<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Strategi Membangun Core Audience</title>
	<atom:link href="http://d.metacamp.us/45/strategi-membangun-core-audience.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://d.metacamp.us/45/strategi-membangun-core-audience.html</link>
	<description>E-Agribusiness and Internet Marketing Blog</description>
	<lastBuildDate>Thu, 03 Nov 2011 02:30:06 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=473</generator>
	<item>
		<title>By: sawali tuhusetya</title>
		<link>http://d.metacamp.us/45/strategi-membangun-core-audience.html/comment-page-1#comment-1267</link>
		<dc:creator>sawali tuhusetya</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Dec 2007 08:34:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.fundkitchen.com/2007/12/strategi-membangun-core-audience/#comment-1267</guid>
		<description>Makasih banget nih Mas Dhan dan Kang Kombor. Penjelasannya sangat membantu saya untuk fokus pada domain yang berbayar, hehehehe :D</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Makasih banget nih Mas Dhan dan Kang Kombor. Penjelasannya sangat membantu saya untuk fokus pada domain yang berbayar, hehehehe <img src='http://d.metacamp.us/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Kombor</title>
		<link>http://d.metacamp.us/45/strategi-membangun-core-audience.html/comment-page-1#comment-1266</link>
		<dc:creator>Kombor</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Dec 2007 05:38:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.fundkitchen.com/2007/12/strategi-membangun-core-audience/#comment-1266</guid>
		<description>Pak Sawali, coba ganti URL web Sampeyan yang di profile wordpress.com dengan URL sawali.info. Insya Allah setiap kali Sampeyan ninggalin komentar, siapa pun yang ngeklik nama Sawali Tuhusetya akan terkirim ke Sawali.Info. Dengan demikian Sawali.Info akan terbangun. Kalau Sampeyan mempromosikan yang sawali.wordpress.com terus, ya yang sawali.info akan jadi kurang laku.

Pak Sawali punya waktu blogwalking banyak sehingga saya yakin sawali.info akan cepat berkembang. Beda sama saya, miskin waktu untuk blogwalking sehingga kunjungan dari komunitas juga rendah.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pak Sawali, coba ganti URL web Sampeyan yang di profile wordpress.com dengan URL sawali.info. Insya Allah setiap kali Sampeyan ninggalin komentar, siapa pun yang ngeklik nama Sawali Tuhusetya akan terkirim ke Sawali.Info. Dengan demikian Sawali.Info akan terbangun. Kalau Sampeyan mempromosikan yang sawali.wordpress.com terus, ya yang sawali.info akan jadi kurang laku.</p>
<p>Pak Sawali punya waktu blogwalking banyak sehingga saya yakin sawali.info akan cepat berkembang. Beda sama saya, miskin waktu untuk blogwalking sehingga kunjungan dari komunitas juga rendah.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Dhan</title>
		<link>http://d.metacamp.us/45/strategi-membangun-core-audience.html/comment-page-1#comment-1265</link>
		<dc:creator>Dhan</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Dec 2007 16:20:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.fundkitchen.com/2007/12/strategi-membangun-core-audience/#comment-1265</guid>
		<description>Masa Pak? Untuk WordPress saya tangkap kesan tentang daya komunitasnya memang cukup tinggi. Salah satu faktor mungkin karena dulu untuk mengomentari artikel di WP jauh lebih mudah bila punya blog di Wordpress juga. Sulit buat pemilik akun blogger.com buat bikin komentar di WP. Entah apa masih seperti ini. Contoh yang sulit buat nulis komentar misalnya di Multiply.com.

Tapi kalo sudah punya komunitas &amp; nama di blog manapun sebelumnya tidak terlalu sulit untuk mengembangkan blog baru dengan domain sendiri. Orang itu katanya adalah &quot;transferrable asset&quot; (aset yang bisa dipindahkan).

Mungkin bapak bisa coba pasang feed dari blog baru di blog lama (gratisan) supaya judul/konten artikel di blog baru bisa terlihat dari blog lama yang sudah punya komunitasnya sendiri.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Masa Pak? Untuk WordPress saya tangkap kesan tentang daya komunitasnya memang cukup tinggi. Salah satu faktor mungkin karena dulu untuk mengomentari artikel di WP jauh lebih mudah bila punya blog di WordPress juga. Sulit buat pemilik akun blogger.com buat bikin komentar di WP. Entah apa masih seperti ini. Contoh yang sulit buat nulis komentar misalnya di Multiply.com.</p>
<p>Tapi kalo sudah punya komunitas &#038; nama di blog manapun sebelumnya tidak terlalu sulit untuk mengembangkan blog baru dengan domain sendiri. Orang itu katanya adalah &#8220;transferrable asset&#8221; (aset yang bisa dipindahkan).</p>
<p>Mungkin bapak bisa coba pasang feed dari blog baru di blog lama (gratisan) supaya judul/konten artikel di blog baru bisa terlihat dari blog lama yang sudah punya komunitasnya sendiri.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: sawali tuhusetya</title>
		<link>http://d.metacamp.us/45/strategi-membangun-core-audience.html/comment-page-1#comment-1264</link>
		<dc:creator>sawali tuhusetya</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Dec 2007 07:22:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.fundkitchen.com/2007/12/strategi-membangun-core-audience/#comment-1264</guid>
		<description>Agaknya bukan hal yang mudah ya, Mas untuk mengelola sebuah blog yang laku dan ber-trafik tinggi. Saya mencoba membandingkan antara blog gratis (khususnya wordpress) dan berbayar. Ternyata, komunitas di blog gratis lebih gampang dibangun ketimbang blog berbayar. Kira2 penyebabnya apa ya, Mas Dhan?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Agaknya bukan hal yang mudah ya, Mas untuk mengelola sebuah blog yang laku dan ber-trafik tinggi. Saya mencoba membandingkan antara blog gratis (khususnya wordpress) dan berbayar. Ternyata, komunitas di blog gratis lebih gampang dibangun ketimbang blog berbayar. Kira2 penyebabnya apa ya, Mas Dhan?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

