<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>The Private Campus &#187; Business</title>
	<atom:link href="http://d.metacamp.us/category/business/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://d.metacamp.us</link>
	<description>E-Agribusiness and Internet Marketing Blog</description>
	<lastBuildDate>Thu, 11 Aug 2011 10:37:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=114</generator>
		<item>
		<title>Riset Pasar Dengan Google Insights &#8211; Bag.4</title>
		<link>http://d.metacamp.us/897/riset-pasar-dengan-google-insights-bag-4.html</link>
		<comments>http://d.metacamp.us/897/riset-pasar-dengan-google-insights-bag-4.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Jul 2009 09:59:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[Computer]]></category>
		<category><![CDATA[Google]]></category>
		<category><![CDATA[Insights]]></category>
		<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Statistics]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://d.metacamp.us/?p=897</guid>
		<description><![CDATA[Artikel terakhir dari seri Riset Pasar Dengan Google Insights akhirnya kelar juga. Sesuai yang saya janjikan, artikel terakhir ini memuat cara-cara tentang menemukan niche yang sedang hot dan tersembunyi, dan bagaimana memanfaatkan Google Insights sebagai tool analisis sebelum anda berlanjut pada fase-fase lain dalam membangun bisnis online anda. Bagaimana anda menggunakan Insights untuk analisa multi <a href="http://d.metacamp.us/897/riset-pasar-dengan-google-insights-bag-4.html#more-897'" class="more-link">more »</a><p><a href="http://d.metacamp.us/897/riset-pasar-dengan-google-insights-bag-4.html">Riset Pasar Dengan Google Insights &#8211; Bag.4</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Artikel terakhir dari seri <strong>Riset Pasar Dengan Google Insights</strong> akhirnya kelar juga. Sesuai yang saya janjikan, artikel terakhir ini memuat cara-cara tentang menemukan niche yang sedang hot dan tersembunyi, dan bagaimana memanfaatkan Google Insights sebagai tool analisis sebelum anda berlanjut pada fase-fase lain dalam membangun bisnis online anda.</p>
<p>Bagaimana anda menggunakan Insights untuk <strong>analisa multi keywords, multi timeframe, dan multi locations</strong>.</p>
<p>Cukup lengkap dan panjang, terdiri dari hampir 1000 kata dan 7 gambar (screenshot). Anda bisa mengaksesnya <a href="http://d.metacamp.us/902/riset-pasar-dengan-google-insights-final.html">di sini</a>. Untuk membukanya anda harus <a href="http://d.metacamp.us/subs" target="_blank">subscribe dulu</a>. Gratis.</p>
<p>Saya kira subscribe gratis adalah tradeoff yang wajar, karena kalau saya membuatnya sebagai ebook dan dijual minimal $19 pun masih laku seperti sabun mandi (bosen kalo seperti kacang). <img src='http://d.metacamp.us/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Buat yang sudah subscribe dan aktivasi (dengan meng-klik link pada email) tapi belum mendapat password-nya silakan <a href="http://d.metacamp.us/contact">kontak saya</a> dan gunakan email yang anda gunakan saat subscribe. Thanks.</p>
<p>Bagian-bagian sebelumnya bisa <a href="http://d.metacamp.us/876/riset-pasar-dengan-google-insights-bag-1.html">dibaca bebas disini</a>, <a href="http://d.metacamp.us/882/riset-pasar-dengan-google-insights-bag-2.html">sini</a>, dan <a href="http://d.metacamp.us/891/riset-pasar-dengan-google-insights-bag-3.html">disini</a>.</p>
<p>Oh ya. Kalo males subscribe, dan merasa teknik-teknik yang saya berikan sulit dimengerti dan ingin belajar metode yang lebih sederhana dulu tapi mujarab, mungkin bisa menjalankan <a href="http://d.metacamp.us/ca-business-ideas" target="_blank">teknik-teknik yang diajarkan di sini</a>. Cocok untuk bisnis apapun, bukan hanya online. Dijamin anda <strong>tidak akan pernah kehabisan ide</strong>.</p>
<div id="br_pdf_link">
	     <a href="http://d.metacamp.us/897/riset-pasar-dengan-google-insights-bag-4.html.pdf">
	     <span>Riset Pasar Dengan Google Insights - Bag.4</span>
	     </a>
	     </div><p><a href="http://d.metacamp.us/897/riset-pasar-dengan-google-insights-bag-4.html">Riset Pasar Dengan Google Insights &#8211; Bag.4</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d.metacamp.us/897/riset-pasar-dengan-google-insights-bag-4.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Riset Pasar Dengan Google Insights &#8211; Bag.3</title>
		<link>http://d.metacamp.us/891/riset-pasar-dengan-google-insights-bag-3.html</link>
		<comments>http://d.metacamp.us/891/riset-pasar-dengan-google-insights-bag-3.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2009 06:30:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[Computer]]></category>
		<category><![CDATA[Google]]></category>
		<category><![CDATA[Insights]]></category>
		<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Statistics]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://d.metacamp.us/?p=891</guid>
		<description><![CDATA[<a href="http://d.metacamp.us/891/riset-pasar-dengan-google-insights-bag-3.html"><img align="left" hspace="5" width="110" src="http://d.metacamp.us/wp-content/uploads/google_insight.png" class="alignleft wp-post-image tfe" alt="google_insight" title="google_insight" /></a>Pada artikel sebelumnya saya sudah perkenalkan apa itu Google Insights dan dasar penggunaan fungsi pencariannya, dilanjutkan dengan penggalian lebih dalam untuk menemukan keywords yang relevan dan data trend. Pada artikel ini akan saya tunjukkan bagaimana cara menghasilkan ide keyword/niche dengan menggunakan Insights dan METODE LAINNYA, tanpa harus mengetik keyword apapun. Insights meng-update datanya setiap hari, <a href="http://d.metacamp.us/891/riset-pasar-dengan-google-insights-bag-3.html#more-891'" class="more-link">more »</a><p><a href="http://d.metacamp.us/891/riset-pasar-dengan-google-insights-bag-3.html">Riset Pasar Dengan Google Insights &#8211; Bag.3</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://d.metacamp.us/wp-content/uploads/google_insight.png" class="aligncenter size-full wp-image-877" title="google_insight" alt="google_insight" width="321" height="54" />Pada <a title="Riset Pasar Dengan Google Insights - Bag.2" href="http://d.metacamp.us/882/riset-pasar-dengan-google-insights-bag-2.html">artikel sebelumnya</a> saya sudah perkenalkan apa itu Google Insights dan dasar penggunaan fungsi pencariannya, dilanjutkan dengan penggalian lebih dalam untuk menemukan keywords yang relevan dan data trend. Pada artikel ini akan saya tunjukkan bagaimana cara menghasilkan ide keyword/niche dengan menggunakan Insights dan METODE LAINNYA, tanpa harus mengetik keyword apapun.</p>
<p>Insights meng-update datanya setiap hari, jadi yang anda dapatkan adalah data akurat berkualitas tinggi, walaupun <strong>Top Searches</strong> hanya memberikan 10 hasil, anda bisa mendapat lebih banyak kalau anda men-download list tersebut sebagai file CSV (tautan pada kanan-atas).</p>
<p>Sekarang tentang <strong>membangkitkan ide tanpa keyword</strong>. Ikuti langkah-langkah berikut:<span id="more-891"></span></p>
<ul>
<li>Kosongkan kotak <strong>Search Terms</strong></li>
<li>Ganti <strong>Time Range</strong> ke Last 30 Days</li>
<li>Lanjut ke kotak <strong>Categories Drop Down</strong></li>
<li>Temukan dan klik satu kategori yang ingin anda telusuri</li>
<li>Klik tombol <strong>Search</strong></li>
</ul>
<p>Simple kan? <span style="text-decoration: underline;"><strong>Sederhana, tapi sangat efektif.</strong></span></p>
<p>Misal saya pilih kategori Crafts untuk melihat apakah ada hal yang menarik pada <strong>Rising Searches</strong> dan terutama apakah ada <strong>Breakout </strong>(ingat; breakout berarti lima ribu persen dicari lebih banyak &#8211; menunjukkan potensi sebuah niche). Hasilnya seperti ini:</p>
<p><a href="http://img3.imageshack.us/img3/5374/risetpasargoogleinsight.png"><img src="http://img3.imageshack.us/img3/5374/risetpasargoogleinsight.png" title="essai" alt="Risetpasargoogleinsight" width="400" height="282" /></a></p>
<p>Selamat! Anda baru saja menemukan apa yang banyak dicari orang dalam 30 hari terakhir dalam segmen yang sangat umum &#8211; Crafts.</p>
<p>Melihat hasil dari <strong>Rising Searches</strong>, misal saya tertarik dengan tampilan Kids Craft dan saya putuskan untuk me-riset lebih lanjut dengan meng-klik pada keyword tersebut dan melihat hasil apa yang saya dapat.</p>
<p><a href="http://img3.imageshack.us/img3/9663/risetpasargoogleinsightg.png"><img src="http://img3.imageshack.us/img3/9663/risetpasargoogleinsightg.png" title="essai" alt="Risetpasargoogleinsightg" width="400" height="359" /></a></p>
<p>Hasilnya menunjukkan bahwa kebanyakan pencarian berasal dari Canada/US based, dan ada <strong>Top Searches</strong> dan <strong>Rising Searches</strong> untuk ide niche lainnya yang bisa kita telusuri.</p>
<p>Kita bisa mengubah view pada tampilan grafik dari <strong>Interest Level</strong> menjadi <strong>Growth Relative to Category</strong>. Perubahan tampilan ini menunjukkan seberapa tinggi keyword tertentu (Kids Crafs) lebih banyak dicari daripada kategori utamanya (Crafts).</p>
<p><a href="http://img3.imageshack.us/img3/9338/risetpasargoogleinsightk.png"><img src="http://img3.imageshack.us/img3/9338/risetpasargoogleinsightk.png" title="essai" alt="Risetpasargoogleinsightk" width="400" height="151" /></a></p>
<p>Trend-nya kelihatan selalu meningkat, tapi kalau kita robah <strong>Time Range</strong> menjadi 2004-Present anda bisa lihat bahwa trend yang ada memiliki sifat musiman dengan puncaknya pada Natal dan penurunan tajam pada Tahun Baru. Sekarang kita tahu kapan <strong>waktu yang optimal</strong> untuk meluncurkan produk yang punya potensi pada niche ini.</p>
<p><a href="http://img3.imageshack.us/img3/3951/risetpasargoogleinsightc.png"><img src="http://img3.imageshack.us/img3/3951/risetpasargoogleinsightc.png" title="essai" alt="Risetpasargoogleinsightc" width="400" height="147" /></a></p>
<p>Singkat kata; anda bisa menemukan niche-niche yang berpotensi dengan langsung menggunakan data yang dimiliki Google secara gratis dan cepat. Anda tidak harus banyak &#8220;merenung&#8221; dan bertanya-tanya lagi; &#8220;apakah ada potensi untuk pasar X atau Y&#8221;.</p>
<p>Rasanya tidak usah saya kasih contoh lagi karena ini gampang banget. Tinggal surfing dan klik pada berbagai kategori untuk mengembangkan ide di kepala.</p>
<p>Setelah ide dan keywords-nya dapet anda bisa lanjut ke fase berikutnya; analisa traffic, kompetisi SEO, dsb dengan tools dan teknik favorit anda. Teknik yang saya jelaskan dalam seri artikel ini mestinya sudah mempermudah sebagian hidup anda sebagai internet marketer. <img src='http://d.metacamp.us/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' />  Yaitu <strong>menemukan niche</strong>/segmen pasar.</p>
<p>Okay saya bohong tentang membangkitkan ide dengan metode lainnya (selain Insights). Hehe&#8230; Tenang, masih ada satu artikel lagi yang akan saya rilis di seri riset pasar dengan Google Insights ini. Yaitu tentang mengkombinasikan ide yang kita dapat dari Insights dengan ide produk apa yang sedang &#8220;hot&#8221; dari sumber yang tersembunyi. Oh ya&#8230; saya juga masih punya hutang tentang membandingkan multiple phrase pada multiple timeframe. Akan saya lengkapi pada artikel berikutnya. Janji.</p>
<p>Artikel terakhir nanti akan saya password protect. Jadi kalau masih ingin lanjut baca artikel berikutnya silakan <a href="http://d.metacamp.us/subs" target="_blank">subscribe dulu di sini</a>. Jangan lupa konfirmasi ulang dengan meng-klik tautan yang dikirim ke email. Password akan saya kirim ke email anda yang sudah di-aktivasi. Gratis kok.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://d.metacamp.us/ca-business-ideas" target="_blank"><img src="http://d.metacamp.us/wp-content/uploads/ca-iibi-bookcover-190x300.jpg" class="aligncenter size-medium wp-image-908" style="border: 0pt none;" title="Instant Internet Business Ideas" alt="Instant Internet Business Ideas" width="114" height="180" /></a></p>
<div id="br_pdf_link">
	     <a href="http://d.metacamp.us/891/riset-pasar-dengan-google-insights-bag-3.html.pdf">
	     <span>Riset Pasar Dengan Google Insights - Bag.3</span>
	     </a>
	     </div><p><a href="http://d.metacamp.us/891/riset-pasar-dengan-google-insights-bag-3.html">Riset Pasar Dengan Google Insights &#8211; Bag.3</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d.metacamp.us/891/riset-pasar-dengan-google-insights-bag-3.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Riset Pasar Dengan Google Insights &#8211; Bag.2</title>
		<link>http://d.metacamp.us/882/riset-pasar-dengan-google-insights-bag-2.html</link>
		<comments>http://d.metacamp.us/882/riset-pasar-dengan-google-insights-bag-2.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Jun 2009 11:13:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[Computer]]></category>
		<category><![CDATA[Google]]></category>
		<category><![CDATA[Insights]]></category>
		<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Statistics]]></category>
		<category><![CDATA[Trend]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://d.metacamp.us/?p=882</guid>
		<description><![CDATA[<a href="http://d.metacamp.us/882/riset-pasar-dengan-google-insights-bag-2.html"><img align="left" hspace="5" width="110" src="http://d.metacamp.us/wp-content/uploads/google_insight.png" class="alignleft wp-post-image tfe" alt="google_insight" title="google_insight" /></a>Top Searches, sesuai namanya, dengan fitur ini kita bisa menemukan long tail phrase yang terkait dengan keyword utama yang dicari, atau dengan kata lain keyword yang bisa dikembangkan sebagai bahan konten untuk situs kita. Rising Searches adalah keywords/phrase yang SAAT INI banyak dicari di internet (melalui Google tentunya) dan memiliki hubungan dengan keyword utama (Fancy <a href="http://d.metacamp.us/882/riset-pasar-dengan-google-insights-bag-2.html#more-882'" class="more-link">more »</a><p><a href="http://d.metacamp.us/882/riset-pasar-dengan-google-insights-bag-2.html">Riset Pasar Dengan Google Insights &#8211; Bag.2</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img src="http://d.metacamp.us/wp-content/uploads/google_insight.png" class="alignleft size-full wp-image-877" title="google_insight" alt="google_insight" width="321" height="54" />Top Searches</strong>, sesuai namanya, dengan fitur ini kita bisa menemukan long tail phrase yang terkait dengan keyword utama yang dicari, atau dengan kata lain keyword yang bisa dikembangkan sebagai bahan konten untuk situs kita.</p>
<p><strong>Rising Searches</strong> adalah keywords/phrase yang SAAT INI banyak dicari di internet (melalui Google tentunya) dan memiliki hubungan dengan keyword utama (Fancy Dress &#8211; <a title="Riset Pasar Dengan Google Insights Bag.1" href="http://d.metacamp.us/876/riset-pasar-dengan-google-insights-bag-1.html">lihat artikel sebelumnya</a>).</p>
<p>Nilai % menunjukkan lebih banyak berapa persen kata kunci tersebut dicari daripada kata kunci utama. Misal, dari daftar <strong>Rising Searches</strong>, frase <em>Jokers Fancy Dress</em> bernilai +260%, artinya frase ini mendapat pencarian 260% lebih banyak daripada pencarian frase <em>Fancy Dress</em> (kata kunci utama).</p>
<p>Dari sini bisa dilihat bahwa kita punya peluang untuk menggarap niche ini kalau kita bisa bergerak cepat, mungkin dengan memanfaatkan affiliate programs untuk menjual kostum bertema Joker Fancy Dress?<span id="more-882"></span></p>
<p>Btw. Artikel ini adalah artikel lanjutan dari <a title="Riset Pasar Dengan Google Insights Bag.1" href="http://d.metacamp.us/876/riset-pasar-dengan-google-insights-bag-1.html">Riset Pasar Dengan Google Insights Bag.1</a>.</p>
<p>Anda bisa lihat di gambar berikutnya bahwa disana bukan hanya ditampilkan %, tapi ada beberapa frase dengan keterangan <strong>Breakout</strong>. Siap-siap buat kaget. Karena kalau anda belihat keterangan Breakout, artinya frase keyword tersebut mempunyai pencarian 5.000% (lima ribu persen!) lebih banyak daripada keyword utama. Mungkin keyword ini yang harus digarap, atau bisa jadi ini cuma ledakan trend yang berlangsung sesaat, anda harus mengamati frase tersebut lebih dekat.</p>
<p>Potensi profit dengan menggunakan informasi ini sangat luar biasa, tapi ada beberapa hal yang harus anda perhatikan sebelum terburu-buru memasarkan kostum joker misalnya.</p>
<p>Pertama, perhatikan periode waktu. Pada contoh, kita menampilkan tahun 2004-Present, jadi hasil yang dilihat adalah hasil selama periode tersebut (5 tahun). Kalau kita robah periode waktunya dengan timeframe yang lebih relevan, misal 90 hari, maka hasil hasilnya menjadi seperti berikut:</p>
<p><a href="http://img222.imageshack.us/img222/5374/risetpasargoogleinsight.png"><img src="http://img222.imageshack.us/img222/5374/risetpasargoogleinsight.png" title="essai" alt="Risetpasargoogleinsight" width="400" height="138" /></a></p>
<p>Anda lihat <strong>Rising Searches</strong> sekarang berubah, mencerminkan statistik selama 90 hari terakhir, Top result selama 90 hari ternyata adalah Fancy Dress Halloween (+860%) dan Joker Fancy Dress pada posisi kedua.</p>
<p>Melihat data ini memang kelihatannya bagus, tapi apakah betul Fancy Dress Halloween adalah niche yang ingin kita fokuskan? Ini adalah niche yang masih terlalu luas dan bisa dipecah lagi. Hebatnya Insights, anda tidak harus bertapa brainstorming di kamar selama beberapa hari dengan catatan kecil dan pena, anda bisa langsung menggunakan data yang tampil di depan mata dan membiarkan Google memberitahu apa yang harus anda tahu.</p>
<p>Jadi apa selanjutnya? Tinggal klik pada <em>Fancy Dress Halloween</em> dan telusuri lebih dalam hasil yang diberikan. Pada <strong>Rising Searches</strong>, saya tertarik dengan data <em>Halloween Outfits</em>, saya klik lagi disana. Halaman berikutnya saya tertarik dengan <em>Baby Halloween Outfits</em>, yang terakhir ini hanya memberi satu <strong>Top Search</strong> dan <strong>Rising Search</strong> &#8211; <em>Baby Halloween Costumes</em>. Saya klik dan ini yang saya dapat:</p>
<p><a href="http://img222.imageshack.us/img222/7388/risetpasargoogleinsighte.png"><img src="http://img222.imageshack.us/img222/7388/risetpasargoogleinsighte.png" title="essai" alt="Risetpasargoogleinsighte" width="400" height="396" /></a></p>
<p>Hasilnya cukup menarik. Anda perhatikan bahwa pencarian ternyata banyak dilakukan dari US (pencarian sebelumnya tentang Fancy Dress banyak dilakukan oleh pencari dari UK) dan trend menunjukkan peningkatan selama 90 hari terakhir.</p>
<p><strong>10 Rising Searches</strong> semuanya menunjukkan breakout, dan potensi niche ini sudah jelas hanya dengan melihat sebagian kecilnya saja. Misal, saya lakukan Google search (phrase match) untuk kata kunci <em>Unique Halloween Costumes</em> (simulasi pencarian dari US untuk menunjukkan hasil yang benar untuk potensi pasar US &#8211; gunakan plugin Google Global pada Firefox untuk mensimulasikan pencarian dari negara tertentu) dan saya dapati bahwa saya harus bersaing hanya dengan 41.600 halaman lainnya.</p>
<p>Kemudian setelah dicek, situs www.uniquehalloweencostumes.com tercantum pada SERP (saya ingin namadomain sama persis dengan keyword yang disasar) namun situs ini hanya situs spam advertising dan bahkan tidak berada pada posisi top 200 SERP. Saya cek di NameCheap.com dan terlihat bahwa domain .me .net .org .mobi .us .biz .co.uk dan .org.uk masih tersedia untuk uniquehalloweencostumes.</p>
