Indosat Huawei E620 Pada Linux Ubuntu 7.10 (Gutsy Gibbon)
Setelah puas oprek dan test drive modem 3G Huawei E620 pada OS Windows, kali ini saya penasaran buat menjajalnya pada Linux.
Distro Linux yang saya pakai adalah Ubuntu versi 7.10 dengan kode Gutsy Gibbon. Kenapa Ubuntu? Hehe... yang praktis-praktis aja lah, biarpun praktis ini juga relatif. Buat yang jago & hardcore mania, Slackware dan Gentoo bisa dibilang praktis. Kalo saya sih bukan jagoan biarpun kadang-kadang hardcore.
Tadinya saya pikir bakal sulit dan harus compile berbagai source code untuk mengaktifkan modem 3G ini pada Linux, karena dari pengalaman yang sudah-sudah, saya jadi merasa segan kalau harus berurusan dengan hardware baru untuk dapat dikenali Linux.
Namun rupanya dugaan saya salah, sama sekali tidak diperlukan urusan compile dan utak-atik source code. Setidaknya untuk distro Ubuntu terbaru ini.
Ok... cut the chit chat.
1. Pantau file log dengan perintah «dmesg» atau»tail -f /var/log/messages», atau gunakan program System Log bawaan Ubuntu dari menu «System - Administration».
2. Tancapkan modem 3G pada slot PCMCIA (E620 adalah tipe PC Card, sedangkan E220 adalah versi USB).
3. Perhatikan output dari log sistem, yang isinya seperti berikut:
[ 119.336000] pccard: CardBus card inserted into slot 0
[ 119.524000] ohci_hcd: 2006 August 04 USB 1.1 'Open' Host Controller (OHCI) Driver
[ 119.524000] PCI: Enabling device 0000:03:00.0 (0000 -> 0002)
[ 119.524000] ACPI: PCI Interrupt 0000:03:00.0[A] -> Link [LNKA] -> GSI 11 (level, low) -> IRQ 11
[ 119.524000] PCI: Setting latency timer of device 0000:03:00.0 to 64
[ 119.524000] ohci_hcd 0000:03:00.0: OHCI Host Controller
[ 119.528000] ohci_hcd 0000:03:00.0: new USB bus registered, assigned bus number 5
[ 119.528000] ohci_hcd 0000:03:00.0: irq 11, io mem 0xc4000000
[ 119.612000] usb usb5: configuration #1 chosen from 1 choice
[ 119.612000] hub 5-0:1.0: USB hub found
[ 119.612000] hub 5-0:1.0: 1 port detected
[ 119.716000] PCI: Enabling device 0000:03:00.1 (0000 -> 0002)
[ 119.716000] ACPI: PCI Interrupt 0000:03:00.1[B] -> Link [LNKA] -> GSI 11 (level, low) -> IRQ 11
[ 119.716000] PCI: Setting latency timer of device 0000:03:00.1 to 64
[ 119.716000] ohci_hcd 0000:03:00.1: OHCI Host Controller
[ 119.716000] ohci_hcd 0000:03:00.1: new USB bus registered, assigned bus number 6
[ 119.716000] ohci_hcd 0000:03:00.1: irq 11, io mem 0xc4001000
[ 119.800000] usb usb6: configuration #1 chosen from 1 choice
[ 119.804000] hub 6-0:1.0: USB hub found
[ 119.804000] hub 6-0:1.0: 1 port detected
[ 122.476000] usb 5-1: new full speed USB device using ohci_hcd and address 2
[ 122.692000] usb 5-1: configuration #1 chosen from 1 choice
[ 123.072000] usbcore: registered new interface driver usbserial
[ 123.076000] drivers/usb/serial/usb-serial.c: USB Serial support registered for generic
[ 123.076000] usbcore: registered new interface driver usbserial_generic
[ 123.076000] drivers/usb/serial/usb-serial.c: USB Serial Driver core
[ 123.084000] drivers/usb/serial/usb-serial.c: USB Serial support registered for pl2303
[ 123.084000] pl2303 5-1:1.0: pl2303 converter detected
[ 123.084000] usb 5-1: pl2303 converter now attached to ttyUSB0
[ 123.084000] pl2303 5-1:1.1: pl2303 converter detected
[ 123.084000] usb 5-1: pl2303 converter now attached to ttyUSB1
[ 123.084000] pl2303 5-1:1.2: pl2303 converter detected
[ 123.084000] usb 5-1: pl2303 converter now attached to ttyUSB2
[ 123.084000] usbcore: registered new interface driver pl2303
[ 123.084000] drivers/usb/serial/pl2303.c: Prolific PL2303 USB to serial adaptor driver
[ 123.136000] drivers/usb/serial/usb-serial.c: USB Serial support registered for GSM modem (1-port)
[ 123.136000] usbcore: registered new interface driver option
[ 123.136000] drivers/usb/serial/option.c: USB Driver for GSM modems: v0.7.1
Informasi pada bagian terakhir menunjukkan bahwa Huawei E620 memiliki kontroler PCMCIA-to-USB dan kontroler USB-to-serial. Dari informasi di atas kita juga mendapatkan tiga serial port baru setelah modem ditancapkan, yaitu ttyUSB0, ttyUSB1, dan ttyUSB2.
