] PCI: Enabling device 0000:03:00.0 (0000 -&gt; 0002)<br />
[  119.524000] ACPI: PCI Interrupt 0000:03:00.0[A] -&gt; Link [LNKA] -&gt; GSI 11 (level, low) -&gt; IRQ 11<br />
[  119.524000] PCI: Setting latency timer of device 0000:03:00.0 to 64<br />
[  119.524000] ohci_hcd 0000:03:00.0: OHCI Host Controller<br />
[  119.528000] ohci_hcd 0000:03:00.0: new USB bus registered, assigned bus number 5<br />
[  119.528000] ohci_hcd 0000:03:00.0: irq 11, io mem 0xc4000000<br />
[  119.612000] usb usb5: configuration #1 chosen from 1 choice<br />
[  119.612000] hub 5-0:1.0: USB hub found<br />
[  119.612000] hub 5-0:1.0: 1 port detected<br />
[  119.716000] PCI: Enabling device 0000:03:00.1 (0000 -&gt; 0002)<br />
[  119.716000] ACPI: PCI Interrupt 0000:03:00.1[B] -&gt; Link [LNKA] -&gt; GSI 11 (level, low) -&gt; IRQ 11<br />
[  119.716000] PCI: Setting latency timer of device 0000:03:00.1 to 64<br />
[  119.716000] ohci_hcd 0000:03:00.1: OHCI Host Controller<br />
[  119.716000] ohci_hcd 0000:03:00.1: new USB bus registered, assigned bus number 6<br />
[  119.716000] ohci_hcd 0000:03:00.1: irq 11, io mem 0xc4001000<br />
[  119.800000] usb usb6: configuration #1 chosen from 1 choice<br />
[  119.804000] hub 6-0:1.0: USB hub found<br />
[  119.804000] hub 6-0:1.0: 1 port detected<br />
[  122.476000] usb 5-1: new full speed USB device using ohci_hcd and address 2<br />
[  122.692000] usb 5-1: configuration #1 chosen from 1 choice<br />
[  123.072000] usbcore: registered new interface driver usbserial<br />
[  123.076000] drivers/usb/serial/usb-serial.c: USB Serial support registered for generic<br />
[  123.076000] usbcore: registered new interface driver usbserial_generic<br />
[  123.076000] drivers/usb/serial/usb-serial.c: USB Serial Driver core<br />
[  123.084000] drivers/usb/serial/usb-serial.c: USB Serial support registered for pl2303<br />
[  123.084000] pl2303 5-1:1.0: pl2303 converter detected<br />
[  123.084000] usb 5-1: pl2303 converter now attached to ttyUSB0<br />
[  123.084000] pl2303 5-1:1.1: pl2303 converter detected<br />
[  123.084000] usb 5-1: pl2303 converter now attached to ttyUSB1<br />
[  123.084000] pl2303 5-1:1.2: pl2303 converter detected<br />
[  123.084000] usb 5-1: pl2303 converter now attached to ttyUSB2<br />
[  123.084000] usbcore: registered new interface driver pl2303<br />
[  123.084000] drivers/usb/serial/pl2303.c: Prolific PL2303 USB to serial adaptor driver<br />
[  123.136000] drivers/usb/serial/usb-serial.c: USB Serial support registered for GSM modem (1-port)<br />
[  123.136000] usbcore: registered new interface driver option<br />
[  123.136000] drivers/usb/serial/option.c: USB Driver for GSM modems: v0.7.1</p></blockquote>
<p>Informasi pada bagian terakhir menunjukkan bahwa Huawei E620 memiliki kontroler PCMCIA-to-USB dan kontroler USB-to-serial. Dari informasi di atas kita juga mendapatkan tiga <em>serial port</em> baru setelah modem ditancapkan, yaitu ttyUSB0, ttyUSB1, dan ttyUSB2.</p>
<p>Kita hanya perlu <em>serial port</em> pertama pada modem, yaitu ttyUSB0. Port ini perlu dikonfigurasi menggunakan program minicom.</p>
<p><strong>4. </strong>Ketikkan &#8220;sudo minicom&#8221; bila minicom telah <em>terinstall,</em> atau bila belum, <em>install</em> dulu minicom ini dengan perintah &#8220;sudo apt-get install minicom&#8221;. Ya, anda perlu terhubung dengan internet untuk dapat <em>menginstall</em> paket <em>software</em> baru pada Ubuntu. Hmm&#8230; lucu juga kita perlu internet dulu agar dapat terkoneksi ke internet. Telur dulu atau ayam dulu? <img src='http://d.metacamp.us/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' />  <em>Not big deal lah&#8230;</em></p>
<p><strong>5. </strong>Setelah minicom dijalankan, lakukan konfigurasi dari konsol minicom dengan cara Ctrl-A lalu diikuti O (o-mega, bukan nol) untuk men-set <em>serial port</em> pada modem. Lakukan perubahan pada parameter berikut :</p>