<p>Anda juga perlu melihat beberapa keyword lain pada <strong>Rising Searches</strong> dan <strong>Top Searches</strong>, barangkali saja ada frase yang lebih baik yang harus anda incar sebagai keyword utama anda.</p>
<p>Seksi lain yang harus kita perhatikan dari frase baru ini adalah grafik <strong>Interest Over Time</strong>. Grafik ini menunjukkan peningkatan trend (untuk periode 90 hari terakhir), namun karena kata kunci kita mengandung kata &#8220;Halloween&#8221;, bisa dipastikan bahwa peningkatan ini akan mengalami penurunan tajam pada bulan November. Untuk melihat sifat musiman dari frase tersebut, tinggal robah time period kembali menjadi 2004-Present. Terlihat grafik seperti ini:</p>
<p><a href="http://img222.imageshack.us/img222/8457/risetpasargoogleinsightl.png"><img src="http://img222.imageshack.us/img222/8457/risetpasargoogleinsightl.png" title="essai" alt="Risetpasargoogleinsightl" width="400" height="121" /></a></p>
<p>Yup, sesuai dugaan, ada puncak dan lembah. Melihat grafik ini bisa dilihat bahwa kita punya waktu untuk menyambut puncak tahun ini dan pasti akan terjadi penurunan tajam seperti tahun-tahun sebelumnya. Penurunan bukan berarti MATI. Kalau anda bisa memanfaatkan momentum ini dengan segera; bikin situs sederhana, memajang produk-produk affiliate, mengetes traffic pada saat puncak pencarian dan tahu bahwa gelombang terbesar sudah berakhir, maka anda punya waktu setahun lagi untuk menyempurnakan situs secara bertahap untuk meningkatkan posisi pada SERP, menawarkan produk yang lebih tepat, menambahkan konten, dll. Siap-siap saja untuk mendapat gelombang besar berikutnya pada akhir Juni/awal Juli dengan profit yang jauh lebih besar daripada tahun sebelumnya.</p>
<p>Ini contoh untuk menunjukkan bagaimana cara memanfaatkan sifat musiman. Kalau anda menggali lebih dalam saya yakin anda bisa temukan lebih banyak lagi yang bisa anda manfaatkan selain hanya menjual kostum (dari ide dasar Halloween anda bisa dapat ide lain seperti katering, dekorasi, tema, kit pesta, desain labu, kerajinan tangan, dll.)</p>
<p>Anda bisa mempertajam hasil pencarian dengan <strong>Category filter</strong> dan gunakan negative keywords. Misal anda bisa menggunakan -Disney sebagai negative keyword untuk menghilangkan hasil dengan kata Disney.</p>
<p>Anda juga bisa menggunakan phrase match (menggunakan &#8220;&#8221;, misal: &#8220;Baby Halloween Costumes&#8221;), hasilnya bisa berbeda.</p>
<p><strong>Satu hal yang harus diingat</strong> &#8211; Insights tool ini tidak me-reset filter secara otomatis, jadi kalau anda sedang melihat hasil dan mendapat data yang tidak terduga, periksa lagi bahwa anda tidak sedang mem-filter berdasarkan <strong>Location</strong>, <strong>Time Range</strong> atau <strong>Category </strong>pada kotak filter di bagian atas.</p>
<p>Satu saran lagi, sebelum anda &#8216;nyemplung&#8217; dan &#8220;berinvestasi&#8221; untuk membeli domain, mengeset website, SEO, ngetes traffic, dll, pastikan bahwa anda sudah melakukan riset dengan tepat. Google Insights hanya satu alat bantu yang perlu digunakan sebagai bagian dari seluruh strategi pemasaran. Selalu bandingkan hasil dari phrase match dan broad match karena keyword yang &#8220;sesungguhnya&#8221; mungkin saja tersembunyi disana.</p>
<p>Saya pribadi lebih suka menghabiskan waktu untuk riset pasar, daripada menghabiskan waktu untuk men-develop produk dan optimalisasi yang tidak terarah. Dengan riset kita tahu resource apa yang harus dikeluarkan secara efektif.</p>
<p>Tool yang keren banget kan? <img src='http://d.metacamp.us/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Pada artikel selanjutnya saya akan tunjukkan bagaimana menggali trend lebih jauh, bagaimana membandingkan multiple phrase, pada multiple timeframe, dan <strong>bagaimana menggunakan Google Insights ini untuk menghasilkan ide bahkan tanpa harus mengetikkan keyword apapun</strong>.</p>
<p>Stay tune.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://d.metacamp.us/ca-business-ideas" target="_blank"><img src="http://d.metacamp.us/wp-content/uploads/ca-iibi-bookcover-190x300.jpg" class="aligncenter size-medium wp-image-908" style="border: 0pt none;" title="Instant Internet Business Ideas" alt="Instant Internet Business Ideas" width="152" height="240" /></a></p>
<div id="br_pdf_link">
	     <a href="http://d.metacamp.us/882/riset-pasar-dengan-google-insights-bag-2.html.pdf">
	     <span>Riset Pasar Dengan Google Insights - Bag.2</span>
	     </a>
	     </div><p><a href="http://d.metacamp.us/882/riset-pasar-dengan-google-insights-bag-2.html">Riset Pasar Dengan Google Insights &#8211; Bag.2</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d.metacamp.us/882/riset-pasar-dengan-google-insights-bag-2.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Riset Pasar Dengan Google Insights &#8211; Bag.1</title>
		<link>http://d.metacamp.us/876/riset-pasar-dengan-google-insights-bag-1.html</link>
		<comments>http://d.metacamp.us/876/riset-pasar-dengan-google-insights-bag-1.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Jun 2009 05:53:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[Computer]]></category>
		<category><![CDATA[Google]]></category>
		<category><![CDATA[Insights]]></category>
		<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Statistics]]></category>
		<category><![CDATA[Trend]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://d.metacamp.us/?p=876</guid>
		<description><![CDATA[<a href="http://d.metacamp.us/876/riset-pasar-dengan-google-insights-bag-1.html"><img align="left" hspace="5" width="110" src="http://d.metacamp.us/wp-content/uploads/google_insight.png" class="alignleft wp-post-image tfe" alt="google_insight" title="google_insight" /></a>Google Insights adalah perangkat riset pasar online dengan fungsi yang hebat dari Google. Gratis pula. Berbasis teknologi Google Trends, dan memiliki sejumlah fungsi yang sama dengan Google Analytics untuk menghasilkan pengukuran yang akurat. Penjelasan ini rasanya masih kurang menjelaskan kemampuan tool ini. Hanya setelah anda mencoba sendiri, bisa anda rasakan betapa hebatnya perangkat ini untuk <a href="http://d.metacamp.us/876/riset-pasar-dengan-google-insights-bag-1.html#more-876'" class="more-link">more »</a><p><a href="http://d.metacamp.us/876/riset-pasar-dengan-google-insights-bag-1.html">Riset Pasar Dengan Google Insights &#8211; Bag.1</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://d.metacamp.us/wp-content/uploads/google_insight.png" class="size-full wp-image-877 alignright" title="google_insight" alt="google_insight" width="321" height="54" />Google Insights adalah perangkat riset pasar online dengan fungsi yang hebat dari Google. Gratis pula. Berbasis teknologi Google Trends, dan memiliki sejumlah fungsi yang sama dengan Google Analytics untuk menghasilkan pengukuran yang akurat. Penjelasan ini rasanya masih kurang menjelaskan kemampuan tool ini. Hanya setelah anda mencoba sendiri, bisa anda rasakan betapa hebatnya perangkat ini untuk dijadikan sebagai bagian strategi <strong>Riset Pasar</strong> (<em>Market/Niche Research</em>).</p>
<p>Bagian pertama Riset Pasar Dengan Google Insights ini akan mengulas secara menyeluruh tentang Google Insights ini dan bagaimana menggunakan fungsi-fungsi dasarnya. Bagian-bagian selanjutnya akan mengulas secara lebih mendalam tentang penggunaan perangkat analisa ini dan bagaimana tool ini dapat membantu Riset Pasar anda secara signifikan.<span id="more-876"></span></p>
<p>Lanjut ke halaman ini <a href="http://www.google.com/insights/search" target="_blank">http://www.google.com/insights/search</a> anda akan melihat tampilan berikut.</p>
<p><a href="http://img74.imageshack.us/img74/5374/risetpasargoogleinsight.png"><img src="http://img74.imageshack.us/img74/5374/risetpasargoogleinsight.png" title="essai" alt="Risetpasargoogleinsight" width="400" height="264" /></a></p>
<p>Penggunaannya cukup mudah, cukup masukkan keywords yang mewakili produk yang ingin anda riset ke kotak <strong>Search Terms</strong>. Kehebatan perangkat ini adalah bahwa anda bisa menyaring hasil berdasarkan <strong>location</strong>, <strong>timeframe</strong> dan <strong>category</strong>. Sebelum sampai sana, kita mulai dengan teknik pencarian dasar.</p>
<p>Tampilan berikut menunjukkan hasil untuk kata kunci/keywords &#8220;fancy dress&#8221;.</p>
<p><a href="http://img74.imageshack.us/img74/3388/risetpasargoogleinsightn.png"><img src="http://img74.imageshack.us/img74/3388/risetpasargoogleinsightn.png" title="essai" alt="Risetpasargoogleinsightn" width="400" height="204" /></a></p>
<p>Hasil yang didapat ditempatkan pada berbagai seksi yang berbeda dan dapat kita lihat bahwa volume pencarian untuk &#8220;Fancy Dress&#8221; secara keseluruhan menunjukkan trend menaik dengan puncak-puncak tajam sekitar bulan September/Oktober (Halloween?). Google juga dengan manisnya menautkan <strong>News Headlines</strong> ke dalam grafik yang mungkin bisa memberi anda ide tambahan tentang produk yang bisa dikembangkan atau juga potensi persaingan. Anda bisa menyembunyikan tampilan news headlines dengan meng-klik show/hide.</p>
<p>Google Trends tidak menunjukkan volume pencarian aktual karena Google menormalisasi data dengan membuat skala 0-100, kalau anda login ke account Google anda dan mengarahkan  kursor ke grafik data, maka nilai data (0-100) ini akan ditampilkan.</p>
<p>Seksi berikutnya menunjukkan <strong>Regional Interest</strong>, yang memberikan detail tentang bagian dunia mana yang melakukan pencarian tentang Fancy Dress. Bagi anda yang terbiasa menggunakan Google Analytics anda akan lihat bahwa fitur <strong>Map Overlay</strong> juga ada di sini. Kalau anda mengarahkan kursor ke peta negara maka akan ditampilkan volume pencarian untuk negara tersebut. Saya menyukai fitur ini karena secara sekilas saja sudah bisa terlihat lokasi mana yang berpotensi, cukup dengan melihat arsiran biru yang lebih pekat.</p>
<p><a href="http://img74.imageshack.us/img74/3648/risetpasargoogleinsightu.png"><img src="http://img74.imageshack.us/img74/3648/risetpasargoogleinsightu.png" title="essai" alt="Risetpasargoogleinsightu" width="400" height="143" /></a></p>
<p>Fitur Map Overlay ini lebih keren lagi karena dengan meng-klik negara tertentu maka akan tampil data yang lebih mendetail tentang gambaran pencarian keywords di negara tersebut. Misal kalau saya klik United States, hasilnya akan muncul informasi regional tentang pencarian dengan keyword Fancy Dress di negara-negara bagian US.</p>
<p><a href="http://img74.imageshack.us/img74/7342/risetpasargoogleinsightt.png"><img src="http://img74.imageshack.us/img74/7342/risetpasargoogleinsightt.png" title="essai" alt="Risetpasargoogleinsightt" width="400" height="144" /></a></p>
<p>Ini bisa menjadi informasi penting untuk mengarahkan target pasar anda pada tahap berikutnya. Anda juga bisa meng-klik pada negara bagian, dan data akan lebih spesifik berdasarkan kota.</p>
<p>Google Trends juga bisa digunakan untuk pencarian data sampai level kota, namun Google Trends seringkali memberikan hasil &#8220;<em>there isn&#8217;t enough volume data to show graphs</em>&#8220;. Kalau anda mendapat pesan ini dari Google Trends, masukkan saja keywords yang sama di Google Insights dan lihat apa yang gagal diberikan oleh Google Trends berhasil muncul di Google Insights. Hehe&#8230; aneh tapi nyata.</p>
<p>Berikut adalah tampilan hasil untuk California atas pencarian kata kunci Fancy Dress. Hotspot menunjukkan referensi visual yang jelas, bukan saja arsiran biru lebih gelap tapi juga lebih luas.</p>
<p><a href="http://img235.imageshack.us/img235/5374/risetpasargoogleinsight.png"><img src="http://img235.imageshack.us/img235/5374/risetpasargoogleinsight.png" title="essai" alt="Risetpasargoogleinsight" width="400" height="142" /></a></p>
<p>Seksi lainnya menunjukkan hal yang paling menarik bagi kita dalam fase <em>riset pasar</em>. Yaitu bagian yang berjudul <strong>Top Searches</strong>, yaitu keywords yang berkaitan dengan keyword yang kita gunakan (Fancy Dress) dan juga bagian yang berjudul <strong>Rising Searches</strong>.</p>
<p><a href="http://img235.imageshack.us/img235/3388/risetpasargoogleinsightn.png"><img src="http://img235.imageshack.us/img235/3388/risetpasargoogleinsightn.png" title="essai" alt="Risetpasargoogleinsightn" width="400" height="139" /></a></p>
<p>Apa yang kita lihat ini bukan hanya data yang akurat (pada top searches), tapi juga apa yang sedang &#8220;hot&#8221; (rising searches). Data ini adalah fitur yang paling penting dan bermanfaat dari Google Insights.</p>
<p>Apa makna dari Top Searches dan Rising Searches ini? Akan saya tunjukkan dalam artikel selanjutnya. Pada artikel berikutnya juga akan saya tunjukkan mengapa data-data ini akurat tapi juga basi, dan bagaimana cara mendapat data yang lebih up-to-date dari Google Insights ini.</p>
<p>Stay tune.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://d.metacamp.us/ca-business-ideas" target="_blank"><img src="http://d.metacamp.us/wp-content/uploads/ca-iibi-bookcover-190x300.jpg" class="aligncenter size-medium wp-image-908" style="border: 0pt none;" title="Instant Internet Business Ideas" alt="Instant Internet Business Ideas" width="171" height="270" /></a></p>
<div id="br_pdf_link">
	     <a href="http://d.metacamp.us/876/riset-pasar-dengan-google-insights-bag-1.html.pdf">
	     <span>Riset Pasar Dengan Google Insights - Bag.1</span>
	     </a>
	     </div><p><a href="http://d.metacamp.us/876/riset-pasar-dengan-google-insights-bag-1.html">Riset Pasar Dengan Google Insights &#8211; Bag.1</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d.metacamp.us/876/riset-pasar-dengan-google-insights-bag-1.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kesalahan AdWords Paling Besar</title>
		<link>http://d.metacamp.us/857/kesalahan-adwords-paling-besar.html</link>
		<comments>http://d.metacamp.us/857/kesalahan-adwords-paling-besar.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 May 2009 23:47:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[AdWords]]></category>
		<category><![CDATA[CTR]]></category>
		<category><![CDATA[Google]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Sponsored Ads]]></category>
		<category><![CDATA[Traffic]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://d.metacamp.us/?p=857</guid>
		<description><![CDATA[<a href="http://d.metacamp.us/857/kesalahan-adwords-paling-besar.html"><img align="left" hspace="5" width="110" height="110" src="http://d.metacamp.us/wp-content/uploads/search_hard-150x150.jpg" class="alignleft wp-post-image tfe" alt="search_hard" title="search_hard" /></a>Banyak pengiklan di internet yang menggunakan Adwords sebagai sarana beriklan mereka. Berikut ini adalah kesalahan yang sering dilakukan dan harus anda hindari bila hendak menggunakan Adwords. Memasang Initial Bids Terlalu Tinggi - Kebanyakan marketer memulai penawaran (bid) dari $0,50 atau $1.00+ per keyword dan juga mengeset daily bid terlalu tinggi. Ini adalah kesalahan terbesar bila <a href="http://d.metacamp.us/857/kesalahan-adwords-paling-besar.html#more-857'" class="more-link">more »</a><p><a href="http://d.metacamp.us/857/kesalahan-adwords-paling-besar.html">Kesalahan AdWords Paling Besar</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://d.metacamp.us/wp-content/uploads/search_hard.jpg" class="alignleft size-full wp-image-861" title="search_hard" alt="search_hard" width="400" height="254" />Banyak pengiklan di internet yang menggunakan <strong>Adwords </strong>sebagai sarana beriklan mereka. Berikut ini adalah <strong>kesalahan </strong>yang sering dilakukan dan harus anda hindari bila hendak menggunakan Adwords.</p>
<p><strong>Memasang Initial Bids Terlalu Tinggi -</strong> Kebanyakan marketer memulai penawaran (bid) dari $0,50 atau $1.00+ per keyword dan juga mengeset daily bid terlalu tinggi. Ini adalah kesalahan terbesar bila anda baru saja memulai. Pertama-tama anda harus me-listing keyword apa saja yang menguntungkan (keywords yang akan menghasilkan uang) kemudian fokus hanya pada keywords itu saja.</p>
<p><strong>Content Network -</strong> Saat membuat campaign baru, <span id="more-857"></span>kebanyakan lupa mematikan &#8220;content network&#8221;. Aktifnya pilihan ini bisa membuat iklan Adwords anda tampil di situs apapun yang relevan dan memasang AdSense. Ini tidak bagus karena iklan anda mendapat banyak view tapi TIDAK mendapat banyak klik. Membuat Click-Through-Ratio (CTR) dan Quality Score anda drop, menjatuhkan rank iklan anda dan akibatnya perlu bid yang lebih tinggi untuk mengaktifkan keywords pilihan anda. Content Network ini menguntungkan bila anda tahu cara menggunakannya dengan benar.</p>
<p><strong>Memilih Niche Yang Salah -</strong> Niche/segmen &#8220;internet marketing&#8221; dan &#8220;health&#8221; adalah niche yang dianggap sebagai ladang emas, akibatnya persaingan di niche ini terlalu keras dan perlu biaya tinggi. Coba saja search di Google menggunakan keyword tersebut, anda bisa lihat banyaknya sponsored ads yang muncul. Peluang anda untuk mendapat peringkat tinggi di niche tersebut sangat rendah, atau anda harus mem-bid cukup mahal agar iklan anda muncul di halaman pertama.</p>
<p><strong>Keyword Yang Salah dan Tidak Terarah -</strong> Beriklan di niche yang sudah jenuh seperti &#8220;internet marketing&#8221; dan &#8220;health&#8221; bisa saja dilakukan kalau anda tahu keywords apa saja yang harus digunakan. Kesalahan terbesar adalah menggunakan keywords &#8211; yang terkait &#8211; sebanyak-banyaknya. Melakukan hal ini sama artinya anda akan mendapat banyak klik di iklan anda, tapi tidak banyak yang menghasilkan penjualan. Karena klik tersebut bukan berasal dari pengunjung yang tepat/terarah untuk iklan anda. Anda hanya membuat Google semakin kaya tanpa menghasilkan keuntungan untuk anda sendiri.</p>
<p><strong>Iklan yang Salah dan Tidak Menarik -</strong> Alasan anda mendapat CTR yang rendah adalah karena iklan yang anda buat tidak memberikan apa yang diinginkan para pencari. Iklan anda harus unik dan sesuai tepat dengan apa yang dicari.</p>
<p><strong>Tidak Menggunakan Landing Page -</strong> Menggunakan tautan langsung (direct linking) adalah kesalahan berikutnya, karena Google hanya mengizinkan satu iklan per domain. Jadi bila banyak pengiklan AdWords untuk satu domain (misal domain yang menyediakan affiliate program) maka hanya penawar tertinggi yang akan muncul untuk domain tersebut.</p>
<p><strong>Sales Copy yang Buruk Pada Landing Page -</strong> Landing page memang dibutuhkan, namun sales copy pada landing page tersebut juga harus bagus. Banyak landing page yang saya lihat tidak bisa meyakinkan pengunjung bahwa produk yang dipromosikan bisa menjadi solusi bagi masalah mereka. Kalau anda mau belajar membuat landing page yang baik, maka anda sudah memenangkan sebagian dari penjualan itu sendiri.</p>
