Tips Mengkritik Bos
Kadang seorang bawahan perlu memberikan persepsi kepada bos agar dapat membuat keputusan yang tepat. Namun kesulitan sering muncul pada cara untuk menyampaikannya. Kemungkinannya sang bos dapat menerima kritik yang anda sampaikan, atau anda bisa kena “tembak” oleh boss. Perlu kehati-hatian saat anda berniat mengkritik bos anda. Berikut ini beberapa petunjuk untuk melakukannya.
Yakinkan dulu bahwa bos dapat menerima kritik.
Resiko terbesar dalam mengkritik adalah bahwa sang bos tidak ingin diberi tahu apa yang perlu dilakukan, terutama oleh bawahan. Untuk mengkritik orang, terutama bos diperlukan dulu hubungan yang cukup baik dengannya agar kritik anda dapat diterima.
Jangan mengkritik di depan orang lain.
Mengkritik orang menimbulkan efek “menegaskan kuasa” atas orang tersebut. Jadi jangan pernah mengkritik bos anda di depan orang lain.
Pilih waktu yang tepat.
Tidak ada gunanya mengkritik saat tingkat stres sedang tinggi. Kondisi stres biasanya membuat orang lebih sensitif. Pilih juga saat situasi tidak sedang sibuk dan ada waktu yang cukup untuk membicarakan hal yang dimaksud.
Tetap objektif.
Ingat bahwa kritik harus selalu bertujuan untuk meghasilkan perubahan positif. Jadi tetaplah objektif dan konstruktif dengan kritik anda. Arahkan kritik hanya pada tujuan yang hendak dicapai. Seimbangkan kritik dengan pujian terhadap kelebihan orang tersebut (bos anda) untuk membantu meredam rasa tidak enak.
[...] sifat workaholic mereka, bahkan kalau perlu bekerja di hari libur. Yang harus anda lakukan adalah berbicara dengan bos anda dan cobalah untuk menjelaskan padanya bahwa mempunyai waktu pribadi adalah hal yang penting [...]
[...] Tips Mengkritik BosPerlu kehati-hatian saat anda berniat mengkritik bos anda. Berikut ini beberapa petunjuk untuk melakukannya. [...]