Virus Gambar. Emang Ada?
“Komputer lama saya parah bener kena virusnya. Saking parahnya sampai tidak bisa memanggil task manager, mengeluarkan peringatan tentang adanya spyware, juga me-restart komputer tiap 5 menit. Antivirus yang saya pakai juga muncul tiap menit mengingatkan adanya virus yang ditemukan. Daripada pusing-pusing mending beli komputer baru aja. Pertanyaan saya, apakah mungkin virus yang membanjiri tersebut berasal dari koleksi gambar yang saya punya.”
Demikian pertanyaan seorang teman yang tidak terlalu baru-baru ini.
Jawaban singkat saya: kemungkinan besar bukan berasal dari gambar. Karena memang hampir tidak mungkin virus bisa menular melalui file-file gambar.
Meski demikian ada beberapa hal yang harus diperhatikan, dan ada langkah pencegahan yang bisa digunakan untuk meningkatkan keamanan sistem komputer anda secara keseluruhan.
Ada beberapa kasus di mana virus komputer menular melalui gambar, tapi sekali lagi ini adalah kasus yang amat sangat jarang terjadi dan konteksnya pun sebetulnya berbeda. Virus, bagaimanapun tidak menulari gambar-gambar yang sudah anda miliki. Artinya bila anda memiliki koleksi foto yang ditransfer dari kamera digital tidak akan tertular oleh virus.
“Jadi virus-gambar yang jarang tuh yang gimana?”
Nah, virus ini biasanya muncul dari gambar-gambar di internet. Gambar ini dan tautan di belakangnya direkayasa agar memanfaatkan kelemahan pada Windows atau browser yang jarang di-update. Jadi selalu pastikan bahwa sistem anda selalu up-to-date ya.
Gambar lainnya yang bisa digunakan sebagi vektor (pembawa) virus adalah gambar yang bukan gambar. Maksudnya nama filenya dibuat seolah-olah sebagai file gambar. Misal berekstensi “.jpg”
Sistem Operasi seperti Windows menggunakan ekstensi ini untuk menentukan pogram apa yang digunakan untuk membukanya. Biasanya file gambar selalu diasosiasikan dengan sebuah program image viewer.
Namun tidak ada mekanisme yang menentukan bahwa file “.jpg” adalah gambar. Kalau anda membuka file “gambar” ini lewat attachment email atau bowser. Maka yang didapatkan adalah virus yang menyaru sebagai file gambar.
File ini sengaja dimanipulasi untuk menipu.
Kalau anda mengambil gambar dari kamera digital, atau hasil scanner, maka kemungkinannya amat-sangat kecil anda mendapat file bervirus.
Meski demikian tidak ada salahnya diperiksa lagi.
Ini yang perlu anda lakukan:
- Pindahkan koleksi gambar anda ke CD. Sekaligus sebagai backup.
- Gunakan antivirus yang paling up-to-date, kalau perlu dua program antivirus yang berbeda untuk men-scan CD tersebut. Set antivirus untuk men-scan seluruh isi CD tanpa pengecualian pada jenis file apapun (comprehensive scan).
Kalau hasilnya nihil, maka dapat diasumsikan bahwa file-file gambarnya bersih.
[...] Virus Gambar. Emang Ada?Ada beberapa kasus di mana virus komputer menular melalui gambar. [...]