<p><strong>Produk dengan Nilai Konversi yang Rendah -</strong> Tidak peduli sebagus apapun iklan anda, semenguntungkan apapun keywords yang anda gunakan atau sebaik apapun landing page yang anda buat. Kalau anda mempromosikan produk dengan nilai konversi yang rendah, anda tidak akan menghasilkan uang. Jangan susah-susah mempromosikan produk dengan nilai konversi kurang dari 3%. Konversi 3% artinya dari 100 pengunjung, 3 orang akan membeli produk yang dipromosikan. Ada produk-produk di Clickbank, PayDotCom dan 7DollarOffers yang memiliki nilai konversi sampai 30%.</p>
<p><span style="text-decoration: underline;">Hindari kesalahan-kesalahan ini</span>, dan anda akan menikmati penghasilan yang melimpah secara cepat dari Google Adwords.</p>
<div id="br_pdf_link">
	     <a href="http://d.metacamp.us/857/kesalahan-adwords-paling-besar.html.pdf">
	     <span>Kesalahan AdWords Paling Besar</span>
	     </a>
	     </div><p><a href="http://d.metacamp.us/857/kesalahan-adwords-paling-besar.html">Kesalahan AdWords Paling Besar</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d.metacamp.us/857/kesalahan-adwords-paling-besar.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bisnis Online Untuk Dipertimbangkan</title>
		<link>http://d.metacamp.us/832/bisnis-online-untuk-dipertimbangkan.html</link>
		<comments>http://d.metacamp.us/832/bisnis-online-untuk-dipertimbangkan.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 May 2009 00:30:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Affiliate Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Content Writing]]></category>
		<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Business]]></category>
		<category><![CDATA[Online Retailing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://d.metacamp.us/?p=832</guid>
		<description><![CDATA[Ada banyak bisnis online yang bisa diandalkan untuk mendapat penghasilan tambahan atau bahkan sebagai pengganti gaji anda sebagai karyawan. Anda juga bisa menemukan beberapa peluang bisnis online yang tidak perlu banyak biaya. Ide-ide bisnis online berikut bukan hanya memberikan penghasilan yang memadai, tapi juga sebagai sarana pengembangan keterampilan entrepreneurial. Berikut adalah sejumlah ide bisnis online <a href="http://d.metacamp.us/832/bisnis-online-untuk-dipertimbangkan.html#more-832'" class="more-link">more »</a><p><a href="http://d.metacamp.us/832/bisnis-online-untuk-dipertimbangkan.html">Bisnis Online Untuk Dipertimbangkan</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada banyak bisnis online yang bisa diandalkan untuk mendapat penghasilan tambahan atau bahkan sebagai pengganti gaji anda sebagai karyawan. Anda juga bisa menemukan beberapa peluang bisnis online yang tidak perlu banyak biaya. Ide-ide bisnis online berikut bukan hanya memberikan penghasilan yang memadai, tapi juga sebagai sarana pengembangan keterampilan entrepreneurial.</p>
<p>Berikut adalah sejumlah ide bisnis online yang paling menguntungkan yang bisa anda pertimbangkan:</p>
<h2>Online Retailing</h2>
<p>Ini adalah satu pilihan yang paling populer sejak bermunculannya situs-situs penjualan dan lelang. Anda bisa menjual hampir apapun secara online sekarang ini, dengan target pasar seluruh dunia. Kesempatannya nyaris tidak terbatas kalau anda memilih <em>online retailing</em> sebagai jalur bisnis online anda dengan peluang penghasilan yang nyaris tidak terbatas pula.<span id="more-832"></span></p>
<p>Kalau anda mengincar bisnis online jenis ini, anda harus memilih jenis produk yang akan menarik pembeli potensial terbanyak. Atau, kalaupun tidak banyak, margin keuntungannya cukup besar dari satu penjualan.</p>
<p>Bisnis jenis ini sebaiknya didukung oleh upaya marketing yang memadai, juga didukung oleh harga yang se-kompetitif mungkin. Agar bisa menjadi yang terbaik, anda harus mengetahui apa yang dicari oleh target market anda dan sediakan kebutuhan khusus yang diinginkan.</p>
<h2>Online Affiliate Marketing</h2>
<p>Ini adalah pilihan ide bisnis online terbaik lainnya, di mana pemilik/pembuat produk memanfaatkan upaya penjualan dari pihak lain yang tidak ingin pusing-pusing membuat produk mereka sendiri, atau tidak mau mengeluarkan banyak biaya untuk memulai bisnis online mereka sendiri. Affiliate marketing pada umumnya berdasarkan atas sistem komisi dan sangat berorientasi hasil. Dengan demikian, bila anda bergabung sebagai affiliate, anda akan dibayar bila ada konsumen yang membeli produk atau jasa yang anda tawarkan.</p>
<p>Banyak sekali online bisnis yang menawarkan metode affiliate ini, sehingga anda mempunyai banyak pilihan atas produk yang hendak anda tawarkan. Metode affiliate ini banyak digunakan karena dilihat dari persepsi pemilik produk metode ini adalah cara yang sangat murah untuk mendapatkan traffic pengunjung secara terarah (membutuhkan produk tertentu) ke situs penjualan mereka. Kalau anda ingin sukses dsebagai affiliate marketer, anda harus memaksimalkan penggunaan online tools yang ada untuk membantu anda menjual sebanyak mungkin produk dan jasa yang bisa anda tawarkan.</p>
<h2>Web Content Writing</h2>
<p>Ini adalah satu ide bisnis online yang kurang dilirik karena tidak memberikan potensi penghasilan sebanyak retailing atau affiliate marketing. Meski demikian pilihan ini tetap bisa menjadi pilihan bisnis yang menguntungkan khususnya bagi mereka yang tidak memiliki modal untuk memulai bisnis mereka sendiri. Pilihan ini juga disukai oleh mereka yang tidak memiliki keterampilan dalam pemasaran dan penjualan, tapi memiliki kelebihan dalam menulis beragam topik.</p>
<p><a title="Dibayar untuk menulis artikel" href="http://d.metacamp.us/41/blog-dibayar-untuk-menulis-artikel.html">Web content writer</a> yang baik sangat dibutuhkan para pebisnis online dari dua jenis yang pertama, biasanya untuk menulis review tentang produk dan jasa yang mereka tawarkan. Ini adalah iklan dalam bentuk yang sangat halus, tapi memiliki pengaruh besar terhadap pembeli potensial, karena review ini memberikan informasi yang aktual tentang sesuatu yang sedang dipertimbangkan untuk dibeli.</p>
<p>Ternyata bisnis online tidak harus mahal agar bisa menguntungkan. Ada jalur yang sangat mudah untuk mendapat penghasilan tanpa anda harus menjadi marketer atau penjual yang hebat. Kuncinya adalah pahami kekuatan/kelebihan yang anda miliki dan temukan wilayah yang bisa anda kuasai.</p>
<div id="br_pdf_link">
	     <a href="http://d.metacamp.us/832/bisnis-online-untuk-dipertimbangkan.html.pdf">
	     <span>Bisnis Online Untuk Dipertimbangkan</span>
	     </a>
	     </div><p><a href="http://d.metacamp.us/832/bisnis-online-untuk-dipertimbangkan.html">Bisnis Online Untuk Dipertimbangkan</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d.metacamp.us/832/bisnis-online-untuk-dipertimbangkan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Email Marketing &#8211; Maksimalkan Hasil Anda &#8211; Part 2</title>
		<link>http://d.metacamp.us/802/email-marketing-maksimalkan-hasil-anda-part-2.html</link>
		<comments>http://d.metacamp.us/802/email-marketing-maksimalkan-hasil-anda-part-2.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 May 2009 18:03:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Affiliate Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Communication]]></category>
		<category><![CDATA[Cross Sell]]></category>
		<category><![CDATA[Email Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Marketing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://d.metacamp.us/?p=802</guid>
		<description><![CDATA[Di bagian dua (terakhir) ini kita akan melanjutkan pada masalah yang dihadapi hampir semua email marketer saat mereka baru mulai berusaha menghasilkan uang dari list yang mereka bangun: bagaimana meng-konversi daftar tersebut menjadi konsumen yang mau membayar. 7. Beri Saran yang Bernilai Pelihara hubungan baik dengan list anda dengan memberi mereka saran berkualitas secara berkala. <a href="http://d.metacamp.us/802/email-marketing-maksimalkan-hasil-anda-part-2.html#more-802'" class="more-link">more »</a><p><a href="http://d.metacamp.us/802/email-marketing-maksimalkan-hasil-anda-part-2.html">Email Marketing &#8211; Maksimalkan Hasil Anda &#8211; Part 2</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di bagian dua (terakhir) ini kita akan melanjutkan pada masalah yang dihadapi hampir semua <em>email marketer</em> saat mereka baru mulai berusaha menghasilkan uang dari <em>list </em>yang mereka bangun: bagaimana meng-konversi daftar tersebut menjadi konsumen yang mau membayar.</p>
<h2>7. Beri Saran yang Bernilai</h2>
<p>Pelihara hubungan baik dengan <em>list </em>anda dengan memberi mereka saran berkualitas secara berkala. Ini adalah hal paling penting untuk membangun list yang sukses dan menguntungkan.</p>
<p>Cara terbaik lainnya untuk berinteraksi dengan list anda adalah dengan mengajukan pertanyaan yang terkait dengan topik list anda pada email berikutnya. Selalu pastikan bahwa mereka dapat menghubungi anda. Ingat, ini adalah proses dua arah; tujuannya adalah untuk membangun hubungan yang hangat.<span id="more-802"></span></p>
<h2>8. Tawarkan Gratisan</h2>
<p>Anda bisa menjaga hubungan dengan memberi beberapa ebook dan mungkin kursus gratis.</p>
<p>Dengan gratisan ini, anda bisa menawarkan <em>paid upgrade</em>. Jika mereka menyukai apa yang anda berikan, mereka akan meng-<em>upgrade </em>dengan senang hati.</p>
<p>Pada tahap awal, pertahankan harga serendah mungkin. Dengan menawarkan <em>upgrade </em>misal sekitar $7.00, anda akan mendapat kepercayaan lebih. Hal ini juga sebagai sarana pembuktian anda bahwa anda memiliki list yang bersedia mengeluarkan uang.</p>
<h2>9. Jangan Lakukan <em>Cross-Sell</em></h2>
<p>Satu hal yang sangat penting adalah anda harus tetap menjaga list anda pada topiknya. Jangan tergoda untuk menawarkan sesuatu diluar topik list (<em>cross-sell</em>).</p>
<p>Misal, anda mempunyai list yang tertarik pada topik fotografi. Anda juga mungkin punya list kedua dimana anggotanya tertarik pada topik <em>weight loss</em>. Jangan tergoda menjual produk <em>weight loss</em> ke list fotografi anda. List fotografi harus tetap di-supply email-email tentang fotografi, dan begitu pula list <em>weight loss</em> harus dikirimi materi yang berkaitan dengan <em>weight loss</em>.</p>
<p>Tentu saja tidak ada salahnya untuk sesekali mempromosikan topik lainnya di suatu list. Misal, anda bisa mendapat member baru untuk list <em>weight loss</em> dari list fotografi anda dengan menyebutkan sesuatu tentang <em>weight loss</em>. Namun perhatikan cara komunikasi anda. Lakukan ini sesekali saja dan dengan cara bahwa anda sedang berbincang dengan mereka.</p>
<p>Kemudian sebutkan bahwa jika mereka tertarik, mereka bisa <em>signup </em>untuk <em>newsletter </em>atau ebook <em>weight loss</em> anda secara gratis. Buat promosi ini sebagai catatan samping atau NB, bukan bagian utama dari email.</p>
<h2>10. Hindari Topik Tentang <em>Internet Marketing</em></h2>
<p>Saat anda baru saja mulai dengan <em>email marketing</em>, saya sangat sarankan agar anda menghindari topik <em>internet marketing</em>. Sering terjadi saat anda membangun list kemudian menawarkan sebuah produk dan ternyata anggota list anda sudah ditawari produk yang sama dengan yang anda tawarkan oleh 20 orang lainnya.</p>
<p>Agar bisa sukses di segmen <em>internet marketing</em>, anda harus memiliki <em>skill email marketing</em> yang baik dan akses ke bonus-bonus yang luar biasa. Anda harus dapat menawarkan member <em>list </em>anda sesuatu yang tidak bisa ditawarkan <em>marketer </em>lainnya. Jadi, hindari segmen <em>internet marketing</em> sampai anda bisa mengembangkan komponen-komponen tambahan ini agar dapat sukses berkompetisi.</p>
<h2>11. Cari Segmen/<em>Niche </em>Yang Anda Kenal</h2>
<p>Jauh lebih mudah mengasah <em>skill </em>anda di segmen/bidang yang anda kenal baik. Memiliki pengetahuan pada segmen tersebut memungkinkan anda untuk mentapkan posisi anda sebagai <em>expert </em>dengan cepat. Dan orang akan cenderung mengikuti saran dan rekomendasi dari seorang ahli, sehingga menjual di <em>list </em>tersebut akan lebih mudah.</p>
<p>Jangan pernah coba-coba untuk &#8216;menggertak&#8217; list anda. Hampir bisa dipastikan akan ada orang di <em>list </em>yang tahu lebih banyak!</p>
<h2>12. Memulai</h2>
<p>Hal pertama yang harus anda lakukan adalah menulis 10 <em>newsletter</em>/email atau lebih dengan isi tentang <em>general advice</em> dan tips pada topik tertentu. Kemudian tambahkan pesan-pesan tersebut ke <em>autoresponder </em>yang anda gunakan.</p>
<h2>13. Tetapkan Jadwal, Jaga Agar Mereka Tetap Tertarik</h2>
<p>Tentukan berapa sering anda ingin pesan-pesan tersebut akan dikirimkan ke anggota <em>list </em>anda dan set <em>autoresponder</em> untuk mengirim pesan-pesan ini sesuai jadwal yang anda tetapkan. Saran saya, seminggu sekali adalah frekuensi yang baik untuk memulai. Pada email-email awal ini, berikan bantuan dan saran sebanyak mungkin. Kalau anda membuat member tetap tertarik pada tahap ini, maka mereka akan tetap menjadi anggota list anda untuk waktu yang lama.</p>
<p>Sekarang kita loncat pada minggu 10 (pesan ke-10). Anda bisa mulai mengirimkan <em>newsletter </em>mingguan yang sudah anda buat sebelumnya. Anda bisa berbicara tentang pengembangan dan penemuan terbaru pada sektor tersebut dan memberi saran yang lebih <em>up-to-date</em>.</p>
<p>Pada saat ini juga bisa jadi waktu yang bagus untuk memberi <em>list </em>anda penawaran CPA (<em>cost per action</em>) yang baik dan terkait dengan topik, idealnya penawaran yang bersifat gratis. Misal, kalau anda memiliki <em>list </em>tentang golf, anda bisa mencari tawaran CPA yang bisa memberi member anda bola golf gratis. Beri mereka detail tentang tawaran ini dan cantumkan <em>affiliate link</em> anda.</p>
<p>Tawaran CPA gratis seperti ini adalah <em>win-win solution</em>. Anggota <em>list </em>anda mendapat bola golf gratis, dan anda mendapat <em>income</em>. Plus, anda baru saja membuktikan nilai <em>newsletter </em>anda kepada para anggota <em>list</em>, dan anda berada pada jalur yang tepat dalam mengelola <em>list </em>yang <em>profitable</em>.</p>
<h2>14. Hasil Akhir: Penjualan</h2>
<p>Kita telah melihat bahwa dengan menjaga hubungan baik, anda bisa yakin bahwa <em>list </em>anda reponsif terhadap penawaran anda saat anda menawarkannya. Ingat, jangan perlakukan <em>list </em>anda sebagai target penjualan dan sekedar angka, perlakukan mereka sebagai teman yang butuh bantuan dan saran anda, dan anda dengan senang hati akan memberikannya. Anda lakukan ini, dan anda akan terus menghasilkan penjualan untuk tahun-tahun berikutnya.</p>
<p>Pengalaman pertama kebanyakan <em>affiliate marketer</em> tentang <em>email marketing</em> adalah saat mereka menjadi <em>member list</em> seorang &#8216;<em>marketing guru</em>&#8216;. Mereka mendapat kesan yang salah bahwa <em>email marketing</em> adalah tentang mengirimkan tiga atau empat email per minggu, menawarkan setiap produk baru yang muncul.</p>
<p>Semoga, setelah membaca dua artikel ini, anda sekarang tahu bahwa <em>email marketing</em> tidak seperti itu. <em>Email marketing</em> bagi kita adalah tentang membangun hubungan berdasarkan rasa percaya.</p>
<div id="br_pdf_link">
	     <a href="http://d.metacamp.us/802/email-marketing-maksimalkan-hasil-anda-part-2.html.pdf">
	     <span>Email Marketing - Maksimalkan Hasil Anda - Part 2</span>
	     </a>
	     </div><p><a href="http://d.metacamp.us/802/email-marketing-maksimalkan-hasil-anda-part-2.html">Email Marketing &#8211; Maksimalkan Hasil Anda &#8211; Part 2</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d.metacamp.us/802/email-marketing-maksimalkan-hasil-anda-part-2.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Email Marketing &#8211; Maksimalkan Hasil Anda &#8211; Part 1</title>
		<link>http://d.metacamp.us/796/email-marketing-maksimalkan-hasil-anda-part-1.html</link>
		<comments>http://d.metacamp.us/796/email-marketing-maksimalkan-hasil-anda-part-1.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 May 2009 19:03:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Communication]]></category>
		<category><![CDATA[Email Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Marketing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://d.metacamp.us/?p=796</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin anda sering atau pernah mendengar istilah &#8216;the money is in the list.&#8217; Peribahasa yang sering dikutip ini ( dan sekali lagi dikutip di sini) sebenarnya menyesatkan karena tidak lengkap. Seharusnya istilah ini berbunyi &#8216;the money is in a well-managed and highly responsive list.&#8216; Pada dua artikel ini kita akan melihat keseluruhan proses &#8211; mulai <a href="http://d.metacamp.us/796/email-marketing-maksimalkan-hasil-anda-part-1.html#more-796'" class="more-link">more »</a><p><a href="http://d.metacamp.us/796/email-marketing-maksimalkan-hasil-anda-part-1.html">Email Marketing &#8211; Maksimalkan Hasil Anda &#8211; Part 1</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin anda sering atau pernah mendengar istilah &#8216;<em>the money is in the list</em>.&#8217; Peribahasa yang sering dikutip ini ( dan sekali lagi dikutip di sini) sebenarnya menyesatkan karena tidak lengkap. Seharusnya istilah ini berbunyi &#8216;<em>the money is in a well-managed and highly responsive list.</em>&#8216;</p>
<p>Pada dua artikel ini kita akan melihat keseluruhan proses &#8211; mulai dari memperoleh daftar nama (<em>list</em>) sampai mengkonversi list tersebut menjadi <em>valuable clients</em>.</p>
<p>Kita mulai&#8230;<span id="more-796"></span></p>
<h2>1. Tawarkan Insentif</h2>
<p>Langkah pertama membangun list adalah dengan membuat pengunjung (blog/situs anda) agar mau mendaftar. Anda bisa melakukannya dengan banyak cara. Cara yang biasa digunakan adalah dengan membuat <em>signup box </em>pada situs/blog anda dan meminta pengunjung untuk mendaftar agar mendapat berita terbaru yang anda posting-kan. Namun, ada metode yang lebih efektif. Anda bisa menawarkan insentif seperti ebook gratis, panduan video, atau mungkin kursus gratis 7 hari.</p>
<p>Semakin bagus tawaran anda, semakin banyak <em>signup </em>yang anda peroleh. Banyak pengunjung yang cukup senang mendaftar hanya untuk mendapat berita terbaru saja. Meski demikian, dengan menawarkan insentif, anda meningkatkan jumlah pendaftar yang berpotensi meningkatkan pendapatan anda dari list tersebut.</p>
<h2>2. Dapatkan <em>Customer </em>Melalui Forum</h2>
<p>Sekarang anda sudah memutuskan bagaimana anda akan memikat pengunjung untuk mendaftar (<em>signup</em>), waktunya untuk membuat mereka melihat dan mengetahui apa yang anda tawarkan.</p>
<p>Kalau kita ingin membangun email list yang fokus pada fotografi, maka kita bisa mendaftar pada forum fotografi dan mulai mengirimkan pesan. Sebagai member baru, jangan berjualan apapun! Dengan konsisten menjawab pertanyaan dan membantu mengatasi permasalahan yang dilontarkan di forum tersebut, maka kita akan segera dikenal sebagai orang yang punya keahlian (<em>authority</em>) di bidang tersebut.</p>
<p>Setelah cukup dikenal kemudian kita bisa menambahkan detail tentang blog/situs kita pada <em>signature</em>. Metode ini walaupun cukup efektif, masih bisa ditambahkan satu langkah lagi yang bisa membantu meningkatkan jumlah pendaftar kita.</p>
<h2>3. Dapatkan Testimonial</h2>
<p>Seperti halnya anda memberi insentif untuk pendaftar situs/blog anda, anda juga bisa menawarkan insentif secara langsung untuk member forum. Dengan sedikit perbedaan dari insentif pertama untuk pendaftar situs/blog.</p>