<blockquote><p>Serial device: /dev/ttyUSB0<br />
Bps/Par/Bits: 115200 8N1<br />
Hardware flow control: No<br />
Software flow control: Yes</p></blockquote>
<p>Simpan seting di atas sebagai <em>default.</em></p>
<p>Pada halaman contekan katanya kita perlu mengaktifkan PIN, namun saya coba ternyata tidak perlu. Memasukkan <em>AT command</em> untuk PIN justru memberikan pesan <em>error</em> pada percobaan yang saya lakukan. Skip&#8230;</p>
<p><strong>6. </strong>Sekarang untuk mengaktifkan modem kita perlu menjalankan koneksi PPP. Untuk ini kita perlu program wvdial. Pada instalasi standar Gutsy Gibbon, wvdial ini sudah terpasang. Tapi jika belum silakan <em>install</em> dengan perintah &#8220;sudo apt-get install wvdial&#8221;.</p>
<p>File /etc/wvdial.conf perlu dikonfigurasi. Masukkan seting berikut:</p>
<blockquote><p>[Dialer defaults]<br />
Modem = /dev/ttyUSB0<br />
Phone = *99#<br />
Username = indosat<br />
Password = indosat<br />
New PPPD = yes</p></blockquote>
<p><strong>7. </strong>Simpan file konfigurasi tersebut dan panggil wvdial dengan mengetik &#8220;wvdial&#8221;. Ada sedikit <em>delay</em> dan pesan <em>&#8220;Warning&#8221;</em> namun tidak mengganggu. Tunggu beberapa detik dan periksa apakah koneksi ppp sudah aktif dengan mengetik perintah &#8220;ifconfig&#8221;.</p>
<p><strong>8. </strong>Bila koneksi internet terdahulu masih aktif, silakan non-aktifkan dan matikan juga program wvdial dengan &#8220;Ctrl &#8211; C&#8221; pada konsol wvdial.</p>
<p>Setelah semua koneksi internet non-aktif. Aktifkan kembali wvdial seperti di atas. Langkah ini sebetulnya opsional, hanya agar anda tidak perlu men-set <em>default route </em>saja (kalau memang perlu silakan liat pada halaman contekan).</p>
<p><strong>9. </strong>Tes koneksi dengan melakukan <em>ping</em> ke Yahoo:  &#8220;ping www.yahoo.com&#8221;</p>
<p>Kalau anda mendapat <em>reply,</em> berarti semuanya berjalan lancar. Anda bisa langsung ber-mobile internet dengan modem Huawei E620 dan akses kecepatan tinggi dari Indosat 3G, sekaligus aman berkat Linux yang tangguh. Hehehe&#8230;</p>
<p><img src="http://d.metacamp.us/wp-content/uploads/2008/01/huawei_e620_download_speed_on_linux.png" title="Huawei E620 Download Speed On Linux" alt="E620 on Linux Download Speed" width="367" height="419" /></p>
<p>Satu-satunya kendala yang sedikit mengganjal saya hanya kecepatan yang didapat masih lebih rendah daripada di Windows (lihat gambar di atas dan <a href="http://d.metacamp.us/20/review-indosat-3g-huawei-e620.html">bandingkan di sini</a>).</p>
<p>Pada Linux saya mendapat kecepatan maksimal 61.6 KB/s dibandingkan 155 KB/s yang saya dapat sebelumnya. Yah, bagaimanapun masih lebih cepat daripada ADSL <em>landline</em> yang hanya 40 KB/s.<br />
Dugaan saya mungkin setting &#8220;Bps/Par/Bits: 115200&#8243; pada minicom harus diperbesar.</p>
<p><em>So far, the result is great and hassle free, not as I thought.</em></p>
<p><strong>Update</strong> :</p>
<p><img src="http://d.metacamp.us/wp-content/uploads/2008/01/update.png" width="384" height="419" title="Update" alt="E620 on Linux Download Speed - Update" /></p>
<p>Tanpa merubah seting apapun ternyata kecepatan maksimal dapat tercapai. Sepertinya penurunan sebelumnya dipengaruhi kondisi jaringan saat itu.</p>
<div id="br_pdf_link">
	     <a href="http://d.metacamp.us/55/indosat-huawei-e620-pada-linux-ubuntu-7-10-gutsy-gibbon.html.pdf">
	     <span>Indosat Huawei E620 Pada Linux Ubuntu 7.10 (Gutsy Gibbon)</span>
	     </a>
	     </div><p><a href="http://d.metacamp.us/55/indosat-huawei-e620-pada-linux-ubuntu-7-10-gutsy-gibbon.html">Indosat Huawei E620 Pada Linux Ubuntu 7.10 (Gutsy Gibbon)</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d.metacamp.us/55/indosat-huawei-e620-pada-linux-ubuntu-7-10-gutsy-gibbon.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Review: Indosat 3G + Huawei E620</title>
		<link>http://d.metacamp.us/20/review-indosat-3g-huawei-e620.html</link>