Kita hanya perlu serial port pertama pada modem, yaitu ttyUSB0. Port ini perlu dikonfigurasi menggunakan program minicom.
4. Ketikkan «sudo minicom» bila minicom telah terinstall, atau bila belum, install dulu minicom ini dengan perintah «sudo apt-get install minicom». Ya, anda perlu terhubung dengan internet untuk dapat menginstall paket software baru pada Ubuntu. Hmm... lucu juga kita perlu internet dulu agar dapat terkoneksi ke internet. Telur dulu atau ayam dulu?
Not big deal lah...
5. Setelah minicom dijalankan, lakukan konfigurasi dari konsol minicom dengan cara Ctrl-A lalu diikuti O (o-mega, bukan nol) untuk men-set serial port pada modem. Lakukan perubahan pada parameter berikut :
Serial device: /dev/ttyUSB0
Bps/Par/Bits: 115200 8N1
Hardware flow control: No
Software flow control: Yes
Simpan seting di atas sebagai default.
Pada halaman contekan katanya kita perlu mengaktifkan PIN, namun saya coba ternyata tidak perlu. Memasukkan AT command untuk PIN justru memberikan pesan error pada percobaan yang saya lakukan. Skip...
6. Sekarang untuk mengaktifkan modem kita perlu menjalankan koneksi PPP. Untuk ini kita perlu program wvdial. Pada instalasi standar Gutsy Gibbon, wvdial ini sudah terpasang. Tapi jika belum silakan install dengan perintah «sudo apt-get install wvdial».
File /etc/wvdial.conf perlu dikonfigurasi. Masukkan seting berikut:
[Dialer defaults]
Modem = /dev/ttyUSB0
Phone = *99#
Username = indosat
Password = indosat
New PPPD = yes
7. Simpan file konfigurasi tersebut dan panggil wvdial dengan mengetik «wvdial». Ada sedikit delay dan pesan «Warning» namun tidak mengganggu. Tunggu beberapa detik dan periksa apakah koneksi ppp sudah aktif dengan mengetik perintah «ifconfig».
8. Bila koneksi internet terdahulu masih aktif, silakan non-aktifkan dan matikan juga program wvdial dengan «Ctrl - C» pada konsol wvdial.
Setelah semua koneksi internet non-aktif. Aktifkan kembali wvdial seperti di atas. Langkah ini sebetulnya opsional, hanya agar anda tidak perlu men-set default route saja (kalau memang perlu silakan liat pada halaman contekan).
9. Tes koneksi dengan melakukan ping ke Yahoo: «ping www.yahoo.com»
Kalau anda mendapat reply, berarti semuanya berjalan lancar. Anda bisa langsung ber-mobile internet dengan modem Huawei E620 dan akses kecepatan tinggi dari Indosat 3G, sekaligus aman berkat Linux yang tangguh. Hehehe...

Satu-satunya kendala yang sedikit mengganjal saya hanya kecepatan yang didapat masih lebih rendah daripada di Windows (lihat gambar di atas dan bandingkan di sini).