<p>Di sini anda bukan menawarkan panduan gratis untuk anggota forum, anda membuat ebook panduan dan membuat <em>posting </em>yang menyatakan bahwa anda akan segera menjual ebook tersebut di ClickBank (atau menjual sendiri menggunakan metode <em>affiliate</em>). Anda jelaskan bahwa anda akan memberi <em>copy</em>-an gratis dari ebook tersebut kepada anggota forum apabila mereka mau memberi testimonial.</p>
<p>Dengan cara ini saya pernah melihat seseorang dengan segera mendapat 500 anggota baru di <em>mailing </em>listnya, semuanya tertarik pada topik yang sama.</p>
<p>Dia memang kehilangan sebagian penjualan ebooknya, tapi justru mendapat profit jangka panjang dari penjualan tambahan, dan dari <em>affiliate sales</em>, karena banyaknya member yang mempromosikan ebook yang dirilisnya. Banyak orang justru tidak akan memberi secara gratis produk yang akan dijualnya.</p>
<p>Tapi jangan lupa, fokus anda di sini bukanlah menjual ebook, tapi untuk membangun list anda.</p>
<h2>4. Jangan Jualan&#8230; Dulu</h2>
<p>Setelah kita mendapat list, kita harus memberi para anggota <em>value </em>yang menjadi alasan mereka mendaftar, bahkan lampaui ekspektasi mereka kalau bisa. Para anggota kemungkinan besar mendaftar untuk mendapat bantuan dan saran, dan mereka sudah memperkirakan kalau anda akan menjual sesuatu ke mereka. Hei, semua orang menawarkan sesuatu bukan? Di sini anda justru membuat kejutan dengan memberi mereka apa yang mereka inginkan dan tidak menjual sesuatu ke mereka&#8230; dulu!</p>
<h2>5. Bangun Dulu Hubungan</h2>
<p>Jangan coba menjual apapun di list anda sebelum memiliki hubungan yang baik dengan para anggota. Ini memang perlu waktu, bisa berminggu-minggu bahkan bulanan. Malah saya pernah dengar katanya jangan pernah mencoba menjual apapun ke list anda selama tahun pertama.</p>
<p>Secara pribadi saya rasa itu terlalu lama. <img src='http://d.metacamp.us/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Tapi pernyataan tersebut menunjukkan bahwa sebuah list perlu &#8216;dimatangkan&#8217; dulu sebelum anda menawarkan sesuatu untuk dibeli. Cobalah untuk tidak menawarkan sesuatu sampai setidaknya mereka mendapat 10-15 email bersifat informatif dari anda.</p>
<h2>6. Jangan Ngotot</h2>
<p>Orang bergabung dengan list anda untuk mendapat informasi. Kalau anda ingin mereka tetap terdaftar sebagai member list anda, jangan sering-sering menjual sesuatu. Anda mungkin memperhatikan bahwa kebanyakan pemilik list mengirimkan dua atau tiga penawaran per minggu. <em>Conversion rate</em> (tingkat penjualan &#8211; persentase anggota list yang membeli) pada list seperti ini biasanya sangat rendah, dan pemilik list seperti ini biasanya mengandalkan kuantitas pengunjung baru yang secara konstan menggantikan anggota lama yang memilih <em>unsubscribe</em>.</p>
<p>Saya pernah melihat sebuah list dengan anggota kurang dari 60 orang, dan saat sesuatu ditawarkan di list tersebut <em>conversion rate</em>-nya bisa lebih dari 20-25%. List ini baru saja meluncurkan satu penawaran penjualan, itupun sekitar 6 bulan yang lalu.</p>
<p>Satu list kecil ini menyumbangkan $500 penghasilan berulang setiap bulan kepada pemiliknya. Saya memberikan fakta ini untuk menunjukkan dua hal. Pertama, anda tidak membutuhkan list dengan banyak anggota. Dan kedua, <em>a well managed list can be very profitable</em>.</p>
<div id="br_pdf_link">
	     <a href="http://d.metacamp.us/796/email-marketing-maksimalkan-hasil-anda-part-1.html.pdf">
	     <span>Email Marketing - Maksimalkan Hasil Anda - Part 1</span>
	     </a>
	     </div><p><a href="http://d.metacamp.us/796/email-marketing-maksimalkan-hasil-anda-part-1.html">Email Marketing &#8211; Maksimalkan Hasil Anda &#8211; Part 1</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d.metacamp.us/796/email-marketing-maksimalkan-hasil-anda-part-1.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bagaimana Hukum Newton Ketiga Membuat Marketing Plan Berantakan</title>
		<link>http://d.metacamp.us/784/bagaimana-hukum-newton-ketiga-membuat-marketing-plan-berantakan.html</link>
		<comments>http://d.metacamp.us/784/bagaimana-hukum-newton-ketiga-membuat-marketing-plan-berantakan.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 May 2009 08:18:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Communication]]></category>
		<category><![CDATA[Email Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[PR]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media]]></category>
		<category><![CDATA[Strategic Planning]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://d.metacamp.us/?p=784</guid>
		<description><![CDATA[<a href="http://d.metacamp.us/784/bagaimana-hukum-newton-ketiga-membuat-marketing-plan-berantakan.html"><img align="left" hspace="5" width="110" height="110" src="http://d.metacamp.us/wp-content/uploads/newton_law-150x150.jpg" class="alignleft wp-post-image tfe" alt="hukum newton dan marketing" title="hukum newton dan marketing" /></a>Masih ingat pelajaran SMP tentang Hukum Newton ketiga yang menyatakan bahwa setiap tindakan (action) memiliki reaksi (reaction) berlawanan yang sama besar/kekuatannya. Praktisi direct marketing sudah memanfaatkan kaidah ini selama bertahun-tahun untuk menghasilkan penjualan. Mereka mengirim brosur, katalog, kartu pos, dan email. Kemudian pelanggan/konsumen mengirim uang. Hehe&#8230; harus saya akui ini adalah &#8216;terjemahan bebas&#8217; dari Hukum <a href="http://d.metacamp.us/784/bagaimana-hukum-newton-ketiga-membuat-marketing-plan-berantakan.html#more-784'" class="more-link">more »</a><p><a href="http://d.metacamp.us/784/bagaimana-hukum-newton-ketiga-membuat-marketing-plan-berantakan.html">Bagaimana Hukum Newton Ketiga Membuat Marketing Plan Berantakan</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://d.metacamp.us/wp-content/uploads/newton_law-270x300.jpg" class="alignleft size-medium wp-image-785" title="hukum newton dan marketing" alt="hukum newton dan marketing" width="270" height="300" />Masih ingat pelajaran SMP tentang Hukum Newton ketiga yang menyatakan bahwa setiap tindakan (<em>action</em>) memiliki reaksi (<em>reaction</em>) berlawanan yang sama besar/kekuatannya. Praktisi <em>direct marketing</em> sudah memanfaatkan kaidah ini selama bertahun-tahun untuk menghasilkan penjualan. Mereka mengirim brosur, katalog, kartu pos, dan email. Kemudian pelanggan/konsumen mengirim uang. Hehe&#8230; harus saya akui ini adalah &#8216;terjemahan bebas&#8217; dari Hukum Newton 3 versi saya, tapi pasti anda <em>ngerti </em>maksudnya.</p>
<p>Namun ada sisi gelapnya saat anda menggabungkan teori ini dengan <em>marketing</em>.<span id="more-784"></span> Sebagian konsumen bereaksi dengan melakukan pembelian, sebagian lagi justru merasa tidak suka. Dan, semakin keras anda sebagai <em>marketer </em>mencoba, semakin golongan yang terakhir ini melawan (baca: tidak suka). Ada batas tipis antara &#8220;Saya tidak mau lagi menerima email dari perusahaan/orang ini jadi saya <em>unsubscribe/opt out</em> saja dari <em>mailing list</em>&#8221; dan &#8220;Saya capek dengan email seperti ini/yang begini banyaknya. Saya laporkan saja sebagai <em>spam</em>.&#8221;</p>
<h2>Konsumen punya suara dan suara mereka KERAS!</h2>
<p>Memang sejak dulu konsumen &#8216;punya suara&#8217;, tapi sekarang ini suara mereka makin keras karena sudah dilengkapi &#8216;megafon&#8217; (corong suara&#8230; halo&#8230;halo&#8230;) untuk memperkeras &#8216;suara&#8217; mereka. Kalau email anda terlalu banyak dilaporkan sebagai spam, maka email anda akan masuk <em>blacklist </em>dan anda dicap sebagai <em>spammer</em>. Kalau anda terlalu sering mengirimkan katalog, maka suara-suara negatif mulai bermunculan di internet dan mungkin surat pembaca di koran. Ya, konsumen punya suara dan mereka tahu bagaimana menggunakannya.</p>
<p>Namun sebagai <em>marketer </em>anda tidak usah takut, kalau dilakukan secara &#8216;benar&#8217; dan beretika. <em>Marketing campaign </em>yang anda lakukan akan menjangkau lebih banyak calon konsumen yang bereaksi dengan membeli, bukannya melawan. Berikut ini sebagian taktik untuk meyakinkan bahwa anda tidak mem-<em>push </em>konsumen dan calon prospek secara berlebihan:</p>
<ul>
<li>Selalu yakinkan agar calon konsumen menerima email atas kehendak mereka sendiri dengan menyediakan <em>form opt-in</em> dan sediakan cara yang mudah agar mereka dapat keluar/<em>opt out</em> saat mereka menginginkannya.</li>
<li>Tanyakan konsumen dan calon prospek anda bagaimana mereka ingin berkomunikasi dengan anda atau dapat dihubungi oleh anda. Ikuti kemauan mereka.</li>
<li>Tingkatkan strategi pengiriman email anda dengan mempelajari perilaku konsumen untuk menentukan kapan dan apa yang hendak di-email-kan.</li>
<li>Terlibatlah dengan konsumen dan calon prospek anda dengan menggabungkan <em>social media</em> dan <em>marketing</em> tradisional.</li>
<li>&#8216;Bersihkan rumah&#8217; dengan meng-<em>update preferences</em> dan menghapus informasi yang sudah usang. Mudahkan diri anda sendiri dan buat konsumen merasa diperhatikan.</li>
<li>Perhatikan detail. Konsumen dan calon konsumen sangat mungkin berubah pikiran hanya karena satu detail kecil yang tidak anda perhatikan sebelumnya.</li>
</ul>
<p>Kalau anda fokus pada keinginan konsumen, maka sisi gelap Hukum Newton ketiga akan lenyap. Segalanya akan menjadi lebih baik untuk bisnis anda. (Dan tidak membuat kepala anda pening karena kejatuhan apel. <img src='http://d.metacamp.us/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  )</p>
<div id="br_pdf_link">
	     <a href="http://d.metacamp.us/784/bagaimana-hukum-newton-ketiga-membuat-marketing-plan-berantakan.html.pdf">
	     <span>Bagaimana Hukum Newton Ketiga Membuat Marketing Plan Berantakan</span>
	     </a>
	     </div><p><a href="http://d.metacamp.us/784/bagaimana-hukum-newton-ketiga-membuat-marketing-plan-berantakan.html">Bagaimana Hukum Newton Ketiga Membuat Marketing Plan Berantakan</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d.metacamp.us/784/bagaimana-hukum-newton-ketiga-membuat-marketing-plan-berantakan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memahami Audiens: Pendataan &amp; Analisa</title>
		<link>http://d.metacamp.us/434/memahami-audiens-pendataan-analisa.html</link>
		<comments>http://d.metacamp.us/434/memahami-audiens-pendataan-analisa.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Feb 2009 14:22:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Business]]></category>
		<category><![CDATA[Statistics]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://d.metacamp.us/?p=434</guid>
		<description><![CDATA[Internet adalah lingkungan yang bergerak cepat. Orang bisa datang ke website anda setiap saat dari berbagai lokasi dengan tujuan dan kebutuhan masing-masing. Tidak seperti toko fisik, anda tidak bisa melihat siapa yang sedang berkunjung. anda tidak tahu banyak tentang orang-orang yang membaca isi website anda. Bagaimana anda bisa mengembangkan profil audiens?<p><a href="http://d.metacamp.us/434/memahami-audiens-pendataan-analisa.html">Memahami Audiens: Pendataan &#038; Analisa</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Internet adalah lingkungan yang bergerak cepat. Orang bisa datang ke <em>website </em>anda setiap saat dari berbagai lokasi dengan tujuan dan kebutuhan masing-masing. Tidak seperti toko fisik, anda tidak bisa melihat siapa yang sedang berkunjung. anda tidak tahu banyak tentang orang-orang yang membaca isi <em>website </em>anda. Bagaimana anda bisa mengembangkan profil audiens?  Anda mendapat gambaran sekilas dari interaksi mereka dengan situs web anda. Beberapa orang mendaftar untuk sebuah <em>account</em>, meninggalkan komentar atau mengirim email.<strong> Tetapi lebih banyak yang &#8216;tidak terlihat&#8217;</strong>. Mereka sampai ke situs anda, melihat sejenak apa yang anda tulis, klik pada tautan keluar dan menghilang.  Apa yang anda ketahui ini berasal dari tindakan kasat mata (komentar/email) dan angka statistik (frekuensi/lama kunjungan). Apakah ini cukup untuk sebagian besar pemilik situs/blog? Ya. Tapi saya rasa akan sangat berguna untuk mempelajari audiens anda lebih lanjut.<span id="more-434"></span> Dalam pemasaran dan periklanan, kita menetapkan target pemirsa secara proaktif. Diawali dengan tujuan akhir, kemudian kita buat struktur situs/iklan dengan bahasa, <em>pitch</em>, gaya, kata kunci dan sudut/<em>angle </em>yang tepat untuk membidik orang yang ingin kita tarik sebagai konsumen/pengguna/pembaca. Mengumpulkan informasi mengenai pengunjung situs membuat kita menjadi <strong><em>marketer </em>yang lebih efektif</strong>.  Menganalisis dan membuat profil audiens adalah hal penting, karena menyediakan informasi yang memungkinkan anda untuk meningkatkan lingkup konten, <em>site usability, conversion rate</em> dan efektifitas kampanye pemasaran. Mari kita bagi proses ini ke dalam dua bagian: analisis statistik dan pengumpulan data.</p>
<h3>Analisis Statistik: Bekerja Dengan Data Yang Ada</h3>
<p>Tergantung pada <em>tool </em>statistik yang digunakan, anda bisa mendapat banyak informasi tentang bagaimana pengunjung menggunakan situs web anda, dari mana mereka datang, dan apa yang mereka lihat. Jelas ada banyak metrik yang bisa dilihat dan mungkin ini membingungkan, tetapi saya buat daftar yang saya pikir relevan untuk memahami pengunjung secara umum:</p>
<ol>
<li><strong><em>Visitor loyalty, bounce rate, recency</em>, lama kunjungan.</strong> Ukuran-ukuran ini mengukur satu hal penting: tingkat ketertarikan. Metrik ini menyatakan seberapa sering orang mengunjungi situs anda, kapan terakhir kali mereka berkunjung, dan &#8220;kedalaman&#8221; kunjungan mereka. Meskipun angka ini tidak memberikan interpretasi lengkap dari aktivitas pengunjung selama berada di situs kita, tapi setidaknya kita bisa mendapat gambaran seberapa antusias audiens selama berada di situs kita.</li>
<li><strong>Lokasi pengunjung. </strong>Hal ini memungkinkan anda untuk membuat asumsi tentang budaya dan bahasa pengunjung. Jika anda tahu bahwa anda secara konstan menerima banyak audiens dari negara-negara tertentu, anda mungkin ingin membuat <em>landing pages</em> atau menawarkan konten dengan fokus pada geografis tertentu.</li>
<li><strong><em>Visitor search terms</em>/kata kunci</strong>. Baik pada mesin pencari dan fasilitas pencarian lokal pada situs web anda. Ini adalah indikator paling jelas tentang minat pengunjung. <em>Search terms</em> menunjukkan apa yang mereka ingin peroleh dari situs anda dan menunjukkan gap informasi yang perlu anda lengkapi. Di sini pengumpulan data mulai spesifik. Jika anda sering mendapat banyak permintaan untuk frase tertentu, anda dapat berasumsi bahwa akan ada audiens yang berminat dalam konten atau penawaran yang terkait dengannya.</li>
<li><strong>Sumber <em>traffic</em>.</strong> Meliputi mesin pencari, <em>referer sites</em>, <em>bookmark </em>pribadi atau diketik langsung pada <em>browser</em>, dan kampanye iklan. Perhatikan <em>referer sites</em>: ia menyatakan apa yang sebelumnya dibaca atau dilihat pengunjung. Sumber <em>traffic </em>memberitahu bagian mana yang perlu ditingkatkan agar situs web anda dapat terlihat secara maksimum (<em>maximum visibility</em>).</li>
</ol>
<p>Luangkan waktu untuk melihat statistik ini. Alih-alih hanya melihat sekali-kali tanpa patokan dan periode yang jelas, lebih baik anda lihat dan pelajari secara teratur untuk melihat bagaimana angka-angka tersebut membentuk tren selama jangka hidup situs atau selama kampanye pemasaran/promosi iklan. Secara keseluruhan, statistik ini akan memberikan gambaran yang bagus dari apa yang audiens inginkan dan apa yang menarik perhatian mereka.</p>
<h3>Mengumpulkan Data: Poll, Survey, dan Fitur Situs</h3>
<p>Sekarang bagian yang menyenangkan: pengumpulan informasi audiens secara aktif. Bukan hanya memantau statistik, anda menciptakan kesempatan bagi pengunjung untuk secara sukarela mengungkapkan data pribadi dan opini mereka. Hal ini dapat dicapai dengan beberapa cara:</p>
<ol>
<li><em><strong>Poll</strong></em>. Cara informal yang sangat baik untuk memperoleh informasi tentang preferensi, <em>poll </em>ini sangat mudah dibuat dan diatur di setiap situs web. Pertanyaan yang ditanyakan bisa beragam dan merupakan cara yang baik untuk secara bertahap mengumpulkan banyak informasi tanpa harus mengganggu. Jalankan <em>poll </em>selama dua minggu lalu ganti pertanyaan untuk menarik lebih banyak informasi. <em>Poll </em>atau jajak pendapat ini bisa diintegrasikan di sebelah artikel atau dapat ditempatkan di sudut <em>website</em>.</li>
<li><strong>Survei</strong>. Tergantung pada seberapa panjang dan bagaimana dibuatnya, survei mungkin perlu lebih banyak tenaga. Beberapa pengunjung akan menghindarinya kalau terlalu panjang dan memakan waktu untuk mengisinya. Metode ini idealnya digabungkan dengan penawaran khusus atau kompetisi yang memberikan insentif untuk yang menyelesaikannya. Survei singkat dapat digunakan untuk audiens yang meninggalkan situs web atau sebagai <em>follow up</em> setelah mereka melakukan pembelian atau melakukan <em>subscription</em>.</li>
<li><strong>Fitur <em>On-Site</em></strong>. Jika anda memiliki komunitas, layanan media sosial atau layanan blog, anda dapat memperoleh informasi lebih lanjut, yaitu dengan menawarkan lebih banyak lagi fitur pengguna (cara dimana pengguna dapat berinteraksi satu sama lain dan dengan situs anda). Misalnya, memungkinkan pengguna untuk memasukkan info biografi yang lebih lengkap di profil mereka atau memberikan pilihan favorit untuk menilai <em>posting </em>blog anda dan kontribusi audiens lain. Berpikirlah strategis tentang data apa yang anda inginkan, dan buatlah fitur yang memungkinkan pengguna untuk langsung menggunakannya. Facebook adalah contoh yang baik dari sebuah situs dengan fitur yang menghasilkan banyak data yang bisa diolah. Tentu saja, anda harus memiliki kebijakan privasi yang sesuai dan memungkinkan pengguna untuk dengan mudah keluar (<em>unsubscribe</em>) dari fitur tersebut.</li>
<li><strong>Tanggapan audiens</strong>. Untuk memahami pengunjung, anda harus memantau saluran <em>feedback </em>yang ada. Komentar, email, tautan masuk, pembahasan pada komunitas <em>online </em>dan bahkan <em>tweet </em>memungkinkan anda untuk secara intuitif merasakan apa yang orang pikirkan tentang <em>website </em>anda. Berlanggananlah pada saluran umpanbalik yang tepat (Google alert, blogsearch, dll) dan pantau secara harian. Ini bisa dilakukan sendiri atau meminta seseorang untuk melakukannya. Audiens sering tidak diminta tanggapan, meskipun anda dapat dengan mudah mendapatkan lebih banyak komentar/email dengan secara khusus meminta mereka untuk memberikannya. Tanggapan ini memberi anda input yang tepat agar dapat memperlakukan target audiens anda secara lebih baik.</li>
</ol>