		<comments>http://d.metacamp.us/20/review-indosat-3g-huawei-e620.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Oct 2007 18:11:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[Communication]]></category>
		<category><![CDATA[Computer]]></category>
		<category><![CDATA[Hardware]]></category>
		<category><![CDATA[Software]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fundkitchen.com/2007/10/review-indosat-3g-huawei-e620/</guid>
		<description><![CDATA[<a href="http://d.metacamp.us/20/review-indosat-3g-huawei-e620.html"><img align="left" hspace="5" width="110" src="http://img152.imageshack.us/img152/2726/dsc00203yd7.jpg" class="alignleft wp-post-image tfe" alt="Paket Indosat 3G" title="Dsc00203yd7" /></a>Kali ini saya dapat mainan baru, ceritanya bos baru saja mendapat fasilitas internet mobile, as usual saya yang kebagian kerjaan buat setting. Nah&#8230; sambil ngeset nggak ada salahnya sekalian test-drive. Produk yang dicoba yaitu Indosat 3G dengan modem Huawei E620 Data Card. Pengujian dilakukan di Bandung (Buah Batu), dan Jatinangor. Saat tulisan ini di-publish, produk <a href="http://d.metacamp.us/20/review-indosat-3g-huawei-e620.html#more-20'" class="more-link">more »</a><p><a href="http://d.metacamp.us/20/review-indosat-3g-huawei-e620.html">Review: Indosat 3G + Huawei E620</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kali ini saya dapat mainan baru, ceritanya bos baru saja mendapat fasilitas internet mobile, <em>as usual</em> saya yang kebagian kerjaan buat setting. Nah&#8230; sambil ngeset nggak ada salahnya sekalian <em>test-drive.</em> <img src='http://d.metacamp.us/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Produk yang dicoba yaitu Indosat 3G dengan modem <a href="http://www.huawei.com/mobileweb/en/products/view.do?id=145&amp;pageId=null" target="_blank">Huawei E620</a> Data Card. Pengujian dilakukan di Bandung (Buah Batu), dan Jatinangor. Saat tulisan ini di-publish, produk sudah digunakan selama satu bulan. Promosi yang diberikan yaitu pemakaian gratis (Rp. 1,-/bulan) selama tiga bulan.</p>
<p>Kemasan terbagi dalam dua paket, masing-masing berisi kartu perdana (starterpack) Indosat 3G Broadband, dan satu paket berisi modem Huawei 3G Data Card.<br />
<span id="more-20"></span><img src="http://img152.imageshack.us/img152/2726/dsc00203yd7.jpg" title="Dsc00203yd7" alt="Paket Indosat 3G" width="300" height="400" /></p>
<p>Data Card memiliki <em>form factor</em> PCMCIA Type II.<br />
System requirements:</p>
<p>* Type II PCMCIA slot with CardBus interface<br />
* MS Windows 2000 or Windows XP<br />
* 100 MB free disk space or above<br />
* 128 MB RAM or above</p>
<p>Features:</p>
<p>* Supporting HSDPA/UMTS 2100 MHz and EDGE/GPRS/GSM 900/1800/1900 MHz<br />
* Packet data service over HSDPA/UMTS/EDGE/GPRS, and HSDPA packet data service at up to 1.8 Mbps<br />
* Voice call service over UMTS/GSM<br />
* Voice and data concurrent service over UMTS<br />
* SMS service over circuit switched domain and packet switched domain, and group transmission of SMS is also supported</p>
<p>Paket Data Card sudah termasuk:</p>
<p>* Quick start (user guide)<br />
* CDROM driver dan aplikasi<br />
* Earphone/headset standar</p>
<p><img src="http://img141.imageshack.us/img141/1818/dsc00206bx0.jpg" title="Dsc00206bx0" alt="Huawei E620" width="400" height="300" /></p>
<p>Casing plastik untuk melindungi Data Card selama melakukan perjalanan sudah termasuk, sehingga praktis untuk dibawa. Pada bagian samping kiri dan kanan kepala Data Card terdapat dua slot kecil untuk <em>headset</em> dan antena eksternal. Antena eksternal tidak disertakan dalam paket, harus dibeli secara terpisah. SIM card Indosat 3G dipasang pada bagian bawah Data Card seperti halnya kita memasang SIM card pada telepon selular.</p>
<p>Produk ini juga dapat digunakan untuk <em>voice telephony</em> dan SMS secara simultan dengan koneksi data. Untuk dapat menggunakan voice, <em>headset</em> harus dipasang dulu pada Data card.</p>