Pada Linux saya mendapat kecepatan maksimal 61.6 KB/s dibandingkan 155 KB/s yang saya dapat sebelumnya. Yah, bagaimanapun masih lebih cepat daripada ADSL landline yang hanya 40 KB/s.
Dugaan saya mungkin setting «Bps/Par/Bits: 115200» pada minicom harus diperbesar.
So far, the result is great and hassle free, not as I thought.
Update :

Tanpa merubah seting apapun ternyata kecepatan maksimal dapat tercapai. Sepertinya penurunan sebelumnya dipengaruhi kondisi jaringan saat itu.
Posted on December 23, 2007
You may re-use this article for your site, put a link back to:
http://d.metacamp.us/55/indosat-huawei-e620-pada-linux-ubuntu-7-10-gutsy-gibbon.html

14 comments
2 years and 8 months ago
Wah kalau mau ngoprek2 seperti itu harus rajin2 cari info online ya?
2 years and 8 months ago
Mas Dhan, sebenarnya sudah lama saya ingin bermigrasi ke linux yang open source itu. Tapi, kok belum punya nyali, yak, hehehehehe
Ngoprek-opreknya software dari windows ke linux itu kayaknya yag bikin repot. Mudah2an suatu ketika saya bener2 punya nyali, hehehehehe
2 years and 8 months ago
@Yari
Iya, kadang-kadang udah cari ternyata nggak ketemu juga.
@sawali
Repot pasti pak, Linux lebih «gampang» buat yang belum pernah pegang komputer sekalian. Yang udah terkontaminasi produk MS suka cari2 pembanding.
Kalo mau migrasi sebaiknya bertahap sambil belajar. Saya jg belum berani migrasi 100%. hehe...
2 years and 8 months ago
wah mas , walopun saya juga pengguna linux (backtrack) tapi saya ngak sreg tuhh kalo dibilang pemakai MS terkontaminasi, toh itukan pilihan mereka masing2 in other side ngak salah juga kita meng eksplore linux ato pun keduanya.. kan ada VMWare ato sekalian aja 2-2 nya dibikin boot from CD tinggal pilih amo yg mana...
btw mas Dhan, Linux G itu yg terbaru yah? saya 2 bulan kmrn dpt kiriman dari breda lengkap 3 seri yg Kubuntu, edubuntu n ubuntunya tapi blm sempet make *baca = males
mao tanya dah bagus blm eh maksudnya kelebihannya apa sama yg sebelumnya?
2 years and 8 months ago
Betul, sekarang memang pilihan, tapi awalnya dulu banyak (jangan minta angka ya
) yang jatuh ke MS bukan karena pilihan, contohnya saya. Dulu awal pakai PC saya pakai MS karena belum tahu ada pilihan apa lagi. Kebetulan guru2 komputer saya pun tidak menawarkan alternatif lain kecuali DOS dan kemudian Windows versi 3.x 
Ya, VMWare bisa membantu tapi berat di requirement hardwarenya. Alternatifnya bisa pakai Wine tapi «less compatible» terhadap aplikasi. Kalo ga butuh simultan mending dual boot sajah, atau pake fasilitas LiveCD nya.
Gutsy Gibbon itu yg terbaru dr Ubuntu. Bagusnya pasti lebih stabil. Desktop Gnome bawaannya udah bisa «semi» 3D dengan mantap. Entah yg versi Edu nya apa begitu juga. Kalo versi K sepertinya bisa juga. Oya, resolusi display juga udah langsung bener tanpa mesti konfigurasi X secara manual. Laptop saya pakenya 1280x800.
Sementara yg kelihatan baru itu.
2 years and 8 months ago
saya pernah loh donlod 1 MB/s lewat internet kampus saat libur idul fitri..orang2 dah pada mudik..jadi link 2 mega milik kampus hanya dipakai oleh beberapa org saja..hehehe
2 years and 8 months ago
hehe... nikmat tuh. guud... pas libur rajin kampus. awas jangan kebalik.