<p>Walaupun ini bukan daftar lengkap, beberapa metode ini dapat diterapkan secara bersamaan baik <em>online </em>maupun <em>offline</em>. Untuk survei dan <em>poll</em>, anda dapat menggunakan <em>plugin </em>atau perangkat lunak yang tersedia untuk <em>platform</em> situs anda. Atau anda bisa menggunakan layanan <em>online </em>eksternal seperti <a href="http://www.surveymonkey.com/" target="_blank">SurveyMonkey</a>, <a href="http://www.polldaddy.com/" target="_blank">PollDaddy</a>, <a href="http://4q.iperceptions.com/" target="_blank">4Q</a> dan <a href="http://wufoo.com/" target="_blank">Wufoo</a>.  Setelah mendapatkan data ini, buatlah sistem yang dapat digunakan untuk mengelompokkan dan membandingkan temuan anda selama jangka waktu tertentu. Bisa berupa lembar kerja/<em>spreadsheet </em>sederhana atau sesuatu yang lebih canggih. Ketika dikombinasikan dengan statistik pengunjung yang sudah anda miliki, maka akan mudah untuk memahami audiens anda, memungkinkan anda untuk lebih mengakomodasi kebutuhan dan kepentingan mereka.  Ada ide lain untuk mendapatkan lebih banyak data audiens?</p>
<div id="br_pdf_link">
	     <a href="http://d.metacamp.us/434/memahami-audiens-pendataan-analisa.html.pdf">
	     <span>Memahami Audiens: Pendataan & Analisa</span>
	     </a>
	     </div><p><a href="http://d.metacamp.us/434/memahami-audiens-pendataan-analisa.html">Memahami Audiens: Pendataan &#038; Analisa</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d.metacamp.us/434/memahami-audiens-pendataan-analisa.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>5 No&#8217;s You Shouldn&#8217;t Do To Making Money Success In Blogging</title>
		<link>http://d.metacamp.us/267/5-no-s-you-shouldn-t-do-to-making-money-success-in-blogging.html</link>
		<comments>http://d.metacamp.us/267/5-no-s-you-shouldn-t-do-to-making-money-success-in-blogging.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 Nov 2008 06:24:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[In English]]></category>
		<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Business]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fundkitchen.com/?p=267</guid>
		<description><![CDATA[1. Too lazy to update your blog Blog is identic with a site that periodically must have something new. If you have decided to make money with blog, then the first thing you must deeply consider is how to make your blog always have fresh content. You can do it either by yourself, or hire <a href="http://d.metacamp.us/267/5-no-s-you-shouldn-t-do-to-making-money-success-in-blogging.html#more-267'" class="more-link">more »</a><p><a href="http://d.metacamp.us/267/5-no-s-you-shouldn-t-do-to-making-money-success-in-blogging.html">5 No&#8217;s You Shouldn&#8217;t Do To Making Money Success In Blogging</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>1. <strong>Too lazy to update your blog</strong></p>
<p>Blog is identic with a site that periodically must have something new. If you have decided to make money with blog, then the first thing you must deeply consider is how to make your blog always have fresh content. You can do it either by yourself, or hire someone to write the content for you. It&#8217;s just about consistency and your persistence to take care of it. But please avoid unethical ways like simply copy &amp; paste.</p>
<p>2. <strong>Don&#8217;t want to know anything about SEO</strong></p>
<p>Whatever the reason, if you have a web site or blog, SEO remains an important thing for you to learn. Of course community (see 3rd point below) is also important, but SEO is the cheapest (while also most effective) way to search and attract candidate for your community. You may have hundred thousand dollars to put the campaign in newspapers or other media, but in term of community membership, conversion value of visitors that come from the campaign is less than they who come through the search engine. You don&#8217;t have to believe me, just prove it by yourself.</p>
<p>3. <strong>Don&#8217;t want to build a community</strong></p>
<p>To build a community is necessary. Even it tends to be a must. If you are still thinking that a site or blog that most of the visitors based on community is less gaining than they who come from search engine then you must be brainwashed. <img src='http://d.metacamp.us/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Yeah&#8230; just think why.</p>
<p>4. <strong>Don&#8217;t want to try new things</strong></p>
<p>Adsense is not the only way to gain money from blog. Open your eyes and believe the fact. If you feel Adsense don&#8217; bring you luck, then stop and try new things. There are so many PPC&#8217;s other than Adsense. It could be local PPC that might be more suitable to your content. That, if you still want to deal with PPC thing. Have you ever thought about paid review, direct ads, etc? It&#8217;s your choice.</p>
<p>5. <strong>No Action Learn Only</strong></p>
<p>Currently there&#8217;s so many information about internet businesses. Free, paid, and even pirated infos. The bright side is that you have many choices to learn from. The dark side is, too many information makes you hesitate to be a man of action. You just move back and forth, going nowhere.</p>
<div id="br_pdf_link">
	     <a href="http://d.metacamp.us/267/5-no-s-you-shouldn-t-do-to-making-money-success-in-blogging.html.pdf">
	     <span>5 No's You Shouldn't Do To Making Money Success In Blogging</span>
	     </a>
	     </div><p><a href="http://d.metacamp.us/267/5-no-s-you-shouldn-t-do-to-making-money-success-in-blogging.html">5 No&#8217;s You Shouldn&#8217;t Do To Making Money Success In Blogging</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d.metacamp.us/267/5-no-s-you-shouldn-t-do-to-making-money-success-in-blogging.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lebih Produktif dengan Taktik Pecah-Belah</title>
		<link>http://d.metacamp.us/200/lebih-produktif-dengan-taktik-pecah-belah.html</link>
		<comments>http://d.metacamp.us/200/lebih-produktif-dengan-taktik-pecah-belah.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Oct 2008 15:34:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Management]]></category>
		<category><![CDATA[Strategic Planning]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fundkitchen.com/2008/10/lebih-produktif-dengan-taktik-pecah-belah/</guid>
		<description><![CDATA[Strategi dan taktik perang dapat digunakan untuk memecahkan masalah sehari-hari. Bukan&#8230; ini bukan tentang membom tetangga yang menyebalkan dan kurang bersahabat, juga bukan tentang mengirimkan pasukan tempur untuk menjaga rumah anda dari maling dan begundal yang semakin nekad. Yang saya maksud adalah mengadaptasi apa yang bisa anda lakukan pada situasi yang sedang anda hadapi. Mungkin <a href="http://d.metacamp.us/200/lebih-produktif-dengan-taktik-pecah-belah.html#more-200'" class="more-link">more »</a><p><a href="http://d.metacamp.us/200/lebih-produktif-dengan-taktik-pecah-belah.html">Lebih Produktif dengan Taktik Pecah-Belah</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Strategi dan taktik perang dapat digunakan untuk memecahkan masalah sehari-hari. Bukan&#8230; ini bukan tentang membom tetangga yang menyebalkan dan kurang bersahabat, juga bukan tentang mengirimkan pasukan tempur untuk menjaga rumah anda dari maling dan begundal yang semakin nekad. Yang saya maksud adalah mengadaptasi apa yang bisa anda lakukan pada situasi yang sedang anda hadapi.</p>
<p>Mungkin paradigma ini juga yang mendasari diterbitkannya sejumlah buku oleh kalangan enterprise seperti <a href="http://d.metacamp.us/freebies/" target="_self"><em>Sun Tzu&#8217;s Art of War</em></a> untuk dapat diterapkan dalam realita bisnis.</p>
<p>Berikut ini adalah ide dasar agar kita dapat lebih produktif dalam masalah sehari-hari di manapun kita berada dengan menggunakan taktik pecah-belah.<span id="more-200"></span></p>
<p><strong>Lebih mudah berurusan dengan masalah kecil</strong> daripada masalah besar. Anda dapat memecah dan membelah tujuan dan sasaran yang hendak dicapai dalam rangka pemecahan masalah menjadi sub-sub-tujuan dan sasaran yang lebih kecil. Sebesar apapun masalah yang anda hadapi selalu dapat dipecah menjadi masalah yang lebih kecil dan lebih mudah diselesaikan. &#8220;Memperkecil masalah&#8221; berbeda dengan &#8220;mengecilkan masalah&#8221;, yang terakhir ini berarti tidak memandang serius masalah yang ada dan memiliki konotasi serta dampak yang negatif.</p>
<p>Dengan memperkecil masalah maka anda dapat menyelesaikan masalah yang lebih besar secara lebih terarah dan jelas hasilnya, dengan memfokuskan sumberdaya dan waktu yang dimiliki secara lebih fokus. Sub-sub tujuan juga berguna sebagai tolok ukur atau <em>milestones</em> yang memungkinkan anda mengukur sudah sejauh mana anda mendekati tujuan yang diinginkan.</p>
<p>Pemikiran ini diadaptasi dari ilmu manajemen proyek. Dalam manajemen proyek, kunci penyelesaian masalah adalah mem-plot sebuah proyek (tujuan, dalam rangka mengatasi masalah) dan memecahnya menjadi sejumlah fase atau tingkatan pekerjaan. Setiap fase memiliki tolok ukur atau langkah terpisah menuju satu tujuan utama. Satuan-satuan tugas ini kemudian dapat dikerjakan satu per satu atau sekaligus jika memungkinkan.</p>
<p><strong>Plan/Rencana.</strong> Seperti yang sudah dijelaskan di atas. Ada satu langkah besar yang cukup memakan waktu sebelum anda mulai melangkah, yaitu perencanaan/planning. Jadi anda harus memanfaatkan waktu yang ada secara bijak dan mulailah berencana. Jadwalkan hari-hari anda agar anda tahu berapa banyak waktu yang bisa dan harus dihabiskan untuk menyelesaikan tiap urusan/tugas. Jika anda mendapati bahwa satu tugas terlalu besar, maka pecah-belah lagi tugas tersebut. Dan mulailah selesaikan tiap fase yang harus dijalani.</p>
<p><strong>Prioritas.</strong> Ketahui tugas apa yang memang penting dan pisahkan tugas mana yang dapat dikerjakan belakangan. Tidak ada yang benar-benar sama penting. Kalau anda anggap semua tugas itu penting, maka akhirnya tidak ada yang benar-benar penting. Atau kalau anda menganggap semua bisa dikerjakan nanti, maka anda akan memperbesar masalah yang ada.</p>
<p>Kalau perlu bawalah catatan yang selalu anda bawa dan tandai tugas yang tidak dapat ditunda sampai esok hari.</p>
<p>Ya, ini memang penyederhanaan saja, namun jangan lupa bahwa kita tidak perlu &#8220;re-invent the wheel&#8221;. Asal kita menyadari filosofi yang mendasari sesuatu, maka kemungkinan besar hal yang sama juga bisa diterapkan pada situasi lainnya. Roda besar, ataupun kecil bentuknya tetap sama bulatnya kan? Hanya kondisi dan peruntukannya saja yang berbeda.</p>
<p>Dengan sedikit latihan maka anda akan terbiasa. Setelah anda terbiasa, maka anda akan menyenangi bagaimana sebuah perencanaan kecil dapat menyelesaikan sebuah masalah besar.</p>
<div id="br_pdf_link">
	     <a href="http://d.metacamp.us/200/lebih-produktif-dengan-taktik-pecah-belah.html.pdf">
	     <span>Lebih Produktif dengan Taktik Pecah-Belah</span>
	     </a>
	     </div><p><a href="http://d.metacamp.us/200/lebih-produktif-dengan-taktik-pecah-belah.html">Lebih Produktif dengan Taktik Pecah-Belah</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d.metacamp.us/200/lebih-produktif-dengan-taktik-pecah-belah.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bounce Rate: Cara Analisa dan Memperbaikinya</title>
		<link>http://d.metacamp.us/116/bounce-rate-cara-analisa-dan-memperbaikinya.html</link>
		<comments>http://d.metacamp.us/116/bounce-rate-cara-analisa-dan-memperbaikinya.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 26 Jul 2008 11:46:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[Bounce Rate]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Business]]></category>
		<category><![CDATA[Statistics]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fundkitchen.com/2008/07/bounce-rate-cara-analisa-dan-memperbaikinya/</guid>
		<description><![CDATA[<a href="http://d.metacamp.us/116/bounce-rate-cara-analisa-dan-memperbaikinya.html"><img align="left" hspace="5" width="110" height="110" src="http://d.metacamp.us/wp-content/uploads/2008/07/bbc-150x150.jpg" class="alignleft wp-post-image tfe" alt="Bbc" title="Bbc" /></a>Mendapat user/pengunjung yang terikat dengan konten situs/blog akan menghasilkan penjualan, subscription, bookmark dan kunjungan berulang. Cara terbaik untuk meningkatkan keterikatan user adalah dengan membuat desain/struktur situs yang memiliki interlinks yang terkait konten dan menampilkannya dengan cara yang mendorong user untuk meng-klik-nya. Logika sederhananya, kalau artikel pertama tidak menghasilkan subscription, maka artikel kedua yang akan menghasilkannya. <a href="http://d.metacamp.us/116/bounce-rate-cara-analisa-dan-memperbaikinya.html#more-116'" class="more-link">more »</a><p><a href="http://d.metacamp.us/116/bounce-rate-cara-analisa-dan-memperbaikinya.html">Bounce Rate: Cara Analisa dan Memperbaikinya</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mendapat user/pengunjung yang terikat dengan konten situs/blog akan menghasilkan penjualan, subscription, bookmark dan kunjungan berulang. Cara terbaik untuk meningkatkan keterikatan user adalah dengan membuat desain/struktur situs yang memiliki interlinks yang terkait konten dan menampilkannya dengan cara yang mendorong user untuk meng-klik-nya. Logika sederhananya, kalau artikel pertama tidak menghasilkan subscription, maka artikel kedua yang akan menghasilkannya.</p>
<p>Istilah yang biasa digunakan oleh para webmaster adalah <strong>bounce rate</strong>, yaitu <span id="more-116"></span>persentase pengunjung yang meninggalkan situs setelah melihat entry page (halaman yang pertama kali dikunjungi). Mereka adalah visitor yang &#8220;bounce away&#8221; dan tidak melihat halaman lainnya pada situs. Anda bisa dengan mudah melihat statistik bounce rate situs anda dengan menggunakan tool seperti <a href="http://www.google.com/analytics/" target="_blank">Google Analytics</a>.</p>
<p>Low bounce rate berarti bahwa pengunjung menjelajahi situs secara lebih detil. Ini dapat diartikan bahwa mereka lebih terikat dengan konten situs. Dalam artikel terbarunya, Jakob Nielsen mengutarakan bahwa <a href="http://www.useit.com/alertbox/bounce-rates.html" target="_blank">bounce rate remains an important metric</a>.</p>
<blockquote><p>Given growing bounce rates, we must stop using “unique visitors” as a metric for site success. Site tourists who leave a site immediately ratchet up the unique visitor count, but don’t contribute long-term value. On the contrary, bouncers should be considered a negative statistic: the site failed to engage them enough to entice even a second pageview.</p></blockquote>
<p>Nielsen menyarankan agar menganalisa bounce rate secara terpisah untuk masing-masing empat sumber pengunjung yang berbeda: <strong>low-value referrers, direct links from other sites, search engine traffic, dan loyal users</strong>. Alasannya sederhana: pengunjung mendatangi situs anda dengan kepentingan yang berbeda-beda, tergantung apa kebutuhannya. Sumber asal datangnya pengunjung dapat dijadikan indikator pola perilaku yang dapat diamati.</p>
<p>Seorang loyal user bisa datang ke situs melalui feed reader dan pergi setelah membaca artikel/posting terbaru karena dia memang memantau situs tersebut dan telah membaca (hampir) semua artikel/arsip pada situs tersebut. Seorang pengunjung yang membutuhkan pengetahuan/informasi tertentu akan mampir melalui mesin pencari (search engine) dan dapat dengan mudah dipengaruhi untuk meng-klik-klik tautan pada situs. Casual visitor bisa &#8216;nyangkut&#8217; di situs setelah menjelajahi social sites seperti StumbleUpon misalnya.</p>
<p>Penting untuk dicatat bahwa <strong>bounce rate akan sangat bervariasi tergantung dari sumber datangnya pengunjung</strong> dan oleh karena itu harus diperbandingkan dengan data yang serupa, bukannya terhadap sumber yang berbeda. Misal kinerja pengunjung yang masuk melalui search engine referrals harus diperbandingkan dengan bounce rate sebelumnya yang berasal dari sumber yang sama, bukan diperbandingkan dengan sumber pengunjung lain, seperti dari Digg.</p>
<p><strong>Mengukur Bounce Rate Terhadap Overall Site Goals</strong></p>
<p>Meski demikian, membandingkan history bounce rate terhadap sumber pengunjung yang berbeda akan menunjukkan value dari traffic yang anda terima. Dengan berasumsi bahwa bounce rate yang rendah akan menghasilkan pembelian, subscription atau kunjungan berulang, anda dapat menemukan sumber yang memberikan traffic terbaik. Anda harus mem-plot bounce rate untuk tiap sumber dengan overall site goals.</p>
<p>Selain referrer source, ada beberapa hal lain yang mempengaruhi variasi bounce rate. Misalnya tujuan situs anda, desain yang digunakan, dan tujuan masing-masing entry page. Cukup sulit menentukan standar bounce rate yang dapat diterima. Avinash Kausik memberikan <a href="http://www.kaushik.net/avinash/2007/08/standard-metrics-revisited-3-bounce-rate.html" target="_blank">sejumlah patokan dalam artikelnya</a>.</p>
<blockquote><p>Bounce rate is a metric you’ll easily find in all web analytics tools… It won’t have all the answers for you, but it will help you focus very quickly on what’s important, show where you are wasting money and what content on your site needs revisiting. As a benchmark from my own personal experience over the years it is hard to get a bounce rate under 20%. Anything over 35% is a cause for concern and anything above 50% is worrying.</p></blockquote>
<p>Blog sedikit berbeda dengan situs-situs statik lainnya, Avinash menyebutkan bahwa bounce rate sebesar 50% untuk blog itu cukup normal sedangkan 75% harus diwaspadai.</p>
<p>Patokan yang diberikan memang berguna, tapi jangan hanya memantau bounce rate sebagai satu aspek tunggal saja, perhatikan juga pergerakan dan akibatnya pada overall goal tertentu seperti conversion ratio (misal konversi pengunjung biasa menjadi pembeli). Karena anda tidak akan mengetahui bounce rate kompetitor anda, maka anda perlu lebih fokus pada kinerja masa lalu (historical performance) situs anda sendiri dan mempelajari kecenderungannya untuk memahami pola pengunjung.</p>
<p>Apakah bounce rate yang lebih rendah memang menghasilkan lebih banyak pembelian atau subscription? Jenis pengunjung mana yang sering menghasilkan bounce rate yang tinggi dan apakah ada cara untuk mengubahnya dengan memanipulasi elemen-elemen on-the-page seperti penempatan tautan? Halaman mana pada situs anda yang menghasilkan pengunjung terbanyak dan bagaimana cara mengalihkan pengunjung halaman tersebut ke halaman lain yang lebih conversion-friendly pada situs anda?</p>
<p><strong>Memperbaiki Bounce Rate dan Mendapat Lebih Banyak Pageviews</strong></p>
<p>Ini bukan topik yang sederhana. Tiap website punya goal atau kebutuhan yang berbeda. Saya tidak akan bicara mendetil, hanya strategi secara menyeluruh. Yang terpenting, bounce rate adalah metrik yang sangat dipengaruhi oleh <strong>apa yang kelihatan oleh pengunjung</strong>. Pengunjung akan lebih jarang menutup halaman situs anda pada browser mereka bila mereka diberi tautan, call to actions, atau informasi yang sangat relevan.</p>
<p>Intinya adalah tentang optimalisasi halaman situs dan menghubungkan semua isinya ke dalam sebuah kesatuan yang menambah value bagi loyal reader dan pengunjung &#8220;buta&#8221; yang datang dari sembarang referral site atau search engine. Asumsikan pengunjung tidak tahu apa-apa tentang situs anda. Asumsikan bahwa mereka menginginkan lebih banyak informasi. Buat titik-titik navigasi yang mudah diakses, tempatkan tautan di sekitar konten anda.</p>