<p><strong>Setting Data Card (Huawei E620)</strong></p>
<p>Sebelum Data Card dipasang pada slot PCMCIA, lakukan dulu instalasi <em>driver</em> dan <em>software</em>. Instalasi sama sekali tidak sulit, tinggal masukkan CD yang merupakan bagian dari Data card. Apabila AutoRun pada Windows aktif, program akan langsung meminta agar instalasi dijalankan.<br />
Setelah instalasi selesai, Data Card dapat dipasang dan otomatis akan terdeteksi.</p>
<p>Setelah Data Card terpasang pada notebook, bila LED (Light Emitting Diode) menyala hijau pada Data Card, menunjukkan modem dapat menangkap sinyal 3G. LED akan berkedip-kedip saat terjadi transfer data.<br />
Apabila LED berwarna biru, berarti tidak ada <em>coverage</em> 3G pada area tersebut dan modem beralih ke mode GPRS dengan <em>speed</em> yang lebih lambat.</p>
<p><img src="http://img149.imageshack.us/img149/3419/huaweiapp31zo5.png" title="Huaweiapp31zo5" alt="Huawei 3G Data Card Management" width="450" height="571" /></p>
<p>Untuk mulai melakukan koneksi, panggil program &#8216;HUAWEI 3G Data Card&#8217; dari Desktop atau dari Start Menu.</p>
<p>1. Lakukan konfigurasi awal dengan meng-klik tombol &#8216;Settings&#8217; (tombol bawah, kedua dari kanan), klik tag &#8216;Connection&#8217;, klik &#8216;New&#8217;.<br />
2. Isikan &#8216;Profile Name&#8217; (bebas).<br />
3. Masukkan &#8216;Username&#8217; dan &#8216;Password&#8217; : &#8220;indosat&#8221;.<br />
4. Klik &#8216;Advanced&#8217;.<br />
5. Pilih &#8216;Static&#8217; pada APN dan masukkan &#8220;indosat3g&#8221; pada baris isian.<br />
6. Klik &#8216;Save&#8217;.<br />
7. Klik tag &#8216;System&#8217;, klik &#8216;OK&#8217;.</p>
<p>Test dengan meng-klik tombol &#8216;Connect&#8217;, bila lancar tombol &#8216;Connect&#8217; akan berubah menjadi &#8216;Disconnect&#8217;, dan icon &#8216;E.620 data con &#8211; 1.8 Mbps&#8217; akan muncul pada system tray Windows.</p>
<p><strong>The Result</strong></p>
<p>Kualitas koneksi yang saya dapatkan di daerah Buah Batu sangat baik. Walaupun sinyal naik-turun antara 1 sampai 4 <em>strip</em> , kecepatan download cukup stabil pada 155KB/s. Ini sangat baik karena pengujian dilakukan sekitar pukul 13.00 WIB yang dikenal sebagai jam sibuk.<br />
Pada malam hari tidak ada perbedaan, kualitas koneksi cukup terjaga, &#8216;diskonek&#8217; atau &#8216;macet&#8217; sangat jarang terjadi (bukan tidak ada).</p>
<p><img src="http://img136.imageshack.us/img136/8628/dlspeedlm6.png" title="Dlspeedlm6" alt="Download Speed" /></p>
<p>Test di Jatinangor kurang baik hasilnya, karena sama sekali tidak ada sinyal 3G dari Indosat sehingga harus <em>switchback</em> menggunakan GPRS dengan <em>speed</em> yang lebih rendah. <em>Not bad, but also out of expectation</em>, karena bos berharap produk ini dapat digunakan di lingkungan kampus UNPAD Jatinangor. Mungkin harus menggunakan antena eksternal bila ingin mendapat sinyal 3G di wilayah ini. Sampai saat ini di situs Indosat belum dicantumkan <em>coverage area</em> untuk wilayah Bandung.</p>
<p><em>Durability</em> juga cukup baik. Koneksi terus menerus selama lebih dari 12 jam tidak membuat modem bermasalah walaupun terasa cukup panas. Membuat tangan tidak betah berlama-lama di atas <em>wristpad</em> notebook. Selain itu, karena panas ini kipas notebook tidak henti berputar dan batere lebih cepat habis.</p>
<div id="br_pdf_link">
	     <a href="http://d.metacamp.us/20/review-indosat-3g-huawei-e620.html.pdf">
	     <span>Review: Indosat 3G + Huawei E620</span>
	     </a>
	     </div><p><a href="http://d.metacamp.us/20/review-indosat-3g-huawei-e620.html">Review: Indosat 3G + Huawei E620</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d.metacamp.us/20/review-indosat-3g-huawei-e620.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>25</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

