Email Marketing – Maksimalkan Hasil Anda – Part 2
Di bagian dua (terakhir) ini kita akan melanjutkan pada masalah yang dihadapi hampir semua email marketer saat mereka baru mulai berusaha menghasilkan uang dari list yang mereka bangun: bagaimana meng-konversi daftar tersebut menjadi konsumen yang mau membayar.
7. Beri Saran yang Bernilai
Pelihara hubungan baik dengan list anda dengan memberi mereka saran berkualitas secara berkala. Ini adalah hal paling penting untuk membangun list yang sukses dan menguntungkan.
Cara terbaik lainnya untuk berinteraksi dengan list anda adalah dengan mengajukan pertanyaan yang terkait dengan topik list anda pada email berikutnya. Selalu pastikan bahwa mereka dapat menghubungi anda. Ingat, ini adalah proses dua arah; tujuannya adalah untuk membangun hubungan yang hangat.
8. Tawarkan Gratisan
Anda bisa menjaga hubungan dengan memberi beberapa ebook dan mungkin kursus gratis.
Dengan gratisan ini, anda bisa menawarkan paid upgrade. Jika mereka menyukai apa yang anda berikan, mereka akan meng-upgrade dengan senang hati.
Pada tahap awal, pertahankan harga serendah mungkin. Dengan menawarkan upgrade misal sekitar $7.00, anda akan mendapat kepercayaan lebih. Hal ini juga sebagai sarana pembuktian anda bahwa anda memiliki list yang bersedia mengeluarkan uang.
9. Jangan Lakukan Cross-Sell
Satu hal yang sangat penting adalah anda harus tetap menjaga list anda pada topiknya. Jangan tergoda untuk menawarkan sesuatu diluar topik list (cross-sell).
Misal, anda mempunyai list yang tertarik pada topik fotografi. Anda juga mungkin punya list kedua dimana anggotanya tertarik pada topik weight loss. Jangan tergoda menjual produk weight loss ke list fotografi anda. List fotografi harus tetap di-supply email-email tentang fotografi, dan begitu pula list weight loss harus dikirimi materi yang berkaitan dengan weight loss.
Tentu saja tidak ada salahnya untuk sesekali mempromosikan topik lainnya di suatu list. Misal, anda bisa mendapat member baru untuk list weight loss dari list fotografi anda dengan menyebutkan sesuatu tentang weight loss. Namun perhatikan cara komunikasi anda. Lakukan ini sesekali saja dan dengan cara bahwa anda sedang berbincang dengan mereka.
Kemudian sebutkan bahwa jika mereka tertarik, mereka bisa signup untuk newsletter atau ebook weight loss anda secara gratis. Buat promosi ini sebagai catatan samping atau NB, bukan bagian utama dari email.
10. Hindari Topik Tentang Internet Marketing
Saat anda baru saja mulai dengan email marketing, saya sangat sarankan agar anda menghindari topik internet marketing. Sering terjadi saat anda membangun list kemudian menawarkan sebuah produk dan ternyata anggota list anda sudah ditawari produk yang sama dengan yang anda tawarkan oleh 20 orang lainnya.
Agar bisa sukses di segmen internet marketing, anda harus memiliki skill email marketing yang baik dan akses ke bonus-bonus yang luar biasa. Anda harus dapat menawarkan member list anda sesuatu yang tidak bisa ditawarkan marketer lainnya. Jadi, hindari segmen internet marketing sampai anda bisa mengembangkan komponen-komponen tambahan ini agar dapat sukses berkompetisi.
11. Cari Segmen/Niche Yang Anda Kenal
Jauh lebih mudah mengasah skill anda di segmen/bidang yang anda kenal baik. Memiliki pengetahuan pada segmen tersebut memungkinkan anda untuk mentapkan posisi anda sebagai expert dengan cepat. Dan orang akan cenderung mengikuti saran dan rekomendasi dari seorang ahli, sehingga menjual di list tersebut akan lebih mudah.
Jangan pernah coba-coba untuk ‘menggertak’ list anda. Hampir bisa dipastikan akan ada orang di list yang tahu lebih banyak!
12. Memulai
Hal pertama yang harus anda lakukan adalah menulis 10 newsletter/email atau lebih dengan isi tentang general advice dan tips pada topik tertentu. Kemudian tambahkan pesan-pesan tersebut ke autoresponder yang anda gunakan.
13. Tetapkan Jadwal, Jaga Agar Mereka Tetap Tertarik
Tentukan berapa sering anda ingin pesan-pesan tersebut akan dikirimkan ke anggota list anda dan set autoresponder untuk mengirim pesan-pesan ini sesuai jadwal yang anda tetapkan. Saran saya, seminggu sekali adalah frekuensi yang baik untuk memulai. Pada email-email awal ini, berikan bantuan dan saran sebanyak mungkin. Kalau anda membuat member tetap tertarik pada tahap ini, maka mereka akan tetap menjadi anggota list anda untuk waktu yang lama.
Sekarang kita loncat pada minggu 10 (pesan ke-10). Anda bisa mulai mengirimkan newsletter mingguan yang sudah anda buat sebelumnya. Anda bisa berbicara tentang pengembangan dan penemuan terbaru pada sektor tersebut dan memberi saran yang lebih up-to-date.
Pada saat ini juga bisa jadi waktu yang bagus untuk memberi list anda penawaran CPA (cost per action) yang baik dan terkait dengan topik, idealnya penawaran yang bersifat gratis. Misal, kalau anda memiliki list tentang golf, anda bisa mencari tawaran CPA yang bisa memberi member anda bola golf gratis. Beri mereka detail tentang tawaran ini dan cantumkan affiliate link anda.
Tawaran CPA gratis seperti ini adalah win-win solution. Anggota list anda mendapat bola golf gratis, dan anda mendapat income. Plus, anda baru saja membuktikan nilai newsletter anda kepada para anggota list, dan anda berada pada jalur yang tepat dalam mengelola list yang profitable.
14. Hasil Akhir: Penjualan
Kita telah melihat bahwa dengan menjaga hubungan baik, anda bisa yakin bahwa list anda reponsif terhadap penawaran anda saat anda menawarkannya. Ingat, jangan perlakukan list anda sebagai target penjualan dan sekedar angka, perlakukan mereka sebagai teman yang butuh bantuan dan saran anda, dan anda dengan senang hati akan memberikannya. Anda lakukan ini, dan anda akan terus menghasilkan penjualan untuk tahun-tahun berikutnya.
Pengalaman pertama kebanyakan affiliate marketer tentang email marketing adalah saat mereka menjadi member list seorang ‘marketing guru‘. Mereka mendapat kesan yang salah bahwa email marketing adalah tentang mengirimkan tiga atau empat email per minggu, menawarkan setiap produk baru yang muncul.
Semoga, setelah membaca dua artikel ini, anda sekarang tahu bahwa email marketing tidak seperti itu. Email marketing bagi kita adalah tentang membangun hubungan berdasarkan rasa percaya.