<p>Nielsen menyarankan program 2 langkah berikut untuk menurunkan bounce rate:</p>
<ol>
<li><strong>Test your site</strong> with a group of users. Ask them to enter your site from specific pages. Get feedback based on their experiences. This will give you ways to improve.</li>
<li><strong>Expose next steps</strong>. Give visitors actions to take if they are interested in the current page. Add links to more information at the bottom of the copy or within content.</li>
</ol>
<p>Ada banyak cara untuk mengarahkan pengunjung anda dan hal yang paling penting adalah dengan membuat tautan yang highly visible dan relevan dengan halaman yang sedang dilihat. Coba kita lihat contoh pada situs BBC, sebuah situs berita yang telah melakukan interlinking dengan baik. Perhatikan tautan-tautan yang ditempatkan dengan baik pada sidebar.</p>
<p><img src="http://d.metacamp.us/wp-content/uploads/2008/07/bbc.jpg" class="alignnone" title="Bbc" alt="Bbc" width="500" height="466" /></p>
<p><img src="http://d.metacamp.us/wp-content/uploads/2008/07/bbc2.jpg" title="Bbc2" alt="Bbc2" width="500" height="466" /></p>
<p>Model konten yang dimiliki BBC menunjukkan bagaimana halaman-halaman situs bisa diintegrasikan dalam satu unit yang menyatu, mendorong pengunjung untuk menjelajah dari entry page ke halaman lainnya. Dari contoh terlihat bahwa content producer dapat menambahkan:</p>
<ol>
<li>Tautan ke feature articles yang berisi in-depth analysis</li>
<li>Tautan ke artikel-artikel berita lainnya dengan topik yang sama</li>
<li>Tautan ke halaman khusus berisi referensi tentang topik terkait</li>
<li>Tautan ke halaman komentar/forum yang mengundang pembaca untuk berpartisipasi</li>
<li>Tautan ke Back story atau informasi latar belakang umum</li>
<li>Tautan ke presentasi multi-media (audio/video)</li>
</ol>
<p>Anda bisa melakukan hal yang sama untuk situs-situs statik yang bukan berisi materi publikasi. Hanya perlu diingat bahwa tujuan utamanya adalah untuk <strong>mengantisipasi minat dan kebutuhan pengunjung</strong> dengan membuat halaman-halaman web yang secara kontinyu mengarahkan mereka dari entry page ke bagian lain dari situs anda.</p>
<p>Untuk mendapat hasil terbaik, anda harus menganalisa bounce rate secara berkala, sambil mempelajari kompetitor dan menguji situs anda pada kelompok pengunjung tertentu. Setelah diperoleh data yang cukup, terapkan perubahan pada situs anda dan lihat apakah bounce rate-nya membaik. Tentukan bagaimana perubahan tersebut mempengaruhi overall goals situs anda.</p>
<p>Kalau anda belum memperhatikan bounce rate sebelumnya, coba sekarang. Aspek ini  bisa meningkatkan kinerja situs anda secara signifikan.</p>
<p>Untuk mendapat update artikel terbaru <a href="http://feedburner.google.com/fb/a/mailverify?uri=dmetacampus&amp;loc=en_US" target="_blank">langganan sekarang</a>.</p>
<div id="br_pdf_link">
	     <a href="http://d.metacamp.us/116/bounce-rate-cara-analisa-dan-memperbaikinya.html.pdf">
	     <span>Bounce Rate: Cara Analisa dan Memperbaikinya</span>
	     </a>
	     </div><p><a href="http://d.metacamp.us/116/bounce-rate-cara-analisa-dan-memperbaikinya.html">Bounce Rate: Cara Analisa dan Memperbaikinya</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d.metacamp.us/116/bounce-rate-cara-analisa-dan-memperbaikinya.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jangan Lupa Eksperimen</title>
		<link>http://d.metacamp.us/110/jangan-lupa-eksperimen.html</link>
		<comments>http://d.metacamp.us/110/jangan-lupa-eksperimen.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Jun 2008 17:05:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Change Management]]></category>
		<category><![CDATA[Management]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fundkitchen.com/2008/06/jangan-lupa-eksperimen/</guid>
		<description><![CDATA[Sering kita terjebak dalam perilaku yang menghalangi kita meraih sukses. Menurut saya, salah satu rintangan utama bagi entrepreneur adalah tidak bersedia untuk bertindak atas ide-ide baru atau strategi pengembangan yang berada di luar comfort zone yang selama ini dinikmati. Kita biasa merasa nyaman dengan hal-hal yang sudah diketahui dan terus mengulangi perilaku atas dasar rasa <a href="http://d.metacamp.us/110/jangan-lupa-eksperimen.html#more-110'" class="more-link">more »</a><p><a href="http://d.metacamp.us/110/jangan-lupa-eksperimen.html">Jangan Lupa Eksperimen</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sering kita terjebak dalam perilaku yang menghalangi kita meraih sukses. Menurut saya, salah satu rintangan utama bagi <em>entrepreneur </em>adalah tidak bersedia untuk bertindak atas ide-ide baru atau strategi pengembangan yang berada di luar <em>comfort zone</em> yang selama ini dinikmati.</p>
<p>Kita biasa merasa nyaman dengan hal-hal yang sudah diketahui dan terus mengulangi perilaku atas dasar rasa nyaman ini karena tahu apa yang bisa diharapkan, karena kita takut dengan ketidak pastian. Namun perilaku ini kadang menjadikan sebuah bisnis atau website (bila anda sedang mengembangkan situs/blog anda) menjadi tidak berkembang karena gagal menawarkan apa yang menjadi fitur/keuntungan khusus yang menjadikan bisnis atau website tersebut <strong>relevan dan penting</strong>.<span id="more-110"></span></p>
<p>Pembeli/pembaca memiliki sumberdaya terbatas (perhatian/uang). Mereka tidak punya pilihan dan harus membandingkan apa yang ada untuk kepentingan mereka sendiri. Situs/bisnis yang bisa memenuhi keinginan dan kebutuhan mereka dipastikan akan mendapat tempat, sementara yang tidak bisa memenuhi kebutuhan ini walaupun hanya sebagian (apalagi tidak memenuhi sama sekali) akan diabaikan. <em>This is a fact</em>. Anda harus menyadari bahwa anda selalu dinilai dan dibandingkan oleh audien anda.</p>
<p>Jika kompetitor sudah mendominasi kebutuhan pengguna/pembaca tertentu, bagaimana anda bisa menempatkan diri anda di tempat yang sama? Jawaban/cara termudah adalah dengan <em><strong>to be different</strong></em>. Hal baru biasanya mudah menarik perhatian. Ber-eksperimen dan cobalah cara-cara baru untuk memenuhi kebutuhan <em>user/reader</em>, temukan cara baru untuk menciptakan rasa ingin di hati mereka. Perhatikan pasar dengan cermat.</p>
<p>Kalau suatu eksperimen berhasil, bekerjalah dengan keras dan jangan henti untuk mengikat perhatian yang anda dapat. Buka semua saluran komunikasi, aktiflah meminta lebih banyak opini. Jangan mudah puas dengan umpan balik yang ada. Senangkan pengguna/pembaca baru. Beri mereka alasan yang tepat untuk menyebar luaskan nama anda. Biar mereka yang membentuk cara berkembang bisnis atau situs anda tersebut.</p>
<p><em>Experimental mindset</em> adalah hal yang penting. Kembangkan berbagai kemungkinan, wujudkan ide-ide. Jangan batasi dan bunuh potensi anda sendiri. Belajarlah untuk mempercayai pemikiran kolektif. Pasar adalah tempat terbaik untuk mendapat umpan balik, jangan dengarkan suara-suara hati yang bertentangan.</p>
<p>Setiap hari adalah kesempatan untuk menyempurnakan dan mengembangkan ide. Namun bila anda sendiri tidak pernah memberi kesempatan pada ide-ide tersebut, maka tidak akan pernah ada ruang untuk anda berkembang.</p>
<p>&#8220;<em>There is no such thing as a failed experiment, only experiments with unexpected outcomes</em>&#8221; &#8211; Richard Buckminster</p>
<div id="br_pdf_link">
	     <a href="http://d.metacamp.us/110/jangan-lupa-eksperimen.html.pdf">
	     <span>Jangan Lupa Eksperimen</span>
	     </a>
	     </div><p><a href="http://d.metacamp.us/110/jangan-lupa-eksperimen.html">Jangan Lupa Eksperimen</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d.metacamp.us/110/jangan-lupa-eksperimen.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Seni Propaganda: 7 Taktik Untuk Mempengaruhi Perilaku</title>
		<link>http://d.metacamp.us/96/seni-propaganda-7-taktik-untuk-mempengaruhi-perilaku.html</link>
		<comments>http://d.metacamp.us/96/seni-propaganda-7-taktik-untuk-mempengaruhi-perilaku.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Mar 2008 09:40:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Branding]]></category>
		<category><![CDATA[Marketing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fundkitchen.com/2008/03/seni-propaganda-7-taktik-untuk-mempengaruhi-perilaku/</guid>
		<description><![CDATA[<a href="http://d.metacamp.us/96/seni-propaganda-7-taktik-untuk-mempengaruhi-perilaku.html"><img align="left" hspace="5" width="110" height="110" src="http://d.metacamp.us/wp-content/uploads/2008/03/red-troops-150x150.jpg" class="alignleft wp-post-image tfe" alt="Red Troops" title="Red Troops" /></a>Propaganda diciptakan untuk mempengaruhi pikiran dan perilaku orang, dengan tujuan menghasilkan respon yang memenuhi sasaran pelaku propaganda. Politikus, media, dan pemerintah sering menggunakan propaganda untuk memperoleh dukungan atas kebijakan yang dikeluarkan. Propaganda memiliki banyak kesamaan dengan pemasaran (marketing) atau periklanan (advertising), terutama dalam hal pesan yang dibuat secara khusus dan selektif untuk mendorong/menggugah emosi penerima <a href="http://d.metacamp.us/96/seni-propaganda-7-taktik-untuk-mempengaruhi-perilaku.html#more-96'" class="more-link">more »</a><p><a href="http://d.metacamp.us/96/seni-propaganda-7-taktik-untuk-mempengaruhi-perilaku.html">Seni Propaganda: 7 Taktik Untuk Mempengaruhi Perilaku</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://d.metacamp.us/wp-content/uploads/2008/03/red-troops.jpg" title="Red Troops" alt="Red Troops" width="450" height="166" /></p>
<p>Propaganda diciptakan untuk mempengaruhi pikiran dan perilaku orang, dengan tujuan menghasilkan respon yang memenuhi sasaran pelaku propaganda. Politikus, media, dan pemerintah sering menggunakan propaganda untuk memperoleh dukungan atas kebijakan yang dikeluarkan.</p>
<p>Propaganda memiliki banyak kesamaan dengan pemasaran (marketing) atau periklanan (advertising), terutama dalam hal pesan yang dibuat secara khusus dan selektif untuk <strong>mendorong/menggugah emosi penerima pesan (recipient)</strong>.</p>
<p>Cara ini juga dapat anda terapkan untuk kepentingan promosional.</p>
<p>Bukan berarti bahwa anda menipu konsumen atau pembaca dengan memberikan fakta dan informasi palsu yang menyesatkan, namun metode propaganda ini berguna untuk mengkondisikan kampanye pemasaran dalam <em>frame </em>yang menarik minat audien anda.<span id="more-96"></span></p>
<p>Pada tahun 1939, Institute for Propaganda Analysis di New York menerbitkan artikel tentang tujuh alat propaganda.</p>
<p><strong>Propaganda dan Masalah Atensi</strong></p>
<p>Internet adalah jaringan informasi yang sangat besar. Terlalu banyak informasi untuk dikonsumsi, sementara terlalu sedikit waktu yang tersedia. Pengguna internet belajar untuk menyaring pengalaman berinternet mereka dengan menggunakan mesin pencari (search engine), <em>RSS feed</em>, dan situs-situs <em>social media</em>. Mencari informasi atau hiburan dengan memonitor berbagai saluran.</p>
<p>Anda mungkin sudah berlangganan sejumlah blog dan pengumpan (feed) informasi dengan topik tertentu. Jumlah konten yang sedemikian banyak berujung pada terpecahnya perhatian (atensi). <em>Publisher blog</em> dan <em>marketer </em>serta pelaku <em>e-business</em> harus mengatasi masalah <em>information overload</em> ini.</p>
<blockquote><p><em>Although few studies have looked at this topic, it seems fair to suggest that  many people respond to this pressure [</em><em>of information overload] by  processing messages more quickly and, when possible, by taking mental  short-cuts.</em></p>
<p><em>Propagandists love short-cuts — particularly those which short-circuit  rational thought. They encourage this by agitating emotions, by exploiting  insecurities, by capitalizing on the ambiguity of language, and by bending the  rules of logic.</em></p></blockquote>
<p>Dari tujuh teknik yang akan dijelaskan di bawah, kebanyakan menekankan penggunaan picu emosi (emotional triggers) untuk mendorong dilakukannya tindakan segera. Tujuannya untuk menghubungkan audien dengan pesan dalam waktu yang singkat secara mendalam, yaitu dengan cara mengasosiasikan pesan tersebut dengan nilai-nilai (values) dan konsep yang dimiliki audien.</p>
<p>Bernice Fitz-Gibbon, seorang pionir dalam dunia retail advertising mengatakan; &#8220;<em>A good ad should be like a good sermon: It must not only comfort the afflicted, it also must afflict the comfortable.</em>&#8221;</p>
<p><strong>Tujuh Teknik Propaganda</strong></p>
<p>Studi propaganda telah mengalami perkembangan pesat sejak awal abad ke-20. Ketujuh teknik propaganda ini adalah model awal propaganda dan tidak terlalu komprehensif, meski demikian model awal ini akan memberi anda pengenalan tentang bagaimana propaganda dapat berperan dalam lingkungan sosial.</p>
<p>Saya tuliskan deskripsi singkat untuk masing-masing teknik tapi sengaja tidak mencantumkan tentang bagaimana anda dapat menggunakannya untuk kampanye pemasaran/branding yang anda upayakan, karena sebetulnya tidak sulit untuk mengadopsi taktik ini dan menerapkannya sendiri.</p>
<p>Beberapa metode seperti <em>name-calling</em> kurang cocok untuk tujuan pemasaran, kecuali tujuan anda adalah untuk mendapat publisitas dengan membangitkan kontroversi. Namun mungkin anda bisa memanfaatkan teknik tersebut (dan semua teknik propaganda lainnya) secara lebih cerdas.</p>
<p><strong>1. <em>Name-calling</em></strong></p>
<p>Teknik ini menggunakan kata-kata yang menghubungkan seseorang atau ide dengan konsep yang negatif. Tujuannya untuk membuat orang menolak sesuatu karena asosiasi negatif yang melekat pada orang atau ide tersebut tanpa melihat kenyataannya.</p>
<p>Contoh kata yang digunakan ; &#8216;Teroris&#8217;, &#8216;Nazi&#8217;, &#8216;Rasis&#8217;, &#8216;Homo&#8217;.</p>
<blockquote><p><em>Name Calling is used as a substitute for arguing the merits of an idea, belief,  or proposal. It is often employed using sarcasm and ridicule in political  cartoons and writing.</em></p></blockquote>
<p><strong>2. Glittering Generalities</strong></p>
<p>Kebalikan dari name-calling, taktik ini menggunakan <em>highly valued concepts</em> dan <em>beliefs </em>yang membuat audien merasa positif dan mengundang tepuk tangan meriah bila di-orasikan di depan massa. Kata-kata yang digunakan biasanya bermakna rancu, namun atraktif seperti ; &#8216;Freedom&#8217;, &#8216;Honor&#8217;, &#8216;Love&#8217;.</p>
<p>Arti kata di atas bisa berbeda untuk tiap pendengar, namun teknik ini dapat berfungsi karena secara umum mempunyai konotasi positif.</p>
<blockquote><p><em>When someone talks to us about democracy, we immediately think of our own  definite ideas about democracy, the ideas we learned at home, at school, and in  church.</em></p>
<p><em>Our first and natural reaction is to assume that the speaker is using the  word in our sense, that he believes as we do on this important subject. This  lowers our ’sales resistance’ and makes us far less  suspicious..</em></p></blockquote>
<p><strong>3. Transfer</strong></p>
<p>Ini adalah teknik yang digunakan oleh pelaku propaganda untuk &#8220;memindahkan&#8221; otoritas dan penerimaan atas sesuatu yang anda hormati atau puja menjadi sesuatu yang ingin anda miliki. Cara yang digunakan yaitu dengan memproyeksikan sifat-sifat entitas, orang, atau simbol ke dalam wujud lainnya melalui asosiasi/penghubungan visual atau mental.</p>
<p>Hal ini menstimulasi penerima pesan/resipien untuk mengidentifikasikan dirinya dengan otoritas tersebut.</p>
<blockquote><p><em>In the Transfer device, symbols are constantly used. The cross represents the  Christian Church. The flag represents the nation. Cartoons like Uncle Sam  represent a consensus of public opinion. Those symbols stir emotions. At their  very sight, with the speed of light, is aroused the whole complex of feelings we  have with respect to church or nation.</em></p></blockquote>
<p><strong>4. Testimonial</strong></p>
<p>Tujuan testimonial adalah untuk menguatkan pengalaman, otoritas dan rasa hormat seseorang dan menggunakannya untuk mempromosikan sebuah produk atau hal. Testimonial memiliki daya tarik yang jauh lebih kuat terhadap emosi daripada terhadap logika, karena testimonial sejatinya memberikan pembenaran yang lemah atas suatu produk atau tindakan.</p>
<blockquote><p><em>‘The Times said,’ ‘John L. Lewis said…,’ ‘Herbert Hoover said…’, ‘The  President said…’, ‘My doctor said…,’ ‘Our minister said…’ Some of these  Testimonials may merely give greater emphasis to a legitimate and accurate idea,  a fair use of the device; others, however, may represent the sugar-coating of a  distortion, a falsehood, a misunderstood notion, an anti-social suggestion…”</em></p></blockquote>
<p><strong>5. Plain Folks</strong></p>
<p>Teknik di mana pelaku propaganda menempatkan dirinya sebagai orang biasa seperti halnya <em>target audience</em>, untuk menunjukkan kemampuannya ber-empati dan memahami kepedulian/perasaaan massa.</p>
<p>Pelaku menunjukkan perilaku atau menggunakan bahasa dan sikap yang menyatu dengan sudut pandang audien.</p>
<blockquote><p><em>We are all familiar with candidates who campaign as political outsiders,  promising to “clean out the barn” and set things straight in Washington. The  political landscape is dotted with politicians who challenge a mythical  “cultural elite,” presumably aligning themselves with “ordinary Americans.” As  baby boomers approach their sixth decade, we are no longer shocked by the sight  of politicians in denim who listen to rock n roll.</em></p></blockquote>
<p><strong>6. Card Stacking</strong></p>
<p>Sebuah cara yang memanipulasi persepsi audien dengan menekankan satu sisi argumen yang memperkuat posisi anda, sambil di sisi lain menekan/meminimalisir opini yang bertentangan. Contohnya memperbandingkan <em>best possible scenarios</em> dengan <em>worse examples</em>.</p>
<blockquote><p><em>Assume a newspaper editor were in favor of the non-enforcement of immigration  laws. Should the issue of immigration law enforcement ever be debated among  legislators, the editor might publish articles and editorials that ignore all  mention of illegal alien criminals, gang members, and prisoners and report only  on decent, hard-working foreigners instead. This sort of card stacking could go  on for weeks and influence public opinion on the issue.</em></p></blockquote>
<p><strong>7. Bandwagon</strong></p>
<p>Dalil dasar teknik <em>bandwagon </em>adalah ’<em>since everyone is doing it, you should too</em>’. Tujuannya mem-persuasi orang lain untuk mengikuti trend umum dengan cara memperkuat keinginan manusia untuk berada pada sisi yang menang. Pelaku &#8216;mengompori&#8217; audien bahwa mereka akan kehilangan atau ketinggalan sesuatu bila tidak ikut bergerak dengan massa lainnya. Memanipulasi rasa takut dan rasa tidak aman.</p>
<blockquote><p><em>With the aid of all the other propaganda devices, all of the artifices of flattery are used to harness the fears and hatreds, prejudices and biases, convictions and ideals common to a group. Thus is emotion made to push and pull us as members of a group onto a Band Wagon.</em></p></blockquote>
<p>Sumber berasal dari <a title="Propaganda Critic" href="http://www.propagandacritic.com/" target="_blank">Propaganda Critic</a>. Lebih lengkapnya ada di sana. Tujuh teknik propaganda umum yang mungkin sudah sering anda alami dari media massa.</p>