2 years and 7 months ago
Salam kenal,
Mau tanya kok harus dikonfigurasi dgn mincom, gunanya apa sih? maaf ini masih bloon dalam linux
Salam dari jogja
2 years and 7 months ago
Mas Nanang, minicom ini untuk memberi nama dan meng-konfigurasi serial port pada modem agar dapat dikenal dan dikendalikan oleh kernel Linux. Setelah dikenal, maka digunakan program wvdial untuk mengaktifkan koneksi PPP pada serial port tersebut. Sepertinya menggunakan tool/program lain juga bisa, tergantung distro yang digunakan.
2 years and 5 months ago
>Pada Linux saya mendapat kecepatan maksimal 61.6 KB/s >dibandingkan 155 KB/s yang saya dapat sebelumnya.
Itu KB/s lho, Kilo Byte per second. Satuan komunikasi data adalah kilo bit per second (kbps - huruf kecil bro), jadi speed yang Anda terima sekarang adalah 61.6x8=492.8 kilobit per second. Termasuk kelas 3G tetapi belum masuk HSDPA. Nah yang 155 KB itu (1240 kbps) memang speed HSDPA.
>Yah, bagaimanapun masih lebih cepat daripada ADSL landline yang >hanya 40 KB/s.
ADSL Telkom Speedy ya? Memang segitu kok top speed Speedy itu. Sekitar 320 kbps downlink dan 64 kbps uplink. Kayaknya ditentukan sedemikian di router RAS-nya.
>Dugaan saya mungkin setting «Bps/Par/Bits: 115200» pada >minicom harus diperbesar.
Nggak ada hubungannya bro. Ini cuman speed-nya interface bukan link speed.
Coba atur posisi modem-nya. Kalau perlu beli kabel extension USB (Rp. 10 ribu di Harco Mangga Dua) atau - jika ada - antenna eksternal. Saya sendiri menggunakan Sierra 875u ada lubang kabel antenna eksternal. Tapi saya sendiri belum beli sih. (^^)V
2 years and 5 months ago
[quote]Sekarang untuk mengaktifkan modem kita perlu menjalankan koneksi PPP. Untuk ini kita perlu program wvdial. Pada instalasi standar Gutsy Gibbon, wvdial ini sudah terpasang. Tapi jika belum silakan install dengan perintah «sudo apt-get install wvdial».[/quote]
Eh lupa bilang, saya juga pakai wvdial awalnya tetapi hanya buat install kppp, dialernya KDE -- I know, I know it's GNOME tetapi siapa ngelarang aplikasi KDE jalan di GNOME -- yang memungkinkan kita menggunakan «multi provider.» Saya saat ini gonta-ganti saja Telkomsel dan Indosat tergantung kuat sinyal.
(^^)V
1 year and 7 months ago
maaf mas klo itu kan pake modem naaah kalau pake hp gmn? terus klo itu kan pake wvdial saya udah pernah pake wvdial pas waktu setting gprs dan hasilnya ga berhasil ujung ujungnya pake ppp config ada ngga cara selaiin wvdial buat 3G
thx
1 year and 7 months ago
@wanda
hpnya apa? pada intinya modem pada hape harus terdeteksi oleh kernel. jadi harus tahu dulu modemnya terdetek sebagai apa? (cara mudah coba detek di windows). baru cari modul driver yg sesuai buat modem itu.
ppp config nya berhasil? kalau berhasil salin aja setingan yg berhasil itu ke wvdial. so far saya belum pengen ganti wvdial, jadi belon lihat2 alternatif lain.
11 months and 4 days ago
Makasih....
Gampang dimengerti.
Tapi minicom itu buat apa yah? Langkah itu tadi kulewati karena tidak terinstall di laptopku.
Ralat.. baru lihat wiki.. oooooo...
Write a comment
If you want to add your comment on this post, simply fill out the next form:
* Required fields
You can use these XHTML tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>.
No trackbacks
To notify a mention on this post in your blog, enable automated notification (Options > Discussion in WordPress) or specify this trackback url: http://d.metacamp.us/55/indosat-huawei-e620-pada-linux-ubuntu-7-10-gutsy-gibbon.html/trackback