<div id="br_pdf_link">
	     <a href="http://d.metacamp.us/96/seni-propaganda-7-taktik-untuk-mempengaruhi-perilaku.html.pdf">
	     <span>Seni Propaganda: 7 Taktik Untuk Mempengaruhi Perilaku</span>
	     </a>
	     </div><p><a href="http://d.metacamp.us/96/seni-propaganda-7-taktik-untuk-mempengaruhi-perilaku.html">Seni Propaganda: 7 Taktik Untuk Mempengaruhi Perilaku</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d.metacamp.us/96/seni-propaganda-7-taktik-untuk-mempengaruhi-perilaku.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bagaimana Anda Mengukur Kesuksesan Blog Anda?</title>
		<link>http://d.metacamp.us/94/bagaimana-anda-mengukur-kesuksesan-blog-anda.html</link>
		<comments>http://d.metacamp.us/94/bagaimana-anda-mengukur-kesuksesan-blog-anda.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 Feb 2008 17:15:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Business]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fundkitchen.com/2008/02/bagaimana-anda-mengukur-kesuksesan-blog-anda/</guid>
		<description><![CDATA[Berdasarkan kalender editorial saya (oh&#8230; punya ya? ) tulisan ini seharusnya diposting pada minggu yang lalu, namun karena aktivitas pekerjaan utama yang belakangan ini sangat menyita waktu, membuat artikel ini baru bisa sedikit dipoles (agar layak dibaca) sekarang ini. Apa sebetulnya definisi sukses? Sukses yaitu sesuatu yang dicapai saat anda menemukan atau melebihi gol/target yang <a href="http://d.metacamp.us/94/bagaimana-anda-mengukur-kesuksesan-blog-anda.html#more-94'" class="more-link">more »</a><p><a href="http://d.metacamp.us/94/bagaimana-anda-mengukur-kesuksesan-blog-anda.html">Bagaimana Anda Mengukur Kesuksesan Blog Anda?</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berdasarkan kalender editorial saya (oh&#8230; punya ya? <img src='http://d.metacamp.us/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  ) tulisan ini seharusnya diposting pada minggu yang lalu, namun karena aktivitas pekerjaan utama yang belakangan ini sangat menyita waktu, membuat artikel ini baru bisa sedikit dipoles (agar layak dibaca) sekarang ini.</p>
<p>Apa sebetulnya definisi sukses? <strong>Sukses yaitu sesuatu yang dicapai saat anda menemukan atau melebihi gol/target yang telah ditentukan</strong>. Definisi kesuksesan ini sering dipengaruhi aspek-aspek sosial.</p>
<p>Dalam konteks blogging, barangkali respek dari rekan dan pelaku lainnya dalam segmen (niche) yang sama dengan bog anda dapat memberi rasa sukses ini. Mungkin anda merasa sukses karena blog tersebut memberi apa yang anda inginkan. Misalnya, blog tersebut membantu anda mendapatkan lebih banyak klien baru atau membuat anda terhubung dengan orang lain yang memiliki minat yang sama.<span id="more-94"></span></p>
<p>Pertanyaan utama yang perlu anda jawab adalah: <em>Apa yang ingin saya peroleh dari mengurus blog ini?</em></p>
<p>Sebagian orang memiliki ukuran sukses dari blog nya berupa <strong>income</strong>. Bagi jenis orang ini pelanggan feed, jumlah komentar, tautan balik, dan jumlah pageview memang angka statistik yang menyenangkan, namun income langsung dan tidak langsung yang dihasilkan blognya adalah yang terpenting baginya karena orang tersebut membuat blog memang ditujukan untuk menjadi sumber penghasilan, dalam rangka mengejar tujuan lainnya.</p>
<p>Income secara langsung juga menunjukkan kemampuan. Tidak mungkin menghasilkan banyak uang dari blog jika tidak terampil dalam menghasilkan traffic dan mengkonversinya menjadi income melalui suatu skema/rencana monetisasi. Uang dihasilkan karena blog tersebut terurut pada posisi yang baik untuk kata kunci (keywords) yang tepat dan tentu karena pemiliknya mampu membangun komunitas untuk situsnya.</p>
<p>Income tidak bohong. Pageview dapat dibengkakkan melalui traffic dari berbagai social media. Menulis sesuatu yang kontroversial bisa menghasilkan banyak tautan balik. Pelanggan newsletter/feed dapat ditingkatkan dengan membeli targeted advertising. Namun <span style="text-decoration: underline;">secara menyeluruh</span>, income yang didapat dari sebuah situs adalah cara yang bagus untuk mengukur kesuksesannya bagi jenis orang ini.</p>
<p>Sebagian orang lagi blogging hanya untuk kesenangan dan oleh karena itu, income bukanlah patok ukur yang tepat. Pilih apapun yang cocok dengan tujuan anda. Tidak usah mencoba selalu mengukur dalam angka, anda bisa saja mencontoh pada blogger lainnya yang menjadi panutan atau pahlawan yang anda kagumi dan arahkan upaya anda sampai menyamai level kompetensi dan popularitasnya. Cara ini memiliki persepsi yang lebih samar dibandingkan angka-angka, namun sekaligus lebih fleksibel.</p>
<p>Jadi, <strong>bagaimana anda mengukur kesuksesan blog anda</strong>?</p>
<div id="br_pdf_link">
	     <a href="http://d.metacamp.us/94/bagaimana-anda-mengukur-kesuksesan-blog-anda.html.pdf">
	     <span>Bagaimana Anda Mengukur Kesuksesan Blog Anda?</span>
	     </a>
	     </div><p><a href="http://d.metacamp.us/94/bagaimana-anda-mengukur-kesuksesan-blog-anda.html">Bagaimana Anda Mengukur Kesuksesan Blog Anda?</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d.metacamp.us/94/bagaimana-anda-mengukur-kesuksesan-blog-anda.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Mendapat Pembaca Baru untuk Blog</title>
		<link>http://d.metacamp.us/92/cara-mendapat-pembaca-baru-untuk-blog.html</link>
		<comments>http://d.metacamp.us/92/cara-mendapat-pembaca-baru-untuk-blog.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Feb 2008 09:01:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Business]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fundkitchen.com/2008/02/cara-mendapat-pembaca-baru-untuk-blog/</guid>
		<description><![CDATA[Cara yang pasti untuk menarik pembaca baru adalah dengan keluar dari segmen yang selama ini anda miliki. Sebagian orang mungkin hanya tertarik dengan satu atau dua jenis topik, namun banyak orang yang memiliki cakupan minat yang luas dan bisa menerima konten yang anda tawarkan sampai batas tertentu. Jangan terjebak pada anggapan bahwa anda harus amat <a href="http://d.metacamp.us/92/cara-mendapat-pembaca-baru-untuk-blog.html#more-92'" class="more-link">more »</a><p><a href="http://d.metacamp.us/92/cara-mendapat-pembaca-baru-untuk-blog.html">Cara Mendapat Pembaca Baru untuk Blog</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Cara yang pasti untuk menarik pembaca baru adalah dengan keluar dari segmen yang selama ini anda miliki. Sebagian orang mungkin hanya tertarik dengan satu atau dua jenis topik, namun banyak orang yang memiliki cakupan minat yang luas dan bisa menerima konten yang anda tawarkan sampai batas tertentu.</p>
<p>Jangan terjebak pada anggapan bahwa anda harus amat <strong>sangat fokus pada segmen tertentu</strong>. Situs/blog anda bisa menarik lebih banyak pengunjung daripada yang anda duga.<span id="more-92"></span></p>
<p>Misalkan, kalau anda memiliki blog tentang yoga, maka anda ingin menyasar setiap demografi yang ada. Ini artinya termasuk orang-orang yang menggunakan mesin pencari dan forum-forum untuk mengakses situs anda.</p>
<p>Bagaimana caranya? Yaitu dengan <strong>membuat konten secara strategis</strong> dan menghubungkan segmen topik atau produk anda (yoga) dengan <strong>berbagai profil audien</strong>. Misal, orang-orang yang tertarik dengan yoga adalah para spiritualis, eksekutif perusahaan, penari, aktor, penggemar fitnes, dll.</p>
<p>Berikut ini formula yang bisa anda gunakan: Topik segmen + Profil + Benefit</p>
<ol>
<li>Yoga untuk Penyanyi: Latihan Pernapasan untuk Meningkatkan Kemampuan Vokal</li>
<li>Yoga untuk Pelajar: Latihan-latihan untuk Meningkatkan Daya Ingat dan Kemampuan Belajar</li>
<li>Yoga untuk CEO: 100 Cara Mudah untuk Mengurangi Stres dan Meningkatkan Kejelasan Komunikasi</li>
<li>Yoga untuk Angkat Berat: Teknik-teknik untuk Meningkatkan Hasil Latihan Jongkok secara Drastis</li>
<li>Yoga untuk Aktor: Trik-trik untuk Mengembangkan Bahasa Tubuh</li>
<li>Yoga Lanjutan: Cara untuk Mengembangkan Rutinitas Yoga yang Efektif untuk Jangka Panjang</li>
</ol>
<p>Saat orang diperkenalkan pada sesuatu yang baru di luar minat yang sudah terbentuk, maka mereka biasanya akan mempertimbangkan sebelum memutuskan apakah mereka akan meluangkan waktu atau membeli atau mempelajari topik tersebut lebih lanjut.</p>
<p>Penggunaan <strong>profil </strong>(penyanyi/CEO) meningkatkan kemungkinan untuk dapat diterima, karena kebanyakan orang mengidentifikasikan diri sebagai partisipan atau bagian dari profesi tertentu. Mereka melambangkan dirinya dengan profesi tersebut.</p>
<p>Profil yang eksplisit juga memudahkan anda untuk menembus berbagai komunitas online, karena ada <strong>keterkaitan yang jelas</strong> antara topik, segmen, dan manfaat (benefit).  Anda tidak perlu lagi menjelaskan kenapa blog yoga anda relevan dengan komunitas atlit angkat berat: artikel-artikel anda sudah bicara dengan sendirinya. Hal ini memudahkan anda untuk menjangkau audien baru dan menarik mereka ke situs anda.</p>
<p>Strategi untuk menarik <em>multiple audience</em> ini tentunya bukan hal baru di dunia <em>advertising</em>. Anda pasti sering melihatnya di berbagai publikasi dagang.</p>
<p>Berikut ini beberapa cara yang bisa anda terapkan untuk blog/situs anda:</p>
<ol>
<li>Luangkan waktu dan terapkan formula &#8220;Topik segmen + Profil + Benefit&#8221; untuk situs anda.</li>
<li>Pilih beberapa ide yang muncul dan masukkan mereka dalam kalender editorial anda.</li>
<li><em>Publish </em>ide tersebut dan promosikan pada saluran yang tepat.</li>
<li>Ulangi siklus di atas dengan fokus pada profil-benefit yang sama atau buat yang baru.</li>
</ol>
<p>Seiring waktu, anda akan memiliki kumpulan artikel yang akan menarik sejumlah pengunjung dari berbagai tempat seperti<em> social networks</em>, forum, <em>mailing list</em> (milis), dan blog lainnya. Pengulangan kata kunci utama (core keywords) yang tersebar pada berbagai artikel dan terminologi yang luas ini juga berguna dalam hal <em>rating </em>pada SERP (Search Engine Result Page)  dan pada gilirannya menghasilkan <strong><em>traffic </em>yang relevan dan banyak dari mesin pencari</strong>.</p>
<p>Nah, mungkin anda punya ide lain dalam menarik pengunjung baru ke situs/blog anda? Silakan tuliskan pada komentar.</p>
<div id="br_pdf_link">
	     <a href="http://d.metacamp.us/92/cara-mendapat-pembaca-baru-untuk-blog.html.pdf">
	     <span>Cara Mendapat Pembaca Baru untuk Blog</span>
	     </a>
	     </div><p><a href="http://d.metacamp.us/92/cara-mendapat-pembaca-baru-untuk-blog.html">Cara Mendapat Pembaca Baru untuk Blog</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d.metacamp.us/92/cara-mendapat-pembaca-baru-untuk-blog.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Entrepreneur Pemula &#8211; Jebakan yang Sering Dihadapi</title>
		<link>http://d.metacamp.us/82/entrepreneur-pemula-jebakan-yang-sering-dihadapi.html</link>
		<comments>http://d.metacamp.us/82/entrepreneur-pemula-jebakan-yang-sering-dihadapi.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Jan 2008 17:30:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fundkitchen.com/2008/01/entrepreneur-pemula-jebakan-yang-sering-dihadapi/</guid>
		<description><![CDATA[Ambil skenario ini; anda sudah bekerja selama 20 tahun mulai dari bawahan yang paling rendah dan tidak diperhitungkan sampai menjadi seorang leader yang dihargai di kantor atau perusahaan tempat anda bekerja, dan akhirnya anda mempunyai tabungan yang cukup untuk memulai bisnis anda sendiri. Banyak orang yang seperti anda. Sangat antusias dan penuh semangat mengejar peluang <a href="http://d.metacamp.us/82/entrepreneur-pemula-jebakan-yang-sering-dihadapi.html#more-82'" class="more-link">more »</a><p><a href="http://d.metacamp.us/82/entrepreneur-pemula-jebakan-yang-sering-dihadapi.html">Entrepreneur Pemula &#8211; Jebakan yang Sering Dihadapi</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ambil skenario ini; anda sudah bekerja selama 20 tahun mulai dari bawahan yang paling rendah dan tidak diperhitungkan sampai menjadi seorang <em>leader </em>yang dihargai di kantor atau perusahaan tempat anda bekerja, dan akhirnya anda mempunyai tabungan yang cukup untuk <a href="http://d.metacamp.us/83/memulai-bisnis-kecil.html">memulai bisnis</a> anda sendiri.</p>
<p>Banyak orang yang seperti anda. Sangat antusias dan penuh semangat mengejar peluang bisnis yang sedang <em>booming </em>dan membangun usaha milik sendiri. Namun sayang banyak pula yang gagal. Mengapa? Di bawah ini adalah berbagai perangkap dan jebakan yang sering dihadapi dan biasanya menghinggapi para <em>entrepreneur </em>(pewirausaha) pemula.<span id="more-82"></span></p>
<p><strong>Tidak independen</strong></p>
<p>Hal ini biasanya terjadi pada <em>entrepereneur </em>yang berasal dari latar belakang korporat. Mereka biasanya terbiasa dengan lingkungan kerja yang memiliki struktur organisasi besar. Terbiasa memiliki berbagai sumberdaya keuangan dan sumberdaya manusia yang kuat. Yang harus diingat, bahwa menjadi <em>entrepreneur </em>berarti anda memiliki dana yang sangat terbatas dan kebanyakan pekerjaan harus dikerjakan dulu sendiri.</p>
<p><strong>Memilih pemodal yang salah</strong></p>
<p>Kalau anda tidak memiliki dukungan dari kreditor besar seperti pemodal ventura, maka bank adalah satu-satunya pemodal yang anda miliki. Biasanya bank perkreditan cukup &#8220;nyaman&#8221;, namun kalau bank komersial besar bisa memberikan layanan yang lebih baik dan sepadan dalam perhitungan usaha anda maka tidak ada salahnya juga.</p>
<p><strong>Tidak punya business plan</strong></p>
<p>Ini penting, lebih penting, sangat penting. Anda mungkin hanya ikut-ikutan saja. Anda mungkin terpengaruh bujukan investasi dalam bisnis-bisnis yang anda sendiri tidak paham. Anda hanya termakan iming-iming hasilnya. Kalau anda tidak punya rencana sama sekali tentang bagaimana bisnis anda akan beranjak, STOP, pikirkan lagi berbagai kemungkinan dan pilihan anda.</p>
<p><strong>Tidak punya legal advice</strong></p>
<p>Lagi, kalau anda memiliki <em>corporate background</em>, maka perusahaan anda biasanya punya tim pengacara yang memadai untuk menangani berbagai masalah hukum sehingga anda tidak perlu menghadapinya. Sekecil apapun bisnis yang anda jalankan, anda mungkin memiliki resiko hukum yang harus ditangani. Pertimbangkan untuk meng-<em>hire </em><a href="http://anggara.org/" target="_blank">seorang pengacara</a>.</p>
<p><strong>Terlalu banyak kebebasan</strong></p>
<p>Ya, ini seperti bertentangan dengan poin pertama di atas. Coba saya luruskan. Anda harus mempunyai setidaknya seorang ahli sebagai pendukung bisnis anda. Kalau anda perlu orang lagi maka rekrut mereka, atau masukkan mereka sebagai konsultan. Jangan berpura-pura tahu segalanya dan jangan pernah mencoba melakukan segala sesuatunya sendiri (manajemen tukang cendol). Kalau ini anda lakukan, maka anda hanya akan membebani diri sendiri sampai akhirnya menjadi tidak efektif.</p>
<div id="br_pdf_link">
	     <a href="http://d.metacamp.us/82/entrepreneur-pemula-jebakan-yang-sering-dihadapi.html.pdf">
	     <span>Entrepreneur Pemula - Jebakan yang Sering Dihadapi</span>
	     </a>
	     </div><p><a href="http://d.metacamp.us/82/entrepreneur-pemula-jebakan-yang-sering-dihadapi.html">Entrepreneur Pemula &#8211; Jebakan yang Sering Dihadapi</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d.metacamp.us/82/entrepreneur-pemula-jebakan-yang-sering-dihadapi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memulai Bisnis Kecil</title>
		<link>http://d.metacamp.us/83/memulai-bisnis-kecil.html</link>
		<comments>http://d.metacamp.us/83/memulai-bisnis-kecil.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Jan 2008 10:25:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fundkitchen.com/2008/01/memulai-bisnis-kecil/</guid>
		<description><![CDATA[Memulai bisnis? Ya, banyak ide bisnis yang bisa anda coba. Ngeblog (blogging) misalnya dapat dianggap sebagai bisnis kecil (dengan pendapatan besar). Dengan internet, seseorang dapat mencoba peruntungannya seperti yang terjadi pada eBay, MySpace, dan tentu saja Amazon. Ah, itu terlalu jauh! Anda mungkin bisa membuka restoran sederhana dengan milkshake special sebagai killer menu-nya. Atau mungkin <a href="http://d.metacamp.us/83/memulai-bisnis-kecil.html#more-83'" class="more-link">more »</a><p><a href="http://d.metacamp.us/83/memulai-bisnis-kecil.html">Memulai Bisnis Kecil</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memulai bisnis</strong>? Ya, banyak ide bisnis yang bisa anda coba. <a href="http://d.metacamp.us/34/apakah-ngeblog-bisa-menghasilkan-uang.html" target="_self">Ngeblog (blogging)</a> misalnya dapat dianggap sebagai bisnis kecil (dengan pendapatan besar). Dengan internet, seseorang dapat mencoba peruntungannya seperti yang terjadi pada eBay, MySpace, dan tentu saja Amazon. Ah, itu terlalu jauh! Anda mungkin bisa membuka restoran sederhana dengan <em>milkshake</em> special sebagai <em>killer menu</em>-nya. Atau mungkin bisa membuka jasa perbaikan gitar di garasi.</p>
<p>Nah, anda mau mencoba jadi <strong>bos untuk diri sendiri</strong>? Berikut ini beberapa langkah yang harus dipersiapkan untuk <strong>mengawali bisnis &#8220;kecil&#8221;</strong> anda.<span id="more-83"></span></p>
<p><strong>1. Do your homework</strong></p>
<p>Anda tidak usah terburu-buru, takut ada yang mencuri ide anda. Langkah tergesa-gesa akan membuat anda beresiko tinggi untuk &#8220;terpeleset&#8221;. Coba tanya-tanya dan amati dulu. Bergabung dalam milis atau forum yang sesuai di mana ada banyak &#8220;ahli&#8221; yang akan memberi <span style="text-decoration: underline;">saran gratis</span>. Buat draf <strong><em>business plan</em></strong> untuk memberi gambaran jelas tentang produk/jasa apa yang hendak ditawarkan.</p>
<p><strong>2. Surat-surat</strong></p>
<p>Anda harus mempersiapkan berbagai surat-surat yang diperlukan. Antara lain mendapat <strong>izin </strong>tetangga dan yang terpenting izin usaha dari pemerintah setempat. Anda juga harus sudah menentukan nama untuk bisnis baru anda.</p>
<p><strong>3. Persiapkan keuangan anda</strong></p>
<p>Modal terbaik adalah dengan menggunakan <span style="text-decoration: underline;">uang yang anda miliki</span>, bukan uang yang <span style="text-decoration: underline;">akan</span> anda miliki. Bunga pinjaman bisa mencekik selama bisnis belum menghasilkan. Namun untuk yang tidak mempunyai dana sendiri, maka pilihan kredit bisa dipertimbangkan dengan hati-hati.</p>
<p>Biasanya bank dan lembaga pemerintahan dapat memberi pinjaman dengan persyaratan yang masuk akal. Hindari mencari pinjaman dari rentenir dan sebaiknya jangan gunakan kartu kredit untuk membiayai pengeluaran usaha. Jaga agar bisnis anda yang masih bayi ini tetap <strong>sederhana mulai dari tahap awal</strong> sehingga tidak memakan biaya-biaya <em>startup </em>yang tidak perlu.</p>
<p><strong>4. Pilih tempat</strong></p>
<p>Lokasi usaha tentu saja berpengaruh, namun tergantung juga pada jenis dan rencana usahanya. Kalau bisa dimulai dari garasi atau <em>small home offices</em>, maka anda tidak usah memikirkan biaya sewa tempat. Bisnis seperti cafe, restoran, dan sejenisnya perlu memiliki lokasi dengan lalu lintas orang yang cukup tinggi. Pertimbangkan juga kenyamanan pengunjung seperti ruang parkir dan keamanan.</p>
<p><strong>5. Kelola aliran uang (cash flow)</strong></p>
<p>Satu hal yang sering menjadi pembunuh untuk bisnis yang baru beranjak adalah pengeluaran yang terlalu tinggi. <strong>Periksa prioritas</strong>-prioritas anda. Tentu harus ada pengeluaran untuk alat kantor dan sebangsanya, tapi tetap harus dipertimbangkan peralatan mana yang akan menguntungkan untuk proses <em>startup </em>bisnis anda. Ingat, kata kuncinya di sini adalah <span style="text-decoration: underline;">startup</span>.</p>
<p>Anda bisa mempertimbangkan barang bekas. Cari informasi tentang lelang barang bekas kantor. Anda bisa juga meminta atau melakukan barter bila memungkinkan.</p>
<p><strong>6. Pasar</strong></p>
<p>Anda tidak ingin berhadapan <em>head-to-head</em> dengan pelaku lainnya dalam segmen usaha yang dimasuki, apalagi yang memiliki modal atau kekuatan besar. Lebih baik anda masuk ke <strong>celah/</strong><em><strong>niche</strong> </em>yang lebih dalam sehingga bisnis anda memiliki keunggulan tersendiri. Bangun dan pelihara <em>client base</em> (basis pelanggan) untuk menghasilkan penjualan yang tetap. Pelajari <strong>trend </strong>pasar dan trend pelaku usaha lainnya dalam bidang yang sama. Anda bisa mempelajari <em>best practices</em> dari pelaku lainnya, walaupun mereka tidak memberikan resepnya secara terbuka.</p>
<p><strong>7. Sabar</strong></p>
<p><strong>Bersabarlah</strong>. Tidak semua bisnis memberikan <em>return </em>dengan cepat. Teruslah bereksperimen dengan cara-cara yang berbeda sampai anda menemukan yang terbaik. Menjaga agar bisnis tetap berjalan adalah tentang semata mendapat resep yang tepat. Kalau anda persisten, kemungkinan besar anda akan mendapatkannya. Nah, sambil bersabar membuat dan menemukan resep ini, <strong>bangun hubungan baik</strong> dan cari cara untuk meningkatkan <strong>kepuasan pelanggan</strong> anda.</p>
<p><strong>8. Senyum</strong></p>
<p>Bukan senyum palsu, tapi senyum yang tulus. Pepatah Tiongkok mengatakan bahwa kalau anda tidak bisa tersenyum, maka sebaiknya anda tidak buka usaha. <strong>Nikmati </strong>saja awal perjalanan anda. Ingat, kalau anda memang tidak berminat dalam bisnis yang anda masuki, maka bisnis tersebut ditakdirkan untuk gagal. Berpikir positif dalam setiap langkah akan tercermin pada usaha yang anda jalankan. Kalau anda <span style="text-decoration: underline;"><em>enjoy</em></span>, maka anda akan memiliki energi ekstra dan tidak akan terbebani oleh masalah-masalah rutin yang dihadapi.</p>
<div id="br_pdf_link">
	     <a href="http://d.metacamp.us/83/memulai-bisnis-kecil.html.pdf">
	     <span>Memulai Bisnis Kecil</span>
	     </a>
	     </div><p><a href="http://d.metacamp.us/83/memulai-bisnis-kecil.html">Memulai Bisnis Kecil</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d.metacamp.us/83/memulai-bisnis-kecil.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membuat Daftar Prospek, Cara Cerdas Mendapat Tautan dan Traffic Pengunjung</title>
		<link>http://d.metacamp.us/47/membuat-daftar-prospek-cara-cerdas-mendapat-tautan-dan-traffic-pengunjung.html</link>
		<comments>http://d.metacamp.us/47/membuat-daftar-prospek-cara-cerdas-mendapat-tautan-dan-traffic-pengunjung.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Dec 2007 16:31:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dhan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Business]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.fundkitchen.com/2007/12/membuat-daftar-prospek-cara-cerdas-mendapat-tautan-dan-traffic-pengunjung/</guid>
		<description><![CDATA[<a href="http://d.metacamp.us/47/membuat-daftar-prospek-cara-cerdas-mendapat-tautan-dan-traffic-pengunjung.html"><img align="left" hspace="5" width="110" height="110" src="http://d.metacamp.us/wp-content/uploads/2008/01/netvibes-150x150.jpg" class="alignleft wp-post-image tfe" alt="netvibes" title="Netvibes" /></a>Sedang berusaha mendapat tautan dan traffic pengunjung dari blog yang sudah mapan? Ingin mempromosikan konten atau bisnis anda? Berpikir bahwa anda berhak mendapat audience yang lebih banyak dengan kualitas konten yang anda miliki? Atau mungkin ingin memperoleh penghasilan dari bisnis online dan mendapat referal sebanyak mungkin? Namun anda merasa tidak bisa membuat siapapun mereferensikan, mempengaruhi <a href="http://d.metacamp.us/47/membuat-daftar-prospek-cara-cerdas-mendapat-tautan-dan-traffic-pengunjung.html#more-47'" class="more-link">more »</a><p><a href="http://d.metacamp.us/47/membuat-daftar-prospek-cara-cerdas-mendapat-tautan-dan-traffic-pengunjung.html">Membuat Daftar Prospek, Cara Cerdas Mendapat Tautan dan Traffic Pengunjung</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sedang berusaha mendapat tautan dan traffic pengunjung dari blog yang sudah mapan? Ingin mempromosikan konten atau bisnis anda? Berpikir bahwa anda berhak mendapat audience yang lebih banyak dengan kualitas konten yang anda miliki? Atau mungkin ingin memperoleh penghasilan dari bisnis online dan mendapat referal sebanyak mungkin?</p>
<p>Namun anda merasa tidak bisa membuat siapapun mereferensikan,  mempengaruhi dan membuat tautan kepada anda. Para blogger mengabaikan pesan anda dan tidak membalasnya.</p>
<p>Anda pikir mereka terlalu sibuk, anda merasa konten serta tawaran yang diberikan tidaklah sehebat yang anda duga.<span id="more-47"></span></p>
<p>Pernahkah terpikir bahwa anda sebetulnya bisa mendapat hasil yang jauh lebih baik jika saja memiliki hubungan yang dekat dan bersifat pribadi dengan blogger yang bersangkutan.</p>
<p>Tidak sulit mendapat tautan jika anda betul-betul memiliki sesuatu yang relevan dan menarik. Juga akan jauh lebih mudah mendapat rekomendasi jika anda pernah membuat kontak dan/atau hubungan yang lebih dekat dengan blogger tersebut.</p>
<p>Ada artikel tentang cara tepat mendekati jurnalis (<a href="http://www.ducttapemarketing.com/blog/2007/10/07/the-proper-way-to-stalk-a-journalist/" target="_blank">the proper way to stalk a journalist</a>) oleh John Jantsch:</p>
<blockquote><p>You know you need to get your story told in the media, but you can’t seem to get anyone interested. The problem is you need to look at journalists as a target market &#8211; you need to get them to know, like and trust you just like you would a customer.</p>
<p>Here’s the thing, if you can prove yourself a reliable resource for a journalist you will be looked upon as a friend, until then, you’re just a pest to an overworked, often underpaid, reporter.</p></blockquote>
<p>Anda perlu mendekati blogger dan membuat daftar blogger yang memiliki kemungkinan tertarik, anda pantau tulisannya dan berlangganan atau mengomentari blog mereka sambil secara sistematis mengangkat konten berkualitas anda yang berkaitan dengan artikel yang mereka tulis.</p>
<p>Sekarang saya akan memaparkan tentang mengapa dan bagaimana membuat daftar prospek para blogger dan menggunakannya untuk membangun hubungan yang saling menguntungkan.</p>
<p><strong>Membuat Daftar Prospek &#8211; </strong><strong>Pengantar</strong></p>
<p>Pelaku pemasaran mendefinisikan prospek sebagai calon pelanggan, klien, atau pembeli. Prospek yang bernilai biasanya dicirikan melalui kesetiaan, daya beli atau tingkat ketertarikannya terhadap suatu produk atau jasa.</p>
<p>Saat anda mempromosikan situs anda pada komunitas blogger, anda harus mencari prospek yang mampu <span style="text-decoration: underline;">mengembangkan &#8220;merek&#8221;</span> anda sekaligus  dapat menghasilkan <span style="text-decoration: underline;">targeted traffic</span>. Berhubung membangun prospek biasanya memerlukan upaya yang melelahkan, saya sarankan untuk melakukannya hanya pada sekelompok blogger sebagai kelompok utama, masing-masing memiliki lingkaran pengaruh yang sudah mapan.</p>
<p>Daripada mengincar banyak blogger, lebih baik fokus pada sedikit saja tapi yang memiliki pengaruh besar. Anda tidak bisa menyenangkan semua orang, itu sudah pasti mustahil, tapi anda bisa mendapatkan hati sedikit blogger. Biar mereka ini yang <span style="text-decoration: underline;">merekomendasikan anda pada para audience-nya</span>.</p>
<p>Ini jauh lebih mudah, apalagi bila anda betul-betul &#8220;anak baru&#8221;.</p>
<p><strong>Bagaimana Cara Membuat Daftar Prospek?</strong></p>
<p>Ambil beberapa kata kunci (keyword) untuk website atau segmen anda dan lakukan pencarian di Technorati, yang akan memberikan hasil pencarian berdasarkan Technorati authority.</p>
<p>Authority ini merupakan indikasi secara garis besar atas popularitas blog, yang ditentukan melalui jumlah tautan yang diterima dari blog lainnya. Berikut ini adalah contoh hasil pencarian untuk <a href="http://technorati.com/blogs/tag/marketing" target="_blank">marketing</a> dan <a href="http://technorati.com/blogs/tag/web+design" target="_blank">web design</a>.</p>
<p>Alternatif lainnya adalah menggunakan daftar peringkat berdasar faktor tertentu seperti Alexa.  Anda juga bisa blogwalking di komunitas blog seperti MyBlogLog, Bumpzee, atau BlogCatalog. Carilah blogger yang aktif dengan reputasi kuat.</p>
<p>Setelah anda membuat daftar blog, berlanggananlah melalui <a href="http://thegadget.wordpress.com/apa-itu-rss/" target="_blank">RSS feed</a> blog-blog tersebut. Saya sarankan anda menyimpannya pada folder khusus pada feed reader yang anda gunakan, atau manfaatkan halaman muka (start page) untuk mengorganisir prospek anda. Untuk yang terakhir ini, tulisan lengkapnya di bawah.</p>
<p><strong>Kenapa Anda Harus Membuat Daftar Prospek Blogger?</strong></p>
<p>Pertama, untuk secara bertahap membuat blogger tersebut mengirimkan anda qualified traffic atau merekomendasikan anda pada para audience-nya, ini penting untuk mengembangkan bisnis, maupun image pribadi anda.</p>
<p>Daftar prospek adalah sistem yang diarahkan untuk membantu anda dalam rangka mendapat respon yang diharapkan dari blogger yang masuk pada daftar tersebut. Anda dapat menilai waktu dan energi yang dikeluarkan pada masing-masing prospek.</p>
<p>Kedua, saling berbalas (<a href="http://www.thefreedictionary.com/reciprocation" target="_blank">reciprocation</a>). Seseorang membantu anda karena anda pernah membantu dia.</p>
<p>Reciprocation ini adalah aspek dasar dari budaya dan masyarakat. Terlihat pada semua jenis hubungan antar manusia. Kita melakukan sesuatu untuk orang lain dengan harapan (disadari ataupun tidak) bahwa seseorang akan membantu kita di masa yang akan datang.</p>
<p>Sekilas tentang <a href="http://www.wanderings.net/notebook/Main/InfluenceByRobertCialdini#toc2" target="_blank">rule of reciprocity</a>:</p>
<blockquote><p>This rule requires that one person try to repay what another person has provided. By obligating the recipient to an act of repayment in the future–the rule for reciprocation allows one individual to give something to another with the confidence that it is not being lost.</p>
<p>The decision to comply with someone’s request is frequently based upon the Rule of Reciprocity. Again, a possible and profitable tactic to gain probable compliance would be to give something to someone before asking for a favor in return.</p></blockquote>
<p>Membuat daftar prospek membantu anda secara sistematis mencatat dan membalas tindakan yang pernah dilakukan untuk anda. Ini diarahkan untuk meningkatkan kualitas hubungan menjadi lebih baik.</p>
<p>Daftar ini membantu anda untuk secara bertahap mengubah seorang regular blogger menjadi <span style="text-decoration: underline;">teman</span> dan <span style="text-decoration: underline;">aset masa depan</span> yang dapat mengangkat bisnis/website anda.</p>
<p><strong>Mengadopsi Cara Berpikir (Mindset) yang Tepat</strong></p>
<p>Anda harus memantau prospek anda dengan sikap yang ingin mengangkat konten yang mereka miliki, dalam rangka membangun hubungan secara pribadi dan memiliki nilai yang lebih baik.</p>
<p>Trik nya adalah dengan menganggap diri anda sebagai pendukung dan penggemar hasil karyanya, bukan sekedar pembaca biasa. Nah, di mana perbedaan kedua jenis cara berpikir ini?</p>
<p>Mindset yang pertama bersifat <span style="text-decoration: underline;">aktif</span>, menyerap konten, menyuarakan opini, lalu mempromosikannya pada orang lain yang kira-kira akan mendapat manfaat darinya. Anda memberikan reaksi pada konten blogger tersebut sambil menggunakannya sebagai platform untuk terhubung pada level yang lebih personal.</p>
<p>Mindset yang kedua itu <span style="text-decoration: underline;">pasif</span>, menyerap informasi dan tidak sungguh-sungguh melakukan sesuatu atas informasi tersebut. Pembaca biasa ini akan mudah tenggelam dalam &#8220;keramaian&#8221; dan tidak terlihat lebih penting daripada pembaca lainnya. Pembaca biasa hanya seseorang yang mencari pengetahuan atau hiburan dari blog orang lain dan &#8230; ya sudah cuma itu. Tidak lebih.</p>
<p>Semakin &#8220;kelihatan&#8221; diri anda, semakin besar dampaknya untuk image anda dan lebih mudah untuk selanjutnya membangun hubungan yang lebih menguntungkan.</p>
<p><strong>Bagaimana Cara Membuat Daftar Prospek?</strong></p>
<p>Filosofi dasar dalam hal networking baik itu online maupun offline sebetulnya sama saja dan tidak sulit: <span style="text-decoration: underline;">cari kawan sebanyak mungkin, hindari mencari musuh, hindari kebohongan dan cari cara untuk menghasilkan win-win outcome</span>.</p>
<p>Blogger adalah orang juga dengan emosi yang sama seperti kita. Mereka akan bersikap lebih hangat dan lebih positif pada sahabat dekat atau orang yang mereka kenal baik. Alamiah saja.</p>
<p>Berteman dan mencoba kenal lebih dekat dengan pemilik blog adalah hal yang penting. Gunakan saluran komunikasi langsung seperti IM atau bahkan telepon dan kopdar (kopi darat &#8211; bertemu langsung), khususnya bila anda telah cukup lama berada dalam &#8220;jangkauan radar&#8221; blogger tersebut.</p>
<p>Jangan pernah lupa bantuan dan dukungan yang pernah diberikan. Cobalah membalasnya kapanpun memungkinkan.</p>
<p>Reciprocation adalah kunci untuk membina hubungan yang lebih dekat karena hal tersebut menunjukkan dengan jelas minat anda yang tidak hanya tertarik untuk menguntungkan diri sendiri tapi juga pihak lainnya. Hal ini membuat orang tersebut akan lebih bersedia untuk meluangkan waktu dan sumberdayanya untuk anda.</p>
<p>1. <strong>Manajemen Daftar Prospek</strong></p>
<p>Anda bisa mulai dengan menggunakan <a href="http://netvibes.com/" target="_blank">Netvibes</a>, ini termasuk cara yang paling efisien untuk mengelola daftar prospek. Pisahkan para blogger dalam beberapa tab seperti di bawah.</p>
<p style="text-align: center"><img src="http://d.metacamp.us/wp-content/uploads/2008/01/netvibes.jpg" title="Netvibes" alt="netvibes" width="540" height="287" /></p>
<p>Arti masing-masing Tab:</p>
<blockquote>
<ol>
<li><strong>New prospects. </strong>Berisi blog yang masih perlu banyak perhatian. Konsentrasi pada upaya relationship building, menangkan perhatian dan dukung penuh blogger yang bersangkutan. Anda harus &#8220;kelihatan&#8221;.</li>
<li><strong>Maintenance.</strong> Daftar blogger yang sudah pernah berhubungan langsung. Sudah saling mengenal lebih dekat. Tidak perlu banyak upaya untuk memperoleh atensi. Pelihara terus hubungan yang sudah terbina.</li>
<li><strong>Reciprocate.</strong> Blogger yang pernah melakukan sesuatu untuk anda atau sudah jelas menunjukkan dukungannya terhadap anda atau bisnis anda. Fokus diarahkan pada memantau konten mereka dan temukan kesempatan untuk membalasnya dengan memberi tautan, mempromosikannya pada situs <a href="http://d.metacamp.us/23/the-power-of-social-media-optimization.html">social media</a> atau merekomendasikannya ke orang lain.</li>
<li><strong>Friends.</strong> Berisi para blogger yang telah berhubungan selama beberapa bulan. Sama-sama memiliki opini yang disukai satu sama lain dan bisa dipertimbangkan untuk bekerja sama pada suatu proyek. Idealnya, blogger yang mengisi Tab Maintenance dipindahkan ke Tab ini setelah beberapa lama.</li>
<li><strong>Social Websites.</strong> Tab ini berisi koleksi feed untuk memantau pengiriman artikel oleh blogger tertentu ke situs-situs sosial. Feed ini diikuti untuk vote up artikel yang menarik. Termasuk juga to-do list dan notepad untuk mengingatkan tentang apa yang harus dilakukan.</li>
</ol>
</blockquote>
<p>2. <strong>Tindak Lanjut Daftar Prospek</strong></p>
<p>Setelah mengklasifikasikan daftar prospek, ada beberapa cara untuk melakukan tindakan sesuai dengan konten yang sedang anda pantau:</p>
<blockquote>
<ul>
<li><strong>Kirimkan konten mereka ke situs-situs sosial.</strong> Pada saat seorang blogger memposting artikel baru, cobalah untuk mempromosikannya melalui situs sosial seperti <a href="http://www.stumbleupon.com" target="_blank">StumbleUpon</a> atau <a href="http://digg.com" target="_blank">Digg</a>. Berapa sering? Tergantung pada nilai sang prospek dan kualitas konten.</li>
<li><strong>Kumpulkan artikel.</strong> Kualitas konten masih tetap penting, namun prioritaskan perhatian pada situs yang belum pernah diberi tautan. Bookmark artikel blog-blog tersebut pada <a href="http://del.icio.us/" target="_blank">del.icio.us</a> dan referensikan dalam posting blog anda.</li>
<li><strong>Menulis komentar.</strong> Komentar adalah senjata networking yang ampuh dan usahakan untuk tidak mempromosikan situs apapun pada isian komentar sebuah blog kecuali anda sudah beberapa kali menulis komentar (dan diterima bila dimoderasi) pada blog tersebut. Isi komentar lebih sering pada prospek baru dan silakan komentari blog teman just for fun.</li>
<li><strong>Berbagi tautan. </strong>Berbagi tautan yang mengarah pada artikel tertentu untuk pembaca adalah cara yang baik untuk menunjukkan bahwa anda adalah sumber referensi yang baik, juga untuk menunjukkan bahwa anda tidak egois untuk selalu mengangkat konten anda sendiri.</li>
<li><strong>Terlibat dalam diskusi.</strong> Terlibat dalam diskusi tentang artikel seorang blogger adalah cara yang sangat tepat untuk menunjukkan bahwa anda memberi perhatian. Anda bisa juga berdiskusi tentang topik tertentu melalui email atau IM. Jangan lupakan bertemu langsung kalau bisa.</li>
</ul>
</blockquote>
<p>Anda bisa menggunakan cara manajemen prospek lainnya yang disukai, selama anda merasa cara tersebut dapat mengelola daftar prospek secara efektif.</p>
<p>Networking adalah faktor penting menuju sukses, seorang blogger akan menyadari betapa pentingnya mendapat kelompok pendukung yang bersedia memberi perhatian sejak awal blognya berkibar.</p>
<div id="br_pdf_link">
	     <a href="http://d.metacamp.us/47/membuat-daftar-prospek-cara-cerdas-mendapat-tautan-dan-traffic-pengunjung.html.pdf">
	     <span>Membuat Daftar Prospek, Cara Cerdas Mendapat Tautan dan Traffic Pengunjung</span>
	     </a>
	     </div><p><a href="http://d.metacamp.us/47/membuat-daftar-prospek-cara-cerdas-mendapat-tautan-dan-traffic-pengunjung.html">Membuat Daftar Prospek, Cara Cerdas Mendapat Tautan dan Traffic Pengunjung</a> is a post from: <a href="http://d.metacamp.us">The Private Campus</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d.metacamp.us/47/membuat-daftar-prospek-cara-cerdas-mendapat-tautan-dan-traffic-pengunjung